TANAMAN CABE SUBUR, CEPAT BERBUAH SERTA LEBAT


TANAMAN CABE, BENIH CABE, BIBIT CABE, BUDIDAYA CABE, JUAL BENIH CABE, LMGA AGRO, HARGA MURAH
   TANAMAN CABE

Tanaman cabe subur, cepat berbuah dan lebat. Toko Pertanian Online LMGA Agro SMS/WA : 08125222117. Jual benih tanaman cabe hibrida F1 dan unggul harga murah. Menyediakan seluruh kebutuhan bercocok tanam Anda seperti benih sayur dan buah, jenis pupuk, pestisida dan berbagai alat pertanian sarana dan prasarana seperti alat kocor, mulsa plastik hitam perak, tali salaran dan lain-lain.

Toko pertanian Online LMGA Agro melayani gratis konsultasi pertanian cara menanam tanaman sayur dan buah. Juga membantu Anda mencarikan solusi atas permasalahan yang ditemui di lapangan sejak pengolahan tanah, pembibitan, perawatan  hingga panen.

Tanaman cabe merupakan salah satu komoditi sayur yang memiliki nilai ekonomis tinggi karena banyak dibutuhkan di Indonesia. Tanaman cabe sayuran populer di Asia Tenggara, merupakan tanaman asli dari benua Amerika dan kemudian menyebar di seluruh belahan dunia. Hingga terdapat tanaman cabe dengan beragam jenis dan tingkat kepedasan yang berbeda-beda.

Tanaman cabe merupakan produk sayur yang paling atraktif karena fluktuasi harganya yang naik turun dan pada saat-saat tertentu dapat naik berlipat-lipat juga pernah harga turun begitu drastisnya. Selain fluktuasi harga yang naik turun, budidaya cabe juga rentan terhadap kondisi cuaca dan serangan hama dan penyakit. Sehingga hal ini menyebabkan biaya produksi tanaman cabe cukup tinggi.

BUDIDAYA TANAMAN CABE MENGUNTUNGKAN

Tanaman cabe merupakan tanaman asli dari benua Amerika, namun demikian cabe merupakan sayuran favorit di Asia Tenggara terutama di Indonesia. Cabe atau cabai atau chili, lombok adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum.

Cabai dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung dari bagaimana pengolahannya. Cabai sebagai bumbu, rasanya yang pedas dapat dijadikan sebagai penguat rasa makanan. Masakan populer kuliner daerah Padang, menjadikan cabe sebagai bahan makanan pokok ke-10 sebagai tambahan “sembako” sembilan bahan pokok. Kuliner masakan Padang tidak ada yang tidak menggunakan cabe didalamnya.

Kondisi iklim di Indonesia sangat cocok untuk budidaya tanaman cabe. Matahari di wilayah Indonesia rata-rata bersinar 8 – 10 jam dan bersinar penuh, inilah yang disukai oleh tanaman cabe. Menanam cabe dapat dilakukan di dataran rendah hingga dataran tinggi smpai ketinggian 1400 m dpl. Lebih dari ketinggian 1400 m dpl, tanaman cabe masih dapat tumbuh namun produksi cabe tidak maksimal.

Suhu ideal yang diinginkan tanaman cabe adalah 24 – 28 °C. Suhu tertentu 15 °C dan lebih dari 32 °C akan menghasilkan buah cabe yang kurang baik. Pertumbuhan tanaman cabe terhambat jika suhu harian lingkungan penanaman terlalu dingin.

Pada musim kemarau, budidaya cabe tetap dapat dilakukan asalkan tanaman tetap diberi pengairan yang cukup. Curah hujan yang diinginkan tanaman cabe adalah 800 – 2000 mm per tahun dan kelembaban 80%.

Jenis tanah yang baik adalah tanah liat berpasir, tanah memiliki sirkulasi udara yang baik, dapat mengalirkan air dengan mudah dan aerasinya yang baik. Tanah memiliki pH antara 6 – 7.

 JENIS TANAMAN CABE POPULER DI INDONESIA

1. Cabe Merah

Merupakan cabe yang paling sering dipilih untuk bumbu masakan Indonesia. Terbagi dalam 2 jenis yaitu besar dan keriting. Cabe besar berwarna merah menyala, bentuk besar, gemuk, panjang dan ujungnya lancip. Biasa diolah dengan cara dihaluskan ( diulek atau diblender), sebagai bumbu sambal goreng, balado, rendang dan masakan bumbu pedas lainnya. Kulitnya tebal, kaku dan kokoh sehingga cocok dijadikan garnish.

Cabe merah keriting bentuk keriting dengan permukaan kulit merah terang. Berukuran panjang dan lancip dengan dimeter yang kecil. Diolah juga dengan cara diulek/dihaluskan atau dipotong serong untuk bumbu tumisan.

2. Cabe Hijau

Merupakan cabe merah yang dipanen saat muda dan berwarna hijau. Cabe hijau terbagi 2 jenis yaitu besar dan keriting. Bentuk cabe hijau besar sama seperti cabe merah besar, perbedaan hanya pada warna kulitnya saja. Cabe hijau dijadikan bahan tumisan, dipotong serong atau sebagai sambal ijo yang dinikmati bersama ayam goreng, bebek goreng atau tempe ditambah sayur lalap. Cabe hijau keriting tidak berasa pedas. Bisa diolah sebagai bahan tumisan.

3. Cabe Rawit

TANAMAN CABE, CABE RAWIT, CABE KECIL, JUAL BENIH CABE, JUAL BIBIT CABE, LMGA AGRO, HARGA MURAH
  TANAMAN CABE RAWIT

Berukuran lebih pendek dan kecil, memiliki rasa pedas yang lebih tinggi dan tajam dibandingkan cabe besar. Terdapat 3 jenis cabe rawit yaitu cabe domba ( cabe putih ), cabe jemprit ( cabe kecil ) dan cabe celepik.

Cabe domba berukuran gemuk, pendek dan ujung tumpul. Rasanya sangat pedas. Cabe domba dijual di pasaran dengan warna dicampur yaitu, merah, oranye dan hijau muda pucat. Jika menginginkan cabe domba yang sangat pedas, panenlah cabe domba sampai berwarna merah. Cabe domba biasa diolah sebagai bahan sambal atau di masak utuh dalam sayuran.

Cabe jemprit ( cabe kecil ) berukuran lebih kecil dari cabe domba  dan ujung runcing. Jenis cabe rawit yang paling pedas. Cocok disantap dengan gorengan. Cabe rawit celepik berukuran sedang dan tidak sepedas cabe jemprit.

4. Cabe Gendot

Disebut juga dengan cabe habanero merupakan cabe yang paling pedas. Berwarna hijau menuju jingga, berukuran kecil dan gemuk. Cocok dimasak sayur tahu atau dicampur dalam masakan mie. Cabe ini dapat tahan lama disimpan.

5. Paprika

Berasa manis, sedikit pedas dan tekstur renyah. Berbentuk besar, mirip buah apel. Mengandung vitamin C dan antioksidan yang tinggi. Di pasaran paprika ada yang berwarna hijau, merah dan kuning. Biasa diolah dalam bentuk salad atau campuran tumis.

MANFAAT CABE BAGI KESEHATAN TUBUH KITA

Buah cabe satu famili dengan paprika dan tomat. Nama latin cabai adalah Capsicum annum. Dalam buah cabe terkandung banyak vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh kita.

  • Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang baik untuk menguatkan imun tubuh.

  • Vitamin B6 berperan penting dalam metabolisme tubuh.

  • Vitamin K6 berpengaruh pada pembekuan darah dan kesehatan tulang dan ginjal.

  • Potassium dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

  • Copper adalah elemen sisa antioksidan baik untuk kesehatan neuron dan tulang yang kuat.

  • Betakaroten dalam cabe, begitu masuk ketubuh diubah menjadi vitamin A.

  • Antioksidan Karotenoids dalam cabe sangat tinggi dan berfungsi besar untuk kesehatan tubuh.

  • Capsanthin dalam cabe adalah sejenis carotenoids dalam cabe.

  • Lutein pada cabe hijau baik untuk kesehatan mata. Semakin matang cabe, kandungan Lutein menurun.

  • Capsaicin memberi rasa panas dan berkhasiat untuk gangguan dalam tubuh, mengurangi rasa sakit akibat radang sendi, psoriasis dan neuropati diabetes.

  • Synaptic acid adalah antioksidan untuk antikanker.

  • Ferulic acid adalah antioksidan untuk mencegah penyakit kronis. 

Manfaat buah cabe melihat kandungan gizi, vitamin dan mineral adalah antara lain :

  • Sebagai penghilang rasa sakit alami seperti kejang otot pada bahu dan penyakit rematik.

  • Capsaicin mampu mengurangi asupan kalori sehingga menurunkan berat badan, mampu meningkatkan pembakaran lemak.

  • Membantu detoksifikasi gastrointestinal dalam mencerna makanan dan membuang zat-zat yang tidak terpakai tubuh. Juga meningkatkan pasokan nutrisi ke dalam jaringan tubuh.

  • Cabe rawit baik untuk kesehatan kardiovaskular.

  • Konsumsi cabe dapat mencegah bisul pada jantung.

  • Dapat mencegah penyakit jantung karena mengandung vitamin B6 dan asam folat juga potassium dan beta karoten.

  • Mencegah risiko kanker usus besar karena mengandung vitamin C yang baik untuk imunitas tubuh.

  • Dapat melancarkan pernapasan karena cabe dapat membantu melebarkan saluran napas di paru-paru. Vitamin A dapat mengurangi radang paru akibat merokok.

BENIH CABE RAWIT UNGGUL DAN HIBRIDA F1 BEBAS PENYAKIT

Benih cabe rawit yang ada di toko pertanian Online LMGA Agro antara lain :

  1. Benih cabe rawit bea yaitu Rawita, Dewata, Nirmala, Pelita 8, Pelita, unggul Bara, unggul Taruna.

  2.  Benih cabe rawit cap Kapal Terbang yaitu Raga 2, Sonar, Bhaskara, unggul cakra Putih.

  3. Benih cabe rawit dari Bintang Central Asia yaitu Rinta, unggul sret, unggul Sigantung.

  4. Benih cabe rawit produk Halbanero yaitu unggul Mhanu, F1 Mhanu Prayit, Shypoon.

  5. Benih F1 Maruti  dari PT Agri Makmur Pertiwi.

  6. Benih F1 Centil  dari Known-You seed Taiwan.

  7. Benih cabe rawit unggul Vinoty dari PT Agrindo Hartha Mekar.

  8. Benih cabe rawit unggul Tanjung.

  9. Benih cabe rawit unggul Mahameru.

  10. Benih cabe rawit unggul Madun dari PT Mutiara Bumi.

  11. Benih cabe rawit unggul TM Rawit dari PT. Tani Murni.

  12. Benih cabe rawit unggul Brenggala  dari Aura Seed.

  13. Benih cabe rawit unggul Natural produk cap Sebelas.

BACA JUGA : MUSIM KEMARAU TANAM CABAI HIBRIDA GADA MK LEBIH AMAN 

BENIH CABE MERAH UNGGUL DAN HIBRIDA F1 BEBAS PENYAKIT

Benih cabe merah besar yang ada di Toko Pertanian Online LMGA Agro antara lain :

  1. Benih cabe merah cap Kapal Terbang yaitu Arimbi 85, Colombus, Imperial, Profit, Elegance, Restu, Horison, Arimbi.

  2. Benih cabe merah besar cap Panah Merah yaitu Pilar, Gada MK, Gada, Panex 100, Baja.

  3. Benih cabe merah besar dari Eston Seed yaitu Napoli, Imola.

  4. Benih cabe merah besar produk Known-You Seed Taiwan yaitu Hot Beauty,  Namphrae.

  5. Benih cabe merah besar dari Oriental Seed yaitu OR Beautiful 497.

  6. Benih cabe merah besar dari Tani Murni yaitu TM Scarlet.

  7. Benih cabe merah besar dari Nunghem ( Agroseed ) yaitu Fantastic (Fanatic).

  8. Benih cabe merah besar dari Koreana Seed yaitu Santa 32.

BENIH CABE KERITING HIBRIDA TAHAN VIRUS

  1. Benih cabe keriting dari Tunas Agro Seed yaitu Jacko 99, Jinawi, Very Well.

  2. Benih cabe keriting cap Panah Merah yaitu Lentur, Laju, Krida, Laba, Kastilo, Lado, PM 999, unggul Laris.

  3. Benih cabe keriting produk Eston Seed yaitu Hai-Lux F1.

  4. Benih cabe jeriting produk Takii-Seed yaitu Red Kriss, Red Sabel.

  5. Benih cabe keriting cap Kapal Terbang yaitu Rimbun 3, Flash 750, Iggo, Princess, Papirus.

  6. Benih cabe keriting produk Global Seed yaitu Yosi.

  7. Benih cabe keriting produk Oriental Seed Indonesia yaitu F1 OR Twist 42.

  8. Benih cabe keriting produk Mutiara Bumi yaitu F1 Kiyo.

  9. Benih cabe keriting produk Tani Murni Seeds yaitu TM 999, TM 007.

  10. Benih cabe keriting produk Royal Agro Seed yaitu Kitaro,

  11. Benih cabe keriting produk Koreana Seed yaitu King Chili, New Rodeo, Tropical Wonder.

  12. Benih cabe Keriting produk Seminis yaitu F1 Moncer,

  13. Benih cabe keriting produk AMS  yaitu RD Skin.

  14. Benih cabe keriting produk Bintang Asia yaitu F1 Jenggo, BCA 99.

  15. benih cabe keriting produk INKO Seed yaitu INKO 99.

  16. Benih cabe keriting produk Matahari Seed yaitu Djitu.

  17. Benih cabe keriting cap Sebelas yaitu Kribo.

BENIH PAPRIKA HIBRIDA BEBAS PENYAKIT DAN TAHAN PENYIMPANAN

  1. Paprika F1 Yellow Star

  2. Paprika F1 produk Known-You Seed yaitu Polaris, Red Star, Hercules.

  3. Paprika F1 Beauty Bell

CARA TANAM CABE HASIL PANEN MELIMPAH

Tanaman cabe merupakan produk sayur penting di Indonesia dan mengalami harga cabe yang berfluktuasi sangat atraktif, naik turun dengan cepat. Hal ini selain karena cuaca juga karena ulah dari industri hotel, restoran dan kafe yang biasanya memesan panen cabe terlebih dulu sebelum hasil cabe dipasarkan ke masyrakat. Sehingga cabe di pasaran menjadi langka. Bila langka di pasaran, harga cabe dipastikan akan melesat mahal.

Bagi yang sangat menyukai cabe, daripada harus membeli cabe dan menghadapi kelangkaan cabe maka alangkah baiknya bila mencoba menanam sendiri tanaman cabe di pekarangan rumah kita. Bisa mencoba tanam cabe di pot atau polybag yang tidak perlu lahan yang luas.

BACA JUGA : CABAI KERITING F1 DJITU BUAH BESAR DAN LEBAT

Bibit Tanaman Cabe Tumbuh Kokoh dan Kuat

TANAMAN CABE, BIBIT CABE, BENIH CABE, JUAL BENIH CABE, HARGA MURAH, LMGA AGRO
 BIBIT TANAMAN CABE

Cara tanam cabe diawali dengan membuat bibit tanaman yang dapat tumbuh kokoh dan kuat serta bebas hama dan penyakit. Bibit tanaman yang baik harus berasal dari benih yang sehat, baik dan berkualitas tinggi pula. Benih yang baik adalah benih hibrida dan unggul dapat diperoleh di  toko-toko pertanian seperti LMGA Agro seperti yang telah kami jabarkan di atas.

Pemilihan benih hibrida bersertifikat memiliki keunggulan terutama bebas hama dan penyakit. Namun bila Anda ingin menanam cabe di pekarangan rumah menggunkan wadah pot atau polybag dan dalam jumlah sedikit, dapat benih dibuat sendiri.

Membuat benih sendiri, diawali dengan memilih buah cabe yang bagus lalu buah cabe dikupas dan diambil bijinya. Lalu biji-biji dijemur dibawah sinar matahari sampai kering.

Cara Menyemai Tanaman Cabe Agar Tumbuh Kokoh dan Bebas Penyakit

Benih yang telah dipersiapkan maka dapat disemaikan terlebih dahulu agar bibit tanaman yang dihasilkan berkualitas baik. Agar benih cepat tumbuh menjadi bibit yang sehat dan kuat sebaiknya cara menyemai tanaman cabe menggunakan media semai tanah dicampur sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Bila tidak ada sekam padi, cukup tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 3 : 1.

Bahan media harus diayak hingga halus kemudian dimasukkan pada polybag atau media untuk semai lain atau pada petakan semai. Biarkan selama 1 minggu dan media semai usahakan terlindung dari air hujan langsung dan paparan sinar matahari.

Sebelum disemaikan, rendam benih dalam air hangat selama 3 jam kemudian benih dibenamkan pada media dan ditutup tanah sedikit dan pastikan benih benar-benar tertutup. Tempat persemaian harus ditempat yang terlindung atau dipasang naungan dari plastik atau jaring. Naungan harus dapat dibuka pada pagi dan sore hari dan ditutup pada siang hari dan malamnya.

Pada hari ke-3 sampai ke-5, benih akan berkecambah dan setelah tunas memiliki tinggi 5 – 10 cm dapat dipindahkan ke lahan yang sesungguhnya dan lebih luas. Atau bila Anda menanam di pekarangan maka dapat dipindahkan ke media pot/polybag yang lebih besar. Bibit mulai diperkenalkan dengan sinar matahari langsung.

Pengolahan Tanah Menanam Cabe

Budidaya tanaman cabe menyukai tanah yang gembur, tidak liat, tidak porous, kaya akan bahan organik dan tanahnya remah. Pemberian pupuk organik dapat menjadi alternatif menyuburkan kembali tanah pada penanaman cabe. Bila sifat fisik tanah kurang baik untuk menanam cabe, maka tanah harus diolah ulang.

Pengolahan tanah awal dapat dilakukan dengan mencangkul tanah atau dengan cara dibajak. Namun pelaksanaan tidak begitu saja dicangkul dan dibajak saja. Bila musim hujan tiba, dianjurkan menanam cabe di area persawahan. Begitu juga sebaliknya bila di musim kemarau, jangan menanam cabe di tanah tegalan atau area kering. karena saat musim panas, struktur tanah menjadi sangat kering. Namun bila terdapat sumber irigasi yang tersedia air cukup, maka tidak akan menjadi masalah yang besar.

Untuk lahan persawahan biasanya akan ditanami cabe setelah musim panen padi atau saat musim kemarau. Proses pengolahan tanah diawali dengan membabat habis jerami sisa panen padi sawah di lahan tersebut kemudian dibakar. Tanah dicangkul atau dibajak menggunakan alat untuk menggemburkan tanah.

BACA JUGA : CARA MENANAM CABE JACKO 99 TUNAS AGRO

Pemupukan Dasar dan Pembuatan Bedengan Tanaman Cabe

Sebelum membuat bedengan, tanah setelah diolah harus dipupuk dasar. Pupuk yang digunakan adalah antara lain :

TANAMAN CABE, CARA MENANAM CABE, BUDIDAYA CABE, JUAL BENIH CABE, HARGA MURAH, LMGA AGRO
 DOLOMIT UNTUK CABE

Pupuk Dolomit, ditaburkan merata sesuai dengan kebutuhan dan nilai pH tanah. Sebelumnya, tanah dicek pH-nya menggunakan alat pH meter. Alat ini dapat dibeli di Toko Online Pertanian LMGA Agro. Dosis dolomit yang diberikan 2 – 4 ton/ha tergantung dari nilai pH-nya. Nilai pH yang baik untuk tanaman cabe adalah 6 – 7.

Pupuk dolomit ditaburkan 7 – 10 hari sebelum penaburan pupuk kandang dan pupuk kimia. Sebelum pemberian pupuk kandang dan pupuk kimia, pastikan bahwa Dolomit yang ditaburkan sudah tersiram air baik hujan atau pengairan/penyiraman sampai larut dalam tanah.

Setelah Dolomit ditaburkan, saatnya membuat bedengan tanaman cabe. Bedengan dibuat dengan tinggi 40 cm dan lebar 1 meter, jarak antar bedengan 60 cm. Untuk memudahkan perawatan, panjang bedengan dibuat maksimal 15 meter.

Pupuk kandang ditaburkan merata pada setiap bedengan dengan dosis 20 ton/ha. Selain pupuk kandang, bisa menggunakan pupuk kompos. Untuk mencegah penyakit layu, disarankan menggunakan ” Tricho Pukan ” atau ” Tricho Kompos “. Aduk dalam bedengan sampai tercampur rata. Pemberiannya tidak boleh bersamaan dengan pupuk kimia.

Pupuk kimia ditaburkan setelah 7 – 10 hari penaburan pupuk kandang. Menggunakan pupuk TSP, KCl dan ZA dengan perbandingan 2 : 1 :1. Dosis pupuk kimia sebagai pemupukan dasar tanaman cabe adalah sebanyak ± 1 ton jadi 500 kg TSP, 250 kg KCl dan 250 kg ZA.

Setelah pemberian pupuk kimia, tutupi dengan tanah setebal 5 cm lalu dibiarkan atau didinginkan selama 10 – 15 hari. Setelah itu mulsa dapat dipasangkan supaya tanaman tidak keracunan. Dan pastikan sebelum dipasang mulsa, tanah sudah benar-benar basah oleh air baik hujan maupun penyiraman.

Penanaman Bibit Tanaman Cabe

Bibit tanaman cabe setelah berumur 4 minggu dan memiliki 3 – 4 helai daun sejati, dapat dipindahkan ke lahan sesungguhnya. Jangan lupa sebelum penanaman bibit, bedengan dan polybag semai disiram air hingga lembab agar proses pemindahan dan penanaman bibit bisa lebih mudah.

Bila penanaman di pekarangan dimana bibit hanya dipindahkan ke polybag atau pot yang lebih besar maka pilihlah yang berdiameter 30 cm. Ember bekas yang sudah dibersihkan, dapat dijadikan wadah penanaman bibit. Bila menggunakan pot, medianya juga sama dengan media semai namun perbandingannya yang berbeda. Menggunakan media campuran tanah, pupuk organik dan sekam mentah ( 3 : 2 : 1 ) .

Penanaman bibit tanaman cabe dilakukan serentak dalam satu hari saat pagi atau sore hari, tidak saat panas terik karena bisa menyebabkan stress bibit tanaman. Masukkan bibit cabe ke dalam lubang tanam pada bedengan. Robek polybag untuk mengeluarkan bibit dari dan usahakan media tanah tetap utuh dan tidak terpecah. Setelah bibit dipindahkan, siram bibit sampai lembab agar aliran unsur hara dalam tanah lancar.

Cara Pemupukan Cabe Agar Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat

Cara pemupukan susulan Tanaman cabe dilakukan dengan cara dikocor dan ditabur. Tanaman cabe membutuhkan tambahan nutrisi yang cukup dan tepat sampai panen tiba dan tanaman tidak berproduksi lagi. Sehingga selain pemberian pupuk dasar, tanaman cabe juga perlu pemupukan susulan.

Pupuk susulan diberikan setelah tanam bibit sampai tanaman berproduksi. Pemberian pupuk susulan dimaksudkan agar tanaman cabe tidak kekurangan nutrisi saat memasuki fase vegetatif hingga tanaman berbuah. Pemberian pupuk tanaman cabe harus disesuaikan dengan kondisi.

Penanaman di musim kemarau, pemupukan susulan lebih efektif menggunakan cara dikocor. Sedangkan penanaman di musim hujan, pemupukan susulan tanaman cabe lebih efektif dengan cara ditabur.

Pemupukan cara dikocor lebih menguntungkan karena tanaman bisa segera menyerap pupuk yang dikocorkan lewat daun. Sistem kocor juga dapat hemat waktu dan tenaga karena bisa melakukan pemupukan sekaligus penyiraman.

Satu minggu setelah bibit dipindahkan, pemupukan susulan menggunakan ZA + TSP + KCl (1 : 1 : 1 ) sebanyak 10 – 15 gram/pohon. Bedengan yang diberi mulsa, pupuk diberikan dengan cara dilarutkan atau sistem kocor.

Setelah tanaman cabe berumur 30 – 35 hari, pemupukan susulan kedua menggunakan pupuk ZA + KCL sebanyak 20 gram perbatang. Selingi dengan pemberian Zat Pengatur Tumbuh ( ZPT ) dengan cara semprot. Pemberian ZPT setiap 3 minggu sekali.

Pemupukan ketiga pada hari ke-60 setelah semai menggunakan pupuk ZA dan KCl dosis 20 gram/tanaman. Selanjutnya pemupukan dilakukan setiap 20 hari sekali dengan dosis yang sama. Pemupukan susulan tetap dilakukan sampai tanaman cabe panen 5 kali setelah itu pemupukan dihentikan karena produktivitasnya menurun.

BACA JUGACARA MENANAM CABE TM 999 TANI MURNI INDONESIA

Pemupukan Susulan Tanaman Cabe Menggunakan Pupuk NPK

Bila pemupukan susulan tanaman cabe Anda menggunakan pupuk majemuk seperti NPK Phonska atau Mutiara, yaitu dengan cara dilarutkan. Dosis pupuk NPK sebanyak 1 gelas ( 300 cc ) butiran NPK dilarutkan dalam 30 liter air. Yang dikocorkan sebanyak 50 cc per tanaman. Interval pemberian 7 – 10 hari sekali dan diberikan setelah pengairan.

Pemberian unsur mikro tanaman dengan cara dikocor atau semprot. Pupuk mikro cair dapat Anda beli di Toko Online Pertanian LMGA Agro. Pemupukan pupuk mikro cairdilakukan hingga tanaman cabe masuk fase generatif ( berbunga ).

Memasuki fase generatif, tetap menggunakan pupuk NPK ditambahkan pupuk TSP dengan perbandingan 1 : 1. Karena tanaman cabe yang memasuki fase generatif, membutuhkan unsur P lebih banyak dibandingkan unsur N dan K. Bila hendak mencampur sendiri pupuk ZA + TSP + KCl perbandingannya 1 : 3 : 1.

Menggunakan pupuk NPK, larutannya dibuat sama yaitu 1 gelas ( 300 cc ) untuk 25 – 30 liter air. Kemudian pupuk dikocorkan di lubang samping tanaman berjarak 10 cm. Interval pemberian sama yaitu 7 – 10 hari sekali. Pupuk mikro juga tetap diberikan dengan cara disemprotkan pada daun bagian bawah. Dosis ini juga sama diberikan pada tanaman cabe yang memasuki fase pengisian buah.

PERAWATAN BUDIDAYA CABAI

PENYIRAMAN tanaman cabe harus menggunakan air bersih, bukan air limbah yang tercemar limbah atau polutan. Penyiraman dilakukan pada pagi hari atau siang hari mulai pukul 14.30. Karena di jam-jam tersebut sinar matahari sudah berkurang teriknya sehingga aman bila dilakukan penyiraman.

Bila areal budidaya cabai tidak begitu luas, penyiraman dapat menggunakan gayung atau alat siram/gembor. Bila areal budidaya cabai luas maka pemberian air menggunakan pipa paralon panjang yang dipasangkan secara paralel diatur sedemikian rupa.

Setelah kita menyiram tanaman, pastikan bahwa tanah telah basah dan lembab terisi air. Penyiraman tanaman cabe disesuaikan dengan umur tanaman. Penyiraman yang benar adalah tepat dibawah pangkal batang tanaman cabe ( dekat akar ). Penyiraman yang langsung pada akarnya akan segera diserap oleh tanaman sehingga unsur hara juga dapat bergerak menuju bagian tanaman yang membutuhkannya.

PEMASANGAN AJIR. Dilakukan segera mungkin setelah bibit dipindahkan, sekitar 3 – 4 hari setelah bibit cabe ditanam. Ajir dibuat dari batang bambu, dibelah 4 lalu dibersihkan dan dihaluskan agar tidak melukai tanaman cabe. Tinggi ajir biasanya 125 cm dan bagian yang dibenamkan adalah 25 cm.

Ajir dipasang tegak berjarak 10 cm dari batang tanaman. Agar semua ajir yang dipasangkan kuat, maka dihubungkan satu sama lain menggunakan bambu panjang dan diikat dengan tali. Lebar dan tebal ajir tergantung dari potongan bambunya asalkan kuat menopang tanaman cabe.

PENYIANGAN. Penyiangan dilakukan bersama pendangiran, dua kegiatan ini merupakan bagian penting dari budidaya cabe sehingga tidak boleh diremehkan sebab secara nyata dapat meningkatkan produktivitas tanaman cabe.

Lahan tanaman cabe sangat rentan dan mudah tumbuh rumput-rumput liar. Seringkali rumput-rumput tersebut bersaing dengan tanaman utama ( dalam hal ini tanaman cabe ) memperebutkan unsur hara dalam tanah. Sehingga unsur hara yang diserap tanaman utama menjadi sedikit. Akibat selanjutnya adalah tanaman menjadi kurang subur, layu dan tidak berproduksi maksimal. Sedangkan pendangiran bertujuan menggemburkan tanah dan melancarkan udara dalam tanah.

PEMANGKASAN TANAMAN CABE AGAR BERBUAH LEBAT

Pemangkasan merupakan tindakan membuang bagian tanaman dengan maksud untuk menumbuhkan dan merangsang pembungaan atau pembuahan ke arah yang dikehendaki. Pemangkasan dapat memperkuat batang dan mengurangi pertumbuhan vegetatif yang kurang penting. Terutama pada bagian bawah tubuh tanaman dan diarahkan ke bagian atas.

Pemangkasan dapat menambah ruang sirkulasi udara dan melancarkan penetrasi sinar matahari ke seluruh bagian tanaman. Dengan pemangkasan, lingkungan menjadi lebih bersih dan hiegienis sehingga tanaman bebas dari serangan hama dan penyakit. Tujuan utama pemangkasan adalah untuk mendapatkan hasil panen yang tinggi dan buahnya berkualitas.

Pada Tanaman Cabe, pemangkasan dilakukan terhadap pucuk batangnya. Sehingga tunas apikal akan terhambat pertumbuhannya dan tanaman tidak terlalu tinggi namun bercabang banyak, otomatis pembentukan bunga banyak. Bunga yang banyak dapat diartikan tanaman cabe akan berproduksi baik nantinya.

Pemangkasan Bibit Tanaman Cabe

Bibit tanaman cabe yang melalui proses pemangkasan akan berproduksi lebih tinggi karena bibit diatur hanya memiliki 2 cabang utama. Selain itu tanaman lebih tahan serangan penyakit busuk batang bawah dan bercak daun karena sengan bakteri.

Pemangkasan bibit menyebabkan kualitas buah yang dihasilkan baik, tanaman tidak mudah stress dan sakit dan batang tanaman cabe menjadi kuat. Pemangkasan bibit dilakukan pada bibit berumur kurang dari 8 hari. Pemangkasan pucuk yang jaraknya 4 mm di atas daun yang pertama muncul.

Pemangkasan menggunakan pisau yang tajam dan steril. Setiap bibit disisakan 2 daun. setelah melakukan pemangkasan daun, semprotkan fungisida yang sesuai untuk menghindari infeksi jamur dan virus. Pada minggu-minggu berikutnya tunggu sampai muncuk 4 – 5 daun atau 3 minggu setelah dilakukan pemangkasan, bibit siap dipindahkan.

Pemangkasan Pucuk Tanaman Cabe Umur 30 HST

Saat tanaman cabe berumur 30 hst, dilakukan pemangkasan pucuk tanaman cabe. Tujuannya untuk mendapatkan buah cabe yang lebat karena dengan adanya pemangkasan akan tumbuh cabang yang banyak. Pada umur 30 hst, tanaman cabe telah memiliki daun 8 – 10 helai.

Untuk pemangkasan pucuk sebaiknya menggunakan gunting khusus atau bila tidak ada bisa menggunakan gunting yang paling tajam. Dua minggu setelah pemangkasan akan tumbuh bakal cabang yang tumbuh menjadi cabang di setiap ketiak daun.

Pemangkasan Tanaman Cabe Pada Fase Generatif

Tanaman cabe memasuki umur 5 – 6 minggu merupakan awal berbuah, maka dianjurkan melakukan pemangkasan buah-buah cabai yang di dekat ujun tanaman. Karena buah yang di dekat pucuk dapat menguras energi dan hara yang menuju buah. Akibatnya tanaman cabe tidak dapat tumbuh keatas sehingga pertumbuhan daun dan cabang terganggu.

Tanaman cabe memasuki umur 8 minggu, tanaman akan produktif berbuah maka cabang-cabang tunas yang tidak ada buah dan bunganya sebaiknya dipangkas saja. Cabang-cabang tunas di bawah cabang Y juga dipangkas. Tujuannya agar memasuki fase Generatif, tanaman cabe fokus memproduksi buah daripada produksi cabang tunas.

Setiap selesai melakukan pemangkasan, jangan lupa untuk menyemprotkan pada bekas luka yaitu fungisida seperti Previcure N dan bakterisida seperti Bactocyn atau larutan silika. 

BACA JUGA : JUAL BENIH CABE BESAR ELEGANCE F1 BISI

CARA MENANAM CABE HIDROPONIK

Tanaman cabe selain ditanam pada lahan tegalan, persawahan dan pekarangan rumah, juga bisa ditanam secara hidroponik. Pertama yang harus disiapkan jika tertarik ingin menanam tanaman cabe secara hidroponik adalah menentukan media semai yang akan kita gunakan.

Media semai yang bisa digunakan antara lain tanah, cocopeat dan sekam. Siapkan  alat spray untuk menyiram dan wadah untuk semai yaitu tray atau polybag. Siapkan mangkok kecil berisi air hangat, lalu benih cabe yang sudah kita siapkan sebelumnya, kita masukkan ke dalam air hangat tadi. Biarkan benih sampai air menjadi dingin.

Ayak hingga halus media tanah, cocopeat dan sekam tadi. Tanah + cocopeat + sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Kemudian campur menjadi satu dan aduk rata lalu dimasukkan dalam polybag atau tray. Taburkan benih secara merata dan rapi, lalu tutup dengan tanah tipis.

Wadah semai tanaman cabe tadi letakkan pada tempat dengan pencahayaan sedikit agar benih cabe dapat cepat tumbuh. Atau bisa juga benih kita tutup dengan kain berwarna gelap yang tipis.

Perawatan benih cabe untuk hidroponik adalah menyiram saat tanah mulai kering untuk menjaga kelembaban tanah. Bibit cabe telah siap tanam pada 5 – 7 hari setelah semai.

CARA TANAM BIBIT CABE SECARA HIDROPONIK

Sambil menunggu bibit tanaman cabe disemaikan, kita bisa mulai membuat media tanam hidroponiknya. Disini menggunakan media air dan terdapat beberapa alat dan bahan yang perlu disiapkan.

Siapkan botol plastik bekas atau pipa sebagai tempat menanamnya. Siapkan media yaitu cocopeat dan sekam dengan perbandingan 1 : 1, ayak hingga halus. Kemudian campur menjadi satu dan dimasukkan ke wadah tanam. Lebih praltis jika menggunakan media hidroponik air yang dapat juga dibeli secara online di toko-toko pertanian atau toko online.

Pada wadah tanam diberi kain flanel atau sumbu. Namun kain flanel lebih baik karena memiliki daya serap tinggi sehingga nutrisi untuk tanaman cabe cepat terpenuhi. Setelah wadah/tempat menanam hidroponik cabe sudah siap maka bibit dapat dipindahkan secara hati-hati. Bibit yang siap ditanam setelah melewati umur 25 – 30 hst.

Sebelum pemindahan bibit, media tanah pada polybag atau tray semai disiram air lebih dahulu hingga basah agar mudah dalam pemindahan bibit cabe nanti. Kemudian setelah bibit cabe diambil, dipindahkan ke media hidroponik tadi dan letakkan pada tempat yang teduh selama 7 hari sebagai proses adaptasi ke tempat yang baru. Setelah melewati 7 hari, baru diletakkan pada tempat dengan pencahayaan cukup.

Perawatan hidroponik cabe yaitu memberikan cairan nutrisi AB Mix khusus untuk tanaman cabe hidroponik. Nutrisi diberikan setelah berumur 5 – 7 hst tanaman cabe. Pemberian dosis nutrisi harus disesuaikan dengan dosis dan masa pertumbuhan tanaman cabe.

Kontrol dan awasi terus jumlah nutrisi yang diberikan dan bila jumlahnya kurang dapat ditambahkan, karena hal ini sangat berpengaruh pada kesuburan tanaman. Untuk mempercepat waktu panen hidroponik cabe, dapat disemprotkan pupuk daun atau pupuk buah. Panen menanam tanaman cabe secara hidroponik dilakukan pada hari ke-80 sampai ke-90 setelah masa tanam. Ciri buah cabe siap panen adalah berwarna kemerahan hingga merah.

PANEN DAN PASCA PANEN TANAMAN CABE

Panen tanaman cabe adalah kegiatan memetik hasil dari tanaman yang cukup umur secara fisiologis. Buah cabe yang dipanen sesuai dengan persyaratan dari pasar. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam panen cabe adalah :

  • Panen dilakukan pada umur yang tepat agar hasilnya bermutu baik.

  • Menggunakan cara panen yang tepat dan yang tidak menurunkan hasil.

  • Pelaksanaan panen dilakukan dengan hati-hati.

  • Alat dan wadah untuk panen dalam kondisi baik, bersih, bebas kontaminasi dan bukan wadah bekas pestisida dan pupuk.

  • Tanaman cabe yang dipanen dipisahkan antara yang kondisinya baik dengan yang kurang baik/busuk. Buah cabe yang rusak/busuk dikumpulkan untuk dibuang.

  • Buah cabe yang baik dimasukkan dalam wadah berjala lalu diletakkan di tempat kering, sejuk dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Waktu panen yang baik adalah pagi hari atau sore hari saat sinar matahari tidak terik. Umur tanaman cabe tergantung dari cuaca, bila sinar matahari bersinar penuh sepanjang hari maka umur panen bisa lebih cepat, berbeda bila musim hujan dapat memperlambat masa panen. Tanaman cabe yang kekurangan unsur hara juga dapat memperlambat waktu panen.

Rata-rata panen tanaman cabe pada umur 2,5 bulan – 3 bulan sesudah semai. Panen berikutnya dapat dilakukan 4 – 5 hari tergantung dari kondisi dan kesuburan tanaman. Umur tanaman cabe berhenti produksi dapat mencapai 1 – 2 tahun bila dilakukan pemangkasan dan pemupukan kembali setiap selesai panen.

Setelah panen, pemupukan dengan menaburkan pupuk organik yang sudah matang. Buah cabe yang dipanen kriteria tingkat kemasakannya mencapai antara 80 – 90 %. Sedangkan panen cabe muda atau hijau, kriteria tingkat kemasakannya 50 – 60 %.

Pasca Panen Tanaman Cabe yang Tepat

TANAMAN CABE, CARA MENANAM CABE, BUDIDAYA CABE, JUAL BENIH CABE, BIBIT CABE, HARGA MURAH, LMGA AGRO
      CABE SIAP PANEN

Buah cabe yang telah dipanen dipisahkan antara yang baik dan yang rusak/cacat. Dimasukkan pada keranjang berbentuk jaring dan dapat langsung dipasarkan atau biasanya sudah ditunggu pembelinya. Bila harus disimpan dulu, maka disimpan pada lemari pendingin dengan suhu 4 °C dan kelembaban 95 – 98 %. Kondisi tersebut, buah cabe dapat bertahan selama 4 minggu. Penyimpanan suhu 10 °C, buah cabe dapat bertahan dan masih dalam keadaan baik selama 15 hari.

Untuk mendapatkan daya simpan lebih lama, buah cabe dapat disimpan dalam keadaan dikeringkan. Cabai yang akan dikeringkan harus dipilih berkualitas baik, berisi penuh dan segar. Tangkai cabe dibuang lalu cabe dicuci bersih. Masukkan dalam air panas beberapa menit lalu dinginkan dengan cara dimasukkan dalam air dingin.

Tiriskan cabe diatas anyaman bambu atau kawat kasa agar air keluar. Setelah ditiriskan, cabe dijemur di panas matahari hingga keriput dan kering, kurang lebih selama 1 minggu. Bila di musim hujan, pengeringan menggunakan pemanas. Dapat menggunakan lampu listrik, kompor atau tungku arang.

Tempat untuk memanaskan cabe dibuat dari kayu berbentuk lemari dan bagian dalam diberi lapisan seng. Sumber pemanas dibawah lemari yang telah berlubang dan diatas pemanas terdapat para-para beberapa lapis. Bagian atas lemar diberi ventilasi yang dapat dibuka tutup untuk mengatur suhu dalam lemari. Suhu dalam lemari  diatur ± 60 °C. Cabe dibolak balik setiap 3 jam agar dapat kering merata.

Demikian artikel kami mengenai Tanaman Cabe Subur, Cepat Berbuah dan Lebat. Jual benih bibit tanaman sayur dan buah di Toko Online Pertanian LMGA Agro, hubungi P. Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Tersedia juga berbagai jenis pupuk dan pestisida, alat-alat pertanian, sarana dan prasarana kebutuhan bercocok tanam Anda.

Bersama jasa ekspedisi  JNE, POS, TIKI, KI8 dan lain-lain, Toko Online Pertanian LMGA Agrosiap mengirim pesanan benih Tanaman Cabe dan yang lainnya dengan cepat dan dipastikan sampai pada alamat tujuan.

Iklan