RSS

INFORMASI PERTANIAN PRAKTIS DAN GRATIS

28 Jan

Benih, bibit, tanaman, Kubis, Budidaya, LMGA AGRO, Harga Murah

TANAMAN KUBIS

Pertanian Indonesia merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan dan perekonomian bangsa Indonesia. Banyak produk pertanian yang memegang peranan besar dalam kehidupan misalnya saja beras sebagai bahan pangan utama penduduk Indonesia, cabai sebagai produk yang sering menimbulkan gejolak ekonomi jika terjadi fluktuasi harga, sawit sebagai sektor perkebunan terbesar penyumbang devisa negara dan masih banyak produk pertanian yang memiliki peranan besar lainnya. Kebutuhan pangan Indonesia sebenarnya dapat dipenuhi sebagian besar dengan hasil panen dalam negeri, sehingga keran impor terhadap pangan Indonesia dapat ditutup sedikit demi sedikit. Asalkan produksi dalam negeri ditingkatkan secara berkelanjutan.

Makin majunya ideologi masyarakat khususnya petani, maka makin berkembang juga teknik budidaya di bidang pertanian dan semakin beragam pula produk serta sarana pertanian. Perkembangan teknik budidaya pertanian ini tidak terlepas dari dukungan beberapa stakeholder mulai dari perusahaan pertanian, ilmuwan, hingga legislator. Ilmuwan berperan sebagai pondasi kemajuan pertanian Indonesia lewat inovasi-inovasi cemerlang dan tentunya sangat bermanfaat bagi petani dan masyarakat Indonesia. Perusahaan pertanian berperan sebagai pendukung terlaksananya inovasi dari ilmuwan, misalnya dengan memperbanyak inovasi produk pertanian sehingga menjadi produk yang tersertifikasi. Legislator berperan sebagai pelicin segala urusan mengenai perijinan, sedangkan yang menjadi ujung tombak dari semua kepentingan pangan Indonesia adalah petani Indonesia.

Petani Indonesia harus cerdas di era globalisasi ini. Jika tidak cerdas maka akan tergerus arus dan hilang tanpa sempat dikenang. Kebutuhan papan dan sandang dapat dipenuhi dengan sekali pembelian, sedangkan kebutuhan pangan harus dipenuhi setiap hari, tiga kali sehari. Maka siapakah yang akan mencukupi kebutuhan tak terbatas ini? Jelas saja petani Indonesia. Oleh karena itu petani Indonesia perlu meningkatkan wawasan pertanian agar bisa mengikuti perkembangan pasar dan terus menjadi penyedia pangan yang berkelanjutan. Penyedia pangan berkelanjutan adalah tiga kata yang mudah diucapkan tapi pada praktiknya sangat sulit untuk diterapkan. Mengingat konversi lahan non pertanian yang masih saja meningkat setiap tahunnya. Maka untuk menyediakan pangan yang berkelanjutan petani harus cerdas dalam mengelola sistem budidaya, yaitu dengan lahan yang tetap luasnya menghasilkan produk yang meningkat tiap tahunnya.

gambar internet, lmga agro, toko onlineWawasan pertanian saat ini bisa didapatkan melalui banyak media, mengingat era globalisasi ini jenis media massa sudah banyak jenisnya. Mulai dari koran, majalah, surat kabar, buku pertanian, prosiding, hasil penelitian, radio, televisi, dan internet. Semua media tersebut sebenarnya bisa diakses secara gratis, media cetak bisa diakses secara gratis pada perpustakaan. Petani tidak perlu malu untuk ke perpustakaan, karena pada umumnya buku-buku dan majalah disana banyak membahas mengenai pertanian Indonesia, sehingga wawasan petani akan selalu bertambah dan terasah. Media massa yang sifatnya elektrik lebih mudah untuk diakses dimanapun dan kapanpun, apabila petani mampu menggunakan internet. Internet merupakan media yang memfasilitasi semua kegiatan yang ada di dunia, salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah pertanian. Dengan internet petani dapat mengakses segala informasi pertanian dengan mudah dan lengkap karena informasi di internet lebih up to date (terbaru). Informasi yang bisa didapatkan adalah segala yang berhubungan dengan sistem budidaya pertanian. Menggunakan media internet sangatlah mudah dan praktis, jangan malu untuk terus belajar karena kesuksesan sulit dicapai oleh orang-orang yang sulit membuka wawasan meraka.

Jika menggunakan media massa elektrik dan media cetak sudah diusahakan, maka akan lebih baik lagi jika petani juga mengikuti pelatihan – pelatihan dari penyuluh pertanian atau tokoh pertanian yang telah sukses dibidangnya, diskusi dengan praktisi, mengikuti seminar dan masih banyak lainnya. Berbagai cara meningkatkan wawasan teknik budidaya pertanian dapat dengan mudah dicapai oleh petani jika ada kemauan yang kuat dalam meningkatkan produksi dan keberlanjutan sistem budidaya. Ketahanan pangan Indonesia tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah saja, peran besar petani sebagai ujung tombak adalah yang utama. Sehingga mencerdaskan petani sebenarnya adalah langkah kongkret dalam membangun bangsa yang tahan akan pangannya. Petani sendiri juga seharusnya menyadari bahwa wawasan terkini sangat penting untuk kemajuan usahanya dan terlebih untuk bangsanya. Kesadaran dalam menggali wawasan tidak dapat dpaksakan oleh orang lain melainkan dari dalam diri masing-masing petani. Sekali lagi jadilah petani yang cerdas, yaitu petani yang tidak hanya mengikuti kata orang tetapi juga mencari tau sendiri inovasi di bidang pertanian. Jadilah petani yang elegan, sekalipun badan penuh dengan lumpur tetapi otak dan tenaga penuh dengan keilmuan. Hidup petani Indonesia. Hidup pertanian Indonesia.

Sebagai wujud keikutsertaan dalam penyebarluasan informasi pertanian praktis dan gratis, LMGA AGRO memberikan layanan konsultasi gratis budidaya pertanian. LMGA AGRO toko online pertanian menyediakan benih, pupuk, pestisida dan peralatan pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim keseluruh wilayah Indonesia. Hubungi LMGA AGRO di CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 28 Januari 2016 in Toko Pertanian Online

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: