RSS

BAYAM UNGGUL RETINA DAUN RIMBUN DAN TIDAK MUDAH BERBUNGA

04 Nov

bayam retina, bayam, benih, benih bayam, benih pertiwi, agri makmur pertiwi, baya cabutBayam dengan nama latin Amaranthus spp. merupakan tumbuhan asli yang berasal dari Amerika tropik yang keberadaannya sekarang telah tersebar ke berbagai penjuru dunia. Tanaman bayam sangat familiar di kalangan masyarakat Indonesia sebagai sayur. Bagian yang yang biasa dijadikan sayur adalah bagian daunnya. Daun bayam memiliki banyak manfaat yang berguna bagi kesehatan tubuh. Maka tak heran jika hal ini menjadikannya selalu diburu masyarakat untuk dikonsumsi setiap harinya.

Manfaat dari sayur bayam sangat baik bagi tubuh jika dikonsumsi. Bayam dikenal sebagai sayuran sumber zat besi penting yang sangat berguna untuk mencegah terjadinya penyakit anemia. Selain itu manfaat dari bayam ini dapat meningkatkan kesehatan mata, mencegah kanker, anti inflamasi, menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah diabetes, mencegah osteoporosis, dan dapat meningkatkan daya ingat serta kecerdasan otak. Dengan begitu bayam sangat baik dikonsumsi oleh semua orang dari mulai anak-anak hingga orang dewasa.

Bayam memiliki beberapa jenis, jenis-jenis bayam yang ada dan mudah kita temui di negara kita dibedakan menjadi 5, yaitu :

  1. Bayam Petik. Bayam petik biasa sering tumbuh liar di desa-desa. Bayam ini hanya dipetik daunnya saja. Daun bayam ini lebih tebal daripada bayam lainnya dan biasa digunakan sebagai lalapan, ditumis maupun dibuat keripik bayam.
  2. Bayam Cabut. Bayam cabut merupakan bayam yang paling banyak dibudidayakan. Bayam ini biasanya dipanen pada saat masih kecil dan batangnya masih lunak dengan cara dicabut. Umur panen maksimal adalah 25 hari.
  3. Bayak Itik. Bayam itik memiliki daun yang lebih kecil dan lebih halus dari bayam cabut. Daunnya mempunyai warna khas yaitu warna kemerahan pada bagian tengah dan warna hijau di bagian pinggir daun.
  4. Bayam Merah. Bayam merah memiliki warna merah pada bagian daun hingga batangnya.
  5. Bayam Duri. Bayam duri hampir mirip dengan bayam petik namun lebih kurus dan memiliki daun agak runcing, pada pangkal dan cabang terdapat duri-duri. Bayam ini biasa digunakan sebagai obat alternatif untuk mengobati demam, eksim, bisul, TBC, dan sakit tenggorokan.

Dari sekian jenis bayam tersebut, salah satu jenis bayam yang paling banyak menjadi tanaman budidaya adalah bayam cabut. Bayam cabut banyak dibudidayakan karena rasa dari bayam ini lebih enak sehingga lebih disukai masyarakat. Jika konsumen banyak yang suka maka budidaya bayam ini akan sangat menguntung bagi petani yang membudidayakannya.

Bayam cabut termasuk tanaman terna semusim yang cocok dibudidayakan di daerah yang memiliki iklim hangat dan pencahayaan yang cukup seperti Indonesia. Di Indonesia sendiri budidaya bayam sangat diminati mulai dari kalangan petani, hobiis tanaman, hingga ibu-ibu rumah tangga. Budidaya bayam terbilang cukup mudah, bisa dilakukan secara komersial di lahan-lahan persawahan maupun dibudidayakan secara minimalis di perkarangan rumah. Tanaman bayam tergolong jenis tanaman sayur yang mudah tumbuh dan mempunyai masa panen yang singkat. Masa panen yang singkat didukung pula dengan perawatan yang mudah menjadi keuntungan tersendiri dalam budidaya bayam. Masa panen bayam sekitar 20-25 hari setelah tanam. Singkatnya masa panen ini menjadikan perputaran uang modal budidaya semakin cepat sehingga sangat menguntungkan bagi petani karena tidak diperlukan waktu yang lama untuk mendapatkan hasilnya.

Bayam yang tumbuh subur, daun yang banyak dan seragam serta tidak cepat berbunga adalah karakter bayam yang sebaiknya dipilih oleh petani untuk dibudidayakan. Untuk memenuhi karakter bayam tersebut pembudidayaan bayam dapat dilakukan melalui benih. Pilihlah benih bayam yang unggul dan berkualitas agar hasil dapat memuaskan. Pada saat ini benih bayam berkualitas sudah banyak diproduksi oleh perusahan benih pabrikan salah satunya Benih Bayam Retina. Bayam Retina merupakan benih bayam unggulan yang diproduksi oleh perusahaan benih PT Agri Makmur Pertiwi dengan merk dagang Benih Pertiwi. Berikut karakteristik yang dimiliki oleh Bayam Retina dari Benih Pertiwi ini antara lain sebagai berikut :

  1. Tanaman bayam Retina tumbuh tegak dengan tinggi rata-rata sekitar 30 cm
  2. Daun bayam Retina hijau tebal dengan ukuran panjang 13 cm dan lebar 9,5 cm
  3. Berbentuk oval dan rasa tidak getir
  4. Dapat dipanen pada umur 25 HST
  5. Potensi hasil 19 ton/ha
  6. Tersedia dalam kemasan benih 500 gram/sachet

Keunggulan Bayam Retina yang memiliki sifat-sifat seperti di atas menjadikan Bayam Retina layak menjadi pilihan untuk dibudidayakan. Keunggulan utama dari Bayam Retina Cap Benih Pertiwi ini adalah :

  1. Bayam Retina tidak mudah berbunga
  2. Daun lebat dan seragam
  3. Warna daun hijau gelap

Tidak ada salahnya jika mulai sekarang kita mencoba membudidayakan bayam. Mengingat bayam sebagai salah satu sayuran favorit masyarakat yang permintaan tidak pernah turun. Malah justru tingkat konsumsinya meningkat yang menjadikan budidaya bayam ini menghasilkan keuntungan yang berlipat.

Benih Pertiwi, Bayam Unggul Retina Daun Rimbun dan Tidak Mudah Berbunga, apabila Anda berminat Benih Bayam Retina Cap Benih Pertiwi bisa didapatkan di Toko Pertanian Online LMGA AGRO. Toko Online LMGA AGRO menyediakan benih, pupuk, pestisida, dan sarana pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim ke seluruh wilayah Indonesia melalui jasa ekspedisi terpercaya seperti JNE, J&T, POS, TIKI, KI8, dsb. Kami juga melanyani konsultasi gratis budidaya tanaman hortikultura. Silakan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Budi Telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 November 2016 in Benih

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: