RSS

BUDIDAYA BAWANG MERAH TUK TUK DARI PANAH MERAH MENJADI INCARAN PETANI

29 Nov

tuk-tukBawang merah (Allium cepa var. ascalonicum L.) merupakan jenis tanaman penghasil umbi yang umbinya sangat populer untuk dijadikan bumbu pada aneka masakan di dunia termasuk di Indonesia. Bawang merah sebagai komuditas bumbu yang keberadaannya hampir dibutuhkan oleh masyarakat setiap harinya. Bawang merah, tanaman penghasil umbi dimana umbi dari bawang merah ini dapat dimakan mentah, untuk bumbu masakan, acar dan bahkan sebagai obat tradisional. Kulit dari umbinya pun juga dapat dimanfaatkan sebagai zat pewarna alami dan daunnya juga bisa dijadikan sayuran penyedap masakan.

Umbi bawang merah mengandung banyak zat gizi antara lain vitamin C, kalium, serat, asam folat, kalium, dan zat besi yang bermanfaat bagi tubuh yang bisa dijadikan sebagai obat tradisional. Manfaat bawang merah sebagai obat tradisional adalah dapat mengobati maag, masuk angin, kencing manis, kolesterol, dan menjadikan aliran darah lancar. Karena dari manfaatnya tak heran jika penggunaan bawang merah  sangatlah tinggi. Dimana penggunaannya paling sering ialah untuk dikonsumsi terutama sebagai bumbu penyedap pada makanan seperti soto, sate, bakso, bubur, dll. yang umumnya menggunakan bawang merah sebagai bumbu dasar maupun bumbu tabur (bawang goreng).

Bawang merah memiliki potensi pasar yang cukup luas. Mengingat, kebutuhan dan tingkat konsumsi dari masyarakat yang kian meningkat serta para pelaku usaha kuliner yang makin merebak. Hal ini tentu saja telah membuka peluang besar dan membuat prospek budidaya bawang merah menguntungkan. Prospek budidaya bawang merah sangat menguntungkan dan luas. Potensi pasarnya  tidak hanya di dalam negeri saja tetapi juga menembus pasar ekspor ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan India.

Meskipun budidaya bawang merah berpeluang tinggi untuk menghasilkan keuntungan, namun sampai sekarang petani masih belum bisa menghasilkan budidaya secara maksimal. Mengapa bisa demikian? karena para petani hanya menjalankan proses budidaya bawang merah pada musim kemarau saja sehingga membuat harga bawang merah menjadi fluktuatif (naik di saat musim kemarau dan turun dratis saat musim penghujan). Hal ini tentu saja membuat petani bawang merah mengalami kerugian.

Untuk itu diperlukan strategi yang tepat dalam memulai budidaya bawang merah. Alangkah baiknya jika budidaya bawang merah juga dilakukan di segala musim/di luar musim kemarau agar keuntungan bisa maksimal dan harga stabil di pasaran. Memang budidaya bawang merah di luar musim kemarau (musim penghujan) akan berisiko tinggi tapi hal ini dapat dicegah jika petani melakukan teknik budidaya khusus dan perawatan bawang merah yang tepat di luar musim kemarau (musim penghujan). Teknik budidaya bawang merah di musim penghujan tersebut antara lain :

  • Persemaian

Pilihlah benih yang bagus dan benih bawang merah tersebut sebaiknya disemai terlebih dahulu selama 3-4 minggu dengan media campuran tanah, pupuk kandang/kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1 pada sebuah wadah/tray semai.

  • Persiapan lahan tanam

Lahan tanam digemburkan lebih dahulu dengan kedalaman 20-30 cm. Lalu buat bedengan dengan ketinggian 25-35 cm dengan jarak antar bedengan 40-50 cm. Taburi dengan kapur dolomit dan tambahkan pula pupuk NPK dan SP

  • Penanaman bawang merah

Setelah bibit berumur 30-40 hari, bibit siap tanam. Pilihlah bibit yang pertumbuhannya sehat dan tahan terhadap air. Buatlah lubang tanam lalu masukan bibit ke dalam tanah hanya 2/3 saja agar pertumbuhan tidak terhambat lalu tutup kembali dengan tanah. Jarak antar tanaman sekitar 15-15 cm.

  • Perawatan

Lakukan perawatan dengan menjaga sistem pengairan pada lahan agar tanaman bawang merah tidak membusuk dan beri pemupukan serta penyamprotan agar terhidar dari serangan hama dan penyakit.

  • Pemanenan

Pemanenan sebaiknya dilakukan ketika cuaca sedang cerah atau ketika daun sudah kering dari air hujan. Hal ini dimaksudkan agar mempermudah pengeringan supaya bawang merah tidak membusuk.

Itulah sedikit teknik dalam melakukan budidaya bawang merah pada musim penghujan. Selain dari teknik budidaya yang tepat, pemilihan benih pada cara yang pertama juga sangat berpengaruh dalam kesuksesan budidaya. Benih yang dipilih usahakan yang memiliki kualitas baik dan unggul. Salah satu benih bawang merah yang dapat menjadi pilihan adalah benih bawang merah Tuk Tuk dari Panah Merah. Benih bawang merah Tuk Tuk mulai banyak diburu petani akhir-akhir ini. Hal ini dapat membuktikan bahwa produktivitas bawang merah Tuk Tuk memang sangat disukai petani. Bawang merah Tuk Tuk dari Panah Merah ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Bawang merah Tuk Tuk termasuk bawang merah non hibrida dari biji
  2. Bawang merah Tuk Tuk cocok ditanam di dataran rendah – tinggi
  3. Tanaman vigor, umbi bulat, besar 15 gram
  4. Umbi tunggal atau ganda
  5. Umur panen 75 – 85 HST
  6. Potensi hasil panen 25 – 30 ton/ha

Budidaya bawang merah Tuk Tuk dari Panah Merah menjadi incaran petani untuk meraih keuntungan maksimal. Benih bawang merah Tuk Tuk tersedia dalam kemasan 50 gram/sachet. Apabila berminat benih bawang merah Tuk Tuk dari Panah Merah bisa Anda dapatkan di Toko Pertanian Online LMGA AGRO. Toko Online LMGA AGRO menyediakan benih, pupuk, pestisida, dan sarana pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim ke seluruh wilayah Indonesia melalui jasa ekspedisi terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8, dsb. Kami juga melanyani konsultasi gratis budidaya tanaman hortikultura. Silakan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp.: 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 November 2016 in Benih

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: