CABE HAI-LUX, BENIH UNGGUL TAHAN VIRUS DARI ESTON SEED


CABE HAI-LUX, CARA MENANAM CABE HAI-LUX, BUDIDAYA CABE HAI-LUX, TANAMAN CABE HAI-LUX, CABE CABEAN HAI-LUX, LMGA AGRO

Cabe Hai-Lux, benih cabe keriting produk dari Eston Seed. Benih hibrida cabe Hai-Lux dapat Anda beli di Toko Pertanian Online LMGA Agro, hubungi bapak Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ).

Kami juga melayani konsultasi gratis budidaya tanaman semua tanaman jenis cabe cabean, cabe Hai-Lux dan membantu mengatasi permasalahan yang ditemui di lapangan.

Toko pertanian LMGA Agro tersedia berbagai varietas benih sayur dan buah, berbagai macam jenis pupuk dan pestisida, alat-alat pertanian dan sarana prasarana budidaya tanaman.

BENIH CABE HAI-LUX ESTON SEED

Cabe Hai-Lux merupakan jenis cabe keriting produksi dari Eston Seed. Benih cabe Hai-Lux memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • Cabe Hai-Lux tahan terhadap virus/penyakit seperti Gemini, Patek, hama Thrips, mite dan penyakit layu.

  • Perawatan menanam cabe Hai-Lux mudah dan cocok ditanam di datran rendah dan dataran tinggi.

  • Batang cabe Hai-Lux kokoh dengan percabangan yang rapat, ruas cabang pendek, dan buah tumbuh sangat lebat.

  • Buah cabe Hai-Lux yang masih muda berwarna hijau terang lalu akan berangsur-angsur merah menyala saat matang.

  • Diameter cabe Hai-Lux saat matang 0,7 – 1 cm, panjang 14 -16 cm.

  • Varietas cabe Hai-Lux hemat dalam penyerapan unsur N.

  • Umur panen tanaman Hai-Lux adalah 75 – 80 hari setelah tanam.

  • Tanaman cabe Hai-Lux memiliki potensi hasil hingga 23 – 25 ton/ha apabila menggunakan teknik budidaya yang baik dan benar.

  • Berat isi kemasan benih cabe Hai-Lux 10 gram.

Cabe atau cabai, berasal dari genus Capsicum, memiliki nama latin ( Capsicum anum L. ) merupakan jenis sayuran yang banyak dibudidayakan petani Indonesia. Hal ini karena komoditi cabe memiliki harga jual yang tinggi.

Cabai memiliki berbagai senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan kita. Antioksidan dalam cabai berfungsi melindungi tubuh dari serangan radikal bebas.

Jenis cabai hijau diteliti memiliki antioksidan terbesar. Hal ini karena cabe memiliki zat Capsaicin yang berperan sebagai zat anti-kanker.

Buah cabe Hai-Lux mengandung vitamin C cukup tinggi dan mampu memenuhi kebutuhan harian kita. Namun bagi beberapa orang, konsumsi cabe justru menyebabkan nyeri lambung.

Buah cabe Hai-Lux juga mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Kandungan lain yaitu  Kalsium   dan Phosfor juga cukup tinggi dan baik untuk kesehatan tulang.

Konsumsi cabe Hai-Lux  juga dapat menghilangkan nyeri akibat sakit kepala dan hawa dingin, dapat mengencerkan lendir juga menambah nafsu makan.

CABE HAI-LUX : BENIH HIBRIDA CABE MERAH KERITING

Golongan cabe cabean di Indonesia tidak peduli, harga cabe sedang mahal atau tidak, cabe jenis apapun selalu dicari orang. Bila keberadaan bumbu masakan cabe cabean di pasaran langka maka masyarakat menjadi resah.

Banyak jenis cabe  cabean yang beredar di wilayah Indonesia, yaitu antara lain :

Cabe Merah

Adalah jenis cabe yang paling sering digunakan untuk memasak. Terdapat 2 jenis cabe merah, yaitu cabe merah besar dan cabe merah keriting. 

  1. Cabe merah Besar warna merah menyala, bentuk yang besar, gemuk, panjang dan ujung yang lancip. Kulit cabe besar kaku, tebal dan kokoh sehingga sering dijadikan hiasan.

  2. Cabe merah keriting berbentuk keriting dengan warna merah terang. Bentuknya panjang dan lancip, namun berdiameter kecil. Contohnya adalah cabe Hai-Lux dari Eston Seed

Cabe Hijau

Cabe hijau adalah cabe merah yang dipanen sewaktu masih muda dan berwarna hijau. Juga adalah cabe merah, sehingga ada 2 jenis yaitu cabe besar dan cabe keriting.

Cabe Rawit

Berukuran kecil, atau rawit, namun rasa pedasnya melebihi cabe merah besar. Ada 3 jenis yang masuk kategori cabe rawit, yaitu

  1. Cabe Domba atau Cabe Putih, berukuran gemuk, bontot dan ujung yang tumpul. Biasanya cabe ini dijual dengan warna yang dicampur. Ada merah, oranye dan hijau muda pucat.

  2. Cabe jemprit/cabe kecil berukuran lebih kecil dari cabe domba. Namun memiliki rasa pedas dibanding cabe rawit yang lain. Biasa dijadikan ceplusan pendamping gorengan.

  3. Cabe rawit Celepik berukuran diantara kedua jenis cabe rawit sebelumnya. Rasa tidak sepedas dari cabe domba. Cabe ini juga cocok untuk makan dengan gorengan.

Cabe Gendot atau Habanero

Merupakan cabe yang paling pedas diantara jenis cabe rawit lain. Berwarna hijau, agak jingga, berukuran kecil dan agak bengkak atau menggembung.

Paling pas dimasak dalam bentuk utuh dengan sayur tahu. atau diiris tipis untuk tumisan. Di daerah Dieng Wonosobo, sering dijadikan buah tangan ciri khas daerah setempat karena sifatnya yang tahan lama.

Paprika

Di luar negeri, paprika termasuk anggota Capsicum atau cabe-cabean. Berbeda dengan jenis cabe yang lain, paprika memiliki rasa manis dan sedikit pedas dan tekstur yang renyah/krenyes. Bentuk cabe paprika besar, sebesar buah apel. Vitamin C dan antioksidan dalam paprika tinggi sehingga baik untuk kesehatan kita. Dipasaran, paprika tersedia dalam warna hijau, merah dan kuning. 

BUDIDAYA CABE HAI-LUX HEMAT UNSUR NITROGEN

Benih cabe Hai-Lux dari Eston Seed memiliki kemampuan hemat dalam menyerap unsur Nitrogen. Pupuk N terkandung dalam pupuk kimia Urea dan NPK dengan masing-masing kekurangan dan kelebihannya. Pupuk harus diberikan secara tepat dan berimbang agar efisien tanaman menyerap dan memanfaatkan unsur-unsur dalam pupuk.

BACA JUGA : BENIH CABE HAI-LUX DI JUAL HARGA MURAH

Bila tidak diberikan sesuai umur tanaman maka dapat mengakibatkan dampak negatif bagi tanaman seperti kekeringan atau kelayuan. Cabe Hai-Lux memiliki kemampuan hemat menyerap unsur N maka tanaman memiliki kemampuan untuk memanfaatkan ketersediaan unsur N sesuai kebutuhan tumbuhnya.

Pemupukan Tanaman Cabe Hai-Lux Agar Buah Lebat

1.Pupuk Kandang

Pemberian pupuk kandang di cabe Hai-Lux dapat menambah unsur hara, memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia tanah. Pemberian pupuk kandang sebelum tanam, nyata dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil panen.

Pupuk kandang diberikan pada tanaman cabe yang baru dipindahkan ke lahan baik yang bermulsa maupun tidak. Bila yang diberikan pupuk kimiawi justru menyebabkan kekeringan dan tanaman menjadi layu.

2. Pupuk Nitrogen

Pupuk Nitrogen yang sering dipakai adalah Urea dan pupuk NPK. Unsur hara N berperan dalam pembentukan daun. Sifat unsur N mudah tercuci dan agar efisien, unsur N harus diikat oleh bahan organik yang terdapat pada pupuk kandang.

Bahan organik dalam pupuk kandang dapat meningkatkan daya menahan air dan kation-kation tanah. umumnya, pemberian unsur N diberikan 3 kali secara bertahap sesuai umur tanaman.

3. Pupuk Dolomit

Adalah jenis pupuk yang ramah lingkungan dan berkualitas tinggi. Didalam pupuk Dolomit mengandung Kalsium dan Magnesium dalam bentuk tepung. Pupuk Dolomit diberikan dengan cara ditabur ( sistem tugal ) dan diberikan sesuai kebutuhan dari tanaman dan pH tanah.

BACA JUGA : BENIH CABAI ARIMBI 85 TAHAN VIRUS HASIL TINGGI

Menanam Cabe Hai-Lux Menguntungkan Petani

Bagi masyarakat Indonesia, cabe merupakan salah satu bahan dasar masakan Nusantara. Dan cabe keriting merupakan jenis cabe yang cukup digemari.

Cabe keriting mudah ditemui di pasar tradisional maupun modern. Keunikan cabe keriting yaitu dapat menghasilkan rasa pedas yang khas. Permintaan cabe keriting kian meningkat mengingat selera konsumen masih menggemari rasa pedas unik dari buah cabe.

Menanam cabe Hai-Lux  merupakan benih yang tahan virus Gemini, Patek, hama Thrips, mite dan penyakit layu. Hama dan penyakit tanaman cabe memang beragam dan kompleks sehingga teknik budidayanya harus dilakukan dengan baik dan benar.

Salah satu hal yang menjadi faktor penyebab gagalnya budidaya cabe adalah pemilihan bibit yang kurang berkaulitas. Kita harus memastikan bahwa bibit cabe yang kita pilih adalah bibit cabe yang berkualitas. Maka tidak salah kalau petani menjatuhkan pilihanya ke benih cabe Hai-Lux dari Eston Seed.

Pemilihan bibit cabe perlu dilakukan mengingat varietas bibit cabe beragam mulai dari yang lokal sampai yang hibrida ( F1 ). Keduanya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Pemilihan benih yang sesuai juga harus disesuaikan lokasi penanaman agar tanaman menghasilkan dengan maksimal.

CARA MENYEMAI BENIH CABE HAI-LUX

Cara menyemai benih cabe Hai-Lux sebaiknya menggunakan polybag. Karena benih cabe umumnya mahal, bila disemaikan dengan cara ditebar, dikhawatirkan benih saling berhimpit sehingga banyak benih tidak dapat tumbuh. Hal tersebut dapat merugikan petani cabe.

Tanah yang baik adalah tanah dibawah pohon bambu karena banyak mengandung humus. Media tanah dapat dicampur dengan pupuk kandang dan arang sekam. Semua bahan media harus diayak lebih dulu hingga halus.

BACA JUGA : JUAL MURAH BENIH CABAI COLUMBUS KAPAL TERBANG

Setelah diayak, campurkan media menjadi satu. Komposisi perbandingannya adalah tanah : pupuk kandang = 1 : 1, bila dengan arang sekam maka tanah : arang sekam : pupuk kandang = 2 :1 : 1. Masukkan media pada polybag ¾ tingginya dari tinggi polybag.

Polybag yang telah ditanam benih cabe Hai-Lux letakkan ditempat yang teduh, terlindung dari air hujan dan sinar matahari langsung. Penyiraman dilakukan setiap hari. Untuk benih cabe yang baru ditanam, benih ditutup kertas koran sehingga saat menyiram, air tidak langsung mengenai benih.

Kertas koran tidak lagi dipakai bila benih cabe Hai-Lux sudah berkecambah. Biasanya pada hari ke-3, benih cabe sudah berkecambah. Cara menyemai bibit dilakukan selama 21 – 24 hari dan setelah itu bibit siap ditanam di lahan tetap.

PERSIAPAN LAHAN MENANAM CABE HAI-LUX

Lahan untuk menanam cabe Hai-Lux haruslah yang bukan bekas penanaman cabe, tidak berdekatan dengan tanaman yang satu famili seperti kentang, tomat, terong dan labu, juga tidak berdekatan dengan tanaman cabe yang umurnya lebih lama.

Lahan dibersihkan dari gulma, sisa-sisa tanaman sebelumnya dan batu-batu kerikil. Kemudian tanah dibajak menggunakan cangkul atau alat traktor. Tanah lalu dicek pH nya, bila kurang dari 5 maka tanah harus dtaburi kapur Dolomit sesuai nilai pH,  biasanya sekitar 2 – 4 ton/ha atau 200 – 400 g/m² sampai didapatkan pH tanah normal. Selanjutnya tanah dibiarkan selama 1 minggu.

Bedengan cabe Hai-Lux  lebarnya 100 – 110 cm, tinggi bedengqn 50 – 60 cm dan jarak antar bedengan 50 – 60 cm. Untuk panjang disesuaikan dengan luas lahan dan kebutuhan. Setelah bedengan jadi, taburkan pupuk dasar merata diberikan setiap bedengan. Bisa menggunakan pupuk kandang  dan ditambahkan pupuk NPK.

PERAWATAN TANAMAN CABE HAI-LUX

  1. Penyiraman harus selalu dilakukan sejak bibit dipindahkan ke lahan tetap agar tanaman dapat tumbuh baik dan tidak stress. Penyiraman dilakukan sesuai kondisi cuaca dan sebaiknya dilakukan dengan hati-hati terutama untuk tanaman yang baru dipindahkan.

  2. Penyulaman dilakukan untuk mengganti bibit yang mati/layu. Penyulaman dibatasi sampai umur tanaman berumur 2 minggu sejak dipindahkan.

  3. Memasang ajir pada tanaman sesegera mungkin sebelum berumur 4 minggu sejak dipindahkan. Ajir terbuat dari bambu, ditancapkan dengan jarak 4 cm dari tanaman. Bila tinggi tanaman cabe sudah 1 meter, tanaman diikatkan pada ajir menggunakan tali salaran ( tersedia di Toko Pertanian Online LMGA Agro ).

  4. Pemangkasan cabe Hai-Lux yaitu dengan memotong tunas air saat tanaman berumur ± 3 minggu sejak dipindahkan ke lahan tetap. Tunas air yang dipangkas adalah tunas yang berada di bawah cabang utama atau tunas-tunas samping. Pemangkasan dilakukan 2 kali dengan interval 2 minggu sekali.

  5. Pemupukan susulan tanaman cabe Hai-Lux dibagi menjadi 2 fase yaitu vegatatif dan generatif. Fase vegetatif, pupuk untuk cabe diberikan pada umur 15 hari setelah tanam. Pemupukan diberikan dengan cara dikocor sebanyak 10 g/liter air. Dan diberikan pada tanaman sebanyak 250 cc per tanaman. Fase generatif yaitu saat munculnya bunga sampai tanaman mati. Pada tanaman cabe, pupuk yang diberikan yaitu pupuk NPK sebanyak 10 – 15 g/ liter air dan diberikan sebanyak 250 cc per tanaman. Fase generatif dimulai pada umur 50 – 65 hari setelah tanam. Pada umur 115 hari, pemberian pupuk secara tugal/bentuk butiran sebanyak 1 sendok makan. Interval pemberian setiap 10 – 15 hari sekali sampai tanaman cabe tidak produktif lagi.

BACA JUGA : CARA PETANI SUKSES BUDIDAYA CABE

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT CABE HAI-LUX

Pengendalian yang paling efisien adalah mencegah serangan daripada harus mengobati. Tindakan pencegahan diawali dengan selalu melakukan pengontrolan perkembangan tanaman setiap hari. Selalu menjaga kebersihan kebun seperti rutin melakukan penyiangan.

1. Hama Ulat

Ulat yang sering menyerang tanaman cabe antara lain ulat grayak, yang memakan daun hingga berlubang hingga menyisakan tulan-tulang daunnya. Kondisi ini menyebabkan tanaman layu karena terganggunya proses fotosintesis.

Jenis hama ulat lain yaitu Helicoverpa sp. yang menyerang buah cabe yang masih muda atau yang sudah merah, hingga berlubang. Hama ulat menyerang saat malam hari atau saat matahari teduh. Pada siang yang terik, ulat bersembunyi di pangkal tanaman atau di balik mulsa sehingga ulat-ulat tersebut lolos penyemprotan.

Pengendalian teknis dengan mengambil ulat-ulat saat malam hari secara serempak dan menyeluruh. Dapat juga dengan memasang perangkap imago hama ulat.

Pencegahan dengan selalu menjaga kebersihan kebun. Siangi gulma pada pinggir bedengan, paritnya atau pada lubang mulsa

2. Hama Tungau

Ada 2 jenis tungau yang biasa menyerang cabe, yaitu tungau kuning dan tungau merah. Serangan tungau menyebabkan daun menjadi keriting, menggulung bagian bawah seperti sendok terbalik. Daun menjadi tebal dan kaku hingga pembentukan pucuk terhambat. Dan akhirnya tanaman menjadi mati.

Pengendalian teknis dengan cara  mencabut tanaman yang sudah terserang berat, namun bila pucuk-pucuknya cukup dihilangkan pucuk yang layu. Tanaman yang mati dibakar agar tidak menularkan ke tanaman lain.

Pencegahan dengan menanam yang tidak berdekatan dengan areal tanaman singkong. Selalu menjaga kebersihan kebun dapat mengurangi serangan hama tungau.

Pengendalian kimiawi dengan memberantas menggunakan akarisida ( bukan insektisida ). Karena tungau secara fisik berkaki 8 yang berbeda dengan serangga ( insect ) yang berkaki 4.

3. Hama Kutu Daun

Kutu daun yang menyerang tanaman cabe dari jenis Myzus persicae. Kutu daun menginfeksi dengan cara menghisap cairan daun hingga daun menjadi kering dan permukaannya keriting.

Kutu daun ini juga dapat menjadi vektor dengan mengeluarkan cairan berwarna kehijauan yang dapat menarik semut dan mengundang cendawan sehingga tampak jelaga hitam di permukaan daun. 

Pengendalian teknis dengan memetik daun-daun yang terserang dan dibakar. Pencegahan dengan cara tidak menanam berdekatan dengan areal penanaman semangka, melon dan kacang panjang. Selalu menjaga kebersihan kebun dan menggunakan mulsa plastik hitam perak untuk menekan perkembangan kutu daun.

Pengendalian kimiawi menggunakan insektisida berbahan aktif fipronil atau diafenthiuron. Penyemprotan efektif dilakukan pada sore hari.

4. Hama Lalat Buah

Lalat buah yang menyerang tanaman cabe menyebabkan buah menjadi rontok. Buah cabe sampai tidak sempat dipanen karena keburu rontok. Pada buah yang terserang, apabila dibuka akan tampak larva lalat di dalamnya. Dan bila tidak segera dibersihkan maka larva pada buah cabe akan jatuh ke tanah dan menjadi pupa dalam tanah sehingga siklus hidupnya terus berlangsung.

Pengendalian teknis dengan cara mengumpulkan buah cabe yang rontok lalu dimusnahkan dengan cara dibakar. Pencegahannya dengan tidak menanam berdekatan dengan areal penanaman tanaman dimana lalat buah juga menyerang, seperti buah belimbing, pisang, jeruk dan lain-lain.

Pengendalian kimiawi dengan memasang perangkap lalat menggunakan atraktan yang mengandung methyl eugenol. 

Caranya dengan meneteskan obat tersebut pada kapas dan dimasukkan pada botol plastik bekas air mineral. Perangkap dipasang setelah tanaman berumur 1 bulan. Bila sudah tidak mampu, semprotkan insektisida pada pagi hari saat daun berembun dan lalat belum berkeliaran.

5. Hama Thrips

Gejala serangan tampak garis-garis keperakan pada daun, bercak kuning hingga kecoklatan dan pertumbuhan tanaman yang kerdil. Serangan hama ini parah di musim kemarau. Hama Thrips juga merupakan vektor dan cepat menyebar.

Pengendalian teknis dengan memanfaatkan predator alami hama ini yaitu kumbang dan kepik. Pencegahan dengan pemakaian mulsa plastik hitam perak dan selalu menjaga kebersihan kebun dapat efektif menekan perkembangan thrips. Selain itu juga melakukan rotasi tanaman dapat mengendalikan hama thrips.

Pengendalian kimiawi dengan melakukan penyemprotan bila serangan sudah meluas. Insektisida yang digunakan berbahan aktif fipronil dan menyemprot di sore hari.

6. Penyakit Bercak Daun

Bercak daun pada tanaman cabe disebabkan oleh jamur Cercospora capsici. Gejala serangan pada daun terdapat bercak bundar yang berwarna abu-abu dengan pinggiran yang berwarna coklat. Serangan parah menyebabkan daun berwarna kuning dan kemudian daun berguguran. Bercak daun menyerang saat musim hujan karena kelembaban yang tinggi.

Jamur yang menyebarkan penyakit ini berbentuk spora dengan bantuan angin, air hujan, hama vektor dan alat pertanian. Spora jamur dapat juga masuk dalam biji cabe yang kemudian digunakan untuk bibit.

Pencegahannya dengan menggunakan benih yang sehat dan bebas patogen. Menggunakan jarak tanam yang tidak terlalu rapat sehingga lingkungan tidak terlalu lembab.

Pengendalian teknis dengan cara memusnahkan tanaman yang terinfeksi dengan cara dibakar. Penyemprotan fungisida dilakukan bila serangan semakin hebat.

7. Penyakit Patek atau Antraknosa

Disebabkan oleh cendawan dan bila menyerang pada fase pembibitan, dapat menyebabkan kecambah layu. Sedangkan menyerang saat dewasa menyebabkan mati pucuk, daun dan batang menjadi busuk kering. Buah menjadi busuk seperti terbakar.

Pencegahan dengan memilih benih yang sehat dan bebas patogen karena cendawan ini dapat juga terangkut pada biji. Pengendalian memusnahkan tanaman yang terinfeksi dan bila sudah parah, semprotkan fungisida.  

8. Penyakit Busuk

Penyakit busuk pada tanaman cabe ada 2 jenis yaitu busuk cabang dan busuk kuncup. Busuk cabang disebabkan oleh Phytopthora dan menyerang saat musim hujan juga dapat menyebar dengan cepat.

Busuk kuncup disebabkan oleh cendawan dan penyakit ini jarang terjadi di wilayah Indonesia. Gejalanya kuncup yang terserang akan berwarna hitam dan lama kelamaan mati.

Pengendalian cendawan ini dengan mengurangi dosis pemupukan N seperti Urea dan ZA. Juga mengatur jarak tanam agar tidak telalu rapat agar sirkulasi udara lancar. Tanaman yang terinfeksi dicabut dan dibakar.   Penyemprotan menggunakan fungisida dan bila saat musim hujan, gunakan fungisida yang berperekat.

9. Penyakit Layu

Penyakit ini cukup sulit untuk dikendalikan, penyebabnya adalah berbagai jenis cendawan dan bakteri. Layu karena cendawan disebut layu fusarium dan hidup di lingkungan yang ber-pH rendah.

Layu bakteri disebabkan oleh bakteri Pseudomonas yang hidup di jaringan batang. Menekan perkembangannya dengan rajin mengamati tanaman lebih spesifik agar dapat ditangani dengan cepat.

10. Penyakit Bule atau Virus Kuning

Tanaman cabe yang terserang virus Kuning, daun dan batangnya akan menguning. Penyakit ini biasa oleh petani disebut penyakit Bule atau Bulai. Ditularkan oleh kutu kebul yang dibawa dalam biji/benih cabe.

Penyakit yang disebabkan oleh virus sulit dikendalikan walaupun sudah disemprot pestisida. Pengendalian dilakukan sejak awal dengan memilih benih yang tahan virus Gemini. Atau dengan membasmi kutu vektornya.

Agar daya tahan tanaman meningkat terhadap virus, dapat dilakukan dengan cara mengintensifkan pemberian pupuk. Yaitu memberikan pupuk organik cair yang mengandung zat hara makro dan mikro lengkap.

11. Penyakit Keriting Daun atau Mosaic

Penyebabnya adalah virus CMV ( Cucumber Mosaic Virus ). Pertumbuhan tanaman menjadi kerdil, warna daun belang-belang berwarna hijau tua atau muda, daun berukuran lebih kecil dan tulang daun berubah menjadi kuning.

Virus dapat menyebar melalui aktivitas serangga, sehingga penyemprotan ditujukan untuk membasmi serangganya, bukan penyakitnya. Agar penyakit tidak menular ke tanaman lain, segera cabut tanaman yang terinfeksi lalu dibakar.

Pemilihan benih cabe Hai-Lux yang tahan dari virus dapat menekan resiko terkena virus. Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemupukan yang tepat.

PANEN CABE HAI-LUX POTENSI HASIL TINGGI

CABE HAI-LUX, BUAH CABE HAI-LUX, TANAMAN CABE HAI-LUX, CARA MENANAM CABE HAI-LUX, LMGA AGRO
BUAH CABE HAI-LUX

Panen tanaman cabe Hai-Lux mulai dilakukan pada umur 75 – 80 hari dan dilakukan berulang-ulang sampai tanaman tidak berproduksi lagi. Umur maksimal berproduksi yaitu 24 bulan. Potensi hasil cabe Hai-Lux mencapai 23 – 25 ton/ha.

Demikian artikel tentang cabe Hai-Lux juga informasi tentang cara menanam cabe Hai-Lux yang baik dan benar. Benih dapat dibeli di Toko pertanian Online LMGA Agro, hubungi bapak Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ).

BACA JUGA : CARA MENANAM CABE HAI-LUX TAHAN VIRUS

LMGA Agro memberikan layanan gratis konsultasi tentang budidaya cabe keriting terutama benih cabe Hai-Lux. Kami siap mengirim pesanan benih cabe Hai-Lux dengan cepat dan tepat di seluruh wilayah Indonesia. Semoga artikel Kami bermanfaat dan selamat mencoba.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan