RSS

TANAMAN CABAI LADO UNGGUL DI SEGALA TEMPAT DAN MUSIM

10 Apr

   

benih,bibit,hibrida,cabai,keriting,lmga agro

Cabai F1 Lado

  Tanaman Cabai saat ini menjadi idola masyarakat petani di Indonesia, terutama petani Hortikultura. Hal ini di sebabkan karena hasil dari Panen menanam Cabai ini harganya selalu tinggi di atas harga BEP pemeliharaan Cabai. Secara umum tanaman cabai banyak di Budidayakan di Indonesia di bagi menjadi 3 Golongan Cabai yaitu Cabai Merah Besar ( TW ), Cabai  Merah Keriting dan Cabai Kecil ( Rawit ). Memang selama ini yang banyak di tanam jenisnya adalah cabai Kecil ( Rawit ) namun demikian cara penananamnya masih sangat Tradisional dan bahkan cenderung di biarkan tidak di pelihara secara Intensif, bahkan benih yang di gunakan juga cenderung benih Unggul yang masih OP. Namun dengan seiring harga cabai yang makin menjanjikan, petani pun sekarang secara umum sudah menggunakan benih – benih yang berkualitas yang sudah Hibrida dan di produksi pabrikan benih.

    Beberapa Varietas cabai yang  sudah banyak di gunakan dan di tanaman oleh petani di daerah sentra Budidaya Tanaman Cabai Adalah sebagai berikut : Varietas Cabai Besar ada F1 Profit, F1 Arimbi, F1 Jet Set, F1 Horison, F1 Elegance, F1 Imperial 10, F1 Imola, F1 Gada, F1 Gada MK untuk Varietas Cabai Merah Keriting ada Cabai F1 Lado, F1 Kastilo, F1 Princess, F1 Rimbun 3, F1 Flash 750, F1 Jenggo, F1 Helix, F1 PM 999,  F1 Kiyo sedangkan untuk cabai Varietas Rawit ( Cabai Kecil ) ada cabai F1 Bhaskara, F1 Sonar, F1 Raga, F1 Pelita, F1 Dewata 43, F1 Dewata, F1 Nirmala DLL.

    Cabai keriting di Indonesia awalnya berasal dari daerah Sumatera dan dahulu petani banyak menggunakan cabai Lokal Sumatera. Sedangkan Cabai Hibrida masuk dan mulai di kenal dan di tanaman di Sumatera sekitar era Tahun 1995 yaitu lewat cabai  Merah Keriting Hibrida TM 999, waktu itu masih di produksi oleh perusahaan Hongnong Seed Korea. Seiring perkembangan Zaman cabai merah Keriting mulai menyebar di budidayakan keluar dari Sumatera. Merambat ke petani Jawa Barat dan selanjutnya rata keseluruh Jawa dan Indonesia.

     Pada kesempatan ini bahasan kita akan lebih mengerucut ke  cabai merah keriting hibrida ( F1 ) Lado yang  diproduksi oleh perusahaan benih PT. East West Seed Indonesia dengan merk dagangnya Cap Panah Merah. Cabai F1 Lado cukup populer di Indonesia. Cabai merah keriting F1 Lado sampai dengan saat ini penanamanya sudah rata di seluruh Indonesia dan mempunyai ciri sifat unggul tersendiri sehingga petani mulai dari dataran rendah ( tepi pantai ) sampai dataran tinggi yang di gunung pun berani pakai dan menanam cabai merah keriting Hibrida ( F1 ) Lado ini.

Beberapa sifat unggul yang di miliki oleh cabai F1 Lado ini sehingga petani berani menanam secara masal adalah  sebagai berikut :

  1. Cabai Merah keriting F1 Lado mempuyai vigor tanaman yang kuat dan mempuyai pertumbuhan yang seragam sehingga di lahan tanaman kelihatan normal pertumbuhannya
  2. Cabai F1 Lado dari Cap Panah Merah ini termasuk cabai All Season ( Cocok segala Musim ) yang bisa untuk musim kemarau maupun penghujan
  3. Selain All Season cabai merah keriting F1 Lado iuga sangat adaptasi terhadap ketinggian tempat sehingga bisa dan mudah di Budidayakan mulai dari dataran rendah ( Tepi Pantai ) sampai dataran tinggi dengan hasil yang tinggi dan memuaskan
  4. Mempunyai ukuran dan diameter yang cukup besar ( 0.9 Cm ) sehingga berat per buah lebih besar dan biaya petiknya menjadi lebih cepat dalam satuan waktu
  5. Tanaman Cabai F1 Lado ini tahan terhadap lahan kering dan sedikit Marginal dan tepi pantai, dalam lokasi yang seperti ini tanaman masih bisa menghasilkan produksi cabai 1 Kg per tanaman dalam satu siklus hidup
  6. Kalau di lihat dan di uji di lahan tanaman Cabai F1 Lado ini mempunyai ketahanan terhadap penyakit akibat layu Bakteri dan Jamur, dimana kedua penyakit cabai ini menjadi penyakit utama dalam Budidaya cabai setelah penyakit Antracnose
  7. Buah Hibrida Cabai Lado cukup tahan terhadap kekurangan Calcium yang biasanya sering di jumpai di cabai keriting lain yang di tandai dengan bunga rontok kuning dan ujung buah menguning dan akhirnya gugur.
  8. Ketahanan buah terhadap cacar buah / Patek / Antracnose juga sudah teruji
  9. Daun tanaman cabai F1 Lado cukup tahan terhadap daun kuning dan keriting yang saat ini menjadi trend penggaggu baru dan apabila di biarkan akan menjadi serangan Virus pada Cabai.
        Itulah sekilas data dan pengalaman penulis, yang di dapatkan selama Budidaya Cabai F1 Lado dan mendapatkan data dari rangkuman nara sumber lain di Petani sekitar yang sudah sering membudidayakan cabai Hibrida F1 Lado Cap Panah Merah ini. Apabila ada yang kurang jelas dan ada yang mau konsultasi serta membutuhkan Benih  cabai F1 Lado silakan memghubungi toko Online LMGA AGRO ( Dealer, Agen, Distributor resmi ) di CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117, dimana pun anda berada kami siap membantu dan mengirim sampai tujuan.

 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada 10 April 2014 in Benih

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

2 responses to “TANAMAN CABAI LADO UNGGUL DI SEGALA TEMPAT DAN MUSIM

  1. Muhammad Saed

    31 Juli 2015 at 3:28 pm

    harga lado berapa

     
    • lmgaagro

      7 Agustus 2015 at 2:57 am

      untuk harga silahkan menghubungi bp. Budi di 082141747141

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: