RSS

MELON MELINDO 14 TAHAN VIRUS DAN BERCAK DAUN ANDALAN PETANI

15 Mar

Benih, Melon, Tahan Virus, Melindo 14, Harga Murah, Cap Kapal Terbang, Tahan, Becak Daun, LMGA AGRO

BUAH MELON SIAP KONSUMSI

Buah melon permintaan di Indonesia semakin  tinggi, seiring dengan kebijakan pemerintah untuk mengurangi Import buah produk dari luar. Tentunya kabar dan kebijakan ini sangat mengembirakan bagi petani di Indonesia yang selama ini bergelut dengan Budidaya Tanaman Melon, dan harus bersaing ketat dengan buah – buah Import yang berkualitas dan baik dengan harga yang masih bisa di jangkau masyarakat. Tanaman melon sudah mejadi andalan di beberapa daerah untuk mendapaptkan nilai tambah berupa pundi – pundi rupiah, dengan alasan tanaman melon ini termasuk tanaman Hortikultura yang cepat bisa di nikmati hasilnya yaitu 70 HST.

Kita sebut saja beberapa daerah sentra produksi budidaya  melon di Jawa Timur seperti : Banyuwangi, Lumajang, Jember, Kediri, Blitar, Tulung Agung, Ngawi , Madiun dan Ponorogo.  Kota daerah tersebut adalah beberapa yang merupakan basis petani melon dalam Budidaya Tanaman melon di Jawa Timur yang hasilnya akan di kirimkan untuk memasok seluruh melon yang ada di Indonesia. Walaupun saat ini dalam Budidaya  Tanaman Melon ada khabar menggembirakan dengan berkembangnya secara luasan penanaman di daerah Jawa Tengah dan Luar Jawa.
Seiring dengan penambahan jumlah orang dan luasan penanam melon yang ada di sentra produksi ternyata mendatangkan permasalahan baru dalam lingkup Budidaya Tanaman Melon ini yaitu perkembangan Populasi dan Variasi Hama dan Penyakit Tanaman Melon yang menyerang tanaman petani. Hal ini karena setelah area lahan tersebut di gunakan untuk Budidaya Tanaman Melon serta petani mulai menikmati manfaat buah melon   untuk meningkatkan taraf hidup keluarga, banyak petani yang tidak menyadari bahwa dalam Budidaya Tanaman melon ini di butuhkan daerah dan lokasi baru serta pola tanam yang baik dan benar sehingga permasalahan Hama dan Penyakit tidak menjadi endemik yang manakutkan dan merugikan bagi kelangsungan Budidaya tanaman melon.
Secara kajian Ilmu dalam Budidaya tanaman dan mengelola lingkungan kita tetap harus juga menjaga keseimbangan Ekosistem sehingga biaya yang di perlukan untuk perawatan tanaman melon tidak tinggi dan petani terhindar dari permasalahan Hama dan Penyakit.
Menanam melon di butuhkan pengetahuan dan kearifan petani dalam tata kelola lingkungan sehingga kelangsungan, kemudahan dan daya dukung lingkungan semakin kita dapat dalam Budidaya Tanaman Melon ini.  Menanam melon saat ini di beberapa daerah dan orang ada yang menggunakan  dengan sistem Hidroponik, dengan tujuan bahwa kontrol terhadap lingkungan Mikro tanaman lebih mudah di lakukan. Hidroponik melon ini mulai banyak di lakukan  namun demikian sekala budidaya masih di lakukan dalam jumlah kecil dan tentukan benih melon yang di gunakan dan pasar yang di bidik adalah khusus, sehingga harga jual tetap bisa tinggi dan bisa balik modal. Dari Hidroponik melon ini buah yang di hasilkan juga lebih bersih dan cantik. Namun demikian Hidroponik Melon ini di Indonesia masih membutuhkan biaya yang besar sehingga cara Budidaya Melon seperti ini belum banyak di kembangkan di masyarakat secara umum. Melon biasa di konsumsi secara langsung yaitu dimakan dalam bentuk buah segar, namun juga ada yang di olah untuk di jadikan Jus Melon, Es Buah Melon, Es Melon di campur dengan buah lain atau saat ini juga sedang berkembang terapi penyakit dengan konsumsi Buah Melon.
Beberapa manfaat buah melon untuk kesehatan kita antara lain adalah untuk : Mencegah Stroke, Menjaga kesehatan Jantung Manusia, Nutrisi untuk kulit, Memperbaiki pencernaan dan yang tidak kalah penting adalah melon berfungsi juga untuk mencegah serangan kanker.
Pada kesempatan ini saya akan sedikit mengulas permasalahan perkembangan hama dan penyakit yang saat ini lagi Trend di kalangan petani melon dan bahkan sudah menyebabkan kegagalan di banyak petani melon yaitu serangan Virus ( Kutu kebul ) dan penyakit becak daun ( kresek  ) yang biasanya muncul di musim penghujan. Adanya serangan Hama dan Penyakit ini solusi dan pemecahan secara Budidaya sudah pernah saya ulas dan bahsa secara detail. Pembaca semua bisa buka di web site kami di http://www.lmgaagro.web.id dan http://www.lmgaagro.wordpress.com.
Salah satu cara adalah dengan cara menaman varietas tanaman melon yang tahan terhadap serangan virus dan Bercak Daun ( Jamur ). Melon yang memenuhi kedua syarat tersebut ( tahan Virus dan Bercak Daun ) adalah melon temuan  varietas baru yang di produksi oleh perusahaan  benih Nasional PT. Bisi International ( Cap Kapal Terbang ) yaitu melon Hibrida MELINDO 14. Melon F1 MELINDO 14 ini sudah banyak di tanam dan di Budidayakan oleh petani melon di sentra produksi melon Jawa Timur dan Jawa Tengah. Petani di Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah banyak yang membuktikan dan sukses dalam Budidaya Tanaman Melon MELINDO 14 ini sampai panen dengan sukses bisa melewati permasalahan keriting daun karena Virus dan bebas dari serangan BECAK daun.
Hasil pengamatan secara langsung di lahan baik di persemaian, petani dan pedagang melon terhadap benih dan tanaman  melon tahan virus dan becak daun F1 MELINDO 14 dapat di utarakan sebagai berikut :
  • Melon tahan Virus dan becak daun MELINDO 14 bisa dan cocok untuk di tanam di daerah dataran rendah sampai menengah
  • Melon Tahan Virus F1 MELINDO 14 bisa di buahkan 2 – 3 buah per tanaman ( berat 2.5 Kg/Buah ) dengan asumsi petani sudah menguasai cara Budidaya tanaman melon dengan baik dan benar
  • Melon Tahan Becak Daun Hibrida MELINDO 14 mempunyai struktur daun yang tebal dan keras sehingga sangat tahan apabila banyak di serang oleh Kutu Kebul ( White Fly ) dan Bercak Daun saat Budidaya Tanaman di lakukan di musim penghujan
  • Melon kebal  Virus Hibrida MELINDO 14 masih bisa panen dengan baik saat di tanam di daerah sentra serangan Virus ( kutu kebul ), di saat tanaman Varietas lain tidak bisa bertahan atau hidup cuma 3 – 4 minggu ( Gagal Panen )
  • Vigor tanaman Melindo 14 kuat sehingga mudah dalam pemeliharaan
  • Aplikasi ZPT ( Ethepon )perlu ketrampilan dan ukuran yang pas sehingga buah tidak menjadi lunak di bagian pantat buah
  • Melon Anti Virus Melindo 14 Cap Kapal Terbang dapat di panen dengan umur 78 HST
  • Melon Hibrida ( F1 ) MELINDO 14 tahan Virus tersedia dalam kemasan 550 Butir / Sachet
  • Kebutuhan benih Melon Hibrida Melindo 14 adalah 45 Sachet / Ha

Demikian sekilas info tentang melon Tahan Virus dan Becak daun Hibrida ( F1 ) MELINDO 14 yang di produksi oleh PT. Bisi International, yang di pasaran menggunakan Brand Cap Kapal Terbang. Semoga tulisan dan sharing pengetahuan dan Informasi ini bisa bermanfaat bagi pembaca semua. Apabila membutuhkan benih melon Hibrida MELINDO 14 yang tahan Virus dan Becak Daun ini bisa menghubungi Toko Pertanian Online LMGA AGRO selaku ( Dealer, Agen, Distributor, Resmi ) yang menjual Benih, Obat, Pestisida, Pupuk, Alat pertanian yang lengkap dan berharga murah. Kami siap dan sudah berpengalaman mengirim pesanan ke seluruh Indonesia dengan tepat waktu. Toko Pertanian LMGA AGRO juga menyediakan Layanan Konsultasi Gratis tentang Budidaya Tanaman Hortikultura anda. Hubungi LMGA AGRO di CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Maret 2015 in Benih

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: