RSS

BERTANAM SAYUR DALAM POT

12 Mar

budidaya, bertanam sayur dalam pot, lmga agro, tips budidaya, toko pertanianSeperti pada artikel sebelumnya mengenai budidaya tanaman sayur di pekarangan, arti dari pekarangan itu sendiri adalah areal tanah yang biasanya berdekatan dengan sebuah bangunan. Jika bangunan tersebut rumah, maka disebut pekarangan rumah. Budidaya sayuran di pekarangan rumah bukan merupakan hal baru. Memanfaatkan pekarangan rumah bukan hal yang baru dilakukan melainkan sudah lama diaplikasikan terutama oleh penduduk desa. Penduduk desa cenderung memiliki halaman rumah yang luas sehingga sering dimanfaatkan untuk ditanami berbagai macam tanaman. Namun demikian, seiring berjalannya waktu kebiasaan tersebut semakin ditinggalkan, dan banyak pekarangan rumah di pedesaan justru tidak dimanfaatkan, dibiarkan telantar dan gersang.

Pekarangan rumah sekarang menjadi sangat jarang akibat konversi lahan, sehingga banyak rumah yang tidak mempunyai pekarangan terutama di kota besar yang padat penduduknya. Kecenderungan jumlah penduduk yang akhir-akhir ini terus mengalami peningkatan menyebabkan kebutuhan bahan panganpun semakin bertambah. Pemenuhan kebutuhan pangan tersebut banyak menemui permasalahan, di antaranya adalah fenomena perubahan iklim global yang berpengaruh pada tingkat produksi dan distribusi bahan pangan, penyempitan lahan pertanian akibat penggunaan di bidang non pertanian, dan tingginya tingkat degradasi lahan sehingga menyebabkan berkurangnya hasil panen. Oleh sebab itu, strategi baru dalam pemenuhan bahan pangan, di antaranya melalui pemanfaatan lahan pekarangan, perlu dikembangkan. Data statistik menunjukkan luas lahan pekarangan di Indonesia saat ini mencapai 10,3 juta hektar. Apabila dimanfaatkan secara optimal maka permasalahan pemenuhan kebutuhan pangan terutama sayuran sebagaimana disebutkan di atas, kemungkinan besar dapat dikurangi.

Lain halnya dengan lahan budidaya pertanian, pekarangan rumah mempunyai luasan yang relatif sempit namun dekat dengan pemilik rumah dan mempunyai peran yang kompleks. Oleh sebab itu, pemanfaatannya dalam budidaya sayuran harus direncanakan sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi optimal, baik dalam hal tingkat produksi maupun dalam pemanfaatan lainnya di rumah tangga. Beberapa prasyarat yang harus dipenuhi dalam berbudidaya sayuran di pekarangan di antaranya adalah harus memiliki nilai estetika atau keindahan sehingga selain dapat dimakan juga dapat mempercantik halaman rumah. Strategi yang dapat dilakukan, di antaranya melalui pengaturan jenis, bentuk, dan warna tanaman. Selain itu, model yang digunakan sebaiknya bersifat mobil atau mudah untuk dipindahkan. Hal ini diperlukan guna mengantisipasi pemanfaatan dan penataan pekarangan. Model budidaya yang dapat memenuhi kriteria demikian adalah model budidaya secara vertikal atau vertikultur dan budidaya dalam pot.

PEMILIHAN JENIS TANAMAN DALAM POT

Banyak jenis tanaman sayuran yang dapat dibudidayakan dalam pot. Dalam memilih jenis tanaman yang akan dibudidayakan dalam pot sebaiknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Vegetasi tanaman sebaiknya disesuaikan dengan luas pekarangan dan pot yang digunakan. Pada lahan yang sempit, penggunaan pot kecil ataupun budidaya dengan metode vertikultur sebaiknya memilih tanaman-tanaman yang memiliki tajuk tidak terlalu tinggi dan melebar. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan tanaman akan cahaya. Penyinaran matahari menjadi salah satu fakyor penting dalam budidaya tanaman sayur. Tanaman sayuran merupakan jenis tanaman yang menginginkan penyinaran matahari penuh. Apabila intensitas matahari tidak mencukupi maka tanaman akan mengalami etiolasi atau tumbuh memanjang dan kurus. Beberapa jenis tanaman, seperti terong dan cabai rawit cukup toleran dengan kurangnya sinar matahari, namun sebagian besar sayuran daun dan buah yang lain sangat sensitif dengan kurangnya intensitas penyinaran.
  2. Pilih tanaman yang memiliki umur pendek atau genjah sehingga cepat panen. Dengan memilih tanaman genjah, tanaman bisa cepat diganti tanaman baru sehingga selain penanam bisa segera mendapat manfaat dari hasil panennya, estetikanya juga terjaga.
  3. Jenis tanaman sebaiknya dipilih yang mudah tumbuh dan mudah perawatannya. Tanaman yang mudah tumbuh dan mudah perawatannya akan memudahkan terutama bagi pemula. Selain itu tidak membutuhkan waktu dan biaya yang banyak untuk pemeliharaannya.
  4. Bagi penanam untuk konsumsi keluarga, sebaiknya menanam beberapa jenis atau variasi tanaman. Jenis tanaman sebaiknya dipilih tanman yang sering dibutuhkan atau dikonsumsi keluarga. Dengan semakin banyak variasi tanaman akan semakin banyak kebutuhan konsumsi keluarga yang bisa dipenuhi dari hasil budidaya tanaman sayur dalam pot.

Tanaman yang sesuai dengan kriteria diatas diantaranya adalah bayam, kangkung, sawi, selada, kenikir, kemangi, bawang daun dan seledri. Tanaman tersebut mudah tumbuh, cepat panen dan merupakan jenis yang umumnya banyak dibutuhkan untuk konsumsi keluarga. Selain itu cabai, tomat, dan terong bisa juga menjadi pilihan, dengan memilih benih yang berumur genjah.

MEDIA TANAM DALAM POT

Sayuran buah cocok untuk ditanam dalam pot atau polybag yang ditegakkan sehingga dapat menampung media tanam dalam jumlah cukup banyak. Jenis pot yang digunakan dapat berupa pot plastik, ember, kaleng, pot gerabah,  polybag, dan lain-lain. Pada prinsipnya wadah atau pot tersebut dapat menampung media tanam dalam jumlah yang cukup. Untuk tanaman sayuran daun, volume media tanam yang digunakan minimal seberat 1 kg, sedangkan untuk sayuran buah berkisar 3-20 kg. Apabila belum ada lubang, maka lakukan pelubangan pada dasar pot dalam jumlah yang cukup banyak guna mengatur kelebihan air penyiraman.

Sebelum menanam dalam pot, diperlukan penyiapan media tanam. Media tanam yang digunakan merupakan campuran tanah, pupuk kandang atau kompos dan sekam bakar yang telah dihilangkan bongkahannya atau disaring menggunakan saringan kawat berdiameter 0,5-1 cm. Perbandingan media tanam yang umum digunakan adalah 1 bagian tanah, 1 bagian pupuk kandang atau pupuk kompos, dan 1 bagian sekam bakar. Namun demikian, formula tersebut bukan merupakan formula baru, yang penting bahan organik dan sekam yang ditambahkan cukup banyak sehingga media cukup subur dan berongga. Rongga dalam media tanam dibutuhkan untuk aerasi dan memudahkan pertumbuhan akar dalam media.

Tray semai 1 128 LB, lmga agro, toko online, harga murah

Tray Semai

Setelah dilakukan penyiapan media tanam, maka tahap selanjutnya adalah pembibitan. Wadah pembibitan dapat berupa tray khusus pembibitan (tray semai) atau dapat juga wadah lain seperti baki plastik, pot plastik, kotak dari kayu, kantong plastik, polybag, dll. Media pembibitan yang digunakan sama seperti di atas namun perlu lebih halus dengan menghindari bongkahan atau kerikil dengan cara disaring menggunakan saringan kawat berdiameter lubang 2-5 mm. Pembibitan umumnya dilakukan untuk benih-benih yang berukuran kecil dan berharga relatif mahal seperti sawi, selada, cabai, tomat, dll (kecuali bayam karena bayam umumnya ditanam langsung). Sementara itu, benih berukuran besar umumnya ditanam langsung dalam wadah pertanaman.

KEUNTUNGAN MENANAM SAYUR DALAM POT

Bertanam sayur dalam pot merupakan kegiatan yang sudah tidak asing dan memiliki banyak manfaatnya. Berikut adalah beberapa manfaat menanam sayuran dalam pot :

  1. Pemenuhan pangan keluarga, terutama dalam hal pemenuhan serat dan vitamin
  2. Mendorong kemandirian pangan dan ekonomi keluarga
  3. Mengurangi isu global warming
  4. Menjaga kelestarian alam
  5. Penambah estetika pada pekarangan rumah

Dari uraian diatas, dapat kita simpulkan bahwa banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari Bertanam Sayur dalam Pot. Bertanam sayur dalam pot juga bukanlah suatu hal yang sulit dan membutuhkan waktu yang banyak. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga mudah kita dapatkan di toko-toko pertanian setempat. LMGA AGRO sebagai Toko On Line juga menyediakan kebutuhan bertanam anda seperti benih, pupuk, pestisida dan peralatan pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim ke seluruh wilayah Indonesia melalui jasa ekspedisi yang terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8, dan sebagainya. LMGA AGRO juga melayani konsultasi pertanian gratis. Hubungi LMGA AGRO di CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 12 Maret 2016 in Tips dan trik budidaya

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: