RSS

TIMUN HARMONY TAHAN VIRUS SEMAKIN DI CARI PETANI

19 Okt

Benih, Bibit, Timun, Tahan Virus, Harmony, Cap Kapal Terbang, LMGA AGRO, Harga murah

TIMUN HARMONY TAHAN VIRUS

Timun saat ini sudah menjadi komoditi yang menjanjikan bagi petani. Hal ini tentunya akan semakin memacu petani untuk terus Budidaya Timun dengan cara Intensive dan benar sehingga hasil yang di peroleh bisa memberi keuntungan Maximal dan bisa memperoleh keuntungan yang besar pula. Seiring dengan Nilai Ekonomi dari Timun di Pasaran dan semakin Intensivenya penanaman timun di lapangan akan semakin memacu keragaman dari Hama dan penyakit yang menyerang tanaman timun. Hal ini karena area yang di gunakan tidak pernah ada fase istirahat dan lingkungan akan terus ada tanaman timun sehingga siklus Hama dan Penyakitnya juga tidak akan putus. Gejala dari perkembangan keragaman dari Hama dan Penyakit ini tentunya kita harus menyadari  dan tahu dari perkembangan Hama dan Penyaki yang ada di tanaman kita. Tanpa kita mau belajar tentang Hama dan Penyakit itu kita tidak akan pernah tahu bagaimana kita keluar dari masalah dalam Budidaya Tanaman Timun.

Hama yang ditemukan menyerang tanaman mentimun antara lain: kutu daun Aphis gossypii (Hemiptera: Aphididae), trips Thrips parvispinus (Tysanoptera: Tripidae), kutu kebul Trialeurodes vaporariorum (Hemiptera: Aleyrodidae), lalat pengorok daun Liriomyza huidobrensis (Diptera: Agromyzidae), kumbang daun Aulacophora similis (Coleoptera: Chrysomelidae), dan ulat daun Diaphania indica (Lepidoptera: Pyralidae). Selain itu juga dijumpai gejala buah bengkok, yang diduga disebabkan oleh serangan kepik Leptoglossus australis (Hemiptera: Coreidae).  Penyakit-penyakit penting yang terdapat pada lahan pertanaman mentimun adalah layu yang disebabkan nematoda puru akar Meloidogyne arenaria, embun bulu yang disebabkan Pseudoperonospora cubensis, bercak daun yang disebabkan Alternaria sp. dan Colletotrichum sp. dan penyakit mosaik mentimun yang disebabkan Cucumber Mosaic Virus (CMV). Serangga hama yang banyak menimbulkan kerusakan berat dan kehilangan hasil panen adalah lalat pengorok daun L. huidobrensis dan kutudaun A. gossypii. Kehilangan hasil panen juga terjadi karena munculnya gejala buah bengkok, yang sebagian diduga disebabkan oleh serangan kepik L. australis. Virus-virus pada tanaman Cucurbitaceae dapat menyebabkan kegagalan panen dan kerugian ekonomi yang tinggi. Salah satu virus yang terdapat pada Cucurbitaceae dan terbawa benih adalah Squash mosaic virus. SqMV berbahaya karena dapat menyebabkan kerugian yang sangat tinggi dan menjadi penghambat bagi negara penanam Cucurbitaceae seperti Indonesia.

Apabila kita amati lebih jauh tentang Hama dan Penyakit yang ada di Tanaman timun mulai dari Ulat, Pengorok Daun ( Liromiza sp ), Bercak Daun, Phythoptora sampai Layu Jamur dan Bakteri maka yang saat ini menjadi Endemik dan sangat mengganggu maka serangan Virus menjadi salah satu kendala di tanaman timun yang banyak menakutkan dan merugikan petani, Hal  ini sudah banyak terjadi dan menjadi kendala utama dalam Budidaya Timun di daerah sentra Kediri dan sekitarnya.

Kalau kita lihat 5 tahun lalu penyakit ( Kilas Balik ) di tanaman Timun Layu karena Jamur dan Bakteri yang menyebabkan kematian ini adalah musuh yang menakutkan petani. Namun  hal ini sudah bisa di antasi dengan menggunakan obat Anti Layu ARASHI yang nyata – nyata terbukti mengendalikan dan mengobati layu dengan keberhasilan sampai 80 % apabila di berikan secara benar, sesuai dosis dan teratur. Penggunaan obat Anti Layu ini cukup irit karena Arashi yang tersedia dalam kemasan 100 Gram tersebut cukup di larutkan dalam 200 Liter Air bersih ( 1 Drum ) dan di aduk secara merata kemudian di siramkan di pangkal pohon ( Tempat tanam ) dengan ukuran 200 CC air ( 1 Gelas Aqua ). Jadi dalam 1 kemasan ARASHI 100 Gram bisa di gunakan untuk 1.000 Batang tanaman timun.  Apabila tanam timunnya di musim penghujan dimana serangan layu dari jamur dan Baktery ini cenderung meningkat, maka aplikasi obat anti layu ARASHI ini di anjurkan 3 kali yaitu : awal tanam dengan direndam, saat timun berumur 40 Hari ( menjelang petik ) dan saat timun berumur 60 hari. Obat anti layu ARASHI ini sudah terbukti dan banyak di gunakan oleh petani di seluruh Indonesia. Pada prinsipnya Obat anti layu ARASHI ini bisa di gunakan di tananam apa saja seperti : Pisang, Lada, Semangka, Melon, Cabai, Labu Air, Waluh, Kentang, Anggur, Bawang Merah, Sawi, Kubis, Bawang Daun, Kacang Panjang, Wortel.

Kembali ke bahasan tentang serangan Virus yang menyerang tanaman Timun. Virus yang menyerang tanaman Timun ini bernama Cucumber Mosaic Virus  ( CMV ) dan  Squash Mosaic Virus ( SqMV ). Kedua Virus ini saat ini menjadi permaslahan utama di sentra produksi Virus di Jawa Timur khususnya daerah Kabupaten Kediri, Blitar, Jombang, Nganjuk dan Tulungagung. Bahkan kerusakan yang di akibatkan Virus CMV dan SqMV bisa sampai 100 %. Hal ini menyebabkan petani rugi besar dan tidak melakukan Budidaya Timun di daerah yang sudah Endemik Virus ini.

Namun demikian dengan usaha perusahaan benih  mengerahkan para Pemulia Tanamannya maka sekarang sudah di hasilkan timun yang sudah terbukti tahan terhadap serangan CMV dan SqMV sehingga hal ini di harapkan bisa merangsang petani untuk Budidaya Tanaman Timun seperti semula. Beberapa Varietas tanaman Timun yang sudah terbukti tahan terhadap serangan Virus CMV dan CqMV  itu antara lain adalah : Dari PT Bisi International ( Cap Kapal Terbang ) ada timun F1 Harmony Plus ( Tahan Virus ) dan F1 Pesona 20, dari perusahaan PT East West Seed Indonesia ada timun F1 Metavy ( Mentimun Tahan Virus ), F1 Zetavy dari Diamond Seed ada F1 Bhakti dan F1 Tirta dari PT Bintang Citra Asia ada F1 Manggala dan F1 Monas. Timun tersebut sudah terbukti tahan terhadap serangan Virus dan banyak di tanam petani dan berhasil.

Pada kesempatan ini saya akan membahas sedikit tentang Timun tahan Virus F1 Harmony Plus ( Harmony tahan Virus ) yang di keluarkan oleh PT. Bisi International Cap Kapal Terbang. Sebanarnya timun F1 Harmony Plus tahan Virus ini baru di produksi sekitar 3 bulan yang lalu. Namun karena kebutuhan timun tahan Virus di Daerah Kediri dsk tersebut sangat mendesak maka respon petani terhadap Timun Tahan Virus F1 Harmony  tersebut sangat tinggi dan langsung di terima pasar. Bebeberapa alasan dan kekuatan produk dari F1 Harmony Plus tahan Virus Cap Kapal Terbang ini bisa di terima pasar dengan baik dan cepat karena :

  • Benih Timun F1 Harmony memang terbukti tahan Virus dan bisa memberi hasil yang maximal baik di musim kemarau maupun penghujan
  • Perawatan tanaman sangat mudah sehingga petani yang semula gagal terserang Virus sekarang bisa panen dengan aman dan hasil per tanaman bisa mencapai 4 – 5 Kg per batang
  • Kulit timun F1 Harmony Plus tahan Virus tetap hijau walaupun di tanam di musin penghujan sekalipun sehingga timun tahan terhadap penyimpatan
  • Rasa dari Timun F1 Harmony Plus Tahan Virus ini manis  mulai dari Ujung hingga pangkal.
  • Timun Harmony Plus Tahan Virus ini  mempunyai ukuran yang stabil dan tetap lurus mulai dari awal panen sampai akhir panen
  • Daging dari Timun F1 Harmony Plus  padat dan Krispi sehingga banyak di gemari oleh konsumen karena cocok umtuk di gunakan untuk lalapan dan olahan acar timun
  • Tanaman Timun Harmony Plus selain tahan Virus jauga Relatif tahan terhada serangan Becak daun

Demikian tulisan hasil pengamatan tentang Peluang Budidaya Tanaman Harmony Plus tahan Virus produk dari PT. Bisi International dengan Brand Cap Kapal Terbang ini kami sajikan dalam bentuk tulisan. Apabila ada pembaca semua yang membutuhkan benih timun tahan Virus yang saya sebutkan di atas  silakan menghubungi Toko Pertanian Online LMGA AGRO ( selaku Agen, Distributor dan Dealer Resmi ) yang menyediakan benih, Obat, Pupuk dan Sarana Pertanian lengkap dengan harga murah. Kami bisa mengirim ke wilayah Indonesia dengan tepat waktu. Silakan hubungi CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Oktober 2014 in Benih

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: