Jual Benih Cabe Rawit PATRA 3 Terbaru Produk Royal Seed


jual benih terbaru cabe rawit, benih patra 3 produk royal seed, toko pertanian, toko online, lmga agro, manfaat cabe, budidaya cabe
Cabe Rawit Patra 3 Produk Royal Seed

Jual Benih Cabe Rawit PATRA 3 Terbaru Produk Royal Seed. HP 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Toko Pertanian Online LMGA Agro jual benih cabe rawit Patra 3. Benih terbaru Patra 3 cabe rawit putih unggul dari Royal Seed.

Toko Pertanian LMGA Agro melayani online shop kebutuhan pertanian benih hibrida terbaru, pupuk, pestisida dan alat pertanian. Toko pertanian LMGA Agro supplier produk pertanian bagi dropship, reseller, petani hingga toko pertanian. Kami menerima konsultasi gratis tentang pertanian.

Toko pertanian Online LMGA Agro jual benih cabe rawit Patra 3 terbaru Produk Royal Seed. Kami juga jual benih dari pabrik benih terkemuka lain seperti benih produk East-West Seed Indonesia ( Cap Panah Merah ). Juga ada benih dari PT Bisi International ( Cap Kapal Terbang ), benih Pertiwi, benih Takii seed dan lain-lain.

Jual benih cabe rawit Patra 3 terbaru Royal Seed kemasan 10 gram. Direkomendasikan ditanam di berbagai jenis tanah dan iklim. Umur panen 80 HST dan potensi hasil 7 – 10 ton/ha.

Cabe rawit Patra 3 salah satu sayuran cukup populer di Indonesia. Cabe rawit Patra 3 seringkali dijadikan bahan utama sambal. Selain sambal, cabe rawit Patra 3 dipakai sebagai campuran dalam sayur tumis.

Masyarakat selalu memberikan cabe rawit Patra 3 disetiap masakan mereka karena diyakini menambah cita rasa masakan. Cabe rawit Patra 3 juga dipercaya dapat menambah nafsu makan.

Cabe rawit Patra 3 memiliki banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan kita. Seperti vitamin C, vitamin A, vitamin B, Fosfor, Kalsium dan masih banyak lagi.

Deskripsi Cabe Rawit Putih Unggul Patra 3

Jual benih cabe rawit Patra 3 terbaru Produk Royal Seed. Benih unggul cabe rawit putih berisi kemasan 10 gram. Benih cocok ditanam di berbagai jenis tanah dan iklim. Tanaman tinggi, kokoh dan memiliki cabang banyak. Posisi buah menghadap ke bawah.

Cabe rawit Patra 3 produk Royal Seed saat muda berwarna putih kekuningan dan berubah merah saat buah masak. Cabe rawit Patra 3 panjang 6.0 – 7.5 cm, diameter 1.2 – 1.4 cm, berat buah 3.0 – 4.0 gram/buah.

Rasa cabe rawit Patra 3 produk Royal Seed sangat pedas. Cabe rawit Patra 3 berumur genjah dipanen umur 80 hari setelah tanam. Potensi hasil sebanyak 7 – 10 ton/ha.

Cabe rawit terbaru benih unggul Patra 3 tahan disimpan suhu kamar cukup lama. Yaitu tahan selama 7 – 9  hari begitu selesai dipanen. Cabe rawit Patra 3 produk Royal Seed wilayah adaptasi sesuai di dataran rendah. Seperti wilayah Kabupaten Sleman di musim hujan.

Umumnya cabe atau cabai rawit berubah warnanya dari hijau menjadi merah saat matang. Meskipun berukuran paling kecil dari jenis cabai lainnya, cabe rawit dianggap cukup pedas. Kepedasan cabe rawit antara 50.000 – 100.000 skala Scoville.

Baca Juga : Manfaat Label Kemasan Benih Sayur Pabrikan

Cabe Rawit Patra 3 Cabe Putih Penuh Gizi

benih terbaru patra 3, cabe rawit terbaru produk royal seed, patra 3, manfaat cabe, toko pertanian, lmga agro, online
Manfaat Cabe dan Kandunga Gizi Baik Bagi Kesehatan Tubuh

Cabe rawit Patra 3 merupakan tanaman perdu dari Famili terong-terongan memiliki nama ilmiah Capsicum spp. Cabe atau cabai rawit tanaman asli benua Amerika tepatnya di kota Peru. Lalu menyebar ke negara-negara Amerika, Eropa dan Asia termasuk ke Indonesia.

Tanaman ini banyak ragam tipe pertumbuhan dan bentuk buahnya. Diperkirakan ada 20 spesies dan tersebar di banyak negara. Namun masyarakat secara umum hanya mengenal beberapa jenis cabe yaitu cabe besar, cabe keriting, cabe rawit dan paprika.

Cabai rawit masuk dalam suku terong-terongan ( Solanaceae ). Cabe rawit Patra 3 memiliki adaptasi luas karena dapat ditanam baik di dataran rendah, menegah maupun tinggi.

Buah cabai rawit banyak mengandung vitamin A dan C. Selain itu memiliki zat Capsaicin, penyebab rasa pedas dan kehangatan bila dikonsumsi. Kandungan gizi cabe rawit Patra 3  secara lengkap selain Capsaicin, adalah : betakaroten ( pro-vitamin A ), vitamin B1, B2, C, Kalsium, Fosfor, Protein, Karbohidrat, zat besi dan Kalium.

Dalam 100 gram cabai rawit mengandung beberapa asupan harian gizi yang direkomendasikan. Antara lain :

  • Vitamin C ( 24% )
  • Vitamin B6 ( 39% )
  • Vitamin A ( 32% )
  • Vitamin E ( 4,5% )
  • Vitamin K ( 11,5% )
  • Zat besi ( 13% ) Tembaga ( 14% )
  • Kalium ( 7% )

Capsaicin dalam cabe rawit Patra 3 untuk industri digunakan untuk pembuatan salep dan obat gosok. Fungsi Capsaicin dapat mencegah iritasi dan besifat analgesik. Selain itu, cabe rawit Patra 3 banyak dipakai untuk mengobati nyeri rematik, nyeri neuropatik pasca herpes, sakit otot dan lain-lain.

Kandungan capsaicin juga berkhasiat sebagai anti bakteri, anti karsinogenik, analgesik dan anti diabetes. Capsaicin dapat membantu mengurangi kadar kolesterol LDL pada orang obesitas.

Manfaat Cabe Rawit Patra 3 Bagi Kesehatan

Perlu diperhatikan meskipun banyak sekali manfaat cabe rawit, tetap untuk tidak berlebihan mengkonsumsi cabe rawit. Capsaicin berlebihan akan menimbulkan peradangan bila kontak dengan selaput lendir halus di rongga mulut, tenggorokan dan perut. Dan selanjutnya menyebabkan sensasi terbakar yang parah.

Cabai mengandung ± 1,5% rasa pedas. Rasa pedas berasal dari senyawa Capsaicin dan diHidrokapsaisin. Capsaicin bersifat pembangkit selera makan. Kapsaisin menstimulus hormon Endorphin pemberi efek nikmat.

Namun cabai berlebihan dapat memperburuk kondisi asam lambung penderita GERD. Dalam cabai terdapat zat aflatoksin penyebab sakit di perut, hati dan usus besar.

Manfaat cabe rawit sebagai Anti Inflamasi. Cabe rawit berkhasiat sebagai obat herbal untuk mengatasi penyakit gula darah/diabetes. Cabe rawit sebagai anti inflamasi juga baik bagi penderita kerusakan syaraf. Dan ini berhubungan dengan penyakit herpes akibat virus.

Cabe rawit dalam tubuh akan melakukan proses detoksifikasi. Adanya pemanasan, proses detoksifikasi ini akan terjadi akibatnya tubuh menjadi lebih berkeringat.

Saat mengkonsumsi cabe rawit, terjadi stimulasi produksi air liur lebih banyak. Sehingga dapat melancarkan proses pencernaan. Selain itu juga dapat menjaga kesehatan dalam mulut.

Cabe rawit juga baik untuk kesehatan jantung. Dapat mencegah serangan jantung hingga penyakit stroke. Pembekuan darah menyebabkan darah tidak dapat  bergerak menyebar ke seluruh tubuh.

Cabe rawit mampu melancarkan proses metabolisme dalam tubuh. Metabolisme lebih cepat ini berdampak baik pada penurunan badan.

Capsaicin dapat mengencerkan lendir di dalam hidung. Jadi mengkonsumsi cabe rwait baik bagi penderita pilek. Vitamin B2 pada cabe rawit baik untuk kesehatan mata. Sedangkan vitamin B1 dapat mencegah penyakit Beri-beri.

Cabe rawit bersifat anti jamur sehingga dapt mengatasi pertumbuhan infeksi. Selain itu cabe rawit juga dapat mengatasi nyeri pada sendi. Capsaicin dalam tubuh akan bekerja dengan cara meredakan otot yang sedang kejang.

Baca Juga : Tomat TM Vista Generasi Baru di Dataran Tinggi Tahan Virus

Peluang Usaha Budidaya Cabe Rawit Patra 3

Peluang usaha budidaya cabe rawit memiliki peluang pasar besar dan luas. Konsumsi cabe rawit segar sebesar 90% dan rata-rata konsumsi juga semakin meningkat. Di tahun 2013 dilaporkan konsumsi cabe 5 kg/kapita/tahun.

Harga cabe rawit juga cukup tinggi bahkan di musim hujan, harga cabe bisa sangat tinggi. Tantangannya bagaimana cara agar produksi cabe bisa terus meningkat dan kualitas terjaga baik. Tentu saja hal tersebut menggunakan biaya produksi tetap atau tidak bertambah. Sehingga petani juga dapat menikmati keuntungan yang tinggi pula.

Setiap daerah memiliki macam cabe rawit yang berbeda-beda. Namun secara umum masyarakat mengenal ada jenis cabe rawit putih dan cabe rawit hijau. Cabe rawit Patra 3 jenis cabe rawit putih unggul produk Royal Seed.

Peluang usaha budidaya cabe rawit lebih rendah resikonya dibanding menanam cabe besar. Tanaman cabe rawit Patra 3 lebih tahan serangan hama. Namun sebenarnya hama yang menyerang cabe besar juga bisa menyerang cabe rawit.

Peluang usaha budidaya cabe rawit juga dapat sebagai usaha rumahan. Yaitu sebagai usaha sampingan, menanam cabe rawit bisa dilakukan di halaman rumah dalam pot/polybag.

Budidaya cabe rawit cocok di semua jenis tanah asalkan tanah humus dan kaya akan unsur hara. Cabe rawit juga membutuhkan cahaya matahari cukup sepanjang hari selama pertumbuhannya. Jika kurang sinar matahari, tanaman akan tinggi namun batang lemas, umur panen lebih lama dan produksi rendah.

Menanam cabe rawit di polybag lalu ditata di rak-rak teras atau halaman menjadi peluang usaha modal kecil. Pemasaran usaha ini dapat kita jual langsung ke pasar atau di warung makan atau toko penjual sayur. Untuk skala luas, panen cabe rawit dapat dijual ke pengepul.

Keuntungan Menanam Cabe Rawit Patra 3

Cabe rawit ( Capsicum frutescens L. ) berasal dari benua Amerika. Cabe rawit cocok dibudidayakan di daerah tropis sekitar khatulistiwa. Paling cocok ditanam di dataran rendah dan ketinggian tempat 0 – 500 m dpl.

Cabe rawit masih bisa tumbuh baik di ketinggian 1000 m dpl meskipun hasil kurang maksimal. Di dataran tinggi, cabe rawit masih dapat berbuah. Hanya saja waktu berbuahnya lebih pendek dibandingkan di dataran rendah.

Hasil cabe rawit dapat dijadikan berbagai olahan baik masakan maupun jamu dan obat-obatan. Cabe rawit Patra 3 dapat diolah menjadi bumbu instan. Dan banyak makanan camilan menggunakan bumbu instan ini sebagai pelengkapnya.

Petani cabe rawit dapat menjadi pemasok industri olahan bumbu instan. Selain diolah untuk bumbu instan, cabe rawit juga dibutuhkan oleh industri jamu dan obat-obatan.

Demikianlah beberapa keuntungan budidaya cabe rawit Patra 3 sebagai peluang bisnis menguntungkan dan menjanjikan. Namun demikian, setiap kegiatan menanam cabe harus dilakukan dengan baik dan benar. Agar mendapatkan hasil panen yang maksimal sehingga bisa menguntungkan kita.

Cara Penyemaian Benih Cabe Rawit Patra 3

Kali ini budidaya cabe rawit menggunakan benih terbaru dari Royal Seed. Yaitu benih cabe rawit Patra 3, benih cabe rawit putih unggul. Benih harus melalui persemaian untuk dijadikan bibit.

Tempat untuk menyemai benih cabe rawit patra 3 hendaknya diberi naungan. Tujuan naungan untuk melindungi benih dan bibit dari terik sinar matahari, kucuran air hujan dan terpaan angin.

Persemaian dilakukan di polybag ukuran 5 x 10 cm. Isi dengan tanah media sampai ¾ bagian. Media semai terdiri dari campuran tanah, arang sekam dan kompos ( 1: 1 : 1 ). Ayak terlebih dahulu bahan media lalu aduk hingga tercampur rata.

Setelah media siap, benih dapat direndam di air hangat agar dapat merangsang pertumbuhan. Perendaman kurang lebih selama 6 jam. Lalu setelah itu, benih dimasukkan ke polybag dan dibenamkan sampai 0,5 cm. Tutup dengan tanah.

Kemudian siram air hingga lembab. Penyiraman dilakukan pagi dan sore hari. Penyiraman dilakukan menggunakan air kucuran pelan agar tidak merusak benih dan media. Dapat juga dengan menutup permukaan polybag denga koran. Sehingga saat penyiraman, air merembes ke kertas dan air merembes mengenai benih.

Benih cabe rawit Patra 3 siap menjadi bibit dan dapat dipindahkan ke lahan terbuka setelah 2 minggu. Pada heri ke-7, bibit mulai tumbuh. Bibit boleh dipindahkan setelah mempunyai 4 – 6 helai daun atau umur 1 – 1,5 bulan.

Cara Pengolahan Tanah Cabe Rawit Patra 3

Kegiatan pengolahan tanah ini dilakukan bersamaan persemaian benih. Sehingga saat bibit cabe rawit siap dipindahkan dan ditanam, lahan juga siap dan sudah diolah.

Pengolahan tanah diawali yaitu mencangkul atau dibajak sampai kedalaman 40 cm. Anda bisa melakukan pengecekan pH tanah untuk memastikan tanah kondisi baik. Bila nilai pH < 5 maka perlu dinetralkan. Yaitu taburkan kapur Dolomit biasanya sekitar 1 – 4 ha/ton.

Selanjutnya membuat bedengan. Bedeng cabe rawit Patra 3 dibuat lebarnya 100 – 110 cm, tinggi 30 – 40 cm dan panjang disesuaikan luas lahan. Jarak antar bedeng lebar 60 cm digunakan sebagai saluran air.

Berikan pupuk dasar sebelum penanaman. Pupuk dasar menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 15 – 20 ton/ha. Bila dirasa kurasa subur, tambahkan pupuk kimia Urea, TSP dan KCl secukupnya.

Selanjutnya bedeng ditutup mulsa plastik hitam perak untuk meningkatkan produktivitas. Pemakaian mulsa plastik ini sesuaikan dana yang kita punya karena harga mulsa juga cukup mahal. Bila harga rata-rata cabe rawit di pasaran rendah, pemakaian mulsa bisa merugikan.

Setelah mulsa dipasang, buat lubang tanam dengan jarak 50 x 60 cm dan terdapat 2 baris dalam 1 bedeng. Lubang tanam dibuat zig-zag, tidak sejajar. Tujuannya agar penetrasi sinar dapat maksimal ke seluruh tanaman dan melancarkan sirkulasi udara.

Pemindahan bibit cabe rawit Patra 3 dengan cara menyobek plastik polybag dan bibit dikeluarkan secara hati-hati. Sebelum dipindahkan, bibit disiram air agar mudah dipindahkan. Penanaman bibit dilakukan saat pagi atau sore hari dan harus selesai dalam satu hari.

Baca Juga : Pupuk Kandang, Jenis dan Manfaatnya Bagi Tanaman

Perawatan Cabe Rawit Patra 3

cabe rawit patra 3, benih terbaru produk royal seed, jual alat pertanian, toko pertanian, lmga agro
Alat Pertanian Siram Kocor

Perawatan yang pertama setelah penanaman adalah melakukan penyulaman bila ada tanaman mati atau sakit. Penyulaman dilakukan sampai umur 2 minggu setelah penanaman. Penyiraman terus dilakukan rutin setiap hari pagi dan sore tergantung kondisi lahan.

Penyiangan yaitu membersihkan rumput gulma dan tanaman inang hama. Terutama gulma yang tumbuh di dekat tanaman. Pembersihan dari gulma bermanfaat meninimalkan serangan hama dan penyakit. Gulma bila dibiarkan tumbuh akan menjadi tempat bersembunyi atau inang hama penyakit.

Pemupukan setelah penanaman ( susulan ) dilakukan umur 2 minggu setelah penanaman. Pemupukan pertama menggunakan pupuk NPK dosis yaitu 3 kg untuk 1000 tanaman. Larutkan dalam 200 liter air. Kocorkan ke tanaman sebanyak 200 ml/tanaman.

Pemupukan kedua selanjutnya setiap 1 minggu. Pemberian dosis maksimum secara berkala. penggunaan pupuk disesuaikan kebutuhan tanaman. Pupuk kimia diberikan karena cepat tersedia bagi tanaman. Yaitu pupuk NPK, KCl, TSP, ZA, KNO3 atau MKP.

Bila perlu berikan pupuk kandang untuk memperbaiki kesuburan tanah dan menambah unsur hara tanah.

Penyemprotan pupuk daun juga dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro. Penyemprotan pupuk daun setiap 1 minggu. Biasanya pemberian pupuk daun bersamaan penyemprotan insektisida atau fungisida.

Perawatan tambahan yaitu perempelan dan pemakaian ajir. Perempelan pada tunas samping dan sebagian daun sampai ketinggian 15 – 25 cm dari tanah. Pemakaian ajir untuk menopak tanaman agar tidak roboh dan tumbuh tegak.

Ajir dari sebilah bambu dan ditancapkan dekat tanaman. Batang diikat pada ajir menggunakan tali salaran.  Toko Pertanian LMGA Agro online jual tali salaran untuk mengikat batang.

Pengendalian Hama dan Penyakit Cabe Rawit

benih terbaru patra 3, benih cabe rawit patra 3 produk royal seed, toko pertanian, hama dan penyakit cabe, lmga agro
Toko Pertanian LMGA Agro Jual Pestisida Obat Pertanian

Hama dan penyakit di semua jenis cabe sama, yaitu antara lain ulat grayak, ulat tanah, jangkrik, tungau, thrips, kutu daun dan lain-lain. Penyakit cabe antara lain : layu fusarium, layu bakteri, antraknosa/patek dan lain-lain.

Penyakit cabe rawit kenyakan menyerang di musim hujan terutama bila curah hujan tinggi. Pengendalian hama dan penyakit sebaiknya menerapkan prinsip pengendalian hama terpadu ( PHT ). PHT diawali dengan budidaya menggunakan benih varietas tahan penyakit dan berkualitas.

Adanya perlakuan benih, sterilisasi media semai, penyiraman tutin, sanitasi lahan, pemupukan tepat dosis dan pengamatan setiap hari. Pengamatan setiap hari dilakukan pagi dan sore hari. Hal ini penting karena sebagai pencegahan dini serangan hama dan penyakit.

Bila tampak ada hama, langsung diambil dan dimatikan. Bila ada bagian tanaman kuning atau layu segera dipangkas dan dibakar.

Baca Juga : Jual Cabe Rawit Super Sae Cap Sebelas Unggul

1. Hama Ulat Grayak ( Spodoptera litura )

Ukuran ulat kecil, berwarna hijau dan berjumlah banyak. Jenis hama yang bersifat polifag. Hama menyerang daun, merusaknya hingga berlubang-lubang. sehingga proses fotosintesis menjadi terganggu.

Hama juga menyerang buah baik yang masih muda maupun sudah masak. Hama biasanya menyerang di malam hari hingga kita dikagetkan ada buah rusak di pagi hari. Di siang hari, ulat grayak bersembunyi di pangkal tanaman atau di balik mulsa. Sehingga lolos dari penyemprotan.

Pengendalian lebih dulu dilakukan secara teknis. Ulat diambili dari tanaman pada malam hari saat ulat keluar dari persembunyiannya. Kemudian dikumpulkan dan dibakar. Cara lain untuk mencegah serangan ulat grayak yaitu sanitasi kebun dan penggunaan benih tahan penyakit.

Bila secara teknis belum mampu, lakukan pengendalian kimiawi. Yaitu penyemprotan insektisida yang sesuai. Sebaiknya penyemprotan dilakukan malam hari.

2. Hama Tungau Merah dan Kuning

Tungau dibedakan berdasarkan warna tubuhnya. Selain di tanaman cabe, hama tungau ini juga menyerang tanaman singkong dan terong. Serangan ke daun cabe rawit menyebabkan daun mengeriting, menggulung ke bawah, daun menjadi kaku, kecoklatan dan tebal. Lambat laun daun akan mati.

Serangan tungau ini mengganas di musim kemarau. Penanganan cepat adalah dengan mencabut tanaman yang mati/rusak. Bila belum parah, potong saja pucuk-pucuk yang terkena. Tanaman yang mati lebih baik dibakar.

Sebagai pencegahan, hindari menanam cabe rawit berdekatan dengan tanaman singkong. Selalu menjaga kebersihan kebun untuk mengurangi serangan tungau. Kita juga dapat memanfaatkan musuh alami hama tungau yaitu predator Ambhyseins cucumeris.

Bila semua cara tidak mampu, serangan semakin parah maka lakukan pengendalian kimiawi. Menggunakan akarisida bukan insektisida. Seperti Demolish atau Agrimec.

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Jacko 99 Tunas Agro

3. Hama Kutu Daun Persik ( Myzus persicae )

Kutu daun Myzus menyerang daun dengan cara menghisap cairannya. Daun akan tampak bercak-bercak kehitaman, mengeriting dan kering. Lambat laun daun akan mati. Kutu daun persik ini hama penular paling efisien dibandingkan hama lainnya.

Adanya kutu daun bisa diamati bila banyak semut di tanaman maka dipastikan ada hama kutu daun persik. Karena saat kutu daun menhisap cairan daun, hama mengeluarkan zat gula. Zat gula inilah yang mengundang semut dan muncul cendawan yang meyebabkan munculnya bulatan hitam di permukaan daun.

Pengendalian teknis yaitu memetik daun yang kena serangan. Musnahkan lalu daun dibakar. Hindarkan menanam cabe rawit berdekatan tanaman terong, semangka, melon dan kacang panjang. Selalu jaga kebersihan kebun dan pemakaian mulsa plastik hitam perak.

Bila serangan semakin parah, lakukan pengendalian kimiawi. Menyemprotkan insektisida bahan aktif diafenthiuron atau fipromil. Penyemprotan sebaiknya di sore hari.

4. Hama Kutu Daun ( Aphididae )

Serangannya sama dengan hama kutu daun Myzus dan sering terjadi di musim kemarau. Imago dan nimfa kutu menyerang daun muda dan pusuk tanaman. Kemudian daun mengeriting, melingkar dan mengkerut.

Akibatnya pertumbuhan lambat dan tanaman menjadi kerdil. Hama ini mengeluarkan cairan manis layaknya madu dan biasa disebut embun madu. Dan inilah penyebab datangnya cendawan jelaga dan semut sehingga kualitas buah menjadi busuk. Panen menurun.

Hama aphid ini berperan juga sebagai hama vektor penyebab penyakit mosaic. Penyebarannya tergolong sangat luas meliputi daerah beriklim sedang dan tropis kecuali di Asia Utara dan Kanada Utara. Tanaman inangnya juga cukup luas seperti famili Solanacecae, Cucurbitaceae, Asteraceae.

Pengendalian secara kimia dilakukan yaitu menyemprotkan insektisida berbahan aktif fipronil atau diafenthiuron. Penyemprotan dilakukan sore hari.

5. Hama Kutu Kebul ( Bemisi tabachi )

Tanda serangan : daun bercak nekrotik karena rusaknya jaringan dan sel-sel daun. Hama menyerang di fase serangga dewasa dan nimfa. populasi tinggikutu kebul dapat menghambat dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman.

Kutu kebul mengeluarkan cairan hingga menyebabkan jamur jelaga berwarna hitam dan menyerang banyak stadia tumbuhan. Adanya jelaga menyebabkan terganggunya proses fotosintesis.

Pengendalian secara teknis dengan memasang perangkap Yellow Trap. Dipadukan bersama pengendalian mekanik seperti sanitasi kebun, tumpang sari cabe rawit dengan Tagetes. Atau menanam jagung disekitar lahan cabe rawit sebagai perangkap.

Pengendalian kimiawi menggunakan pestisida amitraz, permethrin, buprofezin dan lain-lain. Pengendalian alami menggunakan musuh alami seperti patogen serangga, predator dan parasitoid.

6. Hama Thrips

Hama utama ini sering menyerang tanaman cabe. Tubuh berwarna kuning kecoklatan. Nimfanya berwarna putih dan sangat aktif. Bertelur dan diletakkan pada daun muda bagian bawah.

Gejala awal, daun tampak garis-garis keperakan dan tidak beraturan. Thrips memakan daun hingga daun berubah warna menjadi coklat, mengeriting dan keriput. Serangan berlanjut sampai daun menggulung kedalam dan muncul benjolan.

Pertumbuhan tanaman terhambat sampai kemudian pucuk daun akan mati. Thrips menjadi hama vektor virus keriting dan virus mosaic. Musim kemarau, serangan semakin menjadi namun di musim hujan, populasi Thrips menurun. Hal tersebut karena telur-telur Thrips terbasuh air hujan.

Pengendalian teknis dengan cara memanfaatkan musuh alaminya yaitu predator kumbang Croccinellidae, kepik dan lain-lain. Tanaman kenikir kuning dapat dipakai sebagai perangkap. Pemakaian mulsa plastik dan pemangkasan bagian yang mati. Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida Demolish, Agrimic dan lain-lain.

7. Hama Lalat Buah ( Bactrocera sp. )

Perangkap Lalat, Yellow Trap, LMGA AGRO, cabe rawit patra 3, benih terbaru produk royal seed, toko pertanian, lmga agro
Perangkap Kuning ( Yellow Trap )

Lalat buah merupakan hama dengan banyak inang. Serangannya menyebabkan titik-titik hitam dipangkal buah. Buah akan membusuk lalu jatuh/rontok.

Titik hitam pada buah diakibatkan aktifitas lalat buah memasukkan telurnya ke buah. telur lalu akan menetas dan berkembang biak dalam cabe. Telur menetas menjadi larva dan merusak buah dari dalam.

Buah akan menjadi coklat, kuning, pucat lalu layu. Kualitas buah pastinya jelek dan tidak layak untuk dikonsumsi. Sehingga ini bisa menurunkan hasil produksi. Serangan lalat buah hebat saat di musim hujan.

Pengendalian secara teknis yaitu mengambil buah yang rusak/busuk karena serangan lalat buah. Rotasi tanaman dan memanfaatkan musuh alaminya. Pengendalian secara kimiawi yaitu menyemprotkan insektisida sperti Regent, Santoat dan lain-lain.

8. Hama Ulat Tanah ( Helicoverpa sp. )

Berukuran besar, sebesar batang pulpen. Ulat tanah menyerang di seluruh bagian tanaman namun lebih banyak menyerang buahnya.

Ulat tanah aktif di malam hari dan di siang hari bersembunyi dibawh mulsa atau dalam tanah. Serangan hebat bisa menghabiskan tanaman berhektar-hektar dalam satu malam saja.

Pengendalian teknisnya dengan selalu menjaga kebersihan di sekitar lahan. Pengendalian kimiawi menyemprotkan Matador atau Curacron. Penyemprotan dilakukan pada malam hari.

9. Penyakit Rebah Semai

Penyakit ini paling awal ditemui petani selama penanaman cabe rawit. Karena penyakit ini ditemui saat di persemaian. Gejala rebah semai : bagian pangkal batang dekat akar menjadi busuk, menyusut dan patah. Penyebabnya adalah infeksi dari cendawan.

Pengendaliannnya dengan menyemprotkan fungisida kontak berbahan aktif karbendazim. Serta fungisida sistemik berbahan aktif metalaksil atau dimetomorf.

10. Penyakit Layu Fusarium

Layu fusarium biasanya baru muncul setelah pemindahan bibit ke lahan tetap. Hal ini dimungkinkan infeksi jamur patogen fusarium berada di area perakaran.

Gejalanya : tanaman akan tampak layu di siang hari namun kembali segar saat sore hari. Lama kelamaan tanaman akan mengering dan daun-daun banyak berguguran.

Hingga kini tidak ada fungisida efektif baik fungisida kontak maupun sistemik dan benar-benar ampuh mengatasi layu fusarium. Paling tepat adalah melakukan usaha pencegahan.

Salah satunya adalah mengaplikasikan Trichoderma sp. pada pupuk kandang. Pengocoran Trichoderma dilakukan beberapa hari setelah tanam. Tichoderma adalah jamur baik dan bersimbiosis dengan akar kemudian mematikan jamur patogen dalam tanah.

11. Penyakit Layu Bakteri

Gejala sama dengan penyakit layu Fusarium. Namun fase bekerjanya dalam tanaman sangat cepat. Dalam waktu 3 hari saja, tanaman dapat kering dan seluruh daun akan meranggas rontok. Tanamn menjadi mati kering ( mendekati gosong ).

Dengan pengamatan dan kontrol intensif, layu bakteri dapat diketahui dengan cepat. Infeksinya disebabkan oleh bakteri sehingga diberantas menggunakan bakterisida sistemik. Bakterisida akan menghentikan infeksi di daerah perakaran.

12. Daun Keriting

Penyakit daun keriting seringkali menyerang penanaman cabe rawit di musim kemarau. Penyebabnya cukup banyak, yaitu bisa tanaman kekurangan Nitrogen, serangan dari kutu daun atau infeksi virus Gemini.

Seringnya penyakit daun keriting karena virus Gemini. Bila sudah terkena sulit untuk diobati. Sehingga salah satu jalan adalah mencegahnya dan mengendalikan hama vektornya yaitu thrips, kutu kebul dan aphids.

Pengendalian hama vektornya yaitu rutin menyemprotkan insektisida berbahan aktif abamektin atau dimetoat. Penyemprotan seminggu sekali. Insektisida berbahan aktif imadikoplorid setiap minimal 2 minggu sekali.

Cara tersebut dengan harapan penyakit tidak meluas. Pemilihan benih tahan virus Gemini dapat membantu petani dalam hal mengendalikan penyakit ini.

13. Penyakit Daun Bulai

Gejala penyakit daun bulai munculnya bercak-bercak kuning pada daun. Bercak lama kelamaan akan meluas dibarengi daun mengeriting atau daun berhenti tumbuh.

Bercak pasti akan mengganggu proses fotosintesis. Sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan perkembangan tanaman. Serta menurunkan produksi panen nanti.

Daun bulai disebabkan adanya virus Gemini dan ditularkan hama aphids, thrips dan kutu kebul. Pencegahannya yaitu menggunakan benih tahan virus dan melakukan penyemprotan. Gunakan insektisida berbahan aktif abamektin.

14. Penyakit Patek/Antraknosa

Penyakit patek merupakan penyakit khas di musim hujan. Dibandingkan cabe besar atau keriting, cabe rawit lebih entan kena serangan penyakit patek. Gejalanya ditunjukkan dengan membusuknya buah dan adanya lesi kehitaman dan melingkar.

Lesi lama kelamaan akan menyebarkan dan membusukkan seluruh bagian buah. Antraknosa disebabkan infeksi jamur namun juga sebagian kecil kasus penyebabnya adalah bakteri. Kelembaban kebun yang tinggi di musim hujan menjadi sebab serangan bakteri dan jamur.

Usaha menekan serangan antraknosa di kebun, kita bisa memilih benih cabe rawit tahan penyakit. Selain itu bisa mengatur tinggi bedengan dan jarak tanam tidak terlalu dekat. Mengurangi pupuk Nitrogen bila menanam di musim hujan dan menambahkan unsur Kalium dan kalsium.

Trichoderma sp bisa diberikan saat pemupukan untuk mencegah antraknosa. Buah busuk dan rusak harus segera dibuang untuk mencegah buah lain tertular. Semprotkan fungisida kontak berbahan aktif propineb atau klorotalonil setiap 3 hari sekali.

Karena di musim hujan, penyemprotan menggunakan zat perekat. Semprotkan juga fungisida sistemik berbahan aktif dimetomorf atau difekonazole setiap 5 – 7 hari sekali. Setelah ada penurunan serangan, penyemprotan baik kontak maupun sistemik intervalnya diturunkan.

Pemanenan Cabe Rawit Patra 3

Cabe rawit Patra 3 dapat dipanen mulai umur 80 hari setelah tanam. Cabe rawit Patra 3 memiliki potensi hasil 7 – 10 ton/hektar. Buahnya berasa pedas.

Umur tanaman cabe rawit bisa mencapai hingga 24 bulan. Sehingga frekuensi panen bisa sampai 15 – 18 kali panen cabe rawit.

Namun semakin tua umurnya, produktivitas cabe rawit semakin berkurang sehingga tidak ekonomis lagi dipelihara. Untuk budidaya intensif, petani biasanya memelihara cabe rawit sampai umur 12 bulan saja. Karena dianggap masih bernilai ekonomis.

Waktu panen sebaiknya dilakukan pagi hari. Caranya adalah memetik buah beserta tangkainya. Pilih cabe rawit yang ramping dan berisi. Cabe rawit demikian biasanya dihargai lebih tinggi di pasar.

Cabe rawit Patra 3 merupakan jenis cabe rawit putih unggul dan posisi buah ke bawah. Saat muda, cabe rawit Patra 3 berwarna putih kekuningan.

Demikian penjabaran tentang cabe rawit Patra 3 benih terbaru produk dari Royal Seed. Toko Pertanian online LMGA Agro jual benih terbaru dari Royal Seed. Semoga artikel kami judul : Jual Benih Cabe Rawit Patra 3 Terbaru Produk Royal Seed dapat menambah wawasan. Terutama bagi pembaca setia kami dan petani cabe tentang benih cabe rawit unggul.

Toko pertanian online LMGA Agro menerima layanan konsultasi gratis pertanian tentang benih terbaru. Benih cabe rawit Patra 3 terbaru produk Royal Seed. Begitu juga tentang budidaya dan permasalahan Anda di lahan. Selamat mencoba dan salam sukses….