CABE TM 999, BENIH DENGAN HASIL TINGGI SERTA TAHAN ANTRAKNOSA


CABE TM 999, CARA MENANAM CABE TM 999, TANAMAN CABE TM 999, CABE TM 999 LAMGA AGRO, JUAL BENIH CABE TM 999Cabe TM 999 benih dengan hasil tinggi dan Tahan Antraknosa. Benih dibeli di Toko pertanian LMGA Agro, bapak Budi 08125222117 (SMS/WA) ,  082141747141 (telepon). Cabe TM 999 adalah cabe keriting hibrida varietas TM93X produksi dari Tani Murni.

Toko pertanian LMGA Agro melayani konsultasi gratis pertanian, cara menanam cabe terutama menggunakan benih Cabe TM 999. Juga bagaimana bercocok tanam tanaman sayur dan buah serta membantu mengatasi permasalahan yang ditemui di lapangan. LMGA Agro menyediakan berbagai pupuk, pestisida, alat pertanian, sarana prasarana budidaya tanaman.

LMGA Agro siap mengirim pesanan Anda dengan cepat dan tepat waktu ke alamat Anda di seluruh wilayah Indonesia menggunakan jasa ekspedisi seperti JNE, TIKI, POS, KI8 dan lain-lain.

CABE TM 999, BENIH TANI MURNI INDONESIA

Cabe TM 999 adalah jenis cabe keriting varietas hibrida TM93X. Cabe TM 999 cocok ditanam di dataran rendah hingga dataran tinggi. Panjang buah cabe TM 999 sekitar 15 – 17 cm dan berdiameter 0,6 – 0,8 cm. Berat buah saat matang antara 6 – 7 gram per buah.

Cabe TM 999 dipanen pada umur 80 – 100 hari setelah tanam. Buah padat dan keras sehingga dapat tahan saat pengangkutan jarak jauh. Benih Cabe TM 999 unggul dan toleran terhadap penyakit antraknosa dan layu.

Cabe atau disebut juga cabaiCapsicum sp. ) adalah komoditas hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi dan penting bagi petani Indonesia. Cabe selain dijadikan sayuran dan selalu dicari di pasar tradisional, juga dimanfaatkan sebagai bumbu masakan hampir semua kuliner Indonesia.

BACA JUGA : JUAL BENIH CABE HIBRIDA TM THUNDER 99

Untuk masyarakat Indonesia, cabe dijadikan sebagai salah satu bahan dasar masakan Nusantara. Dan Cabai Keriting adalah salah satu jenis cabe yang cukup digemari. Cabe keriting unik karena menghasilkan rasa pedas dan sensasinya bila menyentuh lidah adalah keunggulan tersendiri dari cabe. Hal inilah yang menyebabkan permintaan akan cabe terus tinggi dan makin meningkat karena konsumen dan penggemar cabe yang terus meningkat.

Cabe keriting merupakan tanaman cabe berbentuk perdu, buahnya berbentuk keriting, kurus dan panjang dengan ujung yang runcing. Tinggi tanaman cabe keriting ± 1 meter dan memiliki daun yang berwarna hijau tua. Menghasilkan buah yang berwarna hijau saat muda, beralih agak kecoklatan dan menjadi berwarna merah saat tua, saat itulah cabe menjadi matang.

BUDIDAYA CABE TM 999 YANG BAIK DAN BENAR

Budidaya cabe TM 999 dari Tani Murni akan menghasilkan produksi buah yang maksimal bila dapat memenuhi semua syarat tumbuh yang diinginkan tanaman Cabe. Syarat tumbuh cara menanam cabe TM 999 seperti pada umumnya menanam cabe, yaitu :

  1. Tanah yang ideal menanam cabe adalah yang berstruktur remah/gembur dan yang kaya akan bahan organik. Tanah memiliki pH antara 5,5 – 7,0, tanah tidak becek atau tidak tergenang air. Lahan penanaman yang terbuka dan tidak ada naungan.

  2. Iklim curah hujan yang dikehendaki adalah antara 1500 – 2500 mm/tahun dan merata. Suhu yang cocok adalah 16 – 32 °C. Terutama saat pembungaan dan saat pemasakan.

Hingga kini produktivitas cabe dan permintaan akan cabe sama tingginya namun seringkali karena pengaruh cuaca, ketersediaan cabe di pasaran tidak dapat memenuhi permintaan pasar. Terutama di saat -saat hari besar, permintaan akan cabe pasti meningkat. Dan ketersediaan cabe kurang karena masyarakat umumnya juga harus bersaing dengan industri makanan juga restoran besar yang sudah memesan cabe sebelum dipanen.

Pemilihan benih yang berkualitas tahan penyakit dan virus serta keunggulan yang lain terdapat pada benih cabe TM 999 diharapkan mendapatkan hasil yang maksimal. Selain itu ditambah dengan budidaya yang baik dan benar dapat menunjang produktivitas cabe yang tinggi. Budidaya cabe yang baik dan benar meliputi :

  1. Pembibitan

  2. Pengolahan tanah

  3. Perawatan tanaman

  4. Pemupukan yang berimbang

  5. Pengendalian hama penyakit

  6. Panen dan pasca panen

1. Pembibitan Cabe TM 999

Proses pembibitan adalah menanam benih untuk dijadikan bibit tanaman yang dapat tumbuh kokoh dan kuat juga seragam hingga waktunya panen nanti. Pembibitan juga disebut dengan penyemaian benih. Melalui proses penyemaian, benih akan diperlakukan sedemikan rupa dengan media yang sudah dikondisikan dengan baik sesuai kebutuhan tumbuhnya.

Melalui pembibitan/penyemaian, bibit akan tumbuh baik dan begitu dipindah tanam ke lahan tetap tidak akan mengalami stress karena sudah mengalami adaptasi di tempat pembibitan. Di persemaian, bibit dibiarkan dan dirawat dalam jangka waktu tertentu pada media yang terpenuhi unsur haranya, juga terlindung dari serangan hama/serangga.

Pembibitan cabe TM 999 dianjurkan pada polybag dan bukan di bedengan, karena benih cabe hibrida terutama, harganya cukup mahal. Sedangkan pembibitan pada bedengan, benih ditanam dengan cara disebar dan benih akan saling berhimpitan sehingga banyak benih yang tidak dapat tumbuh.

Media tanamnya yang baik adalah campuran tanah dan kompos/pupuk kandang. Semua bahan  media tersebut wajib untuk diayak lebih dahulu hingga halus. Selanjutnya dicampur menjadi satu, sehingga diperoleh media yang gembur sehingga benih mudah berkecambah dan akar berkembang dengan mudah.

Bila tersedia arang sekam di tempat Anda maka dapat dicampurkan dengan tanah dan kompos, perbandingannya adalah 2 : 1 : 1. Perbandingan tanah dan kompos 1 : 1. Kemudian media yang sudah dicampur, dimasukkan dalam polybag dan diletakkan di tempat terlindungi dari hujan dan sinar matahari langsung.

BACA JUGA : CARA MENANAM CABE BARA PRODUKTIF BERBUAH

2. Pengolahan Tanah Menanam Cabe TM 999

Bersamaan dengan pembibitan, kita mempersiapkan lahan yang akan dijadikan untuk menanam bibit cabe TM 999. Lahan diolah dengan tujuan mendapatkan tanah yang gembur, membalik tanah yang bagian bawah untuk dibawa keatas. Pengolahan tanah menggunakan cangkul/dibajak hingga sedalam 20 – 40 cm.

Bersihkan lahan dari gulma, sisa-sisa tanam dan bebatuan bila ada di lahan. Selanjutnya dibuat bedengan dengan tinggi ± 50 cm, lebar 1 – 1,5 m dan jarak antar bedengan ± 50 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan luas lahan dan kebutuhan kita. Saluran air harus dibuat dengan tepat karena tanaman cabe tidak tahan tergenang air.

Selanjutnya taburkan pupuk organik ( kompos/pupuk kandang ) sebagai pupuk dasar secara merata di tiap bedengan. Biasanya pupuk organik yang disebarkan sebanyak 20 – 30 ton/ha. Setelah bedengan diberi pupuk, mulsa plastik hitam perak mulai dipasangkan pada bedengan. Lalu tanah dibiarkan selama 1 minggu agar pupuk menyatu dengan tanah.

3. Pupuk Cabe Bibit Cabe TM 999

Satu hari sebelum penanaman bibit di persemaian, buat lubang tanam dengan jarak tanam 60 x 60 cm ( pada musim kemarau ) dan 70 x 70 cm ( pada musim hujan ). Jarak tanam usahakan jangan terlalu dekat agar penetrasi sinar matahari lancar merata ke seluruh bagian tanaman dan lingkungan tidak terlalu lembab. Kelembaban yang tinggi dapat mengundang datangnya jamur pada tanaman.

Bedengan yang tidak ada mulsa, lubang tanam dibuat menggunakan tugal kayu. Sedangkan bedengan yang ditutup mulsa, lubang tanam dibuat menggunakan alat pelubang. Juga lubang pupuk yang dibuat berjarak 15 cm dari lubang tanaman. Alat pelubang mulsa plastik dapat dibeli di Toko pertanian Online LGMA Agro dengan diameter yang berbeda.

Setelah lahan siap, bibit dapat dipindahkan ke lahan tetap. Bibit cabe TM 999 yang sudah berumur 20 hari dan tumbuh 4 – 5 helai daun sejati, dapat dipindahkan ke lahan tetap yang sudah siap. Bibit Cabe TM 999 yang dipilih memiliki tinggi dan besar yang seragam.

Sebelum dipindah, bibit disiram air agar mudah dilepas dari polybag. Demikian juga tanah di lahan tetap, agar mudah bibit ditanam, maka harus disiram hingga cukup lembab. Penanaman sebaiknya dilakukan sore hari dan dilakukan serempak bersama dan selesai dalam satu hari.

4. Pemeliharaan Tanaman Cabe TM 999

Penyulaman dilakukan untuk mengganti bibit yang mati/sakit dan tampak kurang segar. Dilakukan sampai 2 minggu setelah pindah tanam agar tanaman tetap dapat tumbuh seragam dan serempak panennya nanti. Persiapan bibit harus 10% lebih banyak dari kebutuhan tanamannya.

Penyiraman dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan tanaman. Bila dimusim kemarau pastinya kebutuhan air lebih banyak sehingga penyiraman dilakukan lebih kontinue bisa 2 kali sehari pagi dan sore. Bila dimusim hujan, penyiraman dapat dilakukan 3 – 4 hari sekali. Setelah hujan deras, usahakan agar saluran air dalam kondisi baik dan air dapat mengalir lancar.

Pemasangan ajir dilakukan pada minggu ke-4 setelah pindah tanam. Untuk menghindari akar terkena ajir yang ditancapkan. Ajir bertujuan untuk menopang tegaknya tanaman cabe agar tidak roboh. Saat tinggi tanaman mencapai 1 meter, tanaman diikatkan pada ajir menggunakan tali salaran yang tersedia juga di Toko pertanian Online LMGA Agro.

BACA JUGA : JUAL BENIH CABE HIBRIDA F1 FLASH 750

Penyiangan rutin dilakukan agar kebun selalu bersih dari gulma. Beberapa jenis gulma merupakan vektor pembawa penyakit bagi tanaman. Sebelum melakukan pemupukan, kebun harus dibersihkan dari rumput-rumput liar.

Pemangkasan tunas air dilakukan 3 minggu  setelah pindah tanam. Tunas air yang dibuang adalah semua tunas yang tumbuh dibawah cabang utama. Selama musim tanam, pemangkasan dilakukan 2 kali dengan jarak 2 – 3 minggu sekali. Tujuan pemangkasan untuk mendapatkan tanaman yang tegak, kekar dan dapat tumbuh cabang utama dengan optimal. juga untuk merangsang tumbuhnya bunga dan dapat berbuah dengan cepat.

5. Cara Pemupukan Cabe TM 999

Cara pemupukan tanaman cabe dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan cara dikocor dan ditabur. Aplikasi 2 cara tersebut disesuaikan dengan cuaca. Cara dikocor, idealnya dilakukan saat musim kemarau dan musim hujan, pupuk diberikan dengan cara ditabur.

Cara pemupukan cabe dengan sistem pengocoran lebih efektif karena pupuk dapat segera diserap tanaman, selain itu juga dapat hemat tenaga dan waktu karena memupuk sekaligus menyiram tanaman. Pupuk kimiawi dapat diberikan dengan 2 cara tersebut.

Tanaman cabe umur 21 – 30 hari adalah waktu yang tepat untuk pemberian pupuk kandang dari kotoran sapi/ayam. Umur tanaman cabe diatas 3 – 4 bulan dapat diberikan pupuk cair seperti Phonska cair. Pemberian pupuk cair adalah untuk merangsang pembentukan bunga dan pertumbuhan buah yang lebat.

Pupuk susulan dilakukan tiap 2 minggu sekali hingga panen berakhir. pupuk yang digunakan adalah pupuk cair sebanyak 100 ml/liter air dan disiramkan langsung pada tanaman. Kebutuhan per tanaman sebanyak 250 ml ( gelas aqua ). Jika menggunakan kompos sebanyak 500 – 700 g/tanaman atau bisa menggunakan NPK dan Urea.

6. Pengendalian Hama dan Penyakit Cabe dalam Budidaya Cabe TM 999

Pengendalian hama dan penyakit di dalam budidaya tanaman lebih baik bila dilakukan secara manual atau mencegah sebelum serangan lebih parah. Umumnya hama seperti ulat dapat diambil dengan tangan bila tampak lalu dimusnahkan.

Daun-daun atau tanaman yang tampak terkena hama atau penyakit, dapat diambil atau tanaman dicabut lalu dimusnahkan dengan cara dibakar ditempat agak jauh dari lahan penanaman.  Penyemprotan dilakukan bila serangan hama dan penyakit sudah parah.

Penyemprotan menggunakan insektisida sesuai jenis hama yang menyerang agar dapat efektif dan diberikan sesuai dosis anjuran yang terdapat pada kemasan produk. Untuk mengetahui jenis pestisida yang sesuai maka perlu dilakukan pengamatan rutin terhadap kondisi tanaman dan jenis hama yang menyerangnya.

Penyakit pada tanaman cabe dapat diminimalisir serangannya dengan menggunakan benih hibrida yang tahan penyakit seperti Antraknosa, penyakit layu, bercak buah dan lain-lain. Waktu penyemprotan juga perlu diperhatikan agar dapat optimal karena hama seperti ulat yang aktif berkeliaran pada malam hari. Sehingga penyemprotan sebaiknya dilakukan pada malam hari.

BACA JUGA : CARA MENANAM CABAI COLOMBUS BEBAS LAYU

PANEN TANAMAN CABE TM 999 YANG BENAR

CABE TM 999, CARA MENANAM CABE TM 999, JUAL BENIH CABE TM 999, LMGA AGRO
CABE TM 999

Cabe TM 999 dipanen pada umur 80 – 100 hari setelah tanam dengan berat buah saat panen adalah 6 – 7 per buah. Pemanenan dilakukan dengan interval 3 – 5 hari sekali secara terus menerus sampai tanaman tidak menghasilkan lagi. Bila penanaman di dataran rendah, tanaman lebih cepat dipanen dibandingkan penanaman di datran tinggi.

Saat panen cabe, gunakan pisau atau gunting yang tajam dan bersih. Potonglah buah cabe beserta tangkai buahnya dan hati-hati untuk menjaga bunga, buah dan batangnya tidak rontok/rusak. Untuk pemasaran jarak jauh, cabe yang akan dipetik tingkat kematangannya 70%. Dengan tujuan begitu sampai di tujuan, buah cabe sudah matang.

Sedangkan untuk pasar lokal, panen cabe dilakukan saat tingkat kematangan 80% dan memiliki bobot maksimal. Panen buah cabe saat muda menyebabkan buah akan cepat layu, bobot buah akan berkurang dan tidak tahan lama dalam penyimpanan. Kecuali bila permintaan akan cabe hijau maka dapat dipanen saat berwarna hijau.

Buah cabe yang sudah dipetik, dikumpulkan dalam wadah dan diletakkan ditempat teduh. Jika terkena sinar matahari langsung akan cepat layu sehingga kualitas akan menurun.

Demikian artikel tentang cabe TM 999 dan cara menanam cabe TM 999. Bila Anda tertarik budidaya cabe TM 999, benih tersedia di Toko pertanian Online LMGA Agro, hubungi P. Budi 082141747141 ( telepon ) 08125222117 ( SMS/WA ). Juga tersedia layanan konsultasi gratis mengenai cara menanam cabe TM 999.

BACA JUGA : BUDIDAYA CABAI RED KRIS BISA PETIK 35 KALI

Toko pertanian LMGA Agro menyediakan benih hibrida beragam varietas sesuai kebutuhan Anda dan bermacam kebutuhan cara bercocok tanam yang tepat.

Toko pertanian LMGA AGRO siap mengirim pesanan benih cabe TM 999 Anda atau yang lainnya, dengan cepat dan tepat waktu ke alamat Anda di seluruh wilayah Indonesia. Semoga artikel Kami bermanfaat dan selamat mencoba.

 

 

 

 

 

Iklan