RSS

MENANAM SAYUR SUKSES BERKAT ANTI LAYU ARASHI

11 Apr

Budidaya dan Menanam  sayur sudah banyak di lakukan oleh petani terutama di daerah  sentra tanam Hortikultura. Tanaman Hortikultura seperti cabai, tomat, melon, bawang merang, kacang panjang, timun, paria, kubis, wortel saat ini sudah menjadi andalan untuk mendapatkan keuntungan dalam usaha budidaya sayuran Hortikultura. Bahkan sudah banyak petani Hortikultura yang sukses melakukan Budidaya ( Menanam ) sayur  tersebut berhasil menghidupi keluarga dan menyekolahkan anaknya sampai jenjang perguruan tinggi.

Walaupun sudah lama berkelut dan berkecimpung dengan Budidaya tanaman, permasalahan Budidaya yang berkaitan dengan Hama dan Penyakit akan selalu di temui dengan tingkat permasalahan dan serangan yang berbeda-beda tergantung musim yang ada dalam setiap tahunnya. Perubahan musim dapat menyebabkan  perkembangan Hama dan Penyakit dalam setiap tahunnya menjadi berbeda beda. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas permasalahan Penyakit yang banyak menyerang tanaman Hortikultura seperti Cabai, Tomat, Semangka, Melon, Timun, Terong yang selama ini menjadi tanaman andalan petani dalam memperoleh penghasilan untuk keluarganya.  Penyakit yang umumnya menyerang adalah penyakit layu yang biasanya di sebabkan karena serangan layu  oleh Jamur dan Bakteri. Kedua serangan layu baik bakteri maupun jamur  ini, hampir menyerang semua tanaman yang saya sebutkan diatas.

Dan saya yakin sepenuhnya bahwa petani Indonesia yang pernah tanam Cabai, Tomat, Terong, Melon, Timun, dll.  pasti pernah mengalami serangan layu ini. Bahkan apabila serangannya ganas dan lingkungan tanaman mendukung untuk perkembangan Jamur dan Bakteri ini, serangan bisa menyebabkan  kerusakan dan kerugian sampai 80 % dari populasi tanaman yang kita tanam.

Gejala awal pada layu  Bakteri yaitu tanaman  pagi dan sore hari akan terlihat segar sedangkan pada siang hari tanaman akan layu,  hal ini desebabkan oleh karena aliran air dari akar ke daun dan batang tidak lancar sehingga tanaman akan layu. Proses ini akan berlangsung 3 – 4  hari sampai tanaman mengalami layu permanen ( Mati ).  Serangan Pseudomonas ( Bakteri ) ini bisa menyerang semua umur bahkan saat tanaman di persemaian.  Untuk mengetahui dan membedakan apakah tanaman terserang Layu Jamur atau Bakteri, cara yang paling mudah adalah dengan mencabut tanaman dan di lihat Pangkal Batang Tanaman dan bila di belah  akan terlihat jelas akar dan pangkal batang membusuk. Yang membedakan serangan layu bakteri dengan layu Jamur pada pertanaman cabai adalah jika pangkal batang yang busuk dipotong dan dimasukkan kedalam air jernih maka setelah beberapa saat akan terlihat koloni bakteri seperti asap yang mengepul di dalam air.

Cara pengendalian penyakit Layu bakteri dan Jamur

  • Gunakan pupuk kandang yang telah masak. Pupuk kandang yang belum masak dapat memacu perkembangan bakteri dan jamur penyebab layu, hal ini karena proses dekomposisi pupuk masih berjalan dan suhu pupuk masih tinggi dan belum stabil
  • Kurangi penggunaan pupuk yang mengandung Nitrogen tinggi seperti Urea dan Za , Kalau perlu gunakan NPK saja. Penggunaan Pupuk mengandung Nitrogen yang berlebihan akan menyebabkan tanaman sukulen, kurang terbentuknya serat dan mudah terserang penyakit.
  • Gunakan benih tanaman cabai, tomat, melon dll yang tahan terhadap penyakit ini.
  • Pergiliran tanaman menggunakan tanaman selain famili solanaceae (terung-terungan).
  • Gunakan Obat Anti Layu Jamur dan Bakteri  ARASHI dengan cara arashi, obat anti layu, fungisidamenyiramkan di pangkal tanaman dengan dosis 0.5 Gram per Liter dan setiap tanaman di siramkan di pangkal pohon sebanyak 250 Cc/ Tanaman pada saat umur kritis tanaman terserang layu yaitu 25, 50 dan 75 HST
  • Imunisasi tanaman juga perlu di lakukan saat tanaman cabai, tomat, melon Dll masih di posisi persemaian dengan cara menyempropkan Obat anti layu Jamur dan Bakteri ARASHI dengan dosis 0.5 Gram / Liter air
  • Hindari mengocor NPK maupun pupuk kimia lain pada akar tanaman. Pengocoran pupuk kimia akan menyebabkan luka pada akar tanaman cabai. Idealnya jarak pemupukan adalah 10 – 15 Cm dari pangkal tanaman
  • Mencabut tanaman cabai yang telah terserang penyakit layu bakteri ini.
  • Hindari mengairi lahan dengan menggenangi lahan terlalu tinggi, kalau perlu jangan digenangi.
  • Menurut pengalaman penulis jika tanaman cabai, tomat, melon, terong DLL telah terserang layu jamur dan bakteri  penggunaan bakterisida dan fungisida menjadi kurang efektif dan tidak akan menolong banyak.
  • Obat anti Layu Jamur dan Bakteri ARASHI telah terbukti bisa menekan tanaman yang baru layu 2 – 3 Hari sampai 80 % sehingga tanaman mampu hidup normal kembali, Namun sistem pencegahan dini kami lebih menganjurkan.

Demikian info bahasan tentang Bakteri dan Jamur yang banyak menyerang tanaman Hortikultura. LMGA AGRO selaku penyedia berbagai macam benih hortikultura unggul dan benih sayuran yang lain, mengulas sedikit tentang serangan  Jamur dan Bakteri pada tanaman Hortikultura. Apabila tanaman pembaca ada yang mengalami serangan Layu dan Jamur dan membutuhkan Obat Anti Layu ARASHI kami siap membantu dan mengirim ke seluruh Indonesia. LMGA AGRO bisa di hubungi di CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 11 April 2014 in Pestisida

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

2 responses to “MENANAM SAYUR SUKSES BERKAT ANTI LAYU ARASHI

  1. toyanto77

    7 Agustus 2016 at 4:20 pm

    berapa hargaya arashi gan.

     
    • lmgaagro

      8 Agustus 2016 at 3:42 am

      Untuk harga dan pemesanan silakan Bapak bisa hubungi langsung LMGA AGRO di CP Bpk. Budi Telp.: 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117. Terimakasih.

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: