RSS

KACANG PANJANG BLIRIK BEBASKAN PETANI DARI SERANGAN VIRUS

01 Jun

f816e-dsc_0044_2Tanaman kacang panjang saat ini bukan lagi mudah dan bisa di harapkan pasti dan cepat panen seperti dulu.  Dahulu Budidaya Tanaman Kacang Panjang adalah sangat mudah dan dapat di pastikan bahawa tanaman pasti panen 100 %. Akan tetapi dalam  4 tahun kebelakang Budidaya Kacang Panjang bukan lagi Budidaya yang mudah dan pasti panen. Hal ini seiring dengan meningkatnya tingkat serangan Hama dan Penyakit yang ada di Lapangan. Dan Hama dan Penyakit itu sekarang sangat terkait dalam menyebabkan kerugian bagi tanaman kacang Panjang Yang di Budidayakan oleh Petani. Pada kesempatan ini kita kan sedikit membahas penyakit di Kacang Panjang yang dalam 4 Tahun ini menjadi masalah utama dalam Budidaya Kacang Panjang di Indonesia dan bahkan sudah menjadi penyakit Endemik di Indonesia.

Penyakit ini disebabkan virus. Virus yang menyerang kacang panjang adalah Cowpea-Aphid-Borne-Mosaic Virus (CAMV). Penyebaran virus ini dibantu kutu daun seperti Aphis gossypii, Myzus persicae dll. Penularan penyakit ini dapat melalui biji yg sakit, tanah dan penyerbukan bunga.

Daun tanaman kacang panjang yg diserang penyakit Virus  ini pada mulanya berwarna hijau muda kekuningan sampai mendekati putih. Pertumbuhan daun terhambat dan menjadi keriting atau menggulung, mengecil dan memilin. Daun terasa lebih kaku, serta tanaman tumbuh kerdil. Apabila tanaman yg diserang virus ini sedang berbuah maka polongnya berukuran kecil-kecil atau bentuknya tidak normal sehingga kualitasnya sangat rendah. Jika tanaman yg diserang virus ini masih muda, maka pertumbuhannya terhambat dan masa berbunganya menjadi lebih lama. Walaupun  tanaman berproduksi namun produktivitasnya sangat rendah. Produktivitas tanaman Kacang Panjang yang terserang Virus CAMV ini akan turun produksinya sampai 50 % bahkan bisa tidak panen sama sekali kalau daerah lokasi tanamanya sudah Endemik penyakit dan sentra penyakit ini.

Dalam usaha untuk mengurangi penyakit ini saat ini perusahaan benih di Indonesia berusaha Breedernya di kerahkan secepat dan sekuat mungkin untuk bisa dapat merancang dan menemukan Benih Unggul  Kacang Panjang yang kedepannya bisa tahan dan aman dari serangan Virus CAMV yang sudah banyak menyerang dan merugikan petani Kacang Panjang Di Indonesia. Karena salah satu usaha yang bisa di lakukan saat ini  agar dapat tetap panen dengan produktivitas yang tinggi adalah dengan menggunakan benih yang Tahan Virus. Saat ini ada beberapa Varietas Benih Kacang Panjang yang tahan terhadap serangan Virus CAMV di antaranya adalah : Dari Bisi International ( Cap Kapal Terabang )  mengeluarkan Benih Kacang Panjang Varietas MARATON, dari East West Seed ( Cap Panah Merah ) mengeluarkan benih Kacang Panjang  PARADE TAVI dan KANTON TAVI, dari Diamond Seed ( Cap Kujang ) mengeluarkan benih Kacang Panjang JANGES dan benih kacang panjang Tahan Virus yang terakhir keluar adalah dari  PT. Sekar Agro Lestari Seed yang bernama Kacang Panjang Unggul  BLIRIK.

Dalam kesempatan ini kita akan sedikit membahas Kacang Panjang yang terakhir keluar dari PT. Sekar Agro Lestari yaitu SI BLIRIK. Kacang Panjang ini keluar di saat petani di daerah Kediri pusing dan di susahkan dengan adanya serangan VIRUS KUNING di tanaman Kacang Panjang yang di sebabkan karena serangan CAMV. Selama ini daerah Kediri di kenal sebagai salah satu sentra penanaman Kacang Panjang di Jawa Timur selain Banyuwangi dan Jember.

Kacang Panjang Unggul  BLIRIK sudah banyak di tanam di Daerah sentra Kacang Panjang di daerah sekitar Kediri yang selama ini di kenal dengan tingginya serangan Virus  Kuning dan Keriting di Kacang Panjang ( Virus CAMV ) dan masih dapat memberikan hasil yang Maximal dengan keadaan tanaman yang masih bisa Bebas serangan Virus Kuning (CAMV ) dan sehingga kedepannya Kacang Panjang BLIRIK ini pasti akan banyak di lirik dan di gunakan oleh petani tidak hanya di Kediri sebagai sentra penanaman  Kacang Panjang tetapi petani lain yang daerahnya sentra Kacang Panjang dan sudah Endemik serangan Virus CAMV.

Beberapa Diskripsi dan ciri dari Kacang Panjang Tahan Virus BLIRIK ini adalah antara lain adalah  sebagai berikut :

  1. Varietas  Kacang Panjang ( Tahan Virus ) BLIRIK dapat dan tanam dan sangat cocok untuk daerah di dataran rendah sampai menengah
  2. Produksi tanaman Kacang Panjang Tahan Virus BLIRIK tinggi dengan Potensi Hasil 30 Ton / Ha
  3. Polong Kacang Panjang Tahan Virus BLIRIK berwarna hijau tua  dengan rata – rata panjang mencapai 75 Cm dengan polong keras dan warna Hijau tua sehingga tahan terhadap pengankutan jarak jauh dengan susut berat kecil
  4. Warna Biji Kacang Panjang Tahan Virus Kuning BLIRIK adalah Coklat Blirik dan dapat di panen umur 40 Hari setelah tanam
  5. Kacang Panjang BLIRIK tahan terhadap serangan Virus Kuning bahkan di daerah sentra penanaman yang merupakan daerah Endemik Virus masih dapat menghasikan polong dengan hasil yang Maximal dan bebas serangan Virus kuning
  6. Kebutuhan benih Kacang Panjang BLIRIK 20 KG / Ha

 

Demikian pengalaman dari Menanam Kacang Panjang   ini kami tulis dan tuangkan . Apabila ada yang kurang jelas dan ada yang mau konsultasi serta membutuhkan Benih yang saya sebutkan tadi ( Kacang Panjang Maraton, Blirik, Janges, Katrina, Parade Tavi, Kanton Tavi, Puspita 06, Doi ) dan Cara Budidayanya  silakan memghubungi toko Online LMGA AGRO ( Dealer, Agen, Distributor resmi ) di CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117, dimana pun anda berada kami siap membantu dan mengirim sampai tujuan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1 Juni 2014 in Benih

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: