RSS

BUDIDAYA TANAMAN DAUN SELEDRI YANG BAIK DAN BENAR

02 Mei

tanaman seledri,budidaya,menanam,manfaat, daun seledri, LMGA AGRO,toko online

HASIL BUDIDAYA SELEDRI

Tanaman Seledri (Apium graveolens L. Dulce) adalah tanaman sayuran dari famili Umbelliferae yang berasal dari Mediterania sekitar Laut Tengah. Tanaman ini kemudian menyebar ke berbagai wilayah, diantaranya di Dataran Cina, Asia Tengah, India, Mediterania, Etiopia, Amerika Serikat, serta Meksiko Selatan dan tengah. Di Indonesia, tanaman seledri masih belum menjadi komoditi utama para petani sehingga sulit untuk menentukan sentra dan tanam, luas panen dan besarnya produksi nasional.

Untuk dapat tumbuh dengan baik, tanaman seledri harus ditanam di daerah subtropis dengan ketinggian 1.000-1.200 m dpl, suhu udara 15o-24o C, kelembaban berkisar antara 80-90%, Curah hujan berkisar antara 60-100 mm/bulan, dan lahan harus mendapat penyinaran matahari yang cukup. Lahan yang ideal untuk tanaman seledri adalah tanah yang gembur, subur, mengandung bahan organik, serta tata udara dan air yang baik. Tanaman Seledri dapat diperbanyak secara generatif dengan biji atau vegetatif dengan anakan. Untuk tujuan komersil tanaman seledri dapat diperbanyak dengan biji. Benih berasal dari varietas unggul dengan daya kecambah > 90%. Namun demikian saat ini sudah di temukan Varietas tanaman Seledri yang bisa beradaptasi dan hidup dengan baik dan hasil tinggi di dataran rendah dan dataran menengah. Beberapa Varietas tanaman seledri yang ada saat ini adalah : Seledri Tall Utah dan Seledri SUMMER dari Known You Seed, Seledri BAMBI dan Seledri AMIGO  dari East West Seed ( Cap Panah Merah ). Dengan ditemukannya Varietas tanaman Seledri untuk Dataran rendah dan menegah ini maka sekarang perkembangan Luas tanaman Seledri di petani semakin luas dan banyak. Dengan semakin luasnya petani yang menanam seledri dan budidaya Tanaman Seledri menunjukkan bahwa peluang pasar Tanaman Seledri semakin besar di Indonesia. Besarnya peluang pasar daun Seledri yang semakin meningkat di Indonesia ini karena semakin banyak pabrikan yang mengolah untuk berbagai keperluan seperti sampo ( daun seledri untuk rambut ), obat-obatan, jus seledri, atau untuk campuran bahan makanan.  Hal ini karena manfaat dan khasiat daun seledri sudah banyak di temukan.

Pengolahan Lahan

persiapan lahan, budidaya seledri, tanaman seledri,lmga agro, toko online

PENGOLAHAN LAHAN BUDIDAYA SELEDRI

Lahan ideal adalah tanah yang subur, gembur, mengandung bahan organik, mampu menahan air dan berdrainase baik dengan pH tanah antara 5,5-6,5. Tanah dicangkul sedalam 20-30 cm biarkan selama 15 hari, jika pH tanah kurang dari 6.5 campurkan kapur kalsit atau dolomit dengan tanah olahan, dosis kapur 1-2 ton/ha tergantung pH tanah dan jumlah Alumunium di dalam tanah, pemberian 2-3 minggu sebelum tanam. Buat bedengan dengan lebar 100-120 cm, tinggi 30 cm, panjang sesuai lahan, dan jarak antar bedengan 50 cm. Bedengan diberi naungan berupa alang-alang atau jerami dengan tinggi 1-1,5 m.

Budidaya Tanaman Sayuran

Persemaian
Benih disemai pada bedengan di dalam alur/larikan sedalam 0,5 cm dengan jarak antar alur 10-20 cm, sebelum disemai, benih direndam dalam larutan Previcur N dengan konsentrasi 0,1 % selama + 2 jam, kemudian dikeringkan. Tutup benih dengan tanah tipis dan siram permukaan bedengan sampai lembab. Untuk menjaga kelembaban, persemaian ditutup dengan alang-alang atau jerami dan ditinggikan tutup tersebut apabila kecambah telah tumbuh. Setelah bibit tumbuh dapat juga dipindahkan kedalam bumbunan yang terbuat dari daun pisang/pot plastik dengan media yang sama.
Penanaman
Setelah + 40 hari atau telah berdaun 3-4 helai cabut bibit seledri yang sehat dengan akarnya. Potong sebagian akar, selanjutnya akar direndam kedalam larutan pestisida Benlate atau
Derosol pada konsentrasi 50% sekitar 15 menit. Pindahkan bibit pada bedengan yang telah dipersiapkan, satu bibit per lobang tanam, dengan jarak tanam: 25 x 30 cm; 20 x 20 cm atau 15 x 20 cm (tergantung varietas) dan padatkan tanah disekitar batang. Siram bedengan sampai lembab.
Pemeliharaan Tanaman
 Jika ada tanaman yang mati lakukan penyulaman 7-15 hari setelah tanam. Penyiangan gulma dilakukan bersamaan dengan penggemburan tanah pada umur 2 dan 4 minggu setelah tanam, penyiangan berikutnya disesuaikan dengan keadaan gulma. Di awal masa pertumbuhan, penyiraman dilakukan 1-2 kali sehari, berikutnya dikurangi menjadi 2-3 kali seminggu tergantung cuaca. Tanah tidak boleh kekeringan atau tergenang air (becek).masih produktif dengan interval 7 hari satu kali pemberian. Dapat juga diberikan pupuk cair dengan dosis 0,3 ml/m2 yang dimulai pada umur 3 minggu setelah tanam dengan interval 10 hari satu kali.
Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)
 Hama utama seperti: ulat tanah, keong, kutu daun tungau. Hama dapat dihilangkan secara mekanik yaitu dipungut dengan tangan.
Penyakit yang sering menyerang tanaman bercak cercospora, bercak septoria, virus aster yellow. Pengendalian dilakukan mulai dari pesemaian hingga panen. Jika terpaksa harus menggunakan pestisida, gunakan jenis pestisida yang aman mudah terurai seperti pestisida biologi, pestisida nabati atau pestisida piretroid sintetik.
Panen dan Pasca Panen
SELEDRI,HIBRIDA, SUMMER, LMGA AGRO,TOKO ONLINE

Panen Seledri Hibrida

Seledri dapat dipanen setelah berumur 40 sampai dengan 150 hari setelah tanam (tergantung varietas). Daun Saledri  dipanen 4-8 hari sekali. Daun Seledri yang di potong ini akan tumbuh tunas kembali. Seledri potong dipanen dengan memotong tanaman pada pangkal batang secara periodik sampai pertumbuhan anakan berkurang. Seledri umbi dipanen dengan memetik daun-daunnya dan dilakukan secara periodik sampai tanaman kurang produktif. Hasil panen Daun Seledri diseleksi dengan cara membuang tangkai Daun Seledri yang cacat atau terserang hama. Untuk  membersihkan dari kotoran/tanah dan residu pestisida, Daun Seledri dicuci dengan air mengalir atau disemprot kemudian tiriskan di rak-rak. Sortasi perlu dilakukan terutama jika Daun Seledri akan dipasarkan di swalayan atau untuk eksport. Sortasi dilakukan berdasarkan ukuran dan jenis yang seragam dan sesuai dengan permintaan pasar. Seledri diikat dengan ikatan plastik pada berat tertentu yang disesuaikan dengan permintaan pasar.

Demikian pengalaman dari Budidaya Tanaman Seledri ini kami tulis dan tuangkan dalam materi cara Budidaya Seledri ini. Data penulis tentang Budidaya Tanaman Seledri  ini didapatkan selama penulis menanam dan  Budidaya Seledri SUMMER, dan AMIGO  dan mendapatkan data dari rangkuman nara sumber lain di Petani sekitar yang sudah sering membudidayakan tanaman Seledri yang lain. Apabila ada yang kurang jelas dan ada yang mau konsultasi serta membutuhkan Benih  Seledri AMIGO, SUMMER dan Cara Budidayanya  silakan memghubungi toko Online LMGA AGRO ( Dealer, Agen, Distributor resmi ) di CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117, dimana pun anda berada kami siap membantu dan mengirim sampai tujuan
 
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 Mei 2014 in Budidaya

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: