MENANAM TOMAT DAN CARA PERAWATAN AGAR BERBUAH BANYAK


menanam tomat, buah tomat, tanaman tomat, jual benih tomat, lmga agro
MENANAM TOMAT

Menanam Tomat dan Cara Perawatan Agar Berbuah Banyak. Toko Online Pertanian LMGA Agro menyediakan benih tomat hibrida F1 berbagai varietas. Hubungi Pak Budi 082141747141 ( telepon ) 08125222117 ( SMS/WA ) juga tersedia konsultasi gratis.

Toko Online Pertanian LMGA Agro menyediakan benih-benih buah dan sayur hibrida F1, berbagai jenis pupuk daun dan lain-lain, insektisida, fungisida dan lain-lain, juga berbagai alat pertanian. Seperti mulsa, polibag, alat kocor dan lain-lain.

Menanam tomat adalah kegiatan pertanian yang sudah lama dan banyak dilakukan oleh masyrakat Indonesia. Menanam tomat dilakukan oleh petani juga orang biasa yang menyukai bercocok tanam di halaman rumah. Menanam tomat selain di lakukan di lahan yang luas juga dapat dilakukan pada lahan yang sempit, di pot atau polibag.

MENANAM TOMAT MUDAH DILAKUKAN

Tomat yang memiliki nama latinSolanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae. Tomat bukan asli dari Indonesia, tetapi tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru.

Siklus hidup tanaman tomat singkat, tumbuh dengan tinggi 1 – 3 meter saja. Buah tanaman tomat berwarna hijau, kuning dan merah dan dimanfaatkan sebagai sayur untuk memasak atau bisa dimakan langsung tanpa diproses.

Batang dan daun tomat tidak dapat dikonsumsi karena seperti halnya pada tanaman kentang dan terong, batang dan daunnya mengandung alkaloid. Menanam tomat harus disemai lebih dahulu setelah muncul 4 daun sejati baru dapat dipindahkan ke kebun tetap. Sebelumnya dijadikan bibit lebih dahulu.

Panen buah tomat dimulai umur 9 minggu setelah menanam dan selanjutnya dipanen dengan interval setiap 5 hari sekali. Di dunia ini terdapat ratusan kultivar tomat yang dibudidayakan dan dipasarkan ke konsumen.

Pengelompokan buah tomat berdasarkan penampilannya ( ukuran dan bentuk ) adalah sebagai berikut :

    • Tomat granola bentuknya bulat dan pangkal buah yang mendatar. Tomat jenis ini dikenal sebagai tomat buah karena dapat dimakan langsung.
    • Tomat gondol biasa dibuat saus. Bentuk buahnya lonjong oval, yang biasa ditanam di Indonesia adalah kultivar ” gondol hijau” dan “gondol putih “.
    • Tomat sayur ukuran buahnya lebih kecil dari tomat buah dan dipakai untuk olahan sayur masakan.
    • Tomat ceri ( ranti ) yang berukuran kecil-kecil dan tersusun berangkai pada tangkai buah yang panjang.
    • Berdasarkan kegunaannya, tomat dibagi menjadi tomat buah, tomat sayur dan tomat lalapan. Berdasarkan pembagian tersebut, tomat diklasifikasikan sebagai sayuran atau buah meskipun secara struktur, tomat masuk sebagai struktur buah.

MANFAAT TOMAT BAGI KESEHATAN DAN KECANTIKAN

menanam tomat, buah tomat, tanaman tomat, jual benih tomat, lmga agro
MENANAM TOMAT

Tomat mengandung antioksidan alami bernama lycopene. Zat lycopene  dapat membantu menangkal radikal bebas penyebab terbesar timbulnya kanker. Antioksidan lain yang terdapat pada tomat adalah polifenol, naringenin dan chlorogenic acid. Buah tomat rendah kalori dan lemak namun tinggi akan karotenoid, lutein, gula, vitamin A, C, folat dan kalium.

Dengan kandungan gizi yang lengkap demikian, pantaslah bahwa tomat memiliki sejuta manfaat bagi kesehatan terutama dan diyakini memberikan efek juga bagi kecantikan. Manfaat tomat adalah sebagai berikut :

    1. Tomat dapat mencegah kanker karena mengandung antioksidan seperti likopen, karotenoid dan polifenol. Tomat dapat mencegah kerusakan DNA dalam sel akibat radikal bebas penyebab kanker.
    2. Tomat dapat menurunkan tekanan darah tinggi karena tomat mengandung Kalium yang tinggi. Tomat dapat meningkatkan asupan kalium dan mengurangi asupan Natrium ( garam ) sehingga sangat berguna menurunkan tekanan darah.
    3. Tomat dapat menjaga jantung dan pembuluh darah, berkaitan dengan kesehatan jantung dan menurunkan risiko tinggi penyakit jantung. Kandungan kalium dan likopennya efektif menurunkan kadar kolesterol jelek LDL. Juga ikut menjaga kestabilan irama jantung.
    4. Tomat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit karena kandungan likopennya diduga mampu meningkatkan kemampuan kulit untuk melindungi dari paparan sinar UV cahaya matahari. Konsumsi tomat yang rutin menyebabkan kulit menjadi awet muda. Kandungan vitamin C dalam tomat berfungsi sebagai perangsang kolagen dan antioksidan. Membantu mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari, polusi dan asap kendaraan/pabrik.
    5. Tomat dapat memelihara kesehatan mata karena mengandung antioksidan yang membantu mengurangi gejala mata lelah dan risiko sakit mata terkait penuaan seperti degenerasi makula.
    6. Tomat merupakan sumber serat yang baik bagi tubuh, rendah lemak dan gula. Tomat makanan dengan indeks glikemik rendah dan baik bagi penderita diabetes.
    7. Tomat juga berperan untuk mengurangi risiko depresi. 
    8. Tomat dapat mencegah sembelit karena kandungan air dan serat yang tinggi. Membantu melancarkan BAB dan mencegah dehidrasi.
    9. Tomat cocok untuk diet karena mengandung rendah kalori, karbohidrat dan lemak. Bermanfaat dalam menjaga berat badan dan mencukupi nutrisi pada saat diet.

CARA MENANAM TOMAT DI KEBUN

Cara menanam tomat di kebun baik secara luas maupun dengan jumlah tanaman yang sedikit sama saja. Yang perlu diperhatikan bahwa semua kebutuhan hidup dari tanaman tomat berupa syarat tumbuhnya harus dipenuhi agar tanaman menghasilkan buah yang banyak.

Menanam tomat yang baik adalah pada tanah yang gembur dan kaya humus. Derajat keasaman tanah adalah antara 6 – 7. Adaptasi menanam tomat luas, dapat tumbuh di dataran tinggi, menengah maupun dataran rendah tergantung dari varietasnya.

Temperatur ideal menanam tomat adalah 24 °C suhu siang hari, dan antara 15 – 20 °C suhu malam hari. Menanam tomat membutuhkan paparan sinar matahari sekurangnya 8 jam per hari dan curah hujan berkisar antara 750 – 1250 mm/tahun.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menanam tomat, benih yang digunakan sebaiknya adalah benih unggul. Toko Online Pertanian LMGA Agro menyediakan benih-benih unggul, juga benih unggul tanaman tomat. Varietas benih tomat hibrida F1 disesuaikan dengan ketinggian lahan kita, apakah termasuk dataran rendah, menengah atau tinggi.

Benih yang disemai menggunakan polybag kecil ( ukuran 6 x 8 cm ), bibit dipelihara sampai siap ditanam, ditandai dengan munculnya 4 – 5 helai daun sejati atau bibit telah berumur 3 – 4 minggu.

BACA JUGA : BENIH TOMAT

MENANAM TOMAT DI MUSIM HUJAN

menanam tomat, buah tomat, tanaman tomat, jual benih tomat, lmga agro
TOKO ONLINE PERTANIAN LMGA AGRO

Bila kita ingin menanam tomat di musim hujan, maka perawatan harus lebih intensif karena pada musim hujan, tanaman tomat umumnya rentan serangan penyakit. Penyakit yang menyerang di musim hujan adalah yang menyerang daun tanaman tomat seperti hawar daun ( Phytophtora infestans) dan bercak bakteri ( bacterial spot/ Xanthomonas sp. ). 

Penyakit yang juga sering terjadi di musim hujan adalah penyakit pada akar seperti fusarium dan layu bakteri. Penyakit yang terjadi bila tidak diantisipasi atau tidak dicegah dapat menyebabkan menurunnya kualitas dan kauntitas hasil panen. Hingga terjadinya gagal panen.

Menanam tomat di musim hujan terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain :

    • Menanam tomat di musim hujan dianjurkan menggunakan varietas tomat yang tepat. Memilih benih yang tahan penyakit seperti bercak bakteri, layu, hawar daun dan virus Gemini.
    • Membuat drainase air yang benar-benar bagus, terutama saat melakukan persiapan lahan dan pengolahan tanah. Bedengan dibuat tinggi lebih dari 30 cm dan aliran air mengalir dengan baik sehingga tanaman tidak mudah tergenang, air cepat meresap dengan baik.
    • Ketika turun hujan cukup deras, segera lakukan pembilasan tajuk tanaman menggunakan pompa sprayer setelah hujan berhenti. Hal ini dilakukan berhubungan dengan masa inkubasi dan perkembangan bakteri dan cendawan pembawa penyakit akibat cipratan air hujan ke tanah. Biasanya lama masa inkubasi adalah 4 jam dari saat inokulasi.
    • Menyemprotkan fungisida yang tepat dengan dosis sesuai anjuran bila terdapat serangan hama dan penyakit.
    • Melakukan pemangkasan bagian tanaman yang terinfeksi sebelum melakukan penyemprotan. Tujuannya agar tidak terjadi penularan dan untuk memutus siklus perkembangan penyakit.
    • Menggunakan jarak tanam yang lebar, yaitu antar tanaman dan baris 50 – 60 cm. Tujuannya agar sirkulasi udara lancar, penetrasi sinar matahari berjalan baik dan untuk menghindari terjadinya pecah buah/retak.

PERSIAPAN LAHAN DAN PUPUK UNTUK MENANAM TOMAT

Pupuk kandang digunakan sebagai pupuk dasar menanam tomat. Diberikan 1 minggu sebelum menanam dan diberikan secara merata di seluruh areal kebun. Pupuk kandang menggunakan kotoran sapi yang telah difermentasi sebanyak 3 ton/ha.

Pupuk majemuk NPK menanam tomat diberikan dengan cara ditabur disekeliling tanaman dan tidak boleh mengenai batang tomat. Hal ini karena unsur N pada NPK dapat melukai batang tomat yang masih muda. Jarak ideal pemberian pupuk adalah 10 cm dari batang tanaman.

Persiapan lahan dilakukan pada menanam tomat dengan cara tanah dibajak atau dicangkul agar tanah menjadi gembur. Lalu tanah dibiarkan selama ± 6 – 10 hari dibawah terik sinar matahari dengan tujuan memutus siklus hidup cendawan patogen pembawa penyakit.

Setelah tanah digemburkan, saatnya membuat bedengan dengan lebar 100 cm atau disesuaikan dengan lebar mulsa plastik yang akan kita gunakan. Bedengan menanam tomat sebaiknya dibuat memanjang dari timur ke barat agar tanaman mendapat paparan sinara matahari secara merata dan penuh sepanjang hari.

Taburkan bedengan menanam tomat yang sudah dibuat tadi dengan kapur dolomit jika pH tanah < 6,0. Biarkan selama 3 – 4 hari setelah itu taburkan pupuk dasar disesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah.

Pemberian pupuk kandang dengan cara diaduk merata bersama tanah di tiap-tiap bedengan. Pupuk dasar juga dapat diberikan bersamaan kapur dolomit lalu biarkan terkena paparan sinar matahari selama 1 – 2 minggu.

Untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman tomat, pupuk buatan diberikan sebagai pupuk dasar. Pupuk kimia yang diberikan adalah 650 kg/ha ZA, 250 kg/ha Urea, 500 kg/ha TSP serta 400 kg/ha KCl. Pupuk-pupuk tersebut dicampur secara merata lalu diaplikasikan pada bedengan menanam tomat yang sudah dibuat.

Dapat juga menggunakan pupuk majemuk NPK 15:15:15 sebanyak 700 kg/ha. Dan tiap 100 kg pupuk NPK campurkan dengan 1,5 kg Furadan. Setelah bedengan diberi pupuk, lalu siram dengan air dan siap dipasang mulsa plastik hitam perak.

PUPUK TAMBAHAN MENANAM TOMAT ORGANIK

menanam tomat, buah tomat, tanaman tomat, jual benih tomat, lmga agro
ALAT-ALAT PERTANIAN | LMGA AGRO

Menanam tomat secara organik, disarankan memberikan Pupuk Organik Cair dengan kandungan Kalium yang tinggi ketika tanaman akan berbunga dan memasuki fase generatif ( berbuah ).

Penyemprotan POC dilakukan tiap minggu. Perlu diperhatikan pula bahwa pemakaian POC perlu dilarutkan lebih dahulu dengan air. Untuk pupuk cair sekitar 1 liter dilarutkan dengan 100 liter air.

Pemakaian konsentrasi POC, perlu diingat bahwa tidak boleh lebih dari 2%. Setelah tanaman tomat berumur 2 – 3 minggu, pemberian POC bisa juga ditambahkan pupuk kandang ataupun pupuk kompos dengan dosis sekitar 1 genggam tangan per tanaman tomat.

Menanam tomat non-organik, saat tanaman berumur 1 minggu, berikan campuran Urea + KCl dengan perbandingan 1 : 1 sebanyak 1 – 2 gram/tanaman. Setelah berumur 2 – 3 minggu, Urea + KCL sebanyak 5 gram/tanaman.

Tanaman tomat umur lebih dari 4 minggu bila masih terlihat kurang gizi, Urea + KCl diberikan sebanyak 7 gram/tanaman. Pemberian secara tabur dan usahakan tidak mengenai tanaman. Berikan jarak 7 – 10 cm dari tanaman.

Untuk memasang mulsa plastik dilakukan setelah 7 – 10 hari setelah penaburan pupuk dasar. Sebelum mulsa dipasang, bedengan disiram hingga basah. Pada permukaan mulsa dibuat lubang tanam dengan jarak 70 x 60 cm atau 80 x 60 cm.

Cara menanam tomat diatas merupakan cara menanam tomat agar berbuah banyak dan kualitas tomat yang memuaskan.

BACA JUGA : JUAL BIBIT TOMAT FORTUNA 23 TAHAN VIRUS

CARA PERAWATAN MENANAM TOMAT AGAR BERBUAH BANYAK

Menanam bibit tomat pastikan bahwa tanah dalam kondisi basah dan bedengan disiram dulu jika dimusim kemarau atau sedang tidak turun hujan. Bibit yang dipilih adalah bibit yang sehat dan memiliki vigor yang kuat. Menanam bibit tomat dilakukan pada sore hari dan harus selesai pada satu hari. Siram bibit yang sudah dipindahkan setelah penanaman selesai.

Satu hari setelah menanam bibit tomat, bila ada bibit yang layu dan tidak tumbuh segar, lakukan penyulaman mengganti dengan bibit tomat yang segar. Lakukan penyulaman sampai pada hari ke-7 saja agar tanaman tomat nanti dapat panen bersamaan dan serentak.

Pemasangan ajir juga dilakukan setelah penanaman bibit selesai. Ajir dipasang sedini mungkin dan sewaktu bibit masih muda agar ajir tidak merusak perakaran tanaman tomat. Penyiraman dilakukan sesuai kondisi tanaman. Bila di musim panas dan tidak turun hujan, penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi hari atau sore hari.

Penyiangan dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan rumput-rumput liar pengganggu tanaman. Keberadaan gulma di kebun menyebabkan persaingan dalam menyerap unsur hara dalam tanah. Gulma di areal kebun juga bisa menjadi tanaman inang hama dan penyakit tomat.

Perempelan bagian tanaman tomat dilakukan jika tanaman terlalu rimbun. Perempelan dilakukan untuk menjaga kondisi lingkungan agar tidak terlalu lembab. Perempelan juga ditujukan untuk merangsang pembungaan dan menghasilkan buah lebih banyak dan kualitasnya baik.

Agar buah tomat tumbuh lebat, perempelan dilakukan 3 – 4 batang tunas air yang paling bawah juga membuang daun-daun tua dan terinfeksi penyakit. Perempelan menggunakan alat potong seperti gunting yang steril dan tajam.

BACA JUGA : BENIH TOMAT LUMINA F1 ALTERNATIF LAIN BENIH SERVO YANG LANGKA

HAMA-HAMA TANAMAN TOMAT

    • Ulat Buah ( Heliothis armigera ) menyerang buah tomat hingga buah menjadi berlubang lalu membusuk. Pengendalian ulat buah menggunakan insektisida berbahan aktif karbosulfan, deltametrin dan betasiflutrin. 
    • Thrips, hama ini menyerang daun muda dan menyebabkan daun keriting. Pengendalian hama thrips berbahan aktif abamektin.
    • Kutu kebul, hama ini adalah vektor utama virus Gemini penyebab penyakit Bulai. Pengendalian hama kutu kebul menggunakan insektisida berbahan aktif abamectin. Penyemprotan dilakukan untuk mengendalikan hama vektornya saja karena sampai saat ini belum ditemukan zat yang dapat mengendalikan virus Gemini.
    • Ulat tanah Agrotis ipsilon ) yaitu ulat menyerang dan merusak tanaman muda dengan cara memakan dan memotong batang dan tangkai daun. Mengendalikan hama ulat tanah dengan cara menyemprotkan insektisida berbahan aktif dazomet. 
    • Lalat Buah (Bactrocera sp. ) menginfeksi buah tomat menyuntikkan telur ke dalam buah tomat. Telur-telur nanti akan menetas menjadi larva dan larva ini yang menyebabkan buah menjadi busuk. Mengendalikan lalat buah ini dengan membuat perangkap lalat buah. 
    • Kutu daun Aphids ) merupakan hama dari jenis kutu penghisap berwarna hijau. Sama dengan hama kutu kebul, kutu daun juga merupakan hama vektor pembawa virus. Mengendalikan hama ini dengan menjaga kebersihan areal kebun dari gulma tanaman inang. Pengendalian secara kimia dengan menyemprotkan akarisida berbahan aktif abamectin.

JENIS PENYAKIT PADA TANAMAN TOMAT

    • Busuk daun, disebabkan oleh cendawan Phythopthora infestans. Menunjukkan gejala bercak-bercak hitam yang akan mengering lalu membusuk. Pengendalian busuk daun menyemprotkan fungisida berbahan aktif mankozeb.
    • Layu fusarium disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum yang ditandai gejala adanya tulang daun berwarna pucat, tangkai yang terkulai, tanaman menjadi layu lalu akhirnya mati. Untuk mencegah terserang penyakit layu, dapat menerapkan aplikasi pemberian trichoderma pada saat pengolahan tanah dan dengan menggunakan benih yang tahan penyakit layu.
    • Layu bakteri disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum dengan gejala pucuk tanaman yang layu atau daun tua yang menguning. Jika batang tanaman tomat ini dipotong akan tampak lendir berwarna putih seperti susu. Pencegahan dari penyakit layu bakteri ini dengan melakukan pergiliran tanaman yang tidak satu famili dan penggunaan benih yang tahan layu bakteri.
    • Penyakit mozaik ditandai adanya bercak pada daun yang berwarna seperti mosaik. Pengendalian dengan cara mencabut tanaman yang terinfeksi lalu dibakar di tempat yang jauh agar tidak menularkan ke tanaman lain.
    • Busuk Buah disebabkan oleh 2 macam cendawan penyebabnya yang terjadi pada tanaman tomat. Disebabkan oleh cendawan Thanatephorus cucumeris dan cendawan Colletotrichum coccodes. Untuk mencegah dari serangan busuk buah dengan melakukan rotasi tanaman, selalu menjaga kebersihan kebun dan membuang serta memusnahkan buah yang busuk. Penyemprotan menggunakan fungisida jika serangan parah menggunakan yang berbahan aktif mankozeb atau kaptafol. 
    • Bercak daun disebabkan oleh cendawan Cercospora capsici yang gejalanya pada daun terdapat bintik-bintik bulat yang berwarna hitam kecoklatan. Lama kelamaan daun akan menguning lalu daun akan rontok. Mengendalikan bercak daun secara teknis dengan memusnahkan daun yang terserang dan penyemprotan fungisida.
    • Tomato Yellow Leaf Curl Virus ( TYLCV) atau virus kuning-keriting pada daun, sama dengan yang terjadi pada keriting bule tanaman cabe. Tanaman yang terinfeksi akan menunjukkan daun muda yang mengkerut atau keriting dan berwarna kuning. Sedangkan pada daun tua tidak menyusut. Penyakit ini juga dibawa oleh kutu kebul. Pengendalian dengan menyemprotkan akarisida bahan aktif abamectin.

PANEN TOMAT

menanam tomat, buah tomat, tanaman tomat, jual benih tomat, lmga agro
Tomat F1 MARTA 9 Buah besar hasil Tinggi

Panen tomat dilakukan saat buah sudah matang atau bila untuk pengangkutan jarak jauh maka tomat dipanen saat masih berwarna hijau. Umumnya umur panen tanaman tomat adalah 2,5 – 3 bulan sesuai dengan varietas yang ditanam. Karena setiap varietas memiliki umur panen yang berbeda.

Panen buah tomat dilakukan dengan interval 2 – 3 hari sekali dan dalam satu musim tanam tomat, panen dilakukan 10 – 15 kali tergantung dari kondisi tanaman.

Tomat merupakan produk hortikultura Indonesia terbesar nomer dua setelah tanaman kentang, yang sifatnya perishabel ( mudah rusak ). Kehilangan hasil panen produk hortikultura mencapai hingga 20 – 50 % sampai ke tangan pembeli.

Karena itu penting sekali mengetahui cara menangani panen dan pasca panen tomat yang tepat untuk mencegah persentase hilangnya bobot buah tomat saat panen. Penanganan panen dan pasca panen yang buruk menyebabkan bobot buah menyusut, banyak buah yang busuk berair dan buah mengkerut kesegaran hilang.

Panen buah tomat dilakukan pada umur 75 hst atau sekitar 3 bulan setelah menanam bibit tomat di kebun tetap. Untuk kriteria buah tomat yang dipanen disesuaikan dengan permintaan pasar dan tujuan pemasaran. Tujuan pemasaran untuk pasar tradisional dan pasar swalayan pastinya jauh berbeda permintaan bentuk buah tomatnya.

Untuk pemasaran jarak jauh atau di luar kota, panen tomat dengan kondisi buah berwarna hijau tapi ukuran buah sudah maksimal. Sedangkan untuk pemasaran jarak dekat atau dalam kota, tomat yang dipetik masih berwarna kekuningan. Tetapi bila tomat dipetik  langsung dipasarkan atau langsung dikonsumsi maka dapat dipetik sudah berwarna merah.

Buah tomat yang dipanen baik warna hijau maupun merah, tidak mempengaruhi nilai gizinya. Yang penting bahwa buah tomat sudah masak fisiologis dan ukuran buah sudah maksimal.

CARA PANEN DAN PASCA PANEN BUAH TOMAT

Waktu pemanenan buah tomat sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari, tidak sedang hujan atau terik matahari yang panas. Menghindari panas matahari untuk mencegah respirasi pada buah yang menyebabkan buah tomat cepat menyusut.

Cara panen buah tomat adalah dengan mematahkan tangkai buah dengan hati-hati agar buah tidak rusak secara fisik. Tomat yang dipanen dimasukkan kedalam tas kecil lalu dikumpulkan di tempat pengumpulan.

Tempat mengumpulkan buah tomat yang dipanen adalah di lokasi tempat yang sejuk, teduh dan kering. Jaga agar buah tomat tidak tergores, terbentur, terluka atau hindari ditutup dengan plastik karena dapat meningkatkan transpirasi dan respirasi yang menyebabkan jamur cepat tumbuh dan buah menjadi busuk.

Di tempat pengumpulan buah-buah tomat, dilakukan penyortiran berdasarkan warna, ukuran buah dan mutu fisik buah. Pilihlah dan sisihkan buah tomat yang cacat, busuk, ada luka, pecah buah, retak dan mengeluarkan air agar tidak mengkontaminasi buah yang masih bagus.

Buah tomat yang bagus disendirikan, lalu dikemas sesuai tujuan pengiriman. Untuk pengiriman jarak jauh diperlukan kemasan yang kuat seperti menggunakan kotak kayu yang berventilasi atau berongga dan dilengkapi bahan penyerap gas CO2 seperti kapur tohor di bagian bawah wadah kemasan. Cara ini akan membuat buah tomat tahan hingga 8 hari selama pengangkutan.

Untuk tujuan komersil pasar swalayan/supermarket, biasanya buah tomat dikemas plastik polietilen, polypropilene, styrofoam sampai jala plastik. Model kemasan akan menentukan harga jual buah tomat, semakin mahal bahan kemasannya maka harga tomat juga akan naik.

Untuk pasar tradisional, tomat dikemas menggunakan kertas koran atau plastik berlubang, lalu disimpan lemari pendingin dengan suhu 11 – 13 °C. Cara ini menyebabkan tomat tetap segar 2 – 4 minggu, hindari penumpukan buah.

Demikian artikel Menanam Tomat dan Cara Perawatan Agar Berbuah Banyak. Toko Online Pertanian LMGA Agro jual benih sayur dan buah, pupuk, pestisida dan alat-alat pertanian. Menerima layanan konsultasi gratis cara bercocok tanam dan permasalahn pertanian lainnya. Hubungi Pak Budi 082141747141 ( telepon ) 08125222117 ( SMS/WA ). Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba !!.

 

Iklan