JUAL BENIH TOMAT SAKURA F1 PANAH MERAH


TOMAT SAKURA F1, BENIH TOMAT SAKURA, BIBIT TOMAT SAKURA, BENIH TOMAT SAKURA F1, CARA MENANAM TOMAT SAKURA F1, JUAL BENUH TOMAT SAKURA F1, HARGA MURAH, LMGA AGRO
TOMAT SAKURA F1

Jual benih tomat SAKURA F1 Panah Merah. Benih tomat SAKURA F1 dapat dibeli di Toko Pertanian Online LMGA Agro, hubungi bapak Budi 0821 41747141  telepon 0812 5222 117 ( SMS/WA). Benih Tomat SAKURA F1 Cap Panah Merah produk PT East West Seed Indonesia ( EWINDO ).

LMGA Agro juga melayani konsultasi gratis mengenai cara menanam tomat SAKURA F1 dan budidayanya. LMGA Agro juga menyediakan benih sayur dan buah yang berkualitas dan bebas penyakit dari pabrik-pabrik benih terkemuka, juga menyediakan alat-alat pertanian, sarana dan prasarana budidaya tanaman.

LMGA Agro siap mengantar pesanan Anda ke seluruh wilayah Indonesia dengan cepat melalui jasa ekspedisi mitra kerja kami, seperti JNE, POS, TIKI dan lain-lain.

TOMAT SAKURA F1 CAP PANAH MERAH

Tomat SAKURA F1 adalah jenis bibit tomat unggul yang cocok ditanam pada dataran menengah sampai dataran tinggi. Tomat SAKURA F1 adalah jenis tomat indeterminate yakni tanaman tomat yang tumbuhnya tidak diakhiri dengan tumbuhnya bunga dan buah. Tomat SAKURA F1 panen dimulai umur 85 – 90 hari setelah tanam.

Tomat SAKURA F1 tahan penyakit Bacterial wilt ( layu bakteri ) serta tahan ToMv ( layu Fusarium ), Nematoda. Bobot buah tomat SAKURA saat panen adalah 100 – 110 g/buah. Tomat Sakura F1 mempunyai bentuk buah bulat. Potensi hasil mencapai hingga 60 – 80 ton/ha dan mempunyai daya simpan yang lama.

Buah tomat dengan bentuk buah bulat seperti Tomat Sakura F1 banyak di gemari oleh petani tomat di wilayah Sumatera Utara kabupaten Karo.

Wilayah sentra penanaman tomat buah Sakura F1 ada di Barusjahe, Berastagi, Dolat Rakyat, Juhar, Kabanjahe, Kutabuluh, Laubaleng, Mardingding.

Penanam tomat bulat Sakura juga ada di Kabupaten Humbang Hasundutan yang ada di kecamatan : Baktiraja, Dolok Sanggul, Lintong Nihuta, Onan Ganjang, Pakkat, Paranginan, Parlilitan, Pollung, Sijama Polang, Tabintang.

Tomat Sakura F1 di gemari oleh petani di Sumatera Utara karena hasil buahnya di terima oleh pedagang tomat dengan harga lebih tinggi.

BACA JUGA : BENIH TOMAT MARVEL ANDALAN PETANI DATARAN TINGGI

Nama latin tomat Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum, merupakan tumbuhan dari keluarga Solanaceae. Tomat merupakan tumbuhan asli dari Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko hingga Peru.

Umumnya rata-rata tomat memiliki siklus hidup yang singkat namun dapat tumbuh hingga ketinggian hingga 1 – 3 meter.

Buah tomat umumnya berwarna hijau, kuning dan merah, biasanya dipakai sebagai sayur dalam masakan atau dimakan secara langsung tanpa diolah.

Cara menanam tomat SAKURA F1 adalah dengan disemai lebih dahulu. Benih yang disemai menjadi bibit baru dapat dipindahkan ke lahan tetap bila sudah muncul 4 daun sejati.

TOMAT, BUAH ATAU SAYUR

Seperti mentimun, tomat didebatkan masuk kategori buah atau sayur. Dilihat dari bentuknya, tomat dikategorikan sebagai buah, Namun banyak orang memanfaatkan tomat cenderung sebagai campuran olahan sayuran dan bukan dikonsumsi sebagai buah. Buah tomat sering digunakan sebagai bagian dari sayur seperti salad, sup, dan sandwich. 

Tomat SAKURA F1 mengandung antioksidan alami bernama likopen ( lycopene ), merupakan jenis antioksidan alami paling kuat dan berfungsi menangkal radikal bebas penyebab kanker berbahaya seperti kanker serviks (leher rahim), kanker payudara, kanker ovarium, perut, usus besar, rektum, paru-paru, pankreas, prostat, dan kandung kemih. Tomat dapat menjaga kestabilan DNA dari gangguan dan kerusakan penyebab kanker.

Selain itu tomat banyak mengandung alfa-karoten, beta-karoten, lutein, kalori, gula, vitamin A dan vitamin C. Tomat mengandung Potassium (Kalium), dengan meningkatkan asupan Kalium dan mengurangi Natrium (garam-garaman) dapat membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Hal tersebut sudah dibuktikan dari penelitian menggunakan ekstrak tomat.

MANFAAT TOMAT SAKURA F1

Serat, Kalium, vitamin C dan Kolin dalam tomat bermanfaat untuk kesehatan jantung. Meningkatkan asupan Kalium dan mengurangi natrium dapat membantu mengurangi masalah kardiovaskulaar ( jantung dan pembuluh darah ) dan stroke. Selain itu juga dapat menjaga massa otot agar tetap stabil, menjaga kepadatan mineral tulang dan mencegah resiko terjadinya batu ginjal.

Menurut hasil penelitian, likopen dapat meningkatkan kemampuan kulit melindungi diri dari sinar UV matahari sehingga kulit dapat awet muda.

Kandungan kolagen dan vitamin C dalam tomat SAKURA F1 berfungsi sebagai antioksidan yang membantu mencegah kerusakan kukit akibat sinar matahari, polusi, asap, mencegah kerutan halus dan memperbaiki tekstur kulit secara menyeluruh.

Konsumsi ekstrak atau jus tomat SAKURA F1 mampu mengurangi gejala serangan asma bagi penderitanya saat atau setelah berolahraga. Mampu mencegah penyakit katarak mata.

Serat dalam buah tomat dapat mengurangi kadar gula darah penderita diabetes tipe 1 dan memperbaiki gula darah, lipid dan kadar insulin penderita diabetes tipe 2. 

 Asam folat dalam tomat SAKURA F1 dapat membantu mengatasi depresi caranya dengan mencegah kelebihan hormon homosistein dalam tubuh.

Hormon homosistein yang berlebih mengganggu produksi hormon serotonin, dopamin dan norepinefrin yang mengatur suasana hati, tidur dan nafsu makan.

Kandungan air yang tinggi dan serat dalam tomat melancarkan pencernaan, mengurangi sembelit dan mencegah dehidrasi.

BACA JUGA : BENIH TOMAT LUMINA F1 PESAING BENIH SERVO YANG MULAI LANGKA

PERSEMAIAN BIBIT TOMAT SAKURA F1

TOMAT SAKURA F1, BENIH SAKURA F1, BIBIT TOMAT SAKURA F1, CARA MENANAM TOMAT SAKURA, CAP PANAH MERAH, EAST WEST SEED, LMGA AGRO, HARGA MURAH
BENIH SAKURA F1

Karena tomat termasuk tanaman yang “ringkih” maka benih tomat harus disemai dulu sebelum ditanam. Persemaian dilakukan dalam baki semaitray semai ), menggunakan media dari campuran tanah, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1.

Benih dibenamkan dalam tanah dan dipelihara selama 25 – 30 hari. Tempatkan baki semai pada tempat berupa bedengan khusus yang diberi atap peneduh untuk menjaga benih dari curahan air hujan langsung. Lokasi persemaian juga aman dari gangguan binatang.

Penyiraman saat persemaian menggunakan hand sprayer. Bisa juga agar lebih aman bibit yang baru tumbuh dapat dipindah ke polybag sampai waktunya siap di tanam di lahan tetap hingga berbuah dan panen.

Bersamaan dengan persemaian, kita juga harus mempersiapkan lahan penanaman bibit. Sebelumnya tanah diolah dengan cara dibajak atau dicangkul hingga gembur.

Bila pH masih asam atau belum normal, maka tebarkan kapur Dolomit 2 – 4 ton/ha sampai pH tanah normal. Tambahkan pupuk kandang untuk menambah unsur hara dalam tanah. Selanjutnya tanah dibiarkan selama 1 minggu.

PENANAMAN TOMAT SAKURA F1

Untuk memudahkan dalam cara merawat tanaman tomat, bedengan sebaiknya ditutup mulsa, dan mulsa yang tepat yaitu mulsa plastik hitam perak.

Meskipun lebih mahal namun mulsa plastik hitam perak memiliki banyak kelebihan selain dapat menekan erosi dan pertumbuhan gulma, juga dapat mencegah serangan penyakit tanaman tomat.

Setelah mulsa dipasang pada bedengan selanjutnya dibiarkan selama 1 minggu. Satu hari sebelum penanaman, pada mulsa dibuat lubang tanam.

Lubang tanam yang dibuat adalah jarak 70 x 60 cm. Bibit tomat yang sudah tumbuh 4 daun sejati, dapat dipindah ke lahan yang sudah disiapkan.

Caranya adalah dengan menyobek pinggir polybag dan bibit dikeluarkan pelan-pelan beserta medianya dan ditanam pada lubang tanam.

Penanaman yang tepat yaitu 2 – 4 minggu sebelum musim hujan berakhir. Penanaman dilakukan pada sore hari agar tanaman tidak kaget dan menjadi layu. Bibit perlu beradaptasi dulu dengan tempat yang baru.

CARA MERAWAT TANAMAN TOMAT SAKURA F1

Yang perlu dipahami dan diketahui tentang kelemahan tanaman tomat, antara lain :

  • Tanaman tomat tidak dapat hidup optimal diluar suhu antara 22 – 29 °C.

  • Tanaman tomat membutuhkan intensitas cahaya yang panjang yaitu 10 – 12 jam sehari.

  • Tanaman tomat rentan terkena penyakit bila iklim lingkungan tidak sesuai.

  • Tanaman tomat rentan terhadap kondisi kekurangan oksigen.

  • Tanaman tidak tahan terhadap genangan air disekitar tempat tumbuhnya.

Dengan mengetahui kelemhan tanaman tomat, kita daapat melakukan perawatan yang tepat dalam budidaya tanaman tomat.

1. Penyiraman Tanaman Tomat SAKURA F1

Penyiraman tanaman tomat SAKURA F1 dilakukan 2 kali sehari, saat pagi dan sore hari. Pemberian air harus tidak terlalu menggenang dan basah karena tanaman tomat tidak tahan genangan air. Tomat juga rentan terhadap kekurangan oksigen akibat terlalu lembab dan banyak air. Jadi penyiraman dilakukan seperlunya saja.

Pemberian air pada pagi hari lebih sedikit saat sore hari, karena pemberian air saat sore hari diperlukan untuk menggantikan hilangnya air karen penguapan saat siang hari dan menjaga tegaknya tanaman saat malam hari tiba

2. Penyulaman Tomat SAKURA F1

Penyulaman dilakukan untuk menggantikan tanaman yang mati atau sakit. Karena biasanya ada saja bibit yang mati atau tidak tumbuh setelah dipindah ke lahan tetap. Dan tidak semua bibit dapat tumbuh baik. Penggantian bibit yang mati dibatasi sampai bibit berumur 7 – 14 hari. Jika lebih sampai berumur 3 minggu tetap melakukan penyulaman maka panen nantinya tidak dapat bersamaan dan tidak dapat seragam.

3. Penyiangan dan Pembumbunan Tomat SAKURA F1

Penyiangan adalah menghilangkan gulma dan parasit lain di kebun. Pembumbunan adalah kegiatan untuk menguatkan akar tanaman. Keduanya dilakukan bersamaan saat tanaman tomat berumur 15 – 30 hari.  Gulma dan rumput-rumput liar dicabut menggunakan tangan atau cangkul. Tanah yang dibumbun diletakkan sekitar perakaran tanaman.

4. Pemupukan Tomat SAKURA F1

Pupuk lanjutan yang diberikan yaitu pupuk akar diberikan dengan cara dikocorkan pada umur 15, 25 dan 35 hari setelah tanam. Dosisnya yaitu 3 kg NPK 16-16-16 yang dilarutkan dalam 200 liter air untuk 1000 tanaman. Pemberian ke tanaman sebaanyak 200 ml ( gelas Aqua ).

Selanjutnya diberikan pula pupuk daun dengan kandungan Nitrogen tinggi diberikan pada umur 7 dan 24 hari setelah tanam. Pupuk daun dengan kandungan Fosfor, Kalium dan unsur mikro tinggi diberikan pada umur 20, 30 dan 45 hari setelah tanam.

5. Pemangkasan Tomat SAKURA F1

Pemangkasan dilakukan untuk mempercepat pembuahan, peremajaan tanaman, membentuk tajuk tanaman dan untuk mengurangi daun sehingga nutrisi difokuskan untuk penguatan batang sehingga menghasilkan buah berkualitas baik.

Pemangkasan tanaman tomat saat sudah tumbuh besar, dengan memangkas setiap cabang atau ranting yang tumbuh tidak teratur atau tampak sakit. Pemangkasan tunas-tunas air dilakukan seminggu sekali selama masa pertumbuhan.

Untuk mendapatkan pertumbuhan yang optimal, tiap tanaman disisakan satu cabang dan setiap cabang hanya terdiri 3 tandan. Dan setiap tandan disisakan 5 buah agar buah dapat besar dan berkualitas.

6. Pengikatan Tomat SAKURA F1

Pengikatan tanaman tomat ditujukan untuk menjaga tanaman tomat tidak roboh. Tanaman diikat pada ajir atau lanjaran yang ditancapkan ketika pembumbunan sehingga pohon dapat menyangga buah dengan baik.

7. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang sering terlihat menyerang tanaman tomat adalah ulat. Ulat menyerang tanaman saat masih muda sehingga ketika buah sudah agak tua tampak berlubang dan menjadi busuk akibat terinfeksi. Untuk memberantas ulat menggunakan insektisida.

Hama yang lain yaitu cacing terjadi pada tanah yang memiliki pH rendah berada pada level 4 – 5. Bila tanah terlalu asam, berikan kapur dolomit sampai mendapatkan pH tanah yang netral dan berikan pupuk secara berimbang agar unsur hara terjaga dengan baik.

BACA JUGA : TOMAT FORTUNA 23 TAHAN VIRUS

Pemberian insektisida sistemik sejak tanaman tomat berumur 1 minggu agar tanaman tomat terhindar dari lalat buah. Lalat buah menginfeksi dengan cara menyuntikkan telur kedalam kulit buah. Dan telur-telur tersebut berubah menjadi larva yang menyebabkan buah menjadi busuk.

PANEN TANAMAN TOMAT SAKURA F1

Tomat SAKURA F1 dapat dipanen pada umur 85 – 90 hari setelah tanam, panen dapat dilakukan saat buah matang atau masih berwarna hijau. Panen dilakukan setiap 2 – 3 hari sekali dalam satu musim dan bisa dipanen hingga 10 – 15 kali tergantung kondisi tanaman.

Tanaman tomat yang siap dipanen apabila kulit buah berubah dari hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian tepi daun menguning dan bagian batang mengering.

Pemetikan buah dilakukan pada pagi atau sore hari karena tanaman masih melakukan fotosintesis jadi masih kondisi segar. Potensi hasil panen tomat SAKURA F1 sebesar 60 – 80 ton/ha

Demikian ulasan kami tentang benih tomat SAKURA F1 CAP Panah Merah produk PT East West Seed Indonesia ( EWINDO ).

Benih dapat dibeli di Toko Pertanian Online LMGA Agro, hubungi P. Budi 082141747141 ( telp ) 08125222117 ( SMS/WA ). Tersedia juga benih-benih lain yang unggul dan berkualitas keluaran pabrik benih terkemuka.

TOMAT SAKURA F1, TOMAT SAKURA, BENIH TOMAT SAKURA, CAP PANAH MERAH
  JUAL BENIH  SAKURA

LMGA Agro juga melayani konsultasi pertanian secara gratis mengenai cara budidaya pertanian, cara merawat tanaman dan permasalahan yang ditemui di lapangan.

Toko Pertanian Online LMGA Agro jual benih tomat Sakura F1 harga murah serta  menyediakan alat-alat pertanian, sarana dan prasarana budidaya tanaman. Kami siap mengantarkan pesanan Anda ke seluruh wilayah Indonesia dengan cepat menggunakan jasa ekspedisi terpercaya.

 

 

Iklan