RSS

BUDIDAYA TANAMAN SAYUR DI PEKARANGAN RUMAH

04 Des

Benih, Bibit, Tanaman, Sayur, Sayuran, Toko, Pertanian, Toko Pertanian, Petani, LMGA AGRO, Agro, LMGA, Harga murah

PEKARANGAN RUMAH PRODUKTIF

Tanaman sayuran adalah tanaman budidaya yang cepat untuk dipanen. Dalam budidaya sayuran tidak terlalu rumit seperti jika kita merawat tanaman hias. Sayuran juga merupakan komoditi hortikultura yang digemari oleh konsumen sebagai salah satu sumber serat, vitamin, dan zat gizi lain. Budidaya tanaman sayuran tidak memakan waktu panjang, hanya dibutuhkan pemeliharaan yang sesuai dan cermat agar sayur dapat dipanen saat masaknya pas. Budidaya sayuran tidak memerlukan lahan yang luas agar dalam prakteknya, cukup ditanam dalam botol bekas atau polybag saja sayuran sudah bisa tumbuh dengan baik.

Kadar masak sayuran berbeda – beda tergantung konsumsi. Misalnya saja pada jagung, terdapat perbedaan dalam tingkat konsumsi jagung yang diminta oleh konsumen yaitu masak fisiologis dan matang hortikultura. Perbedaan dari keduanya adalah jelas dari kepentingan konsumen dalam mengolah produk sayuran ini. Jika kosumen ingin jagung yang dibuat sebagai pakan ternak maka panen jagung ini pada tahap masak fisiologis dimana jagung mencapai kemasakan yang sesungguhnya dan ditandai dengan adanya black layer pada biji jagung. Sedangkan jika akan dikonsumsi sebagai tumis maka konsumen akan memilih jagung yang masih muda atau baby corn. Tahap inilah yang  dinamakan matang hortikultura.

Sayuran penting untuk dikonsumsi sehari – hari sebagai serat dan nutrisi bagi tubuh manusia. Jika kekurangan serat dan nutrisi, maka metabolisme dalam tubuh akan terganggu dan berakibat buruk bagi kesehatan manusia. Melihat pentingnya konsumsi sayuran maka perlu diadakan usaha budidaya sayuran secara mandiri agar kebutuhan masing – masing rumah tangga dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Pekarangan merupakan lahan dengan luasan tertentu yang letaknya di depan, samping atau belakang rumah. Pekarangan yang umumnya dijadikan paving adalah contoh dari pekarangan yang tidak produktif. Dalam usaha menunjang ketahanan pangan skala rumah tangga dibutuhkan pekarangan yang produktif. Pekarangan yang produktif tidak harus luas karena ada beberapa metode dalam pemanfaatan pekarangan khususnya jika ditanam dengan tanaman sayuran. Tanaman sayuran yang umum ditanam pada pekarangan adalah bayam, sawi, caisim, cabai, tomat dan kangkung.

Berbagai cara budidaya sayuran di pekarangan dapat diciptakan dan didesain sesuai dengan keinginan. Cara budidaya sayuran di pekarangan dapat dilakukan dengan menggunakan polybag maupun ditanam langsung pada lahan pekarangan rumah. Metode yang lebih modern untuk budidaya sayuran adalah menggunakan vertikultur apabila lahan pekarangan luasannya terbatas. Vertikultur merupakan salah satu metode pertanian di lahan sempit dengan cara menyusun dan menumbuhkan tanaman secara vertikal (keatas). Cara budidaya sayuran modern lainnya adalah bercocok tanam secara hidroponik. Metode hidroponik ini tergolong metode budidaya tanaman yang relatif mahal karena pada hidropnik ini tidak memakai tanah sebagai media tanam tetapi memakai larutan hara dan nutrisi serta biasanya memerlukan instalasi khusus agar aerasi tetap terjaga pada daerah akar. Metode hidoponik dibedakan menjadi beberapa dan yang umum adalah metode air menggenang dan metode mist (kabut).

Pemanfaatan pekarangan menjadi lahan produktif memang hal yang sudah sering didengar, berikut adalah beberapa tips agar budidaya sayur dipekarangan lebih mudah.

  1. Pilihlah tanaman sayur yang cepat tumbuh.

Jadikan pekarangan rumah menjadi sarana edukasi dan refreshing sehari – hari dengan menanam berbagai jenis tanaman. Jika ingin merasakan panen budidaya sendiri maka cukup membeli benih sayur yang umurnya relatif pendek. Misalnya saja kangkung, bayam, cabai, gambas, terong, caisim, sawi dan tomat.

  1. Variasikan jenis tanaman

Agar terlihat indah maka ciptakan variasi tanaman pada pekarangan. Bisa memadukan warna – warna dari sayuran, tajuk, maupun tinggi tanaman. Dengan variasi yang baik maka pekarangan juga bisa menjadi pemandangan mini.

  1. Pilih tanaman dengan vegetasi yang sesuai dg luas lahan

Saat akan membuat pekarangan indah, jangan lupa pula untuk memperkirakan vegetasi yang sesuai dengan ukuran lahan. Jangan memaksakan tanaman yang ukurannya besar pada lahan yang sempit. Lebih baik gunakan vertikultur untuk menciptakan pekarangan indah pada lahan yang sempit.

  1. Perhatikan kebutuhan akan cahaya, air dan nutrisi

Selain memperhatikan vegetasi, perhatikan pula jalan masuknya cahaya. Jangan sampai    tanaman pekarangan saling menutupi. Hal ini tidak baik karena akan menimbulkan   kelembaban tinggi. Jika kelembaban sudah tinggi maka tanaman budidaya akan mudah    terkena serangan hama dan penyakit serta proses fotosintesis tidak berjalan dengan sempurna.

Pemanfaatan lahan pekarangan selain ditujukan untuk  memenuhi kebutuhan  pangan dan gizi keluarga sendiri,juga berpeluang  meningkatkan penghasilan rumah tangga, apabila dirancang dan direncanakan dengan baik. Pemanfaatan pekarangan tersebut juga dirancang untuk meningkatkan konsumsi aneka ragam sumber pangan lokal dengan prinsip gizi seimbang yang diharapkan berdampak menurunkan konsumsi beras. Melalui penanaman dan pengelolaan sumber pangan  lokal tersebut, maka petani dan masyarakat telah melakukan pelestarian sumber daya genetik yang sangat bermanfaat bagi kehidupan generasi mendatang.

Kebutuhan perlengkapan benih, bibit, pupuk, pestisida serta peralatan dan sarana pertanian dalam Budidaya tanaman sayur di pekarangan  bisa di beli di toko pertanian On Line LMGA AGRO dengan layanan Grosir dan harga murah. Toko Pertanian On Line LMGA AGRO sebagai Agen, Distributor, Dealer, Resmi kebutuhan pertanian yang siap mengirim ke seluruh Indonesia dengan cepat dan tepat. Toko Pertanian LMGA AGRO juga menyediakan layanan  Konsultasi Gratis  Budidaya Tanaman anda sampai berhasil. Berminat silakan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 4 Desember 2015 in Tips dan trik budidaya

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

2 responses to “BUDIDAYA TANAMAN SAYUR DI PEKARANGAN RUMAH

  1. hendri

    16 Agustus 2016 at 2:55 am

    keren om halaman rumah pun jadi lahan, mantab

     
    • lmgaagro

      16 Agustus 2016 at 6:13 am

      Terimakasih sudah berkunjung

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: