RSS

Fungsi ZPT Bagi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman

03 Mar

Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) adalah persenyawaan organik yang dalam jumlah sedikit saja dapat merangsang, menghambat atau mengubah pola pertumbuhan dan perkembangan tanaman. ZPT yang dihasilkan oleh tanaman disebut fitohormon. Hormon tumbuhan (fitohormon) adalah sekumpulan senyawa organik, baik yang terbentuk secara alami maupun buatan manusia (sintetik).  ZPT memiliki peran yang penting dalam dunia pertanian. Pemahaman mengenai jenis, fungsi dan dosis penggunaan hormon terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman adalah hal yang perlu diketahui khususnya bagi petani karena penggunaan ZPT tersebut harus diberikan dengan tepat. Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) dalam dosis sedikit saja mampu memberikan efek atau reaksi secara biokimia, fisiologis dan morfologis bagi tanaman budidaya. ZPT bukan termasuk hara atau nutrisi, perbedaan terletak pada fungsi, bentuk maupun senyawa penyusunnya.

Tanaman secara alami mampu memproduksi ZPT sendiri (endogen) untuk mendukung pertumbuhannya. Selain itu, pertumbuhan tanaman juga bisa dipengaruhi oleh hormon dari lingkungannya (eksogen). Hormon eksogen inilah merupakan hormon pertumbuhan tanaman buatan manusia (sintetik) yang memiliki peran sama seperti hormon endogen. Saat ini sudah banyak tersedia produk-produk yang dilengkapi dengan Zat Pengatur Tumbuh, baik yang terbuat dari bahan kimia maupun organik. Misalnya : Atonik, Super Gibb, Biggest, Wonder Gibb, Anrin Inhibitor dan sebagainya.

JENIS ZPT

Jenis-jenis Zat Pengatur Tumbuh yang umum dikenal masyarakat diantaranya auksin, sitokinin, giberelin, etilen / etena / gas etilen, paclobutrazol dan inhibitor. Berikut ini akan diulas lebih dalam mengenai fungsi / manfaat dari masing-masing Zat Pengatur Tumbuh tersebut :

1. Auksin.

Auksin adalah hormon yang diproduksi tumbuhan yang berfungsi sebagai pengatur pembesaran sel dan memicu pemanjangan sel di daerah belakang meristem. Hormon auksin secara alami ditemukan pada bagian akar, ujung batang dan bunga. Fungsi auksin pada tanaman antara lain :

  • Merangsang proses perkecambahan biji, dilakukan dengan cara melakukan perendaman benih dengan auksin. Dalam hal ini Auksin memiliki fungsi sebagai pemecah dormansi pada benih.
  • Merangsang proses pembentukan dan pertumbuhan akar.
  • Merangsang terbentuknya bunga dan buah.
  • Merangsang terjadinya partenokarpi. Partenokarpi adalah suatu kondisi dimana tanaman mampu membentuk buah tanpa penyerbukan. Sehingga pemberian auksin dapat menghasilkan buah tanpa biji.
  • Mencegah kerontokan buah.
  • Memecah dormansi pucuk atau apikal adalah suatu kondisi pucuk atau akar tanaman tidak mau berkembang.

2. Sitokinin.

Sitokinin berfungsi sebagai pemicu pembelahan sel pada tumbuhan. Senyawa yang dapat berfungsi sebagai sitokinin adalah kinetin dan zeatin. Zeatin alami dapat diperoleh pada biji jagung muda. Selain itu zeatin juga ditemukan pada air kelapa. Fungsi sitokinin pada tanaman :

  • Merangsang proses pembelahan dan pembesaran sel. Sehingga dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
  • Merangsang proses perkecambahan biji
  • Merangsang pertumbuhan tunas.
  • Menghambat proses penuaan pada hasil panen.

3. Giberelin.

giberelin, super gibb, lmga agro, ZPT, toko pertanian, grosir produk peertanian Giberelin sering juga disebut dengan GA (gibberellic acid) atau asam giberelat. Giberelin memiliki kemiripan sifat dengan sitokinin. Giberelin dapat ditemukan pada hampir semua siklus hidup tanaman. Giberelin alami dapat diperoleh pada tumbuhan paku-pakuan/pakis, jamur, lumut, gymnospermae dan angiospermae (terdapat pada biji muda, pucuk batang, ujung akar dan daun muda). Giberelin memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Mengontrol pertumbuhan dan perkembangan seluruh tumbuhan baik akar, daun maupun batang tanaman, seperti pengembangan benih, perkecambahan biji, pertumbuhan tunas, dan pertumbuhan daun
  • Merangsang pembungaan, perkembangan buah, perpanjangan batang, serta deferensiasi akar.
  • Pemberian giberelin di bawah tajuk tumbuhan dapat meningkatkan laju fotosintesis daun tumbuhan
  • Memacu pertumbuhan daun, terjadi peningkatan pembelahan sel dan pertumbuhan sel yang mengarah pada perkembangan daun.
  • Memacu pemanjangan batang tumbuhan.

4. Etilena / Etena / Gas Etilen.

Zat Pengatur Tumbuh ini sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, yakni pada saat kita memeram buah. Misalnya penggunaan ethrel untuk mempercepat pematangan buah cabai, atau penggunaan karbit pada pemeraman buah. Etilen berfungsi untuk :

  • membantu proses pematangan buah
  • memacu pembungaan
  • merangsang pemekaran bunga
  • merangsang pertumbuhan akar dan batang
  • merangsang pengguguran buah dan daun
  • merangsang perkecambahan biji
  • menghambat pemanjangan batang kecambah
  • memperkokoh batang tanaman
  • mengakhiri masa dormansi
  • jika digunakan bersamaan dengan giberelin, etilen berfungsi dalam mengatur perbandingan bunga jantan dan betina pada tumbuhan berumah satu.

6. Inhibitor.

Inhibitor berperan dalam menghambat pertumbuhan batang. Penerapan hormon inhibitor dimanfaatkan pada jenis tanaman umbi, yakni untuk membantu pembesaran umbi. Misalnya pada tanaman kentang, wortel, bawang, dan sebagainya. Penerapannya dilakukan ketika akan mencegah pertumbuhan tunas baru untuk memperbesar umbi tanaman.

7. Paclobutrazol.

Pemakaian paclobutrazol dimaksudkan supaya pohon dapat berbuah diluar musim. Hormon paclobutrazol berfungsi menghambat biosintesis giberelin. Pertumbuhan vegetatif tanaman terhambat dan memacu pertumbuhan generatif. Ketika pertumbuhan vegetatif terhambat atau berhenti maka bunga akan bermunculan dan menghasilkan buah.

ZPT bisa didapatkan di Toko On Line LMGA AGRO. LMGA AGRO menyediakan benih, pestisida, pupuk dan peralatan pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim keseluruh wilayah Indonesia. LMGA AGRO juga memberikan layanan konsultasi pertanian GRATIS. Hubungi LMGA AGRO di CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 3 Maret 2016 in ZPT

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

2 responses to “Fungsi ZPT Bagi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman

  1. Tanaman Hidroponik

    10 Maret 2016 at 3:18 pm

    Wah ini informasi yang bermanfaat mas, Kalau beli ini kirim keluar daerah berapa ya mas?

     
    • lmgaagro

      11 Maret 2016 at 4:50 am

      terima kasih telah berkunjung, untuk info lebih lanjut silahkan telepon/sms/WA di hp 082141747141

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: