RSS

TOMAT DATARAN TINGGI F1 OPTIMA BUAH BESAR TAHAN VIRUS

20 Okt

tomat optima, optima F1, benih, benih tomat, benih tahan virus, benih panah merah, lmga agro, jual benih, toko pertanianTomat tampaknya masih tetap eksis memenuhi setiap pasar buah dan sayur di Nusantara. Keberadaannya tak lekang oleh waktu, terus diproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Tomat sebagai buah (tomat buah) sering kali diburu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Tomat buah dapat dikonsumsi langsung sebagai buah segar ataupun dibuat jus tomat. Tomat buah memiliki rasa lebih manis dan segar serta bentuk buah yang sedikit besar dibandingkan tomat sayur. Sedangkan, tomat sayur memiliki rasa yang lebih asam dan bentuknya agak kecil sehingga sering digunakan masyarakat sebagai sayuran penyedap masakan.

Tingginya permintaan pasar terhadap tomat baik tomat buah maupun tomat sayur menjadikan tomat sebagai komuditas terlaris kedua setelah cabai. Hal ini tentu telah membawa peluang besar bagi petani untuk membudidayakan tomat. Budidaya tomat merupakan kegiatan menanam tomat untuk diambil hasil atau keuntungannya. Seiring berjalannya waktu, budidaya tomat makin gencar dilakukan oleh petani hingga terbentuklah sentra-sentra budidaya tomat di Indonesia yang pada awalnya hanya terdapat di pulau Jawa kini telah menyebar ke berbagai daerah luar Pulau Jawa seperti Sumatra dan Kalimatan.

Hasil budidaya yang diharapkan oleh petani tomat tentu saja hasil panen yang maksimal dan memuaskan dalam segala hal dari kuantitas hingga kualitas. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan ini, petani perlu memperhatikan dalam hal pemilihan benih tomat sebelum budidaya. Pemilihan benih tomat yang tepat sangat berpengaruh terhadap hasil panen yang diperoleh. Benih tomat yang dipilih sebaiknya memperhatikan beberapa faktor. Faktor pertama, sesuaikan benih tomat dengan daya adaptasi/ketinggian tempat budidayanya. Berdasarkan daya adaptasi/ketinggian tempat budidaya, tomat dibedakan menjadi 2 yaitu :

  1. Tomat untuk dataran tinggi. Contoh : Tomat F1 TM Vista, tomat F1 Marta, tomat F1 Warani, tomat F1 Marta 9, tomat F1 Montera, dan tomat F1 Optima.
  1. Tomat untuk dataran rendah. Contoh : Tomat F1 Tymoti, tomat F1 Permata, tomat F1 Betavilla, tomat F1 Lentana, tomat F1 Servo, tomat F1 Tombatu.

Selain pemilihan benih yang tepat sesuai ketinggian tempat tanam, faktor kedua adalah pilihlah benih yang memiliki ketahanan terhadap virus. Hal ini disebabkan karena serangan virus dapat menyerang setiap tanaman budidaya kapan saja dan bahkan sekarang ada beberapa daerah sentra budidaya tomat yang sudah endemik virus. Serangan virus yang umumnya menyerang adalah Gemini Virus. Virus ini dikenal sangat membahayakan tanaman budidaya. Tanaman yang telah terinfeksi virus ini akan mengalami pertumbuhan yang abnormal yaitu daun – daun muda mengulung menjadi keriting dan berubah warna menjadi kekuning-kuningan. Tanaman pun akan terlihat lebih kerdil dari tanaman normal. Serangan virus ini dikenal petani sebagai pembawa penyakit Keriting Bule/Bulai pada tanaman tomat. Untuk itu perlu para petani tomat melakukan penanganan sesegera mungkin apabila serangan gemini virus ini mulai tampak. Virus ini menyebar dengan sangat cepat dan dapat menurunkan produktivitas tanaman. Apabila tidak sesegera mungkin ditangani justru petani akan mengalami kerugian yang fatal yaitu gagal panen total.

Ada cara efektif dan tepat untuk mencegah serangan virus tersebut yaitu salah satunya ya  dengan mengunakan benih tomat yang tahan virus. Benih tomat tahan virus tersebut yaitu Benih Tomat F1 Optima. Benih Tomat F1 Optima merupakan benih tomat tahan virus genarasi terbaru yang dikeluarkan oleh perusahaan benih PT East West Seed Indonesia dengan trade mark Cap Panah Merah. Tomat Optima adalah tomat unggulan baru untuk dataran tinggi. Buahnya besar dan keras. Hasil panen pun per satuan luas sangatlah tinggi. Berikut adapun deskripsi dari Tomat F1 Optima Cap Panah Merah sebagai berikut :

  1. Tomat Optima direkomendasikan untuk dataran tinggi
  2. Tanaman kuat dan kokoh
  3. Tanaman tahan terhadap serangan virus ( Gemini Virus dan Phythopthora Infestans )
  4. Tanaman tomat Optima bisa dipanen pada umur 83 – 85 HST
  5. Buah besar dan keras dengan bobot 147 – 162 gram/buah
  6. Potensi hasil 87 – 105 ton/ha

Dengan keunggulan diatas, tomat Optima diharapkan mampu menjawab permasalahan budidaya tomat terutama di dataran tinggi. Yang paling utama dari tomat ini adalah ketahanannya yang TOP terhadap serangan virus dan Phythopthora Infestans. Seperti yang kita ketahui, serangan virus dan Phythopthora Infestans menjadi masalah yang banyak dijumpai para petani di area budidaya tomat di dataran tinggi dibandingkan dari serangan layu.

Dengan demikian menggunakan benih tomat dataran tinggi F1 Optima tahan virus dan disertai dengan teknik budidaya tomat yang baik dan benar, maka hasil panen yang melimpah pun akan bisa tercapai sehingga keuntungan maksimal pun dapat terlampaui.

Apabila Anda berminat benih tomat dataran tinggi F1 Optima buah besar tahan virus dari Cap Panah Merah bisa Anda dapatkan di Toko Pertanian Online LMGA AGRO. Toko Online LMGA AGRO menyediakan benih, pupuk, pestisida, dan sarana pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim seluruh pesanan Anda dimanapun termasuk ke seluruh wilayah Indonesia melalui jasa ekspedisi terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8, dsb. Kami juga melanyani konsultasi gratis budidaya tanaman hortikultura. Silakan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Budi Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 20 Oktober 2016 in Benih

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: