RSS

SENYUM CERAH PETANI KOL BUNGA DI KEDIRI BERSAMA ORIENT

25 Mei

SENYUM CERAH PETANI KOL BUNGA DI KEDIRI BERSAMA ORIENT
bunga kol, capa kapal terbang, genjah,cepat panen,tahan penyakit,tahan hama

Bercocok tanam kol bunga di musim penghujan memang acapkali dinilai lebih sulit dibandingkan saat musim kering. Namun dengan menggunakan varietas yang secara genetik tangguh di segala musim, seperti bunga kol hibrida dataran rendah Orient, kerisauan itu bisa lebih mudah diatasi dan senyum petani pun akan tetap merekah meskipun berada di musim yang dinilai sulit tersebut.

Bagi petani sayuran di kawasan Papar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, bercocok tanam bunga kol di musim penghujan sekarang ini bukanlah hal yang dirasa sulit lagi. Pasalnya, sebagian besar dari mereka telah menemukan varietas yang tepat untuk dikembangkan di segala musim, baik itu saat hujan ataupun kemarau.

Alhasil, mereka merasa seperti tidak ada bedanya antara bercocok tanam bunga kol diwaktu hujan dengan di waktu kemarau. “Paling yang beda ya hanya penyakitnya lebih banyak, tapi dengan varietas yang tahan di saat hujan, masalah itu bisa diatasi dengan lebih gampang. Selain itu, kalau pas penghujan kan harga jualnya biasanya lebih tinggi dibandingkan saat kemarau, karena pasokan dari petani ke pasar cenderung kurang,” kata Edi Sujono, petani sekaligus pemilik pembibitan sayuran di Desa Ngampel, Kecamatan Papar, Kediri.

Jaminan hasil yang tetap optimal di musim basah dan harga jual yang lebih tinggi itulah yang membuat petani bunga kol di Papar semakin menyukai usaha tani ini. Menurut Edi, ‘kecintaan’ para petani itu semakin besar saat mereka mulai mengenal salah satu varietas bunga kol hibrida baru bernama Orient.

Varietas bunga kol produksi PT BISI International, Tbk. itu dinilai lebih ‘bandel’ di segala musim, terutama saat musim hujan. Edi mengatakan, bunga kol Orient lebih tahan dari serangan penyakit yang kerap menyapa di musim hujan. Misalnya, serangan bercak daun dan busuk lunak.

“Tanamannya bagus, dan memang lebih tangguh di musim hujan. Pertumbuhannya tetap normal, daunnya subur nggak ada bercak. Yang penting lagi, meskipun di musim hujan, bunganya tetap bagus, putih mulus, nggak ada trothol-trotholnya (bercak-bercak cokelat),” ungkap Edi.

Hal yang sama juga disampaikan Jamiatun, petani sayuran yang juga tetangga Edi. Dari pengalamannya menanam bunga kol, baru sekarang inilah ia mengaku puas dengan hasil yang ia peroleh. Berkat menanam Orient-lah ia bisa mendapatkan hasil yang optimal meskipun di musim yang basah.

“Memang sae tandurane (bagus tanamannya-red.), kuat saat hujan. Kalau jenis lain yang dulu saya pernah tanam itu kurang kuat kalau kena hujan. Orient ini buahe tetep apik tur subur daune (buahnya tetap bagus dan subur daunnya-red.),” ujar Jamiatun yang saat ditemui Abdi Tani baru saja memetik hasil panen Orient dari lahannya.

Sementara itu, Joko Sumarwan, petani asal Desa Pati, Kecamatan Papar juga turut senang dengan hasil yang didapatnya dari bercocok tanam Orient. Dari 4.200 tanaman yang ditanam saat musim penghujan, ia mampu mendapatkan hasil hingga 1,8 ton bunga kol segar.

Bukan hanya hasilnya yang melimpah, tapi Joko juga mendapatkan harga bagus saat itu. Ia mengaku mendapatkan harga jual berkisar antara Rp10.000 hingga Rp20.000 per kilogram. Alhasil, ia pun bisa mendapatkan hasil lebih dari Rp. 25 juta. Padahal, modal yang telah ia gunakan tidak lebih dari Rp. 4 juta. Sehingga keuntungan bersihnya bisa mencapai Rp. 21 juta.

Selain tangguh di musim hujan, ukuran bunga Orient juga lebih seragam. “Rata-rata bobotnya setengah kiloan,” terang Edi yang sudah berulang kali menanam Orient dan terakhir kalinya menanam sebanyak 3.200 tanaman di musim kemarau dan mampu menghasilkan 2 ton bunga kol.

Pun demikian dengan pasarnya, dengan kondisi fisik bunganya yang ciamik di segala musim dan ukuran yang seragam itulah akhirnya menjadi lebih mudah diterima pasar.

“Pasarnya nggak ada masalah dan juga lebih disukai pedagang. Karena bunganya bagus dan padat, sehingga juga tahan simpan,” lanjut Edi.

Lebih lanjut Edi mengatakan, dengan segala kelebihan itulah kini para petani di daerahnya lebih memilih Orient setiap kali mereka hendak menanam bunga kol. “Sekarang hampir semua petani di sini tanam (Orient), karena sudah terbukti kuat saat hujan dan bunganya bagus,” sambung Edi yang juga menjadi penyedia bibit bunga kol bagi para petani di desanya.

 Sumber : Majalah ABDI TANI

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 25 Mei 2014 in Benih

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: