PARE RADEN F1 BENIH ANDALAN CAP PANAH MERAH INDONESIA


PARE RADEN, BENIH PARE RADEN, PAREA RADEN, PARIA RADEN, EAST WEST SEED, CAP PANAH MERAH, LMGA AGRO

Pare Raden F1 cap Panah Merah Indonesia. Jual benih pare Raden PT EWINDO di Toko Pertanian LMGA Agrobapak Budi 082141747141 (telepon) dan 08125222117 (SMS/WA). Toko pertanian LMGA AGRO menerima layanan konsultasi gratis mengenai budidaya benih Pare Raden yang baik dan benar .

Toko pertanian Online LMGA Agro menjual benih sayur dan buah hibrida produksi dari pabrik-pabrik benih terkemuka di wilayah Indonesia. Juga tersedia segala yang Anda butuhkan dalam bercocok tanam budidaya pertanian, sarana dan prasarana alat-alat pertanian.

Benih Pare Raden F1 cap Panah Merah adalah benih pare hijau produksi PT East West Seed Indonesia ( PT EWINDO ). Kemasan isi bersih benih Pare Raden adalah 50 butir. LMGA Agro sebagai agen benih siap mengirim pesanan benih dan lain-lain kebutuhan menanam dengan cepat ke seluruh wilayah Indonesia.

BENIH PARE RADEN F1 CAP PANAH MERAH – PT EWINDO

Benih Pare Raden Hijau cap Panah Merah direkomendasikan ditanam di dataran rendah hingga tinggi. Tanaman memiliki vigor yang bagus dan menghasilkan buah berwarna hijau dan segar.

Buah berukuran 30 – 35 cm x 6 cm, bobot buah antara 300 – 400 g/buah dan buah berasa pahit. Menanam benih Pare Raden dipanen mulai 42 – 45 hari setelah tanam dan potensi hasil yang diperoleh 2 – 3 kg/tanaman atau dalam 1 hektar sebanyak 25 – 30 ton.

Pare atau peria memiliki nama latin Momordica charantia, adalah jenis tumbuhan merambat yang berasal dari wilayah Asia tropis, terutama di daerah India Bagian barat yaitu Assam dan Burma. Tanaman Pare masuk kategori suku labu-labuan atau  Cucurbitaceae. Pare biasa ditanam untuk dimanfaatkan sebagai sayur maupun bahan pengobatan.

Sayur Pare tidak banyak disukai orang terutama oleh anak-anak, karena rasanya yang pahit. Yang menyukai sayur Pare adalah karena sudah memahami begitu banyak khasiatnya bagi tubuh kita. Olahan Pare yang favorit yaitu ditumis pedas, ada yang menyukai direbus sebagai campuran siomay atau dibuat jus untuk pengobatan.

MANFAAT PARE

Budidaya menanam benih Pare Raden menghasilkan buah pare yang berasa khas dan tidak banyak disukai namun memiliki kandungan vitamin lengkap seperti vitamin A, B. B2, C, zat Natrium, Kalsium, zat Besi dan masih banyak lagi. Dan dipastikan Buah Pare memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita, antara lain :

  1. Buah Pare dapat menurunkan kadar gula dalam darah karena metabolisme glukosa yang meningkat. Menurut penelitian Ahli Kesehatan, didapatkan bahwa Pare mampu melawan diabetes karena mengandung steroid Saponin ( charatins semacam insulin mirip peptida dan alkaloid yang terdapat pada buah Pare. Namun demikian meminum jus pare perlu konsultasi lebih dahulu dengan dokter. Hentikan bila terjadi masalah seperti sakit perut diare atau demam.

  2. Pare dapat membantu membersihkan tubuh dari batu ginjal. Mengkonsumsi Pare dapat mengurangi tingginya kandungan asam dalam tubuh, dimana menjadi penyebab timbulnya batu ginjal.

  3. Dapat menurunkan kadar kolesterol  sehingga tidak terjadi penyempitan di pembuluh darah kita. Secara otomatis juga dapat mencegah resiko serangan jantung dan stroke.

  4. Pare juga bersifat anti kanker. Kandungan zat dalam buah Pare dapat mengganggu produksi glukosa dimana merupakan senyawa penghambat pertumbuhan sel kanker pankreas. Jus pare dapat membuat sel-sel kanker kelaparan sehingga tidak dapat berkembang dengan aktif.

  5. Untuk kecantikan, makan Pare terasa manfaatnya bagi kesehatan kulit, membantu mengatasi jerawat dan eksim. Kandungan kalorinya yang sekit, memakan Pare dapat mencegah kenaikan berat badan.

  6. Pare dianggap sebagai ‘ tonik hati ‘ karena dapat meningkatkan fungsi dari kandung empedu dan menurunkan retensi cairan pada liver. Hepatitis dan sembelit dapat berkurang karena rutin mengkonsumsi jus pare. Jus Pare dapat mencegah kerusakan hati dan meredakan iritasi pada usus besar.

  7. Konsumsi Pare menyebabkan semakin baiknya fungsi pencernaan, terjadi metabolisme gula dalam tubuh sehingga akan sedikit lemak yang tersimpan dalam tubuh. Pare juga banyak mengandung vitamin K yang baik untuk kesehatan tulang, berperan penting dalam pembekuan darah dan merupakan anti radang. 

BUDIDAYA PARE RADEN F1 CAP PANAH MERAH

Agar mendapatkan hasil maksimal dalam menanam benih Pare Raden juga harus memperhatikan syarat tumbuh yang dikendaki tanamn pare.  Tanaman pare dapt ditanam di dataran rendah hingga tinggi, asalkan tidak lebih dari 1400 m dpl. Menginginkan tanah yang memiliki pH sekitar 4 – 7.

Tanah yang ideal adalah tanah yang gembur dan banyak mengandung humus yang penting bagi pertumbuhan tanaman Pare. Lokasi penanaman tidak banyak membutuhkan sinar matahari, jadi dapat ditanam di tempat yang teduh.

BACA JUGA : BENIH PARIA HIBRIDA BERKUALITAS HASIL TINGGI

Budidaya pare dapat melakukan tahap penyemaian maupun tidak (ditanam langsung pada lahan).  Tanah tempat menanam benih Pare Raden harus digemburkan dengan menggunakan cangkul. Penggemburan bertujuan untuk memutus siklus organ pengganggu yang ada dalam tanah, untuk proses pertukaran Oksigen dalam tanah dan untuk mengeluarkan racun dalam tanah yang tidak baik untuk pertumbuhan tanaman Pare.

Selanjutnya membuat bedengan yang tingginya 30 cm, lebar ± 150 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan banyaknya lahan yang digunakan untuk menanam pare. Sebarkan pupuk organik yaitu pupuk kandang sebanyak 1 kuintal untuk 100 m² lahan, pada masing-masing bedengan secara merata dan diaduk agar bercampur dengan tanah. Selanjutnya biarkan lahan selama 1 minggu agar pupuk bekerja dalam tanah.

Setelah 1 minggu, sebelum penanaman benih Pare Raden, bedengan dibuat lubang tanam yang dalamnya 3 – 5 cm. Jarak tanam menanam pare yaitu 0,75 m  x  0,75 m.  Selanjutnya benih dimasukkan pada lubang tanam yang sudah dibuat, masing-masing lubang ditanam 3 benih. Kemudian lubang ditutup dengan tanah yang ada disekitar tanaman. Benih akan berkecambah setelah 4 – 7 hari setelah tanam.

BACA JUGA : BENIH PARIA

PERAWATAN MENANAM BENIH PARE RADEN F1 CAP PANAH MERAH

Perawatan pare dimaksudkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam merawat tanaman pare antara lain :

  • Penyiangan dilakukan dengan membersihkan gulma/rumput-rumput liar yang tumbuh. Penyiangan dilakukan bersamaan dengan melakukan penyiraman.

  • Penyiraman harian dilakukan pada sore dan pagi hari.  Bila terjadi hujan yang cukup deras maka penting untuk memperhatikan selokan diantara 2 bedengan jangan sampai air menggenang di lahan.

  • Pembuatan para-para sebagai tempat tumbuh merambatnya tanaman pare. Dibuat setelah berumur 2 minggu atau tinggi tanaman pare sudah 50 cm. Tanaman Pare tumbuh merambat sehingga diperlukan para-para agar dapat tumbuh baik. Para-para dibuat dari bambu yang dibelah-belah dengan panjang 200 cm. Para-para dibentuk dengan bentuk kotak-kotak agar tampak rapi dan tertata dengan baik.

  • Pemupukan Tanaman Pare menggunakan pupuk organik dan diberikan saat tanaman Pare berumur 21 hari. Selain pupuk organik, juga perlu diberikan pupuk kimia yaitu NPL sebanyak 2 – 3  kg/100 m² atau menggunakan Urea : TSP : KCl dengan perbandingan 1 : 2 : 2 sebanyak 15 gram tiap tanaman. Perincian pupuk adalah 3 g Urea, 6 g TSP dan 6 g KCl.

  • Pemberian pupuk dilakukan disekeliling tanaman 10 cm dari pangkal batang. Pupuk diberikan saat tanaman pare berumur 1 bulan dan bersamaan dengan penyiangan. Saat tanaman pare berumur 1,5 – 2 bulan, akan tumbuh bunga dan bunga betina akan menjadi buah. Bunga Pare berwarna kuning dan memiliki tangkai yang panjang. 

  • Pemangkasan dilakukan saat tanaman telah berumur 3 minggu dan dilakukan 2 kali. Cabang-cabang tanaman Pare dipotong agar tunas dapat tumbuh menyebar sehingga banyak bunga tumbuh dan produksi pare lebih banyak.

  • Pilih dan biarkan tumbuh 2 cabang yang paling besar dan sehat. Sisa cabang lain yang tumbuh pada batang sampai dengan ketinggian 1,5 cm dari permukaan tanah harus dipotong. 

  • Pemangkasan ke-2 dilakukan saat umur 6 minggu dengan memangkas cabang yang telah tua dan tidak tumbuh lagi, juga memangkas daun-daun tua maupun daun yang sakit.

HAMA PENYAKIT TANAMAN PARE

Menanam benih Pare Raden F1 jarang terserang hama penyakit, tetapi perlu kita mengenal beberapa hama penyakit yang dapat menyerang tanaman Pare. Diantaranya adalah :

  1. Hama Lembing/oteng-oteng ( Epilachma sparsa berbentuk lembing bulat, berwarna merah dengan bercak hitam. Hama ini  menyerang daun dan pada serangan hebat mengakibatkan daun-daun habis hingga tersisa tulang daunnya saja. Cara pengendalian secara manual yaitu dengan memunguti telur, larva atau lembingnya ditangkap lalu dimatikan. Atau melakukan rotasi tanaman. Apabila sudah parah serangannya, menggunakan insektisida yang sesuai dengan dosis sesuai petunjuk kemasan.

  2. Penyakit Embun Bulu ( Pseudoperenospora cubensis ). Serangan menunjukkan gejala daun bagian atas timbul bercak kuning dan daun bagian bawah terdapat bulu-bulu berwarna ungu. Langkah pencegahan adalah dengan menjaga kondisi lahan agar tidak terlalu lembab. Apabila serangan sudah parah, gunakan fungisida yang sesuai dan dosis sesuai petunjuk pada kemasan.

  3. Lalat buah ( Dacus cucurbitacae  ) menyerang tanaman Pare dengan menyuntikkan telurnya ke dalam buah pare. Kemudian telur akan menetas menjadi larva dan berkembang menjadi ulat yang akan memakan buah hingga buah menjadi busuk. Daging buah tidak dapat dimakan karena menjadi busuk dan berair berisi ratusan belatung. Buah tampak sehat dari luar, namun begitu dibelah tampak daging buah yang penuh belatung. Serangan lalat buah pada batang menyebabkan batang membengkak seperti bisul. Pencegahan serangan lalat buah, buah pare yang muda dibungkus menggunakan kertas atau daun pisang kering. Atau penggunaan insect trap yang diletakkan di sekitar tanaman pare sehingga lalat buah yang mendekati tanaman dapat terperangkap dan mati. Melakukan penyiangan dan pembumbunan serta memelihara kebersihan lahan dari gulma dan sisa-sisa tanaman yang membusuk. Bila serangan parah dapat disemprotkan insektisida yang sesuai dengan dosis yang terdapat dalam kemasan produk.

BACA JUGA : PARIA LIPA DISUKA PETANI DICARI PEDAGANG SAYUR

PANEN DAN PASCA PANEN PARE RADEN

Pare Raden cap Panah Merah dipanen umur  42 – 45 hari setelah tanam dengan bobot buah sekitar 350 – 450 g/tanaman. Potensi hasil yang diperoleh bila telah melakukan budidaya yang tepat yaitu sebesar 35 – 40 ton/ha.

Buah pare Raden yang dipanen sebaiknya tidak terlalu tua karena dapat mempengaruhi rasa. Ciri-ciri buah pare yang siap panen yaitu bintil-bintil pada buah dan keriputnya masih agak rapat dan alurnya belum melebar. Bila buah pare dipanen terlambat maka buah tidak begitu enak dimakan.

Cara panen buah Pare Raden adalah dengan memotong tangkai buahnya dengan menggunakan pisau/gunting. Alat yang digunakan untuk panen harus dalam keadaan bersih/steril. Biasanya tanaman Pare akan menghasilkan 30 buah setiap pohonnya. Panen dilakukan dengan interval 5 – 7 hari hingga umur 4 bulan.

Setelah buah Pare dipanen lalu dikumpulkan  dan ditata dengan rapi dan teratur ke dalam keranjang bambu. Agar kulit Pare tidak rusak atau lecet, usahakan agar tidak terlalu banyak gesekan diantara buah Pare. Terutama saat pengangkutan, usahakan agar tidak banyak mengalami banyak guncangan. Buah Pare yang disimpan pada suhu 10- 20 °C akan dapat tahan lama.

BACA JUGA : PARIA RADEN TAHAN HAMA DAN PANYAKIT HASIL TINGGI

Demikian artikel tentang Pare Raden F1 cap Panah Merah. Bila Anda berminat  untuk budidaya pare Raden, Toko Pertanian Online LMGA Agro menyediakan Benih Pare Raden cap Panah Merah. Anda dapat menghubungi P. Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ).

AGEN BENIH PARE RADEN HARGA MURAH LMGA AGRO

Toko pertanian Online LMGA Agro selaku Agen, Distributor, Dealer resmi yang meneyediakan benih, bibit, pupuk, pestisida, alat, sarana pertanian dengan harga yang terjangkau. Toko pertanian Online LMGA Agro siap melayani toko pertanian dan petani di seluruh Indonesia dengan cepat dan tepat waktu.

Kami juga melayani konsultasi gratis mengenai cara menanam Pare dan membantu permasalahan yang Anda temui selama budidaya Pare Raden cap Panah Merah.

LMGA Agro siap mengirim pesanan benih Pare Raden dan kebutuhan sarana dan prasarana budidaya tanaman Anda dengan cepat ke alamat Anda di seluruh wilayah Indonesia. Menggunakan jasa ekspedisi seperti JNE, TIKI, POS, KI8 dan lain-lain.

Semoga artikel Kami bermanfaat dan selamat mencoba.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan