RSS

BUDIDAYA TANAMAN TERONG YANG BAIK DAN BENAR

04 Mei

tanaman,budidaya,terong, hijau,ungu,LMGA AGRO, unggul,hibrida

HAMPARAN TANAMAN TERONG

Prospek budidaya tanaman terong makin baik untuk dikelola secara intensif dan komersial dalam skala agribisnis, namun hasil rata-ratanya masih rendah. Hal ini disebabkan bentuk kultur budidaya yang masih sampingan, belum memadainya informasi teknik budidaya di tingkat petani.

SYARAT TUMBUH
– Dapat tumbuh di dataran rendah tinggi
– Suhu udara 22 – 30o C
– Jenis tanah yang paling baik, jenis lempung berpasir, subur, kaya bahan organik, aerasi dan drainase baik dan pH antara    6,8-7,3 ( PH tanah dapat di ukur terlebih dahulu dengan PH Tester )
– Sinar matahari harus cukup
– Cocok ditanam musim kemarau

PEMBIBITAN

  1.  Rendamlah benih dalam air hangat kuku + VITAFLORA dosis 2 cc per liter selama 30  menit
  2. Bungkuslah benih dalam gulungan kain atau kerta merang basah dan masukkan dalam Kardus bekas Aqua dan di beri lampu 5 Watt dengan jarak 30 CM dari benih untuk diperam selama + 24 jam hingga nampak mulai berkecambah, Kalau kain kering bisa di semprot pakai sprayer kecil ( 1 liter )
  3. Sebarkan benih di atas bedengan ( atau Polybag ) persemaian menurut barisan, jarak antar barisan 10-15 cm
  4. Pupuk  kandang halus diamkan seminggu, kemudian masukkan benih satu persatu ke polibag yang telah berisi campuran tanah dan pupuk kandang halus  dengan perbandingan 2 : 1
  5.  Tutup benih tersebut dengan tanah tipis
  6. Permukaan bedengan yang telah disemai benih ditutup dengan daun pisang ( Mulsa Hitam perak )
  7. Setelah benih tampak berkecambah muncul, buka penutupnya
  8. Siram persemaian pagi dan sore hari
  9. Semprot Mamigro Daun dosis 2-3 tutup per tangki setiap 7-10 hari sekali
  10.  Perhatikan serangan hama dan penyakit sejak di pembibitan
  11. Bibit berumur 30 Hari atau berdaun empat helai siap dipindah tanamkan
  12. Gunakan benih ( bibit ) tanaman yang berkualitas dan terjamin seperti terong Hibrida ( F1 ) Antaboga, F1 Prince,  F1 Mustang, F1 Lezata, F1 Yumi ( untuk jenis terong ungu ) dan gunakan benih terong Hibrida ( F1 ) Ratih Hijau 1, F1 Turangga, F1 Milano, F1 Hijau Kuat ( untuk terong Hijau )


PENGOLAHAN LAHAN
– Bersihkan rumput liar (gulma) dari sekitar kebun
– Olah tanah dengan cangkul ataupun bajak sedalam 30-40 cm hingga gembur
– Buat bedengan selebar 100-120 cm, jarak antar bedengan 40-60 cm, ratakan permukaan bedengan
– Jika pH tanah rendah, tambahkan Dolomit
– Sebarkan pupuk kandang 15-20 ton / ha, campurkan merata dengan tanah.

– Sebarkan pupuk dasar dengan campuran ZA 150 KG + TSP 300 KG  + KCL 300 KG per ha dicampur dengan tanah secara merata atau sekitar 10 gr campuran pupuk per lubang tanam. Kedalaman Campuran Pupuk Kandang, Dolomit, ZA, TSP dan KCL sekitar 10 Cm dari permukaan tanah ( Karena pada kedalaman tersebut biasanya tanah masam dan perakaran tanaman berada )

– Jika pakai Mulsa plastic ( Mulsa Hitam perak / Metalizing/ Mulsa Grenjeng ),  penututupan bedengan pada siang hari antara jam 10.00 – 14.00 ( Pada saat matahari terik )

– Biarkan selama seminggu sebelum tanam
– Buat lubang tanam( Dengan Alat Pelubang + Pendorong ) dengan jarak 60 x 70 cm / 70 x 70 Cm

pelubang mulsa, alat,tajam,tahan karat, lmga agro, toko online,

ALAT PELUBANG MULSA TAJAM DILENGKAPI PENDORONG

PENANAMAN
– Waktu tanam yang baik musim kering
– Pilih bibit yang tumbuh subur dan normal
Tanam bibit di lubang tanam secara tegak lalu tanah di sekitar batang dipadatkan
– Siram lubang tanam yang telah ditanami hingga cukup basah (lembab)


PENGAIRAN
Dilakukan rutin tiap hari, terutama pada fase awal pertumbuhan dan cuaca kering, dapat di-leb atau disiram dengan gembor

PENYULAMAN
– Sulam tanaman yang pertumbuhannya tidak normal, mati atau terserang hama penyakit
– Penyulaman maksimal umur 15 hari

PEMASANGAN AJIR (TURUS) BAMBU
– Lakukan seawal mungkin agar tidak mengganggu (merusak) sistem perakaran
– Turus terbuat dari bilah bambu setinggi 80-100 cm dan lebar 2-4 cm
– Tancapkan secara individu dekat batang
– Ikat batang atau cabang terong pada turus

PENYIANGAN
– Rumput liar atau gulma di sekitar tanaman disiangi atau dicabut
– Penyiangan dilakukan pada umur 15 hari dan 60 – 75 hari setelah tanam

PEMUPUKAN
Jenis dan Dosis Pupuk Makro disesuaikan dengan jenis tanah, varietas dan kondisi daerah menurut acuan dinas pertanian setempat. Berikut salah satu alternatif :

Jenis Pupuk
Pemupukan Susulan (kg/ha)
Umur 15 hari
Umur 25 hari
Umur 35 hari
Umur 45 hari
ZA
75
75
75
75
SP-36
50
KCl
75
100
75


Pemupukan diletakkan sejauh 20 cm dari batang tanaman sebanyak 10 gram campuran pupuk per tanaman secara tugal atau larikan ditutup tanah dan disiram atau pupuk dikocorkan sebanyak 3,5 gram per liter air, kocorkan larutan pupuk sebanyak 250 cc per tanaman

PEMANGKASAN ( PEREMPELAN )

Pangkas tunas-tunas liar yang tumbuh mulai dari ketiak daun pertama hingga bunga pertama juga dirempel untuk merangsang agar tunas-tunas baru dan bunga yang lebih produktif segera tumbuh

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT

H A M A
1. Kumbang Daun (Epilachna spp.)
Gejala serangan adanya bekas gigitan pada permukaan daun sebelah bawah
Bila serangan berat dapat merusak semua jaringan daun dan tinggal tulang-tulang daun saja
Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan kumbang, atur waktu tanam, pencegahan dengan Cypermax atau Stopper 2 CC / Liter air  setiap 1-2 minggu sekali.

2. Kutu Daun (Aphis spp.)
Menyerang dengan cara mengisap cairan sel, terutama pada bagian pucuk atau daun-daun masih muda
Daun tidak normal, keriput atau keriting atau menggulung
Sebagai vektor atau perantara virus
Cara pengendalian; mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, pencegahan semprot  Winder 100 EC dengan dosis 1.5 CC / Liter air setiap 1-2 minggu sekali.

3.Tungau ( Tetranynichus spp.)
Serangan hebat musim kemarau.
Menyerang dengan cara mengisap cairan sel tanaman, sehingga menimbulkan gejala bintik-bintik merah sampai kecoklat-coklatan atau hitam pada permukaan daun sebelah atas ataupun bawah.
Cara pengendalian sama seperti dengan menggunakan Samite 135 EC dengan konsentrasi 1 CC / 1 liter air.

4. Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon Hufn.)
Bersifat polifag, aktif senja atau malam hari
Menyerang dengan cara memotong titik tumbuh tanaman yang masih muda, sehingga terkulai dan roboh
Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan ulat, pencegahan siram atau semprotkan CYPERMAX atau STOPPER.

5.Ulat Grayak (Spodoptera litura, F.)
Bersifat polifag.
Menyerang dengan cara merusak (memakan) daun hingga berlubang-lubang.
Cara pengendalian; mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, semprot dengan STOPPER.

6.Ulat Buah ( Helicoverpa armigera Hubn.)
Bersifat polifag, menyerang buah dengan cara menggigit dan melubanginya, sehingga bentuk buah tidak normal, dan mudah terserang penyakit busuk buah.
Cara pengendalian; kumpulkan dan musnahkan buah terserang, lakukan pergiliran tanaman dan waktu tanam sanitasi kebun, pencegahan semprotkan CYOERMAX  atau STOPPER setiap 1-2 minggu sekali

PENYAKIT
1. Layu Bakteri
Penyebab : bakteri Pseudomonas solanacearum
Bisa hidup lama dalam tanah
Serangan hebat pada temperatur cukup tinggi
Gejala serangan terjadi kelayuan seluruh tanaman secara mendadak untuk pencegahan dan pengobatan gunakan anti layu ARASHI 0.5 Gram / Liter air dengan aplikasi 200 CC / Tanaman dengan cara disiramkan ke pangkal pohon

arashi, obat pertanian, lmga agro, toko pertanian, toko online, jual murah, harga grosir2. Busuk Buah
Penyebab : jamur Phytophthora sp., Phomopsis vexans, Phytium sp.
Gejala serangan adanya bercak-bercak coklat kebasahan pada buah sehingga buah busuk.

3. Bercak Daun
Penyebab : jamur Cercospora sp, Alternaria solani, Botrytis cinerea
Gejala bercak-bercak kelabu-kecoklatan atau hitam pada daun.

4. Antraknose
Penyebab : jamur Gloesporium melongena
Gejala bercak-bercak melekuk dan bulat pada buah lalu membesar berwarna coklat dengan titik-titik hitam

5.Busuk Leher akar
Penyebab ; Sclerotium rolfsii
Gejala pangkal batang membusuk berwarna coklat

6.Rebah Semai
Penyebab : Jamur Rhizoctonia solani dan Pythium spp.
Gejala batang bibit muda kebasah-basahan, mengkerut dan akhirnya roboh dan mati
Cara pengendalian Penyakit:
Tanam varietas tahan, atur jarak tanam dan pergiliran tanaman, perbaikan drainase, atur kelembaban dengan jarak tanam agak lebar, cabut dan buang tanaman sakit Rendam benih dengan pencegahan dan pengobatan gunakan anti layu ARASHI 0.5 Gram / Liter air dengan cari diseprotkan saat tanaman umur 15 hari di persemaian


Catatan : Apabila ada yang kurang jelas bis Hubungi langsung Toko Online LMGA AGRO di contack yang tersedia

PEMANENAN
– Buah pertama dapat dipetik setelah umur 45 – 50 HST tergantung dari jenis varietas
– Ciri-ciri buah siap panen adalah ukurannya telah maksimum dan masih muda.
– Waktu yang paling tepat pagi atau sore hari.
– Cara panen buah dipetik bersama tangkainya dengan tangan atau alat yang tajam.
– Pemetikan buah berikutnya dilakukan rutin tiap 3-7 hari sekali dengan cara memilih buah yang sudah siap dipetik.

Demikian pengalaman dari Budidaya Tanaman Terong  ini kami tulis dan tuangkan dalam materi cara Budidaya Terong ini. Data penulis tentang Budidaya Tanaman Terong  ini didapatkan selama penulis menanam dan  Budidaya terong Antaboga, dan Ratih Hijau 1 dan mendapatkan data dari rangkuman nara sumber lain di Petani sekitar yang sudah sering membudidayakan tanaman Seledri yang lain. Apabila ada yang kurang jelas dan ada yang mau konsultasi serta membutuhkan Benih yang saya sebutkan tadi dan Cara Budidayanya  silakan memghubungi toko Online LMGA AGRO ( Dealer, Agen, Distributor resmi ) di  CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117, dimana pun anda berada kami siap membantu dan mengirim sampai tujuan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Mei 2014 in Budidaya

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: