RSS

PERSIAPAN BUDIDAYA PEPAYA YANG BAIK DAN BENAR

30 Apr

Benih,Bibit,Pepaya, Orange Lady, Red Lady, LMGA AGRO, Toko Online

PEPAYA ORANGE LADY

Suatu komoditas pepaya unggul tidak akan menampakkan keistimewaannya jika tidak disertai dengan teknik budidaya yang benar. Semua aspek teknik budidaya yang tepat perlu diterapkan untuk memaksimalkan potensi keunggulan setiap jenis pepaya yang ditanam. Dengan memperhatikan dan menerapkan aspek budidaya yang tepat diharapkan pepaya unggul seperti Benih Hibrida ( F1 ) RED LADY dan Hibrida ( F1 ) ORANGE LADY produk dari Known You Seed dan pepaya unggul lainnya akan menghasilkan buah pepaya yang berkualitas. Teknik budidaya yang perlu diterapkan pada tahap persiapan adalah pemilihan lokasi, persiapan lahan, dan persiapan benih dan bibit.

Pemilihan Lokasi

Tanaman pepaya dapat tumbuh di dataran rendah hingga dataran tinggi. Pertumbuhan yang optimal dicapai pada ketinggian 200 – 500 m dpl, daerahnya beriklim tropis dengan sinar matahari penuh tanpa naungan. Suhu optimal yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya berkisar 22 – 26o C
Kondisi tanah yang sesuai untuk pepaya adalah tanah yang subur, gembur, drainase baik dan pH tanah atau keasaman tanah sekitar 6 – 7. Jika pH tanah dibawah 5, maka perlu ditambahkan kapur pertanian untuk menaikkan pH nya sehingga pertumbuhan dan produksi pepaya maksimum.
Air di lokasi kebun pepaya perlu dijamin ketersediaannya. Tanaman pepaya sensitif terhadap kekurangan dan kelebihan air. Kekurangan air menyebabkan pepaya tidak bisa tumbuh dengan baik, manakala kelebihan air akibat genangan dapat menyebabkan akar menjadi busuk dan mudah terserang penyakit akar sehingga tanaman menjadi layu dan mati. Oleh sebab itu lokasi yang ideal untuk tanaman pepaya adalah yang curah hujannya 1.000 – 2000 mm/tahun dengan bulan kering (Curah Hujan kurang dari 60 mm) selama 3-4 bulan.

 

Persiapan Lahan

Setelah lokasi penanaman ditetapkan, pekerjaan selanjutnya adalah persiapan lahan yang meliputi :
1. Pembersihan lahan, dilakukan agar lokasi kebun bersih dari semak, gulma, dan sampah/kotoran. Gunakan peralatan kerja yang sesuai untuk membersihkan, misalnya golok untuk memotong dahan dan ranting tanaman penggangu, cangkul untuk membersihkan gulma, tunggul tanaman dan untuk membuat lubang tanam.
Lahan yang sudah bersih dicangkul sedalam 30-40 cm, lalu digemburkan dan diratakan. Pemberian kapur pertanian diperlukan jika lahan dalam keadaan masam (pH tanah kurang dari 5). Dosis kapur yang diberikan disesuaikan dengan pH tanah di lapang, dan dengan jumlah kapur yang sesuai maka diharapkan keasaman tanah akan meningkat hingga mencapai 6-7.
2. Pembuatan bedengan, dilakukan menggunakan cangkul sehingga terbentuk bedengan dengan lebar 1,0 – 1,5 meter, jarak antar bedengan 0,5 – 1,0 m, tinggi bedengan 30-40 cm dan panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan. Di antara dua bedengan dibuat parit untuk saluran drainase, dalamnya sekitar 0,75 cm dan lebarnya 0,5 – 1,0 m.
3. Pengaturan jarak tanam, perlu dilakukan untuk memperoleh jarak tanam yang ideal disesuaikan dengan kondisi lahan, datar ataukah berlereng. Pada tanah datar, populasi lebih banyak dibandingkan dengan tanah berlereng. Jarak tanam pepaya antar barisan/bedeng 2,5 – 3,0 m dan jarak antar tanaman dalam barisan/bedeng antara 2,0 – 2,5 m. Dengan jarak tanam tersebut diharapkan penyerapan hara dan pertumbuhan tanaman optimal.
Sebagai contoh, untuk sebidang tanah datar yang luasnya satu hektar (100 m x 100 m), di sekeliling pertanaman diberi jalan selebar 2 meter, pepaya ditanam berjarak 2,5 m x 2 m, pola tanamnya sejajar dan teratur, maka jumlah tanaman yang ideal 1400 pohon.
4. Membuat lubang tanam, dilakukan di tengah bedengan. Ukuran tiap lubang, panjang 50 cm, lebar 50 cm, dan kedalaman 50 cm. Jarak antar lubang 2,5 m. Pada saat pembuatan lubang, antara tanah lapisan atas dan lapisan bawah perlu dipisah. Lubang dibiarkan terbuka dan terpapar sinar matahari selama 2 minggu untuk mematikan cendawan dan bakteri yang merugikan tanaman pepaya. Dua minggu sebelum tanam, masukkan pupuk organik ke dalam lubang tanam dan dicampur dengan tanah lapisan bawah. Tanah lapisan atas digunakan untuk menutup tanah setelah bibit ditanam.

 

Persiapan Benih dan Bibit

Benih dan bibit perlu dipersiapkan dengan baik. Bibit yang sehat merupakan langkah awal kesuksesan budidaya pepaya unggul.
1. Persiapan benih, dilakukan dengan memilih benih pepaya unggul yang akan ditanam. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih varietas pepaya adalah sebagai berikut:
  • Pilih varietas yang memiliki keunggulan, diminati konsumen dan benihnya bersertifikat.
  • Lakukan ceking kualitas benih yang akan disemai dengan kriteria tingkat kemurnian lebih dari 95%, Daya kecambah lebih dari 90%, Vigoritas kecambah tinggi, dan benih sehat serta bebas dari organisma pengganggu tanaman.
2. Pembibitan, bertujuan untuk mendapatkan bibit pepaya yang sehat, tumbuh secara optimal, dan mempunyai daya adaptasi yang baik. Dalam pembibitan ada beberapa tahap yang perlu dilakukan, yaitu:
  • Penyiapan media tanam, yaitu campuran tanah, pupuk kandang, dan pasir dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Media tanam ini dimasukkan ke dalam polibag kecil berukuran 8 cmx 10 cm. Sebelum benih disemai, media tanam perlu disiram air secukupnya.
  • Penyemaian benih, yaitu menanam benih 2 butir setiap polibag pada kedalaman 1 – 2 cm. Sebelum disemai, benih direndam dalam air hangat/suam-suam kuku, suhu sekitar 40 o C. Air rendaman dicampur fungisida berbahan aktif Propamokkarb hidroklorida (Previkur N) dengan konsentrasi 2ml/liter air atau Benomyl/Benlate konsentrasi 0,5 g/liter air selama 4 – 6 jam sebelum disemai.
  • Pemeliharaan bibit, yaitu pemeliharaan persemaian secara intensif meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit. Lakukan penyiraman pagi dan sore hari, bibit diberi pupuk daun dengan konsentrasi 1,0 – 1,5 gram per liter air. Penyemprotan dengan pestisida perlu juga dilakukan menggunakan jenis pestisida yang sesuai, namun konsentrasinya perlu mengikuti petunjuk penggunaannya.

 Itulah sekilas data dan pengalaman penulis, yang di dapatkan selama Budidaya Pepaya Orange Lady dan Red Lady dan mendapatkan data dari rangkuman nara sumber lain di Petani sekitar yang sudah sering membudidayakan tanaman Pepaya. Apabila ada yang kurang jelas dan ada yang mau konsultasi serta membutuhkan Benih  Pepaya dan Cara Budidayanya  silakan memghubungi toko Online LMGA AGRO ( Dealer, Agen, Distributor resmi ) di CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117, dimana pun anda berada kami siap membantu dan mengirim sampai tujuan

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 30 April 2014 in Budidaya

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: