RSS

CABAI RED SABEL TAHAN CACAR BUAH

22 Jul

red sabel, cabai red sabel, benih cabai, benih, cabai tahan virus, takii seed, cabai keriting, lmga agro, jual benihSi pedas keriting , siapa sih yang tak mengenalnya? Jenis tanaman yang mempunyai rasa pedas dengan bentuk keriting atau biasa kita kenal dengan nama cabai keriting. Yapps.. Cabai keriting,  jenis cabai yang paling eksis di pasaran. Permintaan cabai keriting dari kalangan rumah tangga cukup tinggi. Bahkan untuk kalangan industri makanan lebih tinggi lagi permintaannya.  Hal ini karena cabai keriting memiliki rasa yang lebih pedas dibandingkan cabai besar sehingga sangat cocok untuk dijadikan olahan cabai industri seperti cabai kering dan cabai bubuk.

Cabai keriting merupakan komunitas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Harga cabai keriting segar seringkali lebih tinggi dibandingkan cabai rawit dan cabai besar. Apalagi saat cabai keriting sudah masuk ke industri makanan atau diolah menjadi cabai industri harga jualnya bisa 2 kali lipat daripada menjualnya dalam bentuk segar. Mengingat kebutuhan cabai keriting di pasaran sangat besar tapi pasokan cabai keriting tidak sebanding, terkadang telat dan sangat sedikit. Membuat hal ini menjadi peluang besar untuk memulai usaha budidaya cabai keriting. Peluang budidaya cabai keriting masih terbuka sangat lebar untuk memenuhi pasokan dalam negeri maupun untuk kebutuhan ekspor yang tentunya akan memberikan keuntungan besar bagi petani.

Sama halnya dengan budidaya tanaman  hortikultura lainnya, budidaya cabai keriting juga memerlukan keseriusan, ketekunan, ketrampilan serta ketelitan agar terhindar dari kegagalan terutama pada saat budidaya dan waktu panen. Hasil panen yang berkualitas baik serta terhindar dari penyakit akan memiliki harga tinggi dipasaran. Sedangkan hasil panen yang tidak berkualitas karena tanaman cabai terkena penyakit akan berdampak kerugian besar bagi petani. Untuk itu perlu kiranya petani memperhatikan betul cara perawatan dan teknik yang digunakan dalam budidaya cabai.

Penyakit yang umumnya sering menyerang tanaman cabai adalah cacar buah (Antraknosa). Memang penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang dapat mengakibatkan petani gagal panen dan rugi besar. Serangan penyakit ini akan mudah menyebar luas dan bertambah parah pada saat musim penghujan karena media penyebaran penyakit ini adalah air. Walaupun begitu, petani tidak perlu khawatir ada cara yang bisa digunakan untuk mencegah penyakit ini diantaranya :

  1. Pilihlah varietas benih cabai yang tahan virus. Contohnya cabai Rimbun 3 dari Cap Kapal Terbang, cabai Red Kriss dari Takii Seed, cabai Lado dari Cap Panah Merah, cabai Very Well dari Tunas Seed, dan Cabai Red Sabel dari Takii Seed.
  2. Jarak antar tanaman diperlebar sebaiknya dengan bentuk zig-zag agar sirkulasi udara lancar
  3. Pemberian kapur Dolomit dan pupuk dasar
  4. Jika ada buah yang terkena cacar segera petik dan buang
  5. Lakukan penyemprotan dengan fungisida sistemik
  6. Perbaiki sistem saluran drainase terutama di musim penghujan

Teknik budidaya cabai untuk mencegah serangan cacar buah (Antraknosa) bisa anda lihat selengkapnya di www.lmgaagro.web.id.

Cara pertama yang disebutkan diatas yaitu pemilihan varietas benih cabai yang tahan virus dianggap cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit cacar buah pada tanaman cabai. Bagi petani cara ini sangat berhasil untuk mencegah kegagalan panen karena serangan virus ini. Untuk daerah budidaya cabai yang sudah endemik virus penggunaan benih cabai tahan virus sangat dianjurkan.

Benih cabai Red Sabel dari Takii Seed merupakan benih cabai keriting hibrida yang tahan virus sehingga cocok untuk mencegah serangan virus/cacar buah dan bisa dibudidayakan didaerah yang sudah endemik virus. Cabai Red Sabel memiliki karekteristik antara lain sebagai berikut :

  1. Tamanan cabai Red Sabel dapat ditanam di dataran menengah sampai dataran tinggi.
  2. Tanaman mempunyai percabangan banyak dan mudah menempel
  3. Persentase bunga jadi buah sangat tinggi
  4. Buah cabai Red Sabel dapat dipanen pada umur 83 HST dengan ukuran buah panjang 16 cm dan diameter 0,6 cm.
  5. Tanaman toleran terhadap serangan layu bakteri, cacar buah (antraknosa), trips dan mite
  6. Potensi hasil 25 ton/ha. Kebutuhan benih tersedia 150 gram/ha dan

Berdasarkan karakteristik cabai Red Sabel yang telah disebutkan diatas, cabai Red Sabel bisa menjadi pilihan untuk membudidayakan cabai keriting tanpa perlu khawatir serangan virus yang menyerang. Benih Cabai Red Sabel Tahan Cacar Buah tersedia dalam kemasan 10 gram/sachet dan bisa anda dapatkan di Toko Pertanian On Line LMGA AGRO. Toko On Line LMGA AGRO menyediakan benih, pupuk, pestisida, dan sarana pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim ke seluruh wilayah Indonesia. Kami juga melanyani konsultasi gratis budidaya tanaman hortikultura. Silakan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 22 Juli 2016 in Benih

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

2 responses to “CABAI RED SABEL TAHAN CACAR BUAH

  1. RizalTube

    24 Juli 2016 at 12:59 pm

    kalau cabai ini budidaya tempatnya dimana ya?
    apakah tempatnya di suhu dingin atau panas?

     
    • lmgaagro

      25 Juli 2016 at 3:27 am

      Cabai ini cocok ditanam di daerah dataran menengah hingga dataran tinggi. Apabila Anda berminat dan butuh informasi lebih lanjut silakan hubungi LMGA AGRO CP Bpk.Budi 082 141 747 141 melalui telp/SMS/WA. Terimakasih.

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: