KEGUNAAN PUPUK ORGANIK UNTUK BUDIDAYA BUAH DAN SAYURAN


pupuk organik, manfaat pupuk, jual benih hibrida, lmga agro
PUPUK ORGANIK MENYUBURKAN TANAMAN CABE

Kegunaan Pupuk Organik Untuk Budidaya Buah dan Sayur. HP. 082141747141 ( telepon ) 08125222117 ( SMS/WA ). Toko Online Pertanian LMGA Agro jual murah benih buah dan sayuran hibrida dan unggul, jenis pupuk dan pestisida serta alat-alat pertanian. Juga melayani gratis konsultasi pertanian tentang bagaimana bercocok tanam yang baik dan benar.

Pemberian pupuk organik pada tanah dapat memperbaiki kesuburan tanah dan menyediakan unsur hara yang baik untuk diserap tanaman. Sehingga adanya pupuk organik meningkatkan kualitas dari tanaman buah dan sayuran maupun tanaman pangan.

Bahan dasar pembuatan pupuk organik adalah berasal dari bahan-bahan alami berupa sisa-sisa tanaman atau hewan yang diolah dan dapat menyediakan unsurhara bagi tanaman. Pupuk organik terbuat dari bahan-bahan alami seperti daun, batang, akar dan sisa-sisa bahan organik lain.

PENTINGNYA PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian sedang giat mendorong penggunaan pupuk organik untuk budidaya pertanian. Usaha selain menyarankan untuk aktif menggunakan pupuk organik, Pemerintah juga memberikan pupuk organik bersubsidi.

Mutu dari pupuk organik juga terus diperbaiki oleh Pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan Petani untuk menggunakan pupuk organik. Pemerintah juga ikut menjamin kualitas dari pupuk organik dan mengawasi distribusi dari pupuk organik ini.

Selain itu, Pemerintah giat melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk meningkatkan penggunaan pupuk organik. Usaha keras ini dilakukan karena komitmen untuk ikut menciptakan tanah yang sehat sesuai kesepakatan dengan negara-negara lain.

Bahwa adanya usaha penggunaan pupuk organik, hayati dan untuk membenahi tanah. Petani perlu mengetahui pentingnya perpaduan pupuk an-organik dan organik bersama-sama untuk membenahi tanah dan pengendalian hama dan penyakit terpadu.

Harga pupuk Organik jual murah dapat Anda temui di Toko Online Pertanian LMGA Agro. Kami juga melayani konsultasi seputar cara pemberian pupuk organik dan dosisnya bagi tanaman.

BACA JUGA : CARA YANG BAIK DAN BENAR MEMBUAT PUPUK BOKASHI ANTI LAYU

MANFAAT PENTING PUPUK ORGANIK

pupuk organik, manfaat pupuk, jual benih hibrida, lmga agro
PUPUK ORGANIK UNTUK PERSEMAIAN

Manfaat dari pupuk organik adalah untuk meningkatkan kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, meningkatkan produktivitas daripada tanaman. Selain itu juga bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan akar, batang dan daun juga untuk menggemburkan dan menyuburkan tanah.

Penyuluhan kepada Petani tentang pentingnya pupuk organik memang harus terus digalakkan. Tak sedikit Petani yang mengetahui bahwa tanaman memerlukan bahan organik untuk kelangsungan hidupnya. Banyak petani yang masih beranggapan bila menggunakan pupuk kimia yang banyak maka akan memperoleh hasil yang banyak pula.

Pemberian pupuk kimia cenderung meningkat dan semakin tinggi di kalangan Petani. Menurut mereka bahwa hasil panennya nanti akan meningkat, padahal kenyataannya hasil panen yang diperoleh cenderung semakin menurun dari waktu ke waktu.

Penelitian dari Kementerian Pertanian menunjukkan data yang menyedihkan bahwa bahan organik dari lahan total seluruh Indonesia menjadi kurang dari 1% saja. Sangat mengerikan. Padahal bila kadar bahan organik tinggi dalam tanah akan membantu memaksimalkan hasil panen Petani.

Meningkatnya kandungan  bahan organik dan unsur hara dalam tanah secara otomatis dapat memperbaiki sifat kimia dan biologi tanah.  Petani dapat merasakan mudahnya melakukan pengolahan lahan tanah yang gembur karena pemberian pupuk organik.

Harga pupuk organik yang lebih murah dibandingkan pupuk kimia dan bahannya sangat mudah diperoleh disekitar kita. Dibandingkan dengan pupuk kimia, unsur mikro dalam pupuk organik lebih lengkap.

Unsur hara dalam pupuk organik dilepas perlahan dan terus menerus sehingga mencegah suplai hara yang berlebihan dalam tanah. Pupuk organik mampu menjaga kelembaban tanah, mencegah erosi tanah lapisan atas dan merawat kesuburan tanah.

PUPUK ORGANIK DIBANDINGKAN DENGAN PUPUK AN-ORGANIK

pupuk organik, manfaat pupuk, jual benih hibrida, lmga agro
PUPUK ORGANIK UNTUK PUPUK DASAR

Pupuk organik tidak akan merusak tanah dan biota yang ada. Bila pupuk anorganik sering diberikan maka dapat merusak kondisi tanah dan kesuburannya.

Terdapat 2 macam bentuk pupuk organik yaitu pupuk organik padat dan pupuk organik cair. Dari namanya kita dapat mengetahui apa yang membedakan antara keduanya. Petani di negeri tercinta Indonesia ini cenderung lebih banyak menggunakan pupuk organik padat karena cara aplikasinya lebih mudah, efisien dan tidak tergantung cuaca.

Pupuk organik cair harus diberikan pada waktu-waktu tertentu agar tidak banyak pupuk yang terbuang sia-sia karena penguapan. Berikut  ini bentuk-bentuk pupuk organik yang biasa dipakai petani :

  • Pupuk Kompos adalah pupuk yang berasal dari proses dekomposisi atau penguraian mikroorganisme sisa-sisa tanaman yang ada. Sisa sayuran di dapur atau sampah organik masih bisa diolah untuk jadi kompos.
  • Pupuk NPK Organik adalah pupuk organik buatan yang berbentuk cair atau padat, mengandung unsur hara yaitu Nitrogen, Fosfor dan Kalium.
  • Pupuk Hidroponik Organik disebut juga sebagai pupuk penyembuh karena tujuannya yang untuk menyeimbangkan. Unsur hara yang terdapat pada pupuk organik ini dapat menyembuhkan lahan-lahan kritis atau lahan kering yang sulit untuk dipakai bercocok tanam.
  • Pupuk Kandang adalah pupuk organik yang diperoleh dari proses penguraian kotoran ternak, yaitu dari hewan sapi, kambing, ayam, babi, kuda, kerbau juga kelinci.

Pemberian pupuk organik bagi tanaman sayuran dan pangan berbeda. Untuk tanaman sayuran dan buah, menggunakan pupuk kandang dengan dosis 20 – 30 ton/ha sedangkan untuk tanaman pangan dosisnya sebanyak 1 – 2 ton/ha.

Aplikasi pada lahan kering, pupuk kandang diberikan dengan cara disebar di permukaan tanah kemudian dicampurkan saat pengolahan tanah. Pupuk organik juga dapat diberikan pada larikan atau di dalam lubang tanam lalu ditutup dengan tanah.

BACA JUGA : SAWI FLAMINGO ANDALAN PETANI DAN PEDAGANG DONGKRAK PASAR

TIPE PUPUK ORGANIK CAIR YANG DIPAKAI PETANI

Terdapat 2 macam tipe pupuk organik cair yang dibuat dari proses pengomposan.

  1. Pupuk Organik Cair yang dibuat dengan cara melarutkan Pupuk Organik Cair yang sudah jadi atau setengah jadi kedalam air. Pupuk organik yang dilarutkan bisa pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk kompos atau gabungan dari semua pupuk organik. Pupuk organik Cair tipe ini suspensi larutannya kurang stabil dan mudah mengendap.  Pupuk ini juga tidak tahan disimpan dalam waktu lama karena setelah jadi Petani biasanya langsung dipakai untuk memupuk. Aplikasi pupuk jenis ini disiramkan ke permukaan tanah di sekitar tanaman.
  2. Pupuk Organik Cair dimana bahan-bahan organiknya difermentasikan dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Bahan baku pupuk organik cair ini berasal dari material organik yang belum dikomposkan. Unsur hara yang terkandung dalam pupuk Organik Cair jenis ini benar-benar berbentuk cairan. Larutannya lebih stabil bila tidak dibiarkan mengendap. Sifat dan karakteristik pupuk cair ini berbeda dengan pupuk organik cair yang dibuat dari pupuk organik padat yang dilarutkan dalam air.

Pupuk Organik padat sebaiknya diberikan saat pemupukan dasar karena sifatnya yang dapat bertahan lama dalam tanah dan dapat menyediakan unsur hara dalam jangka panjang. Sedangkan untuk pupuk organik dalam bentuk Cair lebih rentan terbawa erosi namun mudah dicerna tanaman.

Pupuk Organik bentuk Cair lebih efektif dan efisien jika diaplikasikan pada daun, bunga dan batang dan bersifat sebagai perangsang tumbuh. Diberikan pada tanaman saat mulai bertunas atau perubahan dari fase vegetatif ke fase generatif untuk merangsang pertumbuhan buah dan biji.

BACA JUGA : BERTANAM SAYUR DALAM POT 

PUPUK ORGANIK YANG BERKUALITAS BAIK

pupuk organik, menanam melon, manfaat pupuk, Melon, Kuning, Cantalope, Apollo
PUPUK ORGANIK MENYUBURKAN TANAMAN MELON

Permintaan akan pupuk organik semakin meningkat seiring semakin banyaknya orang ingin menanam tanaman sayuran dan buah secara organik. Namun demikian, di lapangan keberadaan pupuk organik yang berkualitas baik dan terpercaya sulit diketahui.

Banyaknya pupuk organik yang dibuat secara sembarangan dan tidak memperhatikan kandungan unsur haranya. Banyak sekali merk pupuk organik padat maupun cair yang beredar di pasaran.

Berikut ini ciri-ciri pupuk Organik Cair yang bagus :

  • Yaitu mengandung agensia hayati ( mikroorganisme ) yang baik bagi tanaman, terutama mikroorganisme yang dapat mengikat Nitrogen dan menguraikan Phospat dan Kalium dengan baik.
  • Mengandung unsur hara makro yang lengkap yaitu Nitrogen, Phospat dan Kalium.
  • Juga mengandung unsur hara mikro karena meskipun dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang sedikit namun penting keberadaannya bagi tanaman.
  • Merk pupuk organik  yang bagus adalah mengandung hormon atau ZPT didalamnya.
  • Pasti mencantumkan kandungan C-organik, tingkat keasamannya dan perijinan resmi dari Kementerian Pertanian ( dicantumkan dalam kemasan berupa no. ijin yang dikeluarkan Kementerian Pertanian ).
  • Harga jualnya realistis dan terjangkau

BACA JUGA : SUKSES BERTANAM CABE DI MUSIM PENGHUJAN

MERK PUPUK ORGANIK PADAT YANG BAGUS

Pupuk Organik Padat yang bagus adalah dengan ciri-ciri sebagai berikut :

  • Pupuk organik padat yang bagus selalu berbau harum seperti bau tanah sebagai tanda bahwa proses fermentasi aerobiknya berjalan dengan baik. Bila baunya masih bau kotoran ternak, sebaiknya tidak digunakan dulu. Karena bila digunakan, di dalam tanah pupuk akan melanjutkan fermentasinya dan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
  • Pupuk Organik padat yang bagus berwarna seperti humus, tandanya bahwa pupuk sudh matang. Warna coklat atau kehijauan tanda bahwa fermentasi belum selesai. Kadangkala ada produsen yang curang dengan mencampur pupuk dengan karbon sehingga pupuk tampak hitam dan menarik. Untuk mengetahui adanya campuran karbon cukup mengaduknya di air dan air akan menjadi hitam bila mengandung karbon.
  • Pupuk Organik padat yang bagus, tes dengan dimasukkan ke kantong plastik, pupuk dibasahi dulu lalu ditutup rapat kedap udara dan dibiarkan dalam suhu kamar selama 1  minggu. Setelah 1 minggu, amati bila bentuk masih baik dan bau seperti bau tanah berarti pupuk orgamik tersebut benar-benar matang.
  • Pupuk organik padat yang telah matang, suhunya rendah dan stabil walaupun disimpan lama. Kita bisa mengetesnya dengan memasukkan tangan kita di sela-sela tumpukan karung pupuk. Pupuk yang baik terasa dingin di tangan.
  • Pupuk organik padat yang bagus, bila di remas dengan kuat mudah sekali menggumpal namun cepat juga terurai. Pupuk organik yang ditambahi clay ( semacam serbuk liat agar mudah granulasi ) dan kapur Dolomit terlalu banyak, setelah dikepal sulit sekali terurai.
  • Pupuk organik padat yang telah matang tidak terlalu keras, mudah terurai dalam tanah dalam waktu yang singkat. Bila ada yang bentuknya keras dan kering,  tanaman akan membutuhkan waktu lama untuk memanfaatkannya apalagi bila tanaman sayuran dan buah yang semusim.

CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR

Pupuk organik cair bahan bakunya dari sekitar kita, daun-daun hijau, sampah organik tanpa plastik yang sulit terurai. Masukkan pada tong lalu tutup rapat. Masukkan selang lewat tutup tong yang diberi lubang. Rekatkan selang masuk hingga tidak ada celah udara dan ujung selang dimasukkan ke botol yang berisi air.

Pastikan benar-benar rapat, tidak ada celah karena reaksi berlangsung secara anaerob. Fungsi dari slang adalah menstabilkan suhu bahan dalam tong dengan membuang gas yang terbentuk tanpa ada udara dari luar yang masuk ke dalam tong.

Biarkan hingga 7 – 10 hari. Untuk mengecek tingkat kematangan adalah dengan membuka tutup tong dan cium adonan dalam tong. Apabila wanginya seperti aroma tape maka adonan pupuk sudah matang.

Lalu pisahkan ampas dengan cairannya menggunakan saringan kain. Dan ampas adonan tadi dapat dijadikan pupuk organik padat. Cairan yang berhasil disaring akan masuk dalam botol plastik/kaca lalu tutuplah rapat. Pupuk cair tadi telah jadi dan siap digunakan memupuk, apabila dikemas dengan baik dapat tahan hingga 6 bulan.

Membuat pupuk Organik buatan sendiri tidaklah sulit. hanya dibutuhkan keuletan dan telaten agar diperoleh pupuk organik yang bagus. Sebelum pembuatan dimulai, persiapkan bahan-bahannya terlebih dahulu.

BACA JUGA : PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN BIBIT PEPAYA YANG BAIK DAN BENAR

CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK PADAT ( PUPUK KANDANG )

Pembuatan pupuk kandang dibuat dengan 2 cara yaitu di tempat terbuka dan ditempat tertutup.

Cara Membuat Pupuk Kandang ditempat terbuka dilakukan dengan cara menimbun kotoran ternak ( sapi ) ditempat terbuka. Kemudian akan terjadi proses dekomposisi atau penguraian oleh mikroorganisme yang berlangsung di alam bebas.

Biasanya proses dekomposisi berlangsung cepat tetapi menimbulkan polusi udara berupa bau/aroma yang menyengat.  Kotoran ternak ( sapi, kambing, ayam dan lain-lain ) dijemur di bawah sinar matahari selama 2 hari sehingga kadar airnya berkurang.

Setelah dijemur 2 hari, pindahkan ke lokasi yang terdapat atapnya namun tidak berdinding agar sirkulasi udara lancar. Biarkan selama 2 minggu sampai matang. Dianjurkan agar tempat penimbunan letaknya lebih tinggi dari tanah sekitarnya agar bila turun hujan, air cepat mengalir dan tidak menggenangi timbunan kotoran.

Cara membuat Pupuk Kandang Alami di Ruangan tertutup yaitu kotoran ternak sapi yang ditimbun di dalam lubang yang atasnya diberi atap. Sehingga aroma tidak menyebar kemana-mana, kekurangannya proses dekomposisi berlangsung lama dan pupuk yang dihasilkan tidak terlalu kering.

Pertama, buatlah lubang disesuaikan dengan banyaknya jumlah kotoran sapi yang akan diproses. Sebaiknya dinding lubang dibuat dari semen agar air yang keluar tidak merembes keluar, sedangkan bagian bawah tidak perlu disemen sehingga air bisa meresap ke bagian bawah.

Setelah lubang siap, masukkan kotoran ternak ke dalam lubang namun tidak sampai penuh. Taburkan kapur Dolomit sedikit saja diatas permukaan kotoran lalu timbun dengan tanah. Biarkan selama 3 – 4 bulan sampai kotoran sapi terdekomposisi dengan sempurna.

CARA MEMBUAT PUPUK HIJAU YANG SEDERHANA

Petani biasanya membuat pupuk hijau diaplikasikan langsung atau didekomposisikan terlebih dulu. Aplikasi secara langsung dengan cara sisa daun-daun dikubur dalam tanah saat pengolahan tanah atau pembuatan bedengan.

Cara membuat pupuk hijau dengan cara dekomposisi yaitu daun-daun difermentasi terlebih dahulu dengan maksud tanaman dapat langsung menyerap unsur hara yang terbentuk. Kelemahan pupuk hijau ini adalah kandungan unsur haranya yang sedikit sehingga bahan baku organik yang dibutuhkan harus sangat banyak.

Bila Anda ingin mencoba membuat pupuk hijau sendiri, bahan-bahan yang harus disediakan adalah antara lain :

  • 200 kg daun dan sampah dapur non plastik.
  • 10 kg dedak halus.
  • ¼ kg gula pasir/gula merah.
  • ¼ liter bakteri.
  • 200 liter air atau lebih.
  • Tambahkan juga pupuk kandang agar proses penguraian lebih cepat berlangsung.

Cara Pembuatannya :

  1. Daun dan sampah dapur dicacah lalu dibasahi.
  2. Campurkan dedak yang telah diayak atau menggunakan bekatul pada daun yang dicacah tadi.
  3. Cairkan gula pasir/gula merah dengan air lalu masukkan bakteri dalam air. Aduk hingga rata.
  4. Cairan campuran gula dan bakteri disiramkan pada daun-daun atau sampah dapur yang dicacah tadi. Aduk rata lalu ditumpuk sampai ketinggian 15 – 20 cm dan tutup rapat.
  5. Setelah 3 – 4 hari pupuk hijau sudah jadi dan dapat dipakai untuk pemupukan.

BACA JUGA : KUNCI SUKSES MENANAM JAGUNG MANIS 

KELEBIHAN DARI PUPUK ORGANIK

Kelebihan dari pupuk organik karena bahannya yang berasal dari limbah tumbuhan, hewan maupun produk sampingan lainnya. Bahan organik umumnya memiliki C/N ratio tinggi ( lebih dari 30 ). Bila diaplikasikan langsung pada tanaman dapt mengganggu pertumbuhan tanaman karena terjadi proses fermentasi dalam tanah.

Kelebihan memakai pupuk organik untuk memupuk tanaman seperti yang dipaparkan oleh pabrik pupuk terkemuka PT Petrokimia Gresik, adalah :

  • Pupuk organik mengandung unsur mikro yang lengkap dibandingkan pupuk N-organik.
  • Adanya pupuk organik dapat memberikan kehidupan mikroorganisme tanah banyak memberikan keuntungan bagi petani.
  • Pupuk organik mampu berperan sebagai mobilisator atau jembatan hara yang sudah ada dalam tanah untuk membentuk partikel ion yang mudah diserap tanaman.
  • Pupuk organik berperan dalam pelepasan unsur hara secara perlahan dan kontinue sehingga tidak terjadi ledakan suplai hara yang dapat menyebabkan keracunan tanaman.
  • Pupuk organik menjaga kelembaban tanah, mengurangi tekanan dan tegangan struktur tanah.
  • Pupuk organik mampu meningkatkan struktur tanah, membuat komposisi partikel dalam tanah dalam kondisi stabil dan cenderung meningkat. Struktur tanah berperan dalam pergerakan air dan partikel udara dalam tanah, aktivitas mikroorganisme yang menguntungkan bagi pertumbuhan akar dan perkecambahan benih.
  • Pupuk organik dapat mencegah erosi lapisan atas tanah yang banyak mengandung banyak unsur hara.
  • Pemberian pupuk organik dapat merawat dan menjaga tingkat kesuburan tanah karena pemupukan kimiawi yang berlebihan.
  • Pupuk organik dapat mencegah tanah kehilangan unsur hara Nitrogen secara luas dan unsur Phosfor terlarut dalam tanah.
  • Tanaman yang diberi pupuk organik kualitasnya lebih baik dan tanaman tidak mudah terserang penyakit dan menjadi tampak sehat.

Demikian artikel kami Tentang Kegunaan Pupuk Organik Untuk Budidaya Buah dan Sayuran. HP. 082141747141 ( telepon ) 08125222117 ( SMS/WA ). Toko Online Pertanian LMGA Agro jual murah dan lengkap benih hibrida dan unggul buah dan sayuran, jenis pupuk dan pestisida serta alat-alat Pertanian.

Toko Online Pertanian LMGA Agro juga melayani gratis konsultasi pertanian seputar bercocok tanam menggunakan pupuk organik. Silahkan menghubungi kami, kami siap mengirim pesanan Anda dengan cepat dan dijamin sampai pada tujuan lewat jasa ekspedisi mitra kami seperti JNE, TIKI, KI8, POS dan lainnya. Semoga artikel Kami bermanfaat bagi pembaca…

 

Iklan