RSS

STRATEGI PENGOLAHAN TANAH DI MUSIM PENGHUJAN

05 Okt

Musim penghujan adalah musim yang dinantikan oleh para petani. Pada umumnya petani akan segera menanam saat musim hujan telah datang, karena ketersediaan air yang melimpah sehingga kebutuhan air tanaman akan dengan mudah terpenuhi. Namun perlu diperhatikan pula budidaya yang tepat saat musim hujan. Jika air dibiarkan saja menggenang pada tanaman pertanian yang kebanyakan tidak tahan genangan, maka akan menimbulkan masalah terutama keadaan anaerobik (tanpa oksigen)  pada daerah akar yang  menyebabkan tanaman menjadi busuk. Keadaan ini berpotensi pula mengundang hama dan penyakit tanaman. Oleh sebab itu perlu strategi pengolahan tanah yang sesuai pada musim penghujan.

Pengolahan tanah merupakan bagian awal dari proses budidaya tanaman. Pengolahan tanah merupakan perlakuan teknis untuk menciptakan keadaan tanah yang baik bagi pertumbuhan tanaman (sebagai tempat tumbuh bibit, daerah perakaran, membenamkan sisa tanaman, dan memberantas gulma). Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah agar aerasi tanah dapat terjaga dengan baik dan akar dapat dengan mudah menembus ke bawah. Pengolahan tanah bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu secara manual maupun mekanik tergantung dengan skala usaha maupun luasan lahan.

  1. Pengolahan tanah secara manual

Pengelohan tanah secara manual biasanya menggunakan alat pertanian sederhana yaitu berupa cangkul, kored dan jika diperlukan bisa menggunakan garpu. Pengolahan tanah secara manual mampu menghasilkan gemburan tanah yang pas dan sedikit pemadatan pada tanah. Namun, pengolahan tanah secara manual akan memerlukan waktu yang relatif lama.

  1. Pengolahan tanah secara mekanik

Pengelohan tanah secara mekanik umumnya menggunakan traktor sehingga pengerjaan pengolahan tanah relatif akan lebih cepat. Namun memerlukan keahlian dalam mengoperasikan alat dan tambahan biaya untuk perawatan mesin ini serta adanya efek pemadatan tanah yang lebih tinggi dibanding pengolahan tanah manual.

Saat musim penghujan sebenarnya tantangan dalam budidaya tanaman sedikit bertambah. Selain genangan juga terdapat ancaman hama dan penyakit yang semakin banyak, pH tanah cenderung asam ( pH < 7 ), terikutnya hara dan terangkatnya tanah top soil oleh aliran air. Meskipun demikian, tantangan ini dirasa petani tidak seberapa daripada harus kekurangan air pada saat musim kemarau. Karena kita ketahui bahwa air adalah unsur yang wajib terpenuhi dalam budidaya tanaman. Beberapa tantangan dalam budidaya tanaman di musim penghujan dapat diminimalisir dengan pengolahan lahan pertanian yang tepat.

Sistem pengolahan tanah  dibedakan dalam dua jenis yaitu minimum tillage dan maksimum tillage. Maksimum tillage adalah pengolahan tanah secara keseluruhan pada lahan budidaya. Sedangkan minimum tillage adalah pengolahan tanah yang dilakukan secara terbatas atau seperlunya tanpa melakukan pengolahan tanah pada seluruh areal lahan.

Jenis pengolahan tanah terdiri dari pengolahan tanah yang merugikan konservasi dan pengolahan tanah yang berorientasi konservasi. Pengolahan tanah yang merugikan konservasi tentunya juga akan menurunkan hasil tanaman budidaya, contohnya saja pengolahan tanah yang dipaksakan pada lahan miring. Selain dapat meningkatkan potensi erosi, pengolahan tanah tersebut juga akan merusak konservasi tanah secara besar-besaran jika tidak dikelola dengan baik. Karena jika musim hujan tiba, sebagian besar lapisan top soil otomatis akan terikut aliran air ke tempat yang lebih bawah. Sedangkan pengolahan tanah yang berorientasi konservasi akan mengutamkan kesehatan tanah, sehingga akan diolah seperlunya (minimum tillage). Misalnya saja pada lahan miring sekalipun, jika ingin mengolah tanah secara baik maka perlu membuat terasering mengikuti kontur yang memotong lereng dan tidak perlu pengolahan yang terlalu intensif. Sehingga dengan pengolahan tanah seperlunya ini (minimum tillage), diharapkan akan tetap menjaga kesehatan tanah. Terdapat beberapa keuntungan dalam melaksanakan pengolahan tanah menurut kontur yaitu terdapat penghambat aliran permukaan, memungkinkan penyerapan air lebih besar di daerah kering, dan menghindarkan pengangkutan tanah.

Tanaman di musim penghujan menjadi sangat rentan terserang berbagai masalah seperti yang telah disebutkan sebelumnya di atas yang bisa mengakibatkan pertumbuhan tanaman terganggu. Masalah tersebut dapat terjadi seringkali disebabkan karena cara pengolahan tanah yang salah. Untuk itu dengan penerapan strategi pengolahan tanah yang baik dan benar serta tepat di musim penghujan akan berdampak baik bagi pertumbuhan tanaman. Berikut tahapan pengolahan tanah di musim hujan yang baik dan benar adalah sebagai berikut :

  • Pembersihan gulma

Pengolahan tanah diawali dengan pembersihan gulma, terutama apabila di lahan yang akan ditanami sudah tumbuh rimbun oleh gulma. Perbersihan gulma bertujuan agar pertumbuhan tanaman budidaya tidak terganggu. Pada musim hujan pertumbuhan gulma (rumput-rumput liar) nyaris sangat banyak. Selain itu, spora-spora dari gulma ini sangat mudah tumbuh karena kelembaban tanah di musim hujan. Maka dari itu diperlukan pembersihan gulma secara rutin pada saat budidaya tanaman sudah dimulai. Pembersihan gulma dapat dilakukan secara mekanik yaitu dengan mencabut atau mengcangkul ataupun secara kimiawi dengan menggunakan herbisida.

  • Pembalikan tanah

Pembalikan tanah bertujuan agar tanah tidak keras sehingga lebih gembur. Pengemburan dilakukan supaya tanah yang awalnya berada di bawah menjadi di atas dan terpapar sinar matahari. Sehingga paparan sinar matahari ini dapat mematikan benih-benih gulma, hama, dan penyakit yang berada dalam tanah serta memperbaiki aerasi tanah

  • Pemberian pupuk kandang

Pemberian pupuk kandang sangat baik untuk memperbaiki struktur tanah sehingga menjadi media yang ideal bagi tanaman. Selain itu, kandungan unsur hara makro dan mikro pada pupuk kandang juga akan mengefektikan bahan-bahan anorganik dalam tanah, termasuk pupuk anorganik sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman menjadi optimal.

  • Pembuatan bedengan yang lebih tinggi

Pembuatan bedengan yang lebih tinggi bertujuan agar air tidak menggenangi bedengan. Seperti yang kita ketahui, pada saat musim hujan, debit air akan meningkat, sehingga jika bedengan tidak ditinggikan maka tanaman akan mudah tergenang oleh air. Kelembaban meningkat sehingga tanaman sangat rentan terserang hama dan penyakit.

  • Pemasangan mulsa pada bedenganmulsa, mulsa plastik hitam perak, cara pemasangan mulsa, lmga agro, toko pertanian lmga agro

Pemasangan mulsa ini sangat penting dilakukan pada musim hujan untuk mengatisipasi berbagai masalah yang mungkin terjadi. Mulsa yang cocok digunakan adalah mulsa plastik hitam perak. Penggunaan mulsa plastik hitam perak pada musim hujan memiliki tujuan tersendiri bagi budidaya tanaman. Warna perak pada bagian atas mulsa bertujuan agar memantulkan cahaya matahari lebih banyak sehingga proses fotosintesis menjadi optimal, mencegah serangan hama dan penyakit, mempertahankan kelembaban dan suhu tanah, mempertahankan struktur tanah agar tetap gembur, serta mengurangi kehilangan unsur hara pada tanah karena aliran air hujan. Sedangkan penggunaan warna hitam pada bagian bawah mulsa bertujuan untuk menyerap panas sehingga suhu di perakaran tanaman menjadi hangat dan perkembangan akar akan optimal. Selain itu warna hitam juga mencegah sinar matahari menembus ke dalam tanah sehingga benih-benih gulma tidak akan tumbuh.

  • Membuat dan memperlebar saluran drainase air

Pada saat musim hujan air bisa saja dapat melebihi kapasitas normal sehingga menimbulkan genangan yang menyebabkan tumbuh kembang tanaman terganggu. Untuk itu sangat diperlukan pembuatan saluran drainase yang tepat dan tempat pembuangan air yang diarahkan secara benar. Pelebaran saluran drainase ini juga bertujuan agar saluran mampu menampung dan menyalurkan air dalam jumlah banyak sehingga tidak sampai mengenangi tanaman. Pengaturan drainase air sangat penting dilakukan agar kelembaban tanah yang ideal bagi tumbuh dan kembang tanaman tetap terjaga.

Demikianlah sedikit ulasan tentang strategi pengolahan tanah di musim penghujan, semoga bermanfaat dan dengan cara tersebut tanaman budidaya kita dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal dengan potensi hasil yang optimal.

Terakhir sebagai penutup pembahasan kali ini, apabila pembaca semua membutuhkan sarana dan prasarana pengolahan lahan dan segala yang berhubungan dengan pertanian (budidaya tanaman) mulai dari benih, pupuk, pestisida, hingga alat – alat pertanian lainnya bisa Anda dapatkan di Toko Pertanian Online LMGA AGRO dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim pesanan Anda ke seluruh wilayah Indonesia melalui jasa ekspedisi terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8, dsb. Kami juga menyediakan layanan konsultasi gratis budidaya tanaman hortikultura. Silakan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Budi telp. : 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117. Terimakasih.

Salam sukses LMGA AGRO dan seluruh petani Indonesia…🙂

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Oktober 2016 in Tips dan trik budidaya

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: