JUAL CABE MERAH KERITING HIBRIDA LAJU F1


CABE MERAH KERITING, CABE KERITING LAJU, JUAL CABE LAJU, JUAL CABE MERAH LAJU, CABE LAJU PANAH MERAH
CABE MERAH KERITING

Cabe merah keriting adalah komoditas pertanian dimana budidayanya banyak dilakukan petani di Indonesia. Benih cabe merah keriting Laju F1 dapat diperoleh di Toko pertanian On Line LMGA AGRO  Bp. Budi : Telp. 082141747141 atau SMS/WA 08125222117. Cabe merah keriting banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masakan dan pemberi warna merah pada masakan. Cabe merah keriting juga memiliki rasa pedas yang khas dan memberi sensasi tersendiri pada penggemar makanan pedas dan berwarna merah. Manfaat dari cabe merah keriting dapat menambah nafsu makan dan menambah daya tahan tubuh. Bagus untuk kesehatan mata dan mengobati hidung tersumbat. Di dalam cabe merah keriting terkandung vitamin dan mineral yang berguna bagi kesehatan tubuh.

CABE MERAH KERITING HIBRIDA LAJU F1

CABE MERAH KERITING, CABE KERITING LAJU, CABE LAJU F1, CABE MERAH LAJU, CABE LAJU CAP PANAH MERAH, JUAL CABE LAJU
CABE MERAH KERITING

Cabe merah keriting hibrida Laju F1 adalah varietas benih cabe keriting tahan virus cap Panah Merah. Direkomendasikan untuk ditanam pada dataran rendah dan dapat dipanen pada umur 90 – 95 hari setelah tanam.

Cabai merah keriting Laju F1 memiliki buah yang panjangnya 17 – 20 cm, diameter 1 – 1,3 cm, buah berwarna hijau cerah saat muda dan berwarna merah cerah saat matang. Cabe merah keriting Laju F1 memiliki ketahanan terhadap penyakit Bacterial Wilt (layu bakteri) dan Phytopthora (busuk batang, busuk daun, busuk kuncup dan busuk akar). 

Potensi hasil cabe merah keriting Laju F1 adalah 26 – 27 ton/Ha, bobot per buahnya 7 – 7,5 gram. Cabe merah keriting Laju F1 dapat dipanen saat muda atau berwarna hijau maupun merah karena memiliki ukuran buahnya besar. Kemasan produk berisi 1750 butir benih.  

Bacterial Wilt ( Layu Bakteri ) Cabe Merah Keriting

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum dan memiliki tanaman inang yang cukup banyak yaitu diantaranya tanaman tomat, cabe, terong, paria, buncis dan bunga tahi ayam ( marigold ).

Ciri-ciri tanaman yang terserang penyakit ini adalah tanaman  mendadak layu tanpa diawali tanda kekuningan pada daun. Batang utama tampak tegak dan hijau sedangkan tangkai dan helaian daun layu dan luruh. Helaian daun yang layu dan luruh tadi masih berwarna hijau sehingga penyakit ini juga sering disebut green wilting.

BACA JUGA : TOKO PERTANIAN DI BERBAGAI KOTA INDONESIA

Tanaman yang terserang bila batangnya dibelah melintang tampak pembuluh angkut berwarna kecoklatan. Bila batang yang dibelah tadi dicelupkan ke air jernih tampak masa bakteri seperti asap keluar dari potongan batang.

Bakteri ini dapat bertahan hidup 2 tahun tanpa inangnya.  Kondisi yang mendukung hidup bakteri ini adalah temperatur yang hangat dan  curah hujan serta kelembaban yang tinggi.

Teknik Pengendalian Bacterial Wilt Cabe Merah Keriting

  1. Melakukan rotasi tanaman dengan selain tanaman inangnya. Menurut penelitian, tanaman kubis-kubisan  dapat mengurangi intensitas serangan bakteri ini.

  2. Tindakan pencegahan dengan aplikasi belerang pada saat persiapan lahan.

  3. Pemakaian pupuk Nitrogen secara berimbang agar tanaman tidak terlalu sukulen ( banyak air dalam batang dan daunnya).

  4. Gulma dibersihkan dengan rutin  atau tanaman sekunder yang bisa menjadi tanaman inang pembawa bakteri.

  5. Perbaikan drainase sehingga lahan tidak tergenang.

  6. Tanaman yang layu harus dicabut dan dimusnahkan.

  7. Tindakan mengendalikan serangan dengan bakterisida berbahan aktif Dazomet, Streptomycin sulfat, Asam oksolinik, Kasugamycine hidroklorida dan Oksitetrasiklin.

  8. Menggunakan tanaman yang tahan atau toleran.

Busuk Phytopthora Cabe Merah Keriting

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Phytopthora capsici  dan Phytopthora infestans. Busuk phytopthora biasanya menyerang batang, daun, akar dan kuncup bunga sehingga namanya sesuai pada bagian tanaman yang terserang.

Cendawan phytopthora juga bisa menyerang pada buahnya. Serangan semakin parah pada saat musim hujan karena tanaman menjadi rentan terhadap busuk batang.

BACA JUGA : HASIL TINGGI CABAI KERITING LAJU F1

Pada kondisi kelembaban yang tinggi, cendawan ini lebih cepat berkembang biak, spora cepat menyebar dan menginfeksi dari satu tanaman cabe  ke tanaman cabe lainnya.

Curah hujan yang tinggi, tanah yang selalu basah, udara yang lembab dan hangat merupakan kondisi yang cocok bagi cendawan untuk berkembang biak. Selain tanaman cabe, cendawan ini juga menyerang tanaman tomat, terong, kentang, timun, semangka atau melon.

Gejala Serangan Bakteri Phytopthora Cabe Merah Keriting

  1. Gejala awal serangan terdapat pada batang tanaman muda atau pucuk tanaman. Batang muda membusuk seperti tersiram air panas dan jika dipegang, kulit batang akan mudah terkelupas. Lama kelamaan pada batang muda yang terserang akan muncul bulu-bulu halus berwarna hitam keabu-abuan, layu dan akhirnya mengering. jika dibiarkan, serangan akan merembet ke bawah, ke bagian batang yang lebih tua.

  2. Bila serangan pada daun, daun terlihat membusuk dan rusak seperti tersiram air panas. Daun yang terserang akan berwarna hitam dan lembek.

  3. Serangan pada bunga menyebabkan tangkai bunga membusuk, berwarna kecoklatan dan bunga akhirnya gugur atau rontok.

  4. Serangan yang terjadi pada buah ditandai dengan tangkai buah yang membusuk berwarna kecoklatan dan kulit tangkai buah mudah terkelupas. Serangan menjalar hingga ke buahnya sehingga buah mudah lepas dari tangkainya. Buah cabe yang terserang terdapat bercak coklat dan lembek. Bercak meluas ke seluruh permukaan buah sehingga buah menjadi busuk, lembek dan berair.

  5. Serangan cendawan ini juga bisa pada batang cabe yang lebih tua. Gejala serangan terlihat bila batang tampak membusuk, lembek, berwarna kecoklatan dan kulit batang mudah terkelupas. Batang atas yang terserang akan layu, mengering dan mati.

  6. Serangan cendawan ini pada akar tanaman cabe mengakibatkan tanaman tiba-tiba layu, mengering dan mati secara keseluruhan dan berlangsung secara cepat. Akar tanaman cabe yang terinfeksi apabila dicabut akan tampak akar yang membusuk, lembek dan berwarna kecoklatan.

Pencegahan dan Pengendalian Busuk Phytopthora Cabe Merah Keriting
  1. Menggunakan benih yang tahan terhadap penyakit ini. Saat persemaian, menggunakan media tanah yang steril dan bersih dari kotoran. Menggunakan naungan saat menyemaikan bibit dan mengatur jarak semai jangan terlalu rapat. Segera mencabut bila ada bibit yang tampak sakit.

  2. Persiapan lahan harus dilakukan dengan sebaik-baiknya. Lahan dicangkul dan dibersihkan dari gulma dan akar sisa tanaman. Lahan yang setelah dicangkul dibiarkan atau dijemur selama 2 – 3 minggu untuk mematikan spora cendawan yang mungkin dalam tanah.

  3. Saat musim hujan, tinggi bedengan disesuaikan agar air tidak menggenang di lahan.

  4. Bila pH di bawah 5,5 tambahkan dolomit pada tanah karena cendawan phytopthora mudah berkembang biak pada tanah yang asam.

  5. Apabila memupuk menggunakan pupuk kandang gunakan yang lama terutama bila dilengkapi dengan trichoderma. Larutan Trichoderma dapat disemprotkan pada lahan sebelum pemasangan mulsa ( dosis sesuai pada kemasan ). Larutan ini dapat menekan perkembangbiakan cendawan phytopthora dan cendawan patogen lainnya.

  6. Bedengan ditutup mulsa plastik dapat mengurangi perkembangbiakan cendawan.

  7. Pupuk Nitrogen diberikan secara berimbang dan diusahakan tanaman tidak kekurangan unsur Kalium.

  8. Hindari menyiram dengan cara leb atau penggenangan karena  spora cendawan dapat menyebar dengan cepat dalam air.

  9. Melakukan penyemprotan menggunakan fungisida secara rutin. Fungisida yang digunakan berbahan aktif 2 – 3 jenis yang berbeda. disemprotkan dengan interval 3 hari sekali. Tambahkan perekat bila menanam cabe di musim hujan.

BACA JUGA : CARA SUKSES MENANAM CABAI BAJA HASIL 29 TON

BUDIDAYA CABE MERAH KERITING

Syarat Tumbuh Cabe Merah Keriting

Tanaman cabe merah keriting dapat tumbuh di dataran rendah maupun daerah pegunungan yang ketinggiannya mencapai 2000 m dpl. Iklim tropis dan sub tropis merupakan iklim yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman cabe merah keriting.

Suhu lingkungan yang ideal yaitu antara 16 – 23 °C. Tanah yang baik untuk menanam cabe merah keriting yaitu tanah yang kaya akan bahan organik, gembur, subur dan air tidak mudah menggenang. Derajat keasaman tanah normal antara 5,5 – 6,8.

Cara Menanam Cabe Merah Keriting

  1. CABE MERAH KERITING, PEMASANGAN MULSA PLASTIK PERTANIAN
    CABE MERAH KERITING

    Memilih benih yang baik, berkualitas dan terpercaya sehingga dapat menghasilkan bibit cabe merah keriting yang baik pula. Setelah itu benih disemaikan pada polybag atau pada tray semai atau pada bedengan. Menggunakan media yang baik untuk pertumbuhan bibit agar didapatkan bibit yang serempak dan seragam tumbuhnya. Polybag yang digunakan berukuran 4 x 6 cm dan ditata rapi membujur menghadap ke arah timur. Lokasi persemaian diberi atap plastik atau rumbai.

  2. Persiapan lahan dengan membajak atau mencangkul lahan, gulma, batu-batuan dan sisa akar tanaman dihilangkan dari lahan. Lahan ditaburi pupuk kandang dan dolomit lalu dibiarkan selama 1 minggu. Setelah 1 minggu, dibuatlah bedengan dengan lebar 100 cm dan jarak antar bedengan 60 – 80 cm. Lalu bedengan ditutup dengan mulsa dan dibuatlah lubang tanam. Jarak tanam cabe merah keriting adalah 60 x 70 cm dan dibuat dengan pola zig-zag. Lalu dibiarkan selama 1 minggu.

  3. Setelah berumur 3 – 4 minggu penyemaian, bibit cabe merah keriting akan tumbuh 3 – 4 helai daun dan bibit telah siap dipindah ke lahan tetap. Proses penanaman dilakukan pada pagi hari atau sore hari bila saat pagi turun hujan. Sebaiknya proses penanaman dilakukan sampai selesai dalam satu hari. Pilihlah bibit yang pertumbuhannya baik dan sehat, kuat, mulus dan tidak tampak ada cacat. Bibit dimasukkan ke lubang tanam beserta tanahnya dan dilakukan perlahan jangan sampai merusak perakaran bibit.

  4. Setelah proses penanaman selesai, bibit ditutup tanah, dan disiram dengan air secukupnya.

Pemeliharaan dan Perawatan Tanaman Cabe Merah Keriting

  • Penyiraman dilakukan saat tanah tampak kering dengan menggunakan alat gembor/siram. Hati-hati bila melakukan penyiraman untuk tanamn yang masih belum kuat/muda. Penggenangan bisa dilakukan setiap dua minggu sekali.

  • Penyulaman dilakukan pada minggu pertama sampai kedua yaitu dengan mencabut dan mengganti tanaman yang mati atau sakit dan abnormal.

  • Pemasangan ajir perlu pada budidaya cabe agar tanaman tidak roboh. Ajir ditancapkan dengan jarak minimal 4 cm dari pangkal batang. Pemasangan ajir dilakukan pada hari ke-7 sejak bibit dipindahkan. Lalu tanaman diikatkan pada ajir setelah tanaman tumbuh tinggi atau berumur di atas 1 bulan.

  • Perempelan atau pemotongan tunas setelah tanaman berumur 3 minggu pada cabe dataran rendah dan berumur 1 bulan untuk cabe dataran tinggi. Tunas yang tumbuh pada ketiak daun dipotong. Pemotongan tunas dilakukan sampai terbentuk cabang utama yaitu ditandai dengan munculnya bunga pertama atau kedua.

  • Pemupukan susulan dilakukan 2 minggu sekali atau minimal 8 kali hingga panen terakhir. Pemupukan dilakukan dengan cara dikocorkan pada setiap lubang tanam. Dapat juga menggunakan pupuk organik cair dengan cara menyiramkan 100 ml larutan yang telah diencerkan pada setiap tanaman. Pupuk NPK bisa ditambahkan pada campuran tersebut.

Pemanenan Cabe Merah Keriting

CABE MERAH KERITING, CABE MERAH LAJU, CABE KERTING LAJU, JUAL CABE LAJU, CABE LAJU PANAH MERAH
CABE KERITING LAJU

Cabe Merah Keriting hibrida Laju F1 dapat dipanena pada umur 90 – 95 hari setelah tanam. Proses pemanenan dapat dilakukan beberapa kali. Waktu panen dilakukan 2 – 5 hari sekali  disesuaikan kematangan buah dan kondisi pasar.

Cabe merah keriting Laju F1 dapat juga dipanen saat berwarna hijau atau muda. Buah cabe yang dipanen dipetik beserta tangkainya untuk memperpanjang umur simpan. Pemetikan dilakukan saat pagi hari. Potensi hasil cabe merah keriting Laju F1 antara 26 – 27 ton/ha.

BACA JUGA : BENIH CABAI KERITING HARGA GROSIR DAN MURAH

Demikian ulasan kami tentang Cabe Merah Keriting Hibrida Laju F1 dan cara budidayanya. Untuk penjelasan lebih banyak dapat ditanyakan di Toko On Line LMGA AGRO (Agen, Distributor, Dealer, Resmi) menyediakan benih, pestisida, pupuk, dan peralatan pertanian dengan harga murah dan terjangkau.

Kami juga melayani konsultasi GRATIS budidaya pertanian tanaman hortikultura. Hubungi LMGA AGRO di CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117. Selamat mencoba .

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan