CARA MENANAM CABE RAWIT YANG BAIK DAN BENAR


MENANAM CABE RAWIT, CARA MENANAM CABE RAWIT, CABE RAWIT, BUDIDAYA CABE RAWIT
MENANAM CABE RAWIT

Menanam cabe rawit yang baik dan benar hubungi toko pertanian LMGA AGRO di CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117. Menanam cabe rawit bisa dilakukan dimana saja, di polybag, di pekarangan, secara hidroponik hingga dibudidayakan secara luas dan serius.

Toko pertanian LMGA AGRO menyediakan konsultasi lengkap tentang : Cara menanam cabe, cabe rawit, tanaman cabe, cara menanam cabe rawit, budidaya cabe, menanam cabe, cabai rawit, harga cabe, harga cabe rawit, cara menanam. Serta semau permasalah cabe yang sering di temui oleh petani.

Cabe di sukai masyarakat Indonesia karena rata-rata penduduk Indonesia menyukai makanan pedas, dan tak jarang ditemui memakan camilan seperti gorengan dengan cabe rawit pasangannya.

Menanam cabe rawit dapat dilakukan di dataran rendah dan dataran tinggi.

Tanaman cabe rawit adalah tanaman asli dari Amerika, namun dapat tumbuh subur di dataran rendah Indonesia.

Kendala yang dirasakan bagi petani yaitu harga cabe yang fluktuatif dan dirasa memberatkan bagi masyarakat.

Usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menanam cabe rawit sendiri, di halaman rumah misalnya.

Sekarang ini, banyak sekali macam benih cabe rawit dari perusahaan benih ternama di Indonesia.

Di  di Toko On Line LMGA AGRO (Agen, Distributor, Dealer, Resmi) menyediakan benih, pestisida, pupuk, dan peralatan pertanian dengan harga murah dan terjangkau.

Kami juga melayani konsultasi GRATIS budidaya pertanian tanaman hortikultura.

Cabai rawit adalah sayuran buah berasa pedas yang mempunyai penggemar sendiri di indonesia. Cabe rawit ditambahkan pada makanan sebagai penggugah selera.

Bila makan terasa ada rasa pedasnya dari cabe, maka makan apapun jadi lezat. Tidak ada cabe dalam makanan, makanan akan terasa hambar dan terasa ada yang kurang.

Saat ini, telah banyak daerah-daerah yang menjadi sentra budidaya cabe rawit. Bahkan untuk saat ini menanam cabe rawit lebih disukai masyarakat atau petani karena kebutuhan akan cabe rawit lebih tinggi dibandingkan cabe besar dan cabe keriting.

Nama latin cabe rawit adalah Capsicum frustecens dapat tumbuh baik pada daerah tropis . Syarat tumbuh tanaman cabe rawit adalah dengan ketinggian tempat antara 0 – 500 mdpl.

Namun dari penelitian, tanaman cabe rawit juga dapat tumbuh hingga 1000 mdpl,  namun dengan hasil tanaman yang kurang optimal.

Bobot cabe rawit yang dihasilkan juga berkurang sehingga kualitas dari cabe rawit kurang juga. Kelembaban tanah di sekitar tanaman sebaiknya tidak terlalu tinggi.

Tanaman cabe rawit membutuhkan pancaran sinar matahari sepanjang hari tanpa adanya pohon atau tanaman lain yang menaungi.

Menanam cabe rawit bisa di lahan bekas menanam padi maupun di tegalan dengan kondisi tanah gembur, kaya unsur hara, dan persediaan air tanah yang cukup.

PEMILIHAN BENIH DALAM MENANAM CABE RAWIT

Jenis benih hibrida untuk cabe rawit sekarang ini sudah banyak diproduksi oleh pabrik benih besar di Indonesia.

Beberapa jenisnya tersedia di Toko Pertanian Online LMGA AGRO  seperti cabe F1 Maruti, cabe F1 Rawita, cabe F1 Bhaskara dan masih banyak lagi dengan beragam kriteria kualitas yang berbeda-beda untuk tiap jenisnya.

Benih yang berasal dari pabrikan diyakini unggul dan dapat memperkecil kegagalan dalam menanam cabe rawit.

Benih-benih tersebut memiliki sifat-sifat unggul yaitu toleran terhadap penyakit yang biasa menyerang pada budidaya cabe rawit, atau benih cabe rawit dengan umur tanaman yang pendek.

PERSEMAIAN BENIH DALAM MENANAM CABE RAWIT

Sebaiknya, menanam cabe rawit sebelumnya membuat persemaian benih karena bertujuan untuk mengetahui dan bisa memilih bibit yang bagus, tidak kerdil, tidak cacat dan penampilan segar.

Media semai menggunakan campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 1 : 2. Sebelum ditanam, benih direndam dalam air hangat selama 6 jam.

Benih disemaikan dalam polybag dan tempat persemaian diberi naungan dan sebaiknya arah persemaian menghadap ke timur.

BACA JUGA : JUAL BENIH CABE RAWIT DAN HIBRIDA

Naungan berfungsi agar bibit tidak terkena sinar matahari langsung, menjaga suhu agar stabil, menghindari air hujan, kelembaban dapat stabil dan mengurangi terpaan angin.

Benih cabe rawit di benamkan ke dalam tanah dalam polybag, satu benih untuk satu polybag.

Setelah itu ditutup dengan tanah tipis yang sudah dicampur pupuk kandang. Penyiraman benih dilakukan rutin tiap pagi dan sore hingga benih tumbuh tunas.

PENANAMAN BIBIT CABE RAWIT

Penanaman bibit cabe ke lahan tetap dilakukan saat berumur 30 hari atau bibit sudah memiliki 4 helai daun atau lebih. Penanaman bibit dapat dilakukan di polybag atau di lahan.

Jika memilih menanam di polybag maka dipilih polybag yang berukuran 30, hal ini karena tanaman cabe rawit akan tumbuh besar sehingga perlu media yang kuat.

Sedangkan bila ditanam di lahan maka lahan sebelumnya digemburkan, dibajak dulu dan tanah dicampuri pupuk kandang .

Membuat bedengan dengan lebar 1 meter dan tinggi bedengan 30 cm, panjang bedengan disesuaikan kondisi lahan, jarak antar bedengan 60 cm.

Kemudian membuat lubang tanam dengan jarak antar lubangnya 60 cm dan dibuat bentuk zig-zag agar penetrasi sinar matahari dapat mengenai semua bagian tanaman dan sirkulasi udara juga menjadi baik.

Setelah bedengan siap, bibit dapat dipindahkan dengan hati-hati jangan sampai akar tanaman rusak. Waktu yang tepat untuk penanaman adalah pagi hari atau sore hari.

PEMELIHARAAN TANAMAN CABE RAWIT

Pemeliharaan tanaman cabe rawit meliputi antara lain :

  • Penyulaman dilakukan 5 – 7 hari setelah semai, yaitu mengganti bibit yang tidak tumbuh, tumbuh jelek atau mati, dengan bibit yang segar dan sehat. Penyulaman dilakukan sampai 14 hari setelah semai agar tanaman dapat tumbuh serempak dan panen juga bersamaan. Daun-daun yang jelek atau mati sebaiknya dibuang agar tidak menulari tanaman atau bagian tanaman yang lain.
  • Penyiraman dilakukan dengan memperhatikan kondisi lahan, bila lahan masih lembab maka penyiraman 2 hari sekali. Bila suhu udara panas maka sebaiknya penyiraman dilakukan sekali dalam sehari. Pemberian air juga dapat dilakukan pengeleban bedengan dengan ketinggian air setengah dari tinggi bedengan.
  • Membersihkan lahan dari gulma atau rumput-rumput  yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Adanya gulma dapat merebut air tanah dan unsur hara dalam tanah sehingga tanaman pokoknya menjadi kalah. Penyiangan ini dapat dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk susulan.
  • Pupuk susulan diberikan saat tanaman berumur 1 bulan, hingga saat panen pemberian pupuk susulan tetap dilakukan secara terus menerus setelah panen. Pupuk yang digunakan pupuk organik atau kompos atau dengan pupuk cair. Pupuk cair yang ditambahkan sebanyak 100 ml/tanaman, bila menggunakan pupuk organik sebanyak 500 – 700 g/tanaman. Selain itu juga bisa menggunakan pupuk Urea atau NPK.
HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN CABE RAWIT

Tanaman cabe rawit umumnya tahan terhadap serangan hama dan penyakit yang menyerangnya, namun tak jarang ditemui adanya  hama saat menanam cabe rawit yaitu Aphis, lalat buah dan kapik.

Mengendalikan hama dapat menggunakan insektisida yang sesuai, dosis dan konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan.

Penyakit yang biasanya menyerang tanaman cabe rawit yaitu keriting daun yang biasanya timbul bila musim hujan, karena pH asam basa dari air hujan yang menempel pada daun menyebabkan jamur.

BACA JUGA : JUAL BIBIT CABE RAWIT DEWATA 43

PANEN TANAMAN CABE RAWIT

Tanaman cabe rawit dapat dipanen saat tanaman berumur 60 – 80 hst dan pemanenan dilakukan setiap 2 – 3 hari sekali tergantung dari produksi cabe rawit yang berbuah, yang kita tanam.

Pemanenan dapat dilakukan hingga tanaman berumur 6 bulan atau lebih, dan maksimal tanaman cabe rawit berumur 24 bulan.

Lamanya umur panen juga tergantung dari varietas yang dipilih, seperti benih cabe kecil Mhanu yang panen hingga umur 85 hst, cabe kecil Pelita yang panen pada umur 73 hst, dan beberapa varietas yang lain.

Fase panen tanaman cabe rawit 15 – 18 kali dalam sekali tanam. Waktu untuk panen sebaiknya pada pagi hari, dan setelah dipetik, cabe rawit disimpan di tempat yang teduh dan tidak lembab agar dapat tahan lama dan tidak terkena jamur.

BACA JUGA : BENIH CABE LMGA AGRO

Semakin tua umur tanaman cabe rawit yang dipanen maka produktivitas dan kualitas  buah juga akan menurun sehingga tidak ekonomis lagi. Produksi yang diperoleh biasanya mencapai 30 ton/Ha atau bisa mendapatkan lebih.

 

 

Iklan