JUAL BENIH CABE KERITING YOSI HIBRIDA F1


CABE KERITING YOSI, CABE YOSI, BENIH CABE YOSI MURAH, CABE MERAH YOSI, BENIH CABE YOSI, JUAL BENIH CABE YOSI, LMGA AGROJual benih cabe keriting YOSI Hibrida F1. Benih cabe keriting YOSI F1 dapat dibeli di Toko pertanian Online LMGA AGRO, hubungi P. Budi 082141747141 ( telepon ), 08125222117 (SMS/WA). Benih cabe keriting YOSI F1 merupakan benih cabe keriting yang bagus dari GLOBAL SEED.

LMGA Agro melayani konsultasi pertanian secara gratis mengenai cara menanam cabe keriting YOSI F1, budidaya cabe keriting menggunakan bibit cabe keriting YOSI F1 hingga permasalahan yang mungkin ditemui di lapangan.

LMGA Agro juga menyediakan benih sayur dan buah hortikultura lainnya dari berbagai jenis varietas yang unggul dan hibrida. LMGA Agro juga menyediakan alat-alat pertanian, sarana dan prasarana budidaya tanaman yang membantu Anda dalam bercocok tanam.

BENIH CABE KERITING YOSI HIBRIDA F1

Cabe keriting YOSI merupakan benih cabe keriting yang bagus, cocok untuk ditanam di dataran rendah sampai dataran tinggi. Warna buah cabe keriting YOSI merah menyala. Panjang buah antara 20 – 22 cm dan memiliki diameter 0,8 cm.

Cabe keriting YOSI memiliki kulit yang tebal sehingga tahan dalam penyimpanan dan tetap segar. Produktivitas per tanaman yaitu sebesar 1,5 – 2,5 kg/tanaman. Umur panen cabe keriting YOSI pada umur 100 – 120 hari setelah semai. Kemasan produk berat bersih 10 gram.

Cabe keriting adalah cabe besar yang berbentuk panjang dan ramping namun memiliki tekstur keriting pada permukaan kulitnya.

Biasanya berwarna merah, namun ada juga cabe keriting ini yang berwarna hijau. Rasa dari cabe keriting ini pedas dan biji-bijinya yang sangat kecil dan keras.

Biji-biji inilah yang menghasilkan rasa pedas saat dimakan. Selain diolah dalam bumbu masakan, cabe keriting memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh, seperti vitamin A dan vitamin C nya.

Vitamin A buah cabe keriting berkhasiat meningkatkan sistem penglihatan manusia dan vitamin C nya sangat membantu tubuh kita dalam menangkal radikal bebas.

Buah cabe keriting biasanya diolah dalam bentuk sambal, dipotong sebagai bumbu tambahan dalam tumis, dihaluskan untuk bumbu rendang, semur dan berbagai masakan khas Nusantara lainnya. 

MANFAAT CABE KERITING YOSI BAGI KESEHATAN

Di luar negeri, cabe keriting bahkan dijadikan minuman sehat yang dicampurkan dengan ginseng dan madu. Cabe keriting Yosi dapat dimanfaatkan sebagai hiasan di piring untuk hidangan di restoran ( garnish ).

Cabe atau cabai merupakan anggota genus Capsicum yang memiliki penggemar tersendiri meskipun ada yang tidak menggemari makan cabe.

Bagi penyuka makan cabe, dapat menambah nafsu makan dan dapat melezatkan makanan meskipun rasanya sangat pedas dan panas pada lidah kita.

BACA JUGA : BENIH CABE INKO 99 TAHAN SEGALA CUACA

Khasiat dari cabe juga dapat melegakan hidung tersubat atau yang sedang mengalami flu. Mengkonsumsi cabe dapat membuka sumbatan yang ada dalam hidung, mengeluarkan lendir-lendir dalam hidung.

Zat CAPSAICIN yang dikandung buah cabe keriting Yosi, berperan dalam mengencerkan lendir, menyembuhkan penderita sinusitis dan batuk berdahak.

Dapat juga dimanfaatkan untuk mencegah terjadinya jantung koroner karena zat capsaicin mampu mencegah terbentuknya kerak lemak pada pembuluh darah.

Selain itu dapat mengatasi masalah impotensi, mencegah terjadinya stroke dan mencegah terjadinya penyumbatan darah.

BUDIDAYA CABE KERITING YOSI F1 GLOBAL SEED

Budidaya cabe keriting menjadi favorit para petani karena masa panen yang relatif cepat yaitu sekitar 75 – 120 hari total.

Selain itu dengan menggunakan benih yang berkualitas seperti benih cabe keriting YOSI F1 dapat menghasilkan produktivitas yang cukup tinggi pula.

Lahan pertanian di Indonesia sebanyak ± 22% digunakan untuk menanam cabe namun dirasakan produktivitasnya masih sangat rendah.

Salah satu usaha meningkatkan produktivitas adalah dengan menanam cabe  menggunakan benih yang baik dan berkualitas, selain itu teknik budidaya yang tepat dapat semakin menambah hasil panen nantinya.

PERSIAPAN LAHAN MENANAM CABE KERITING YOSI F1

Yang perlu diketahui bahwa dalam menanam cabe keriting Yosi tempat yang ideal adalah pada ketinggian 100 – 800 m dpl. Lahan bukan bekas penanaman tanaman cabe tentunya, juga bukan bekas tanaman yang sefamili, yaitu kentang, tomat, terong dan ranti.

Gulma dan rumput-rumput liar dibersihkan dari lahan. Bila dilakukan dengan  menggunakan herbisida sistemik akan lebih dapat menghemat biaya tenaga kerja dan waktu.

Namun penyemprotan menggunakan herbisida sistemik ini akan efektif bila gulma tumbuh aktif, cuaca sedang tidak hujan ( herbisida efektif bila 2 jam tidak terkena hujan ) dan menggunakan air bersih sebagai bahan pelarut.

BACA JUGA : TRIK BUDIDAYA CABAI RED KRISS PETIK 35 KALI

Selanjutnya PEMBAJAKAN TANAH untuk menggemburkan tanah, mengangkat lapisan bawah tanah yang lebih subur, membunuh sumber penyakit dan memberikan ruang untuk udara memasuki rongga dalam tanah agar tanah dapat beroksidasi.

PERSEMAIAN BIBIT CABE KERITING YOSI F1 GLOBAL SEED

Persemaian cabe keriting YOSI F1 dilakukan bersamaan dengan persiapan lahan penanaman cabe keriting YOSI F1. Pilih lokasi persemaian yang teduh, tidak terkena sinar matahari langsung.

Tempat persemaian diberi naungan atap plastik, kemudian lokasi semai ditutup dengan jaring untuk mencegah hama masuk.

Menyiapkan media tanam dan wadahnya, sebaiknya persemaian dilakukan di pot polybag karena lebih mudah dalam perawatannya dan jarak tanaman tidak terlalu berdekatan.

BACA JUGA : JUAL CABE MERAH KERITING HIBRIDA LAJU F1

Media yang digunakan adalah tanah dan pupuk kandang yang diayak lebih dahulu. Perbandingan antara tanah dan pupuk kandang yaitu 2 : 1.

Selanjutnya campuran tanah dan pupuk kandang dimasukkan polybag dengan tinggi 2/3 dari tinggi polybag. Di atas media tanam ditaburkan furadan untuk mencegah serangan hama serangga.

Penyiraman bibit cabe keriting YOSI F1 dilakukan 2 kali sehari pagi dan sore. Selain itu lakukan penyemprotan menggunakan pupuk daun dan zat perangsang tumbuh saat bibit berumur 10 hari.

PENANAMAN BIBIT CABE KERITING YOSI F1 GLOBAL SEED

CABE KERITING YOSI, CABE YOSI, CABE YOSI GLOBAL SEED, JUAL BENIH CABE YOSI, BENIH CABE YOSI HARGA MURAH, LMGA AGRO
CABE KERITING YOSI

Sebelum bibit cabe keriting Yosi dipindahkan ke lahan sebenarnya, lakukan sterilisasi lahan dari hama terutama hama dalam tanah. Seringkali ditemui ada hama lintah pemakan daun juga semut dan jangkrik.

Untuk mencegah serangan hama lintah, taburkan racun Siputox diberbagai titik areal bedengan.

Bibit yang telah berumur 30 hari sudah dapat dipindahkan dari persemaian ke lahan penanaman. Sehari sebelum penanaman, bedengan dibuat lubang tanam dengan jarak antar lubang 100 x 70 cm. Selanjutnya bibit bisa dilepaskan dari polybag wadah semainya.

BACA JUGA : CARA SUKSES MENANAM CABAI BAJA HASIL 29 TON

Media tanam bibit sebelumnya disiram air hingga lembab agar mudah untuk melepas bibit dan akarnya tidak putus. Setelah dipindahkan, bibit ditutup kembali dengan tanah dan disiram air hingga lembab.

PEMELIHARAAN TANAMAN CABE KERITING YOSI F1

1. PENYULAMAN  dilakukan untuk menggantikan bibit cabe keriting Yosi yang mati atau sakit dan yang tumbuh abnormal. Oleh sebab itu perlu kiranya dalam membuat bibit 5 – 10% lebih banyak yang dapat digunakan untuk penyulaman.

Penyulaman dilakukan sampai bibit berumur 2 minggu sejak dipindahkan agar tanaman nantinya dapat tumbuh seragam.

2. PEMASANGAN AJIR  bertujuan agar tanaman cabe keriting YOSI F1 saat dewasa nanti tidah roboh/rebah. Pemasangan ajir sebaiknya dilakukan sedini mungkin untuk mencegah ajir yang ditancapkan akan merusak akar. Jadi pemasangan ajir saat tanaman belum terlalu tinggi.

Ajir menggunakan sebilah bambu dengan panjang 130 cm sebanyak jumlah lubang tanam. Pasang ajir ditiap lubang tanam lalu diikat dengan tali.

3. PEMANGKASAN dilakukan terhadap tunas dan daun-daun dibawah percabangan. Tunas air akan tumbuh pada ketiak daun setelah tanaman cabe keriting berumur 10 hari, bersihkan tunas air dan helai-helai daun yang ada dibawah percabangan. Pemaangkasan dilakukan 2 – 3 kali. Tujuan pemangkasan supaya tanaman dapat tumbuh kuat dan kokoh.

4. PENYIANGAN gulma dilakukan sebulan sekali atau disaat gulma sudah tumbuh dan tampak mengganggu. Jika bedengan tertutup mulsa plastik hitam perak, biasanya gulma tumbuh diantara bedengan pada saluran air.

5. PENGAIRAN untuk tanaman cabe keriting Yosi yang paling rawan adalah saat berumur 40 hari, karena sangat membutuhkan pengairan yang rutin.

Penyiraman dilakukan secara rutin dengan cara dikocor atau dileb. Pengocoran dilakukan setiap pagi dan sore terutama pada musim kemarau.

Untuk cara dileb, bedengan digenangi 3 – 4 kali perminggu, air yang menggenang segera dialirkan melalui saluran pembuangan setelah bedengan sudah basah benar.

Tanaman cabe keriting yang sudah dewasa tidak memerlukan banyak air namun usahakan bedengan tidak dalam kondisi kering.

PEMUPUKAN BUDIDAYA CABE KERITING YOSI F1

  1. PEMUPUKAN DASAR budidaya tanaman cabe keriting Yosi sebaiknya menggunakan pupuk organik karena pupuk organik diperlukan untuk menggemburkan tanah dan untuk menambah kesuburan tanah. Pupuk yang digunakan adalah kompos fermentasi sebanyak 15 ton/ha.

  2. PEMUPUKAN SUSULAN pertama diberikan pada tanaman cabe keriting Yosi pada umur 14 hari setelah pindah tanam. Pupuk yang diberikan ZA 400 kg/ha, TSP 200 kg/ha, KCl 50 kg/ha.

  3. PEMUPUKAN SUSULAN kedua pada hari ke-30 yaitu KCl 400 kg/ha dan ZA 50 kg/ha. PEMUPUKAN selanjutnya pada hari ke-60, hari ke-80 dan hari ke-100 dengan dosis pupuk yang sama. Seterusnya pemberian pupuk diberikan setiap 20 hari sekali hingga 4 kali panen.

  4. PEMUPUKAN SUSULAN dapat juga diberikan dengan cara diencerkan dalam 200 ml air ( 1 drum ). Pupuk yang sudah dalam bentuk cairan disiramkan di lubang pupuk yang berjarak 20 cm dari pangkal batang. Pupuk yang diberikan sebanyak 200 ml ( 1 gelas aqua ) untuk 1 kali aplikasi.

BACA JUGA : SANTA 32 | JUAL BENIH | CARA MENANAM CABE | LMGA AGRO

HAMA-HAMA TANAMAN CABE KERITING

Hampir semua jenis hama yang menyerang tanaman terung-terungan juga menyerang tanaman cabe.

Serangan hama dapat menurunkan produktivitas tanaman dan pada serangan yang parah mengakibatkan gagal panen. Berikut hama utama yang menyerang tanaman cabe :

1. Hama Ulat

Hama ulat yang sering menyerang tanaman cabe yaitu Ulat grayak ( Spodoptera litura ). Ulat grayak memakan daun hingga berlubang dan mengganggu aktivitas fotosintesis tanaman. Bila serangan parah, ulat grayak memakan habis seluruh daun hingga menyisakan tulang-tulang daunnya.

Hama ulat jenis lain yang menyerang tanaman cabe yaitu jenis Helicoverpa sp. dan Spodoptera exigua.

Ulat jenis ini membuat lubang pada buah cabe yang masih hijau/muda dan yang berwarna merah.

Ulat biasanya menyerang pada malam hari atau saat sinar matahari teduh. Saat sinar matahari terik, ulat bersembunyi di pangkal tanaman atau berlindung dibalik mulsa, sehingga hama ulat lolos dari penyemprotan.

PENGENDALIAN TEKNIS : ulat-ulat diambil pada malam hari ketika mulai keluar dan berkeliaran. Pengambilan ulat dilakukan secara menyeluruh dan serempak. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu memasang imago hama. 

PENCEGAHAN : dengan selalu menjaga kebersihan kebun, melakukan penyiangan gulma pada selasar bedengan, pada parit kebun dan pada lubang-lubang mulsa.

PENGENDALIAN KIMIAWI : melakukan penyemprotan bila serangan sudah parah, menggunkan insektisida yang sesuai dan penyemprotan dilakukan pada malam hari.

2. Hama Tungau

Hama tungau yang biasa menyerang tanaman cabe yaitu tungau kuning dan tungau merah. Hama tungau ini diketahui juga menyerang tanaman singkong.

Hama tungau bila menyerang daun cabe menyebabkan daun cabe menjadi keriting, menggulung ke bagian bawah seperti sendok terbalik.

Daun menjadi tebal dan kaku, sehingga pembentukan pucuk menjadi terhambat. Dan lama-kelamaan daun menjadi berwarna coklat lalu mati.

PENGENDALIAN TEKNIS : tanaman yang sudah parah terserang hama tungau sebaiknya dicabut dan dimusnahkan.

Sedangkan yang belum parah, bagian pucuk tanaman yang terserang segera dipotong. Sisa-sisa bekas potongan atau tanaman yang dicabut lalu dibakar agar tidak menularkan ke tanaman lain.

PENCEGAHAN : usahakan menanam tanaman cabe tidak berdekatan dengan tanaman singkong, selalu menjaga kebersihan kebun, cara ini efektif mengurangi serangan tungau.

PENGENDALIAN KIMIAWI : hama tungau hanya bisa diberantas dengan racun tungau yaitu akarisida. Karena fisik tungau berkaki 8, bukan serangga ( insect ) yang berkaki 4.

5. Hama Kutu Daun

Hama jenis ini adalah Myzus persicae, menyerang dengan cara menghisap cairan pada daun hingga daun menjadi kering dan permukaan daun menjadi keriting. Selain itu, keberadaan hama kutu daun secara tidak langsung dapat  mengundang berbagai penyakit.

Myzus persicae juga adalah vektor pembawa virus, menghasilkan cairan berwarna kuning kehijauan yang disukai semut dan mengundang datangnya cendawan hingga timbul  jelaga hitam pada permukaan daun.

PENGENDALIAN TEKNIS : yaitu dengan memetik dan menghilangkan semua daun-daun yang terserang lalu dibakar. Menghindari penanaman yang berdekatan dengan tanaman semangka, melon dan kacang panjang, selalu menjaga kebersihan kebun dan menggunakan mulsa plastik hitam perak untuk menutup bedengan ternyata efektif menekan perkembangan kutu daun. 

PENGENDALIAN KIMIAWI : penyemprotan insektisida berbahan aktif fipronil atau diafenthiuron efektif disemprot sore hari.

6. Lalat Buah

Hama ini menyebabkan rontoknya buah cabe keriting. Buah cabe tidak sempat untuk dipanen karena sudah berjatuhan lebih dahulu ke tanah.

Pada buah yang terserang apabila dibelah terdapat larva lalatnya. Buah-buah cabe yang rontok bila tidak segera dibersihkan dan dibakar maka larva akan menjadi pupa di dalam tanah sehingga siklus hidup serangga akan terus berlangsung.

BACA JUGA : JUAL BIBIT CABE VERY WELL TUNAS AGRO

PENGENDALIAN TEKNIS : dengan memungut dan mengumpulkan buah cabe yang rontok kemudian semua dibakar. Hal ini penting dilakukan agar larva tidak meninggalkan pupanya didalam tanah.

Lalat buah ini juga menyerang tanaman yaitu belimbing, pisang, jeruk dan lain-lain. Jadi hindari menanam cabe berdekatan dengan tanaman buah.

PENGENDALIAN KIMIAWI : menggunakan perangkap lalat menggunakan atraktan yang mengandung methyl eugenol. Teteskan atraktan pada kapas dan dimasukkan pada botol bekas mineral. Pemasangan perangkap dilakukan saat tanaman berumur 1 bulan.

Bila serangan sudah parah, semprotlah insektisida pada pagi hari ketika daun masih berembun dan lalat belum berkeliaran.

7. Hama Thrips

Hama ini menyerang daun dan tampak garis-garis keperakan, terdapat bercak-bercak kuninghingga kecoklatan dan tumbuh kerdil.

Bila dibiarkan, daun akan kering dan mati. Serangan hama Thrips hebat saat musim kemarau. Hama Thrips juga berperan sebagai hama vektor membawa virus dan mudah sekali menyebar.

PENGENDALIAN TEKNIS : memanfaatkan predator alami hama Thrips, yaitu seperti kumbang dan kepik. Pemakaian mulsa plastik, menjaga kebersihan kebun dan melakukan rotasi tanaman efektif menekan perkembambangan hama Thrips. 

PENGENDALIAN KIMIAWI yaitu dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif fipronil bila serangan hama meluas dan dilakukan pada sore hari.

PENYAKIT-PENYAKIT PADA TANAMAN CABE

Pemilihan benih yang unggul dan hibrida merupakan salah satu langkah awal untuk mencegah terutama penyakit yang menyerang tanaman cabe. Tidak ada salahnya kita perlu mengenal beberapa penyakit yang biasa menyerang tanaman cabe :

1. Bercak Daun

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Cercospora capsici. Gejalanya yaitu terdapat bercak-bercak bundar berwarna abu-abu berwarna coklat pada pinggir daun. Bila serangan semakin parah, daun akan berwarna kuning dan berguguran.

Bercak daun terjadi saat musim hujan, saat kelembaban cukup tinggi. Penyakit ini tersebar karena spora cendawan terbawa angin, air hujan, hama vektor dan alat pertanian. Spora jamur ini juga bisa terdapat pada biji/benih cabe.

PENCEGAHAN dengan memilih benih yang sehat dan bebas patogen. Jarak tanam yang tidak terlalu rapat sehingga lingkungan dalam kebun tidak terlalu lembab.

PENGENDALIAN TEKNIS yaitu dengan memusnahkan tanaman yang terinfeksi. Bila serangan hebat, semprot dengan fungisida.

2. Patek/Antraknosa

Penyakit patek disebabkan oleh cendawan. Di fase pembibitan, penyakit ini menyebabkan kecambah layu saat disemaikan.

Pada fase dewasa menyebabkan mati pucuk, bila serangan pada daun dan batang menyebabkan busuk kering. Sedangkan serangan pada buah menyebabkan buah busuk seperti terbakar.

Penyakit ini bisa terbawa dari biji/benih cabe. PENCEGAHAN yaitu dengan memilih benih yang sehat dan bebas patogen.

PENGENDALIAN dilakukan dengan membakar tanaman atau daun-daun yang terserang dan melakukan penyemprotan fungisida.

3. Penyakit Busuk

Ada 2 macam penyakit busuk tanaman, yaitu busuk cabang dan busuk kuncup. Busuk cabang disebabkan oleh Phytophtora capsici yang menyerang saat musim hujan dan apat menyebar dengan cepat.

Busuk kuncup disebabkan oleh cendawan Choanoseraum sp. Penyakit busuk kuncup masih jarang ditemui di Indonesia. Gejalanya yaitu kuncup tanaman yang terserang berwarna hitam dan lama-kelamaan mati.

Penyakit busuk dapat kendalikan dengan mengurangi dosis pemupukan N seperti Urea dan ZA dan mengatur jarak tanam agar sirkulasi udara berjalan lancar.

Tanaman sudah terinfeksi sebaiknya dicabut lalu dibakar. Pilih fungisida yang sesuai dan bila dilakukan saat musim hujan, gunakan fungisida yang berperekat.

4. Penyakit Layu

Penyakit layu pada budidaya tanaman cabe cukup sulit dikendalikan. Penyakit layu disebabkan oleh beragam jasad pengganggu tanaman seperti berbagai jenis dari bakteri dan cendawan.

Layu fusarium disebabkan oleh beragam jenis cendawan dan umumnya menyukai hidup di lingkungan masam.

Layu bakteri disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum. Bakteri hidup pada jaringan batang. Untuk mengendalikan penyakit layu, perlu pengamatan yang lebih spesifik agar penanganan dapat dilakukan dengan lebih tepat.

5. Bule/Virus Kuning

Tanaman yang terserang virus Kuning, batangnya akan terlihat menguning/bule. Virus ini terbawa dari biji/benih yang ditularkan oleh hama kutu. 

Penyakit yang disebabkan virus, tidak mempan disemprot racun-racun kimia. Pengendalian penyakit yang disebabkan virus harus dilakukan sejak awal dengan memilih benih yang unggul dan tahan serangan virus.

Penyemprotan hanya bisa dilakukan terhadap hama vektornya yaitu kutu. Agar daya tahan tanaman cabe dapat meningkat dari serangan virus yaitu dengan mengintensifkan pemupukan, misalnya menggunakan pupuk Otganik Cair yang mengandung zat hara makro dan mikro lengkap.

6. Keriting Daun/Mosaic

Penyebab penyakit ini adalah Cucumber Mosaic Virus ( CMV ). Gejala tanaman yang terserang penyakit ini adalah tanaman menjadi kerdil, warna daun belang-belang, berwarna hijau tua dan hijau muda, ukuran daun lebih kecil dan tulang daun menguning.

Peyebaran penyakit ini terjadi karena aktivitas serangga. Penyemprotan kimia hanya dapat menghilangkan serangganya tapi bukan penyakitnya. Agar serangan tidak semakin parah dan menyebar maka tanaman yang sudah terserang segera dimusnahkan.

Pemilihan benih yang tahan virus membantu menghindari resiko serangan penyakit. Hal lain yang bisa dilakukan untuk menghindari penyakit yaitu melakukan pemupukan yang tepat dan berimbang.

PANEN TANAMAN CABE KERITING YOSI F1

Panen cabe keriting YOSI F1 dilakukan pada umur 100 – 120 hari setelah semai. Produktivitas per tanaman cabe keriting Yosi yaitu 1,5 – 2,5 kg/tanaman.

Pemanenan cabe keriting dapat dilakukan berkali-kali dengan interval panen setiap 2 – 3 hari hingga tanaman berumur 6 bulan bahkan lebih.

Sebaiknya buah cabe keriting Yosi yang dipanen tidak terlalu tua, sekitar 80 – 90%, dilakukan pada waktu pagi hari setelah embun kering dan buah cabe yang dipetik beserta tangkainya agak kesegarannya dapat lebih lama. Buah cabe keriting Yosi yang bagus adalah yang bentuknya ramping dan isinya padat.

Demikian artikel tentang benih cabe keriting YOSI F1 dari Global Seed. Bila berminat menanam cabe keriting YOSI F1, dapat membeli benihnya di Toko Pertanian Online LMGA Agro, hubungi P. Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ).

LMGA Agro melayani juga konsultasi pertanian gratis mengenai cara menanam cabe keriting YOSI F1 dan berbagai hal mengenai kendala yang ditemui di lapangan.

BACA JUGA : JUAL MURAH BENIH CABAI COLUMBUS CAP KAPAL TERBANG

LMGA Agro juga menyediakan benih buah dan sayur dari varietas lain produksi pabrik benih terkemuka di Indonesia.

LMGA Agro siap mengirim pesanan cabe keriting Yosi prduk Global Seed dengan cepat ke seluruh wilayah Indonesia menggunakan jasa ekspedisi seperti JNE, POS, TIKI, KI8 dan lain-lain. Selamat mencoba dan semoga berhasil.

 

 

 

Iklan