RSS

MENANAM KACANG PANJANG YANG BAIK DAN BENAR

18 Mei

kacang panjang, lebat, tahan Virus, Parade Tavi, Kanton Tavi, Maraton,Puspita 06, Katrina, Janges, LMGA AGRO

KACANG PANJANG SIAP PANEN

Kacang Panjang adalah salah satu dari sekian banyak Bahan sayur yang sangat di kenal di Indonesia. Kacang Panjang dapat di temui di semua lini pasar baik pasar Tradisional maupun pasar Modern. Kacang Panjang dapat di olah untuk berbagai macam masakan  sayuran kacang panjang seperti : Oseng Kacang Panjang, Tumis Kacang Panjang, Sayur Asem Kacang Panjang. Sekarang untuk Buku Resep Kacang Panjang bisa anda dapatkan di berbagi Toko Buku di Kota anda. Selain unutk dimasak Kacang  Panjang dapat di gunakan untuk terapi penyembuhan berbagai macam penyakit seperti : Mengobati Sakit Pinggang, Sembelit, Mengobati Batu Ginjal, Mengobati kurang Darah DLL.

SYARAT PERTUMBUHAN
     Tanaman tumbuh baik pada tanah Latosol / lempung berpasir, subur, gembur, banyak mengandung bahan organik dan drainasenya baik, pH sekitar 5,5-6,5. Suhu antara 20-30 derajat Celcius, iklimnya kering, curah hujan antara 600 – 1.500 mm/tahun dan ketinggian optimum kurang dari 800 m dpl.
 
PEMBIBITAN KACANG PANJANG
Kacang Panjang, Virus, Virus Kuning, LMGA AGRO

KACANG PANJANG TERSERANG VIRUS

 
  • Benih kacang panjang yang baik dan bermutu adalah sebagai berikut: penampilan bernas/kusam, daya kecambah tinggi di   atas 85%, tidak rusak/cacat, tidak mengandung wabah hama dan penyakit. Keperluan benih untuk 1 hektar antara 15-20 kg.
  • Benih tidak usah disemaikan secara khusus, tetapi benih langsung tanam pada lubang tanam yang sudah disiapkan.
  • Untuk saat ini sebaiknya kalau ingin menanam Kacang Panjang menggunakan Benih yang benar-benar sudah yerbukti tahan   terhadap serangan penyakit Kuning yang sudah merajalela di Lapangan dan bahkan menyebabkan kegagalan panen.
  • Benih Kacang Panjang yang sudah terbukti tahan Virus antara lain adalah : Kacang Panjang Maraton, Blirik, Janges, Katrina, Parade Tavi, Kanton Tavi, Puspita 06, Doi
PENGOLAHAN MEDIA TANAM KACANG PANJANG
 
  • Bersihkan lahan dari rumput-rumput liar bisa dengan Obat Rumput berbahaan aktif Glifosat seperti Rambo dan Ruso atau dengan obat rumput berbahan aktif Parakuat seperti Noxone dan Divaxon setelah rumput kering, dicangkul/dibajak hingga tanah menjadi gembur.
  • Buatlah bedengan menghadap Utara Selatan biar cahaya dapa merata ke seluruh tanaman dengan ukuran lebar 60-80 cm, jarak antara bedengan 30 cm, tinggi 30 cm, panjang bedengan Maximal 15 Meter ( agar mudah dalam kontrol tanaman ). Untuk sistem guludan lebar dasar 30-40 cm dan lebar atas 30-50 cm, tinggi 30 cm dan jarak antara guludan 30-40 cm
  • Lakukan pengapuran jika pH tanah lebih rendah dari 5,5 dengan dolomit sebanyak 1-2 ton/ha dan campurkan secara merata dengan tanah pada kedalaman 30 cm
  • Setelah dilakukan pengapuran, berikutnya siapkan Pupuk Dasar dengan Dosis ( Ha ) yaitu Za 100 Kg, TSP 200 Kg dan KCL 250 KG dan Pupuk Kandang 3 Ton / Ha. Tebarkan Pupuk Dasar Za, TSP, KCL dan Pupuk Kandang dengan kedalaman 30 Cm dan di bagi rata dalam setiap Bedengan
  • Biarkan bedengan kurang lebih 7 hari sambil dilakukan penutupan Mulsa Plastik
TEKNIK PENANAMAN
 
  • Jarak lubang tanam untuk tipe merambat adalah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, 30 x 40 cm. Dan jarak tanam tipe tegak adalah 20 x 40 cm dan 30 x 60 cm.
  •  Waktu tanam yang baik adalah awal musim kemarau/awal musim penghujan, tetapi dapat saja sepanjang musim asal air tanahnya memadai
  • Benih dimasukkan ke dalam lubang tanam sebanyak 2 biji, tutup dengan tanah tipis/dengan sekam abu.
PENYULAMAN
 
  • Benih kacang panjang akan tumbuh 3-5 hari setelah tanam. Benih yang tidak tumbuh segera disulam agar tidak terjadi perbedaan yang akan menyusahkan dalam perawatan
PENYIANGAN
 
Penyiangan dilakukan pada waktu tanaman berumur 2-3 minggu setelah tanam, tergantung pertumbuhan rumput di kebun. Penyiangan dengan cara mencabut rumput liar/membersihkan dengan alat kored.
 
PEMANGKASAN / PEREMPELAN
 
Kacang panjang yang terlalu rimbun perlu diadakan pemangkasan daun maupun ujung batang. Biasanya dilakukan pemangkasan sampai 4 – 5 cabang samping terbawah. Tanaman yang terlalu rimbun dapat menghambat pertumbuhan bunga.
 
PEMUPUKAN
 
Dosis pupuk makro untuk Kacang Panjang sebagai berikut:
 
Waktu
Dosis Pupuk Makro (per ha)
ZA (kg) SP-36 (kg) KCl (kg)
Dasar
100
200
250
Umur 45 hari
50
100
75
TOTAL
150
300
325
Catatan : Atau sesuai rekomendasi setempat.
Pupuk diberikan di dalam lubang pupuk yang terletak di kiri-kanan lubang tanam. Jumlah pupuk yang diberikan untuk satu tanaman tergantung dari jarak tanam
Pupuk untuk Daun yang perlu di siapkan adalah : Fitomic, Multi KP, Vitaflora dan KNO 3 di berikan dengan cara sebagai berikut : Untuk tangki 14 Liter ambil Fitomic 1 Tutup, Multi KP 3 Sendok Makan, KNO3 1 Sendok Makan. Sebelumnya pupuk Fitomic di beri  2 Botol Vitaflora ( 20 CC ) dan di kocok secara merata. Diberikan 1 – 2 minggu sekali semenjak tanaman berumur 2 minggu, dengan cara disemprotkan terkena daun bagian bawah 75 %. Apabila sudah mulai petik Aplikasi pupuk Fitomic, Multi KP, Vitaflora dan KNO 3 dapat di tambahkan lewat di siramkan lewat lubang pupuk yang jaraknya 10 – 15 Cm dari pangkal pohon dengan Interval seminggu sekali. Aplikasi ini bertujuan agar Kacng Panjang tetap lebat dan banyak buahnya.
 
PENGAIRAN
 
Pada fase awal pertumbuhan benih hingga tanaman muda, penyiraman dilakukan rutin tiap hari. Pengairan berikutnya tergantung musim.
 
PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT
 
1. Lalat kacang (Ophiomya phaseoli Tryon)
Gejala: terdapat bintik-bintik putih sekitar tulang daun, pertumbuhan tanaman yang terserang terhambat dan daun berwarna kekuningan, pangkal batang terjadi perakaran sekunder dan membengkak. Pengendalian: dengan cara pergiliran tanaman yang bukan dari famili kacang-kacangan dan penyemprotan dengan STOPPER + CRUMBLE.
 
2. Kutu daun (Aphis cracivora Koch)
Gejala: pertumbuhan terlambat karena hama mengisap cairan sel tanaman dan penurunan hasil panen. Kutu bergerombol di pucuk tanaman dan berperan sebagai vektor virus. Pengendalian: dengan rotasi tanaman dengan tanaman bukan famili kacang-kacangan dan penyemprotan  SAMITE + PROMECTIN
 
3. Ulat grayak (Spodoptera litura F.)
Gejala: daun berlubang dengan ukuran tidak pasti, serangan berat di musim kemarau, juga menyerang polong. Pengendalian: dengan kultur teknis, rotasi tanaman, penanaman serempak, Semprot dengan Stopper
 
4. Penggerek biji (Callosobruchus maculatus L)
Gejala: biji dirusak berlubang-lubang, hancur sampai 90%. Pengendalian: dengan membersihkan dan memusnahkan sisa-sisa tanaman tempat persembunyian hama. Benih kacang panjang diberi perlakuan minyak jagung 10 cc/kg biji.
 
5. Ulat bunga ( Maruca testualis)
Gejala: larva menyerang bunga yang sedang membuka, kemudian memakan polong. Pengendalian: dengan rotasi tanaman dan menjaga kebersihan kebun dari sisa-sisa tanaman. Disemprot dengan Stopper + Crumble
 
6. Penyakit Antraknose ( jamur Colletotricum lindemuthianum )
Gejala serangan dapat diamati pada bibit yang baru berkecamabah, semacam kanker berwarna coklat pada bagian batang dan keping biji. Pengendalian: dengan rotasi tanaman, perlakuan benih sebelum ditanam dengan ARASHI dan membuang rumput-rumput dari sekitar tanaman.
 
7. Penyakit mozaik ( virus Cowpea Aphid Borne Virus/CAMV).
Gejala: pada daun-daun muda terdapat gambaran mosaik yang warnanya tidak beraturan. Penyakit ditularkan oleh vektor kutu daun. Pengendalian: gunakan benih sehat dan bebas virus, semprot vector kutu daun dan tanaman yang terserang dicabut dan dibakar. Dapat di kendalikan dengan menggunakan aplikasi Samite + Winder + Promectin
 
8. Penyakit sapu ( virus Cowpea Witches-broom Virus/Cowpea Stunt Virus.)
Gejala: pertumbuhan tanaman terhambat, ruas-ruas (buku-buku) batang sangat pendek, tunas ketiak memendek dan membentuk “sapu”. Penyakit ditularkan kutu daun. Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit mosaik.
 
9. Layu bakteri ( Pseudomonas solanacearum )
Gejala: tanaman mendadak layu dan serangan berat menyeabkan tanaman mati. Pengendalian: dengan rotasi tanaman, perbaikan drainase dan mencabut tanaman yang mati dan gunakan ARASHI pada awal tanam.
 
PANEN DAN PASCA PENEN
 
– Ciri-ciri polong siap dipanen adalah ukuran polong telah maksimal, mudah dipatahkan dan biji-bijinya di dalam polong tidak menonjol
– Waktu panen yang paling baik pada pagi/sore hari. Umur tanaman siap panen 3,5 – 4 bulan
– Cara panen pada tanaman kacang panjang tipe merambat dengan memotong tangkai buah dengan pisau tajam.
– Selepas panen, polong kacang panjang dikumpulkan di tempat penampungan, lalu disortasi
– Polong kacang panjang diikat dengan bobot maksimal 1 kg dan siap dipasarkan.
Demikian pengalaman dari Menanam Kacang Panjang   ini kami tulis dan tuangkan . Apabila ada yang kurang jelas dan ada yang mau konsultasi serta membutuhkan Benih yang saya sebutkan tadi ( Kacang Panjang Maraton, Blirik, Janges, Katrina, Parade Tavi, Kanton Tavi, Puspita 06, Doi ) dan Cara Budidayanya  silakan memghubungi toko Online LMGA AGRO ( Dealer, Agen, Distributor resmi ) di CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117, dimana pun anda berada kami siap membantu dan mengirim sampai tujuan.

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Mei 2014 in Budidaya

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: