RSS

KUNCI SUKSES BUDIDAYA MELON ORANGE RED AROMA

02 Agu

bebc5-red2baromaMelon termasuk tanaman buah dari famili Cucurbitaceae. Melon ini bukan asli tanaman dari Indonesia tetapi merupakan tanaman Introduksi yang berasal dari berasal dari Lembah Panas Persia di daerah Mediterania yang merupakan perbatasan antara Asia Barat dengan Eropa dan Afrika. Tanaman ini akhirnya tersebar luas ke Timur Tengah dan Eropa. Dan tokoh penyebar melon zaman dahulu siapa lagi kalau bukan toko pelaut dan penemu benua Amerika Columbus.

Pada abad ke-14, melon dibawa ke Amerika oleh Columbus dan akhirnya ditanam secara luas di Colorado, California, dan Texas. Akhirnya melon tersebar ke seluruh penjuru dunia, terutama di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Setelah tahun 1990, melon berkembang cukup pesat di Indonesia, karena petani mulai yang banyak menanam melon.

Sebelum tahun 1990, melon masih asing bagi penduduk Indonesia, saat itu pabrikan yang memiliki dan mengenalkan benih melon pertama kali adalah perusahaan Taiwan yang saat ini bernama Known You Seed,  saat  buah melon sudah menjadi buah “pencuci mulut” yang populer. Buah ini sering disuguhkan di tempat-tempat pesta secara terpisah atau bersama dengan semangka, pepaya, dan nanas. Walaupun masih ada jenis melon tertentu yang konsumsinya juga masih terbatas seperti Melon Varietas  Apollo dan Golden Langkawi.  Buah melon dimanfaatkan sebagai buah segar dengan kandungan vitamin C yang cukup tinggi.

Varietas melon yang banyak di jumpai dan di budidayakan oleh masyarakat petani kita saat ini adalah : Sky Rocket, Action 434, Red Aroma, Glamour, Sunny Red, Sonya, Melindo 10, Melindo 14, Melindo 15, Leader, Aramis, A Plus, Apollo, Golden Langkawi.

Melon dapat  tumbuh di dataran menengah yang suhunya agak dingin, yakni pada ketinggian 300-1.000 m dpl. Di dataran rendah yang ketinggiannya kurang dari 300 m dpl, buah melon berukuran lebih kecil dan dagingnya agak kering (kurang berair). Namun perkembangan Budidaya Melon lebih banyak berkembang di daerah dataran rendah dengan ketinggian 0 – 250 mdpl karena tingkat serangan Penyakitnya lebih rendah dan mudah di kendalikan.

Sedangkan tanah yang baik untuk budidaya melon adalah jenis tanah andosol atau tanah liat berpasir yang banyak mengandung bahan organik untuk memudahkan akar tanaman berkembang. Pada dasarnya, melon membutuhkan air yang cukup banyak. Namun, sebaiknya air itu berasal dari irigasi, bukan dari air hujan. Kebanyakan supplay air pada tanaman melon justru akan menyebabkan tanaman mati dan tidak bisa tumbuh sempurna ( Layu mati ).

Untuk pertumbuhannya, melon membutuhkan suhu yang sejuk dan kering. Suhu ideal bagi pertumbuhan melon berkisar 25-30° C. Melon tidak dapat tumbuh jika suhu kurang dari 18°C dan buah yang di hasilkan akan kecil dan banyak serangan jamur.

Melon susah tumbuh di tempat yang kelembapan udara rendah (kering) dan ternaungi. Tanaman ini lebih senang di daerah terbuka, tetapi sinar matahari tidak terlalu terik, cukup dengan penyinaran 70%.

Dalam Budidaya melon harus lebih detail dan Spesifik karena kebutuhan pupuk, air dan cara perawatan tanaman setiap Varietas tanaman biasanya berbeda – beda. Sehingga harus benar – benar dari awal pemilihan Varietas tanaman harus benar dan di siapkan.

Berikut ini akan saya bahas cara Budidaya Melon Hibrida ( F1 ) Red  Aroma. Melon hibrida Red Aroma ini adalah melon jenis Rock Melon Orange ( Merah ) yang di produksi oleh Known You Seed Taiwan. Melon ini mempunyai rasa yang Exotic dan renyah dengan kadar kemanisan ( Brix 15 % ) dengan buah seragam 2.5 Kg / Tanaman. Bentuk buah bulat, Warna Kulit Hijau Abu-Abu, Daging Beraroma, TAHAN VIRUS dan tahan Layu Bakteri. Dalam Budidaya melon jenis Rockmelon ( Japanese ) ini harus jeli dan teliti serta harus memperhatikan Standart Operasional Prosedur ( SOP ) dari Melon Red Aroma ini agar tingkat keberhasilannya tinggi dan sukses.

Kunci Sukses Teknik Budidaya Melon Red Aroma ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi dengan saya kombinasikan infonya dari petani yang biasa Budidaya Melon Red Aroma di daerah saya, sehingga data dan cara yang saya sampaikan lebih lengkap dan sempurna.

A. TEKNIK BUDIDAYA MELON ORANGE VARIETAS RED AROMA

Target standar buah hibrida Red Aroma yang ingin  dicapai   berdasarkan   Standar Operasional Prosedur ( SOP )  budidaya melon Varietas Red Aroma  sebagai berikut.

  • Ukuran buah  2.5 kg / buah
  • Bentuk buah sesuai deskripsi kondisi dari perusahaan.
  • Jaring / Net  tebal, rapat, dan merata sesuai dengan deskripsi varietas perusahaan.
  • Buah tidak cacat dan tidak terkontaminasi benda lain ataupun residu pestisida.
  • Ukuran buah seragam kelas A ( 2,5 Kg / Buah, (toleransi buah B dan C di luar standar 15%).
  • Bentuk buah seragam (toleransi buah B dan C di luar standar 5%).
  • Kadar kemanisan buah (brix) 15 % untuk melon berdaging merah cerah.
  • Untuk melon berdaging merah, sebaiknya tangkai tidak lepas, berbentuk T, dan masih segar saat dipanen.
  • Buah bebas busuk baik karena cacar buah maupun serangan dari  Lalat buah

1 . KEBUTUHAN BENIH ORANGE RED AROMA

Untuk menanam melon orange/merah agar bagus, berat dan seragam benih yang di gunakan harus jelas asal usulnya serta jenis Hibrida ( F1 ) yang di keluarkan langsung dari pabrikan, Benih yang di butuhkan sesuaikan dengan luas lahan dengan tambahan toleransi 10 – 15 % untuk cadangan penyulaman sehingga tanaman tetap seragam.

Sebelum semai maka benih yang ada harus di cek dulu Bernasnya sehingga nanti akan tumbuh baik. Melon yang BERNAS di cek dengan cara mengetes dengan merendam dalam Air ( benih yang BERNAS ) akan tenggelam dan yang kurang bagus akan melayang atau mengapung. Benih mengapung segera di singkirkan. Rendam benih melon dengan tambahan larutan Fungisida ( Benomyl / Metalaxyl 1 Gram / Liter)  dan tambahkan Larutan NUTRISI VITAFLORA 2 Cc / Liter kemudian rendam 4 jam, sehingga daya tumbuhnya akan sempurna ( Mendekati 100 % ). Dalam proses  persemaian  ini harus hati-hati karena merupakan kunci kesuksesan awal dalam Budidaya Melon Red Aroma. Selanjutnya, tiriskan benih dan letakkan di atas kertas merang / koran basah selama 36 jam (1 hari s/d 2 malam) pada suhu 25 – 30 derajat Celcius.

Setelah melalui tahap di atas maka langka selanjutnya dalam proses penyemaian adalah sebagai berikut :

  • Siapkan media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 4 : 1
  • Jangan lupa media tanah yang di gunakan harus diayak lebih dahulu, Masukkan media ke dalam polibag berukuran 6 x 8 cm
  • Tanam benih di dalam polibag yang berisi media tanam dengan posisi benih yang runcing menghadap ke bawah.
  • Atur dan letakkan polibag secara bejajar di dalam sungkup. Sungkup ini terbuat dari rangka bambu dengan tutup berupa Paranet / Plastik     dengan lebar bawah 1 – 1.25 m, tinggi 0.5 meter, sedangkan panjang sungkup disesuaikan dengan kebutuhan bibit.

2. PEMELIHARAAN BENIH ORANGE  RED AROMA

Jaga pesemaian agar selalu dalam kondisi lembap, tetapi tidak boleh terlalu basah (becek). Karena itu, siram bibit di pesemaian setiap pagi. Gunakan tangki semprot saat menyiram. Jangan menyiram bibit pada siang hari, karena air dan zat-zat makanan tidak dapat terserap sehingga bibit menjadi kurus, kering, dan layu.
Kemudian, sortir bibit benih yang sudah tumbuh, pilih benih yang kokoh dan kekar serta ukurannya seragam dan sehat. Pelaksanaan Sortir Bibit di lakukan saat berumur 5 hari. Pemindahan untuk tanam bisa dilakukan saat benih berumur 8 hari dari semai.

3.  PERSIAPAN HAMPARAN LAHAN ORANGE  RED AROMA

Berikut ini tahapan penyiapan lahan untuk penanaman melon. Bersihkan lahan dari sisa tanaman dan sampah.

  • Bajak lahan sedalam 20-30 cm hingga gembur, lalu biarkan lahan selama 5-7 hari agar tekena sinar matahari.
  • Haluskan bongkahan tanah hasil bajakan dan biarkan selama 4-5 hari.
  • Buat bedengan dengan panjang maksimum 15 m, lebar 100-120 cm, tinggi 30-50 cm, dan lebar parit 50-60 cm, dalam 50 Cm.
  • Gunakan Kapur pertanian ( Dolomit ) 2 Ton / Ha ( Standart ). Dosisnya sesuai dengan derajat keasaman (ph) tanah setempat (rata-rata 1.5-2.5 ton/ha). Cangkul bedengan agar kapur tercampur ( pada kedalaman 10 – 15 Cm ) rata dengan tanah.
  • Taburkan pupuk dasar berupa pupuk kandang sebanyak 5 ton/ha, pupuk ZA 200 kg/ha, SP-36 450 kg/ha, dan KCI 200 kg/ha ke seluruh bedengan. Cangkul bedengan hingga pupuk tercampur rata dengan tanah, lalu siram hingga bedengan basah merata.
  • Pasang mulsa plastik hitam perak ( pasang  harus saat matahari terik ) berukuran lebar 100 -1 25 cm.
  • Gunakan pasak penjepit dari bambu atau kayu untuk mengaitkan sisi-sisi mulsa di bedengan.

4. PENANAMAN  MELON ORANGE  RED AROMA

Pindahkan bibit ke lapangan setelah berumur 8  hari atau telah memiliki 2-3 pasang daun sejati. Waktu pindah tanam bibit sebaiknya pada pagi hari sebelum pukul 09.00 atau sore setelah pukul 15.30. Hal ini biar tanaman melon yang masih kecil tidak stres akibat terik matahari. Sehari sebelum dipindah tanamkan, siram bedengan hingga basah.

Buat lubang tanam sedalam 2 – 3 cm dengan Diameter lubang tanam 7 – 9 Cm di bedengan sesuai dengan alat pelubang tanam yang ada pendorongnya pada mulsa plastik.  Jika dalam waktu dua minggu setelah tanam bibit tumbuh abnormal segera sulam ( dengan benih cadangan ) dengan bibit baru yang berumur sama.

5. PEMELIHARAAN MELON ORANGE   RED AROMA

5.1. Pemupukan
Pemupukan melon Hibrida Red Aroma harus  dilakukan secara bertahap dan mengikuti fase pertumbuhannya. Berikut ini jenis pupuk, waktu, dan dosis pemupukan melon Red Aroma ( Pemupukan di lakukan dengan melarutkan pupuk ke dalam 200 Liter air  ( Drum ) dan di siramkan sebanyak 200 Cc ( 1 Gelas Aqua ) / Tanaman di lubang pupuk 15 Cm dari lubang tanam ).

  • Pupuk susulan I diberikan pada umur 7 hari setelah tanam berupa NPK dengan konsentrasi  4 Kg / Drum.
  • Pupuk susulan II diberikan pada umur 14 hari setelah tanam berupa NPK 16 : 16 :16  sebanyak 6 Kg + KNO3 Merah 2 Kg / Drum.
  • Pupuk susulan III dan IV diaplikasikan pada umur 20 dan 30 hari dengan NPK : TSP : KCL : KNO3 Merah dengan 5 Kg : 3 Kg : 2 Kg : 1 Kg setelah tanam atau menjelang pembungaan.
  • Pupuk susulan V diaplikasikan pada umur 40 – 45 hari dengan NPK : TSP : KCL : KNO3 Putih : MKP : Calcium Fertilizer : Magnesium Sulfat  dengan 5 Kg : 3 Kg : 2 Kg : 1 Kg : 1 Kg : 1 Kg : 500 Gram

CATATAN PENTING DAN JANGAN LUPA !!!!!!!!!!!

( Pupuk di larutkan dalam 200 Liter air dan aplikasi 200 Cc / Tanaman di lubang pupuk 15 Cm dari pangkal pohon )

5.2. Pengairan Melon Orange RED AROMA
Sampai berumur 2 minggu, penyiraman melon harus dilaksanakan tiap hari atau 2 hari sekali pada pagi atau sore hari. Caranya, genangi parit antarbedengan hingga mencapai dua per tiga tinggi bedengan. Siramkan air di parit tersebut ke masing-masing tanaman atau lubang tanam. Gunakan gembor jika air di parit tidak cukup untuk menggenangi semua bedengan.

5.3. Pengikatan dan Pemangkasan Tunas Air Melon RED AROMA
Setelah tanaman berumur 12 hari atau setelah memiliki 5 daun, ikat batang tanaman pada ajir. Pengikatan ini dilakukan setiap 3 hari sekali hingga ikatan mencapai ujung ajir. Pangkas cabang lateral yang tumbuh dari pangkal batang hingga ruas ke-8 dan setelah ruas ke-12. Pelihara cabang di ruas ke-9 hingga ke-11. Dan seleksi buahnya setelah sebesar telor dan sisakan 1 buah yang besar dan bentuknya Normal.

5.4. Kebersihan Kebun RED AROMA
Sanitasi kebun dilakukan pada saat gulma mulai tumbuh. Bersihkan juga kebun dari sisa-sisa kotoran, daun, ranting dan cabang sisa pemangkasan. Area kebun yang bersih tidak memberi kesempatan kepada hama dan penyakit untuk berkembang dan meggunakan rumput / gulma untuk tempat berkembangya Vektor virus.

B. PANEN DAN PASCA PANEN MELON RED AROMA
Buah melon harus dipanen setelah tua benar   karena buah tidak akan matang   bila diperam. Pada  pada melon RED AROMA   ( berdaging merah ) pada umur 40 hari setelah pembungaan. Hentikan penyemprotan pestisida paling tidak 2 minggu sebelum panen. Waktu panen dapat ditentukan dengan mengamati penampakan fisik buah dan umur tanaman. Melon yang sudah matang ditandai dengan jaring di kulit buah telah terbentuk sempurna, tebal, dan rata; ada retakan di pangkal tangkai buah; warna kulit buah rubah, misalnya dari hijau tua menjadi kekuningan; kulit buah terasa halus atau tidak berbulu; muncul aroma yang khas; serta tungkai buah berwarna kekuningan.

Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari (pukul 08.00-11.00). Dalam satu hamparan, panen dilaksanakan secara bertahap, maksimum dua kali seminggu dengan selang waktu 2-3 hari.

Demikian tulisan Budidaya  Melon orange Hibrida Red Aroma ini saya tulis. Apabila ada pembaca yang mau menanyakan lebih lanjut dan menbutuhkan Benih Hibrida Original pabrikan Melon Red Aroma bisa menghubungi Toko Pertanian Online LMGA AGROselaku Agen, Distributor, Dealer, Resmi ) di Silakan hubungi di CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 2 Agustus 2014 in Budidaya

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

2 responses to “KUNCI SUKSES BUDIDAYA MELON ORANGE RED AROMA

  1. Jaeruli

    28 Juli 2016 at 6:18 am

    mas ,stok benih red aroma ada ga?

     
    • lmgaagro

      29 Juli 2016 at 6:21 am

      Untuk saat ini stok red aroma lagi kosong bapak. Apabila bapak ingin memesan akan kami layani. Silakan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO di CP Bpk.Budi 082 141 747 141 melalui telp/SMS/WA. Terimakasih.

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: