RSS

PERSEMAIAN SEHAT DAN TERHINDAR PENYAKIT DAMPING OFF

31 Mar

     Selama Proses penanaman dan budidaya  tanaman Hortikultura pasti melewati yang namanya Siklus persemaian tanaman. Dimana kegiatan persemaian ini adalah suatu kegiatan yang intinya adalah menumbuhkan tanaman dari yang masih berupa benih menjadi bibit tanaman kecil yang nantinya siap untuk di pindahkan ke lahan. Proses persemaian ini menjadi sedemikian penting mengingat benih yang sehat, kuat dan tahan penyakit adalah awal dari kesuksesan petani dalam Budidaya Tanaman.

SUNGKUP, PERSEMAIAN, UKURAN, PLASTIK,LMGA AGRO

MODEL SUNGKUP PERSEMAIAN

Dalam budidaya pertanian, bibit memegang peranan penting, dengan benih yang sehat dan bagus dimungkinkan akan mempermudah kita dalam perawatan dan sekaligus merupakan modal untuk mendapatkan tanaman yang sehat dan berproduksi optimal, bibit yang jelek tidak akan menghasilkan tanaman yang mampu berproduksi bagus di lapangan dan kalau pun bisa akan memerlukan perawatan dan biaya yang lebih mahal agar tanaman bisa menghasilkan yang maximal.

Dengan dasar tersebut di atas maka pembibitan merupakan kunci awal keberhasilan dalam budidaya pertanian. Benih yang sesuai dengan kategori dan persyaratan untuk dapat tumbuh dengan baik mempunyai  ciri-ciri bibit yang bagus adalah sehat, kokoh, kuat dan proporsional. Beberapa cara untuk melakukan pembibitan untuk memperoleh hasil tersebut diatas dalam di lakukan dengan cara pembibitan sebagai berikut :

  1.  Siapkan media pembenihan dari tanah yang gembur dan porus dan diayak, tidak usah ditambahkan pupuk kandang atau pupuk organik karena akan beresiko terkena penyakit rebah semai ( Damping Off ), kecuali pupuk kandang yang benar-benar telah matang/jadi. Masukan media tanam ke dalam polybag semai ataupun menggunakan pot tray seed atau plastik polibag semai dengan ukuran 6 Cm x 8 Cm
  2. Lakukan penyiraman terhadap media yang telah di masukkan dalam polibag atau pot tray seed, penyiraman hendaknya dilakukan sampai benar-benar basah dan rata. Buat lubang untuk memasukkan benih jangan terlalu dalam untuk tomat lubang sedalam 2 – 3 mm dengan menggunakan lidi, untuk melon/semangka lubang lebih dalam disesuaikan dengan panjang akarbisa menggunakan pensil.
  3. Masukkan benih dalam lubang, usahakan sisi atas benih sejajar dengan permukaan (benih tidak tenggelam jauh  dalam lubang). Untuk benih cabai/tomat/terung tidak usah dilakukan perendaman atau pemeraman jadi dari kemasan langsung dimasukkan ke dalam lubang ( kecuali untuk tujuan seedtreatment mengatasi jamur). Untuk melon dan semangka lakukan perendaman sekitar 1 jam dan setelah itu ditiriskan dan lakukan pemeraman, untuk pemeraman akan dijelaskan lebih lanjut. Setelah semua benih dimasukkan segera di tutup dengan tanah atau media yang lebih ringan misal campuran tanah dan abu jerami atau abu sekam, taburi tipis saja asal tertutup. Lakukan penyiraman sekedarnya saja jangan terlalu banyak kalau perlu penyiraman dilakukan dengan pengabutan menggunakan knapsack/tangki semprot.

IMG-20160517-WA0251Penyiraman bisa dilakukan dengan menambahkan Fungisida dan Bakterisida anti Layu ARASHI konsentrasi 0.5  Gram / Liter untuk mencegah rebah semai atau ( damping off ), setelah itu jangan dilakukan penyiraman lagi sampai benih berkecambah. Ulangi penyiraman Arashi saat persemaian umur 15 hari ( untuk benih cabai dan tomat ) dengan dosis 0.5 Gram /Liter air.  Lakukan penutupan dengan mulsa hitam perak tepat diatasnya (menutup rata pada permukaan) dengan bagian warna perak di atas. Penutupan ini di fungsikan untuk memberi suasana hangat sekaligus agar tidak terjadi penguapan air berlebihan, sehingga air yang kita siramkan bisa bertahan sampai benih tumbuh.

Tabel 1. Kondisi-Kondisi Lingkungan dan Kebiasaan Praktek yang Mempengaruhi Terjadinya Damping off di Kontainer Persemaian Pohon

KONDISI LINGKUNGAN BUDIDAYA PENGARUH PADA PENGEMBANGAN PENYAKIT
PENDORONG PEMBATAS

Kualitas Benih

Kecambah kotor atau terkontaminasi; lambat dan lemah

Bersih dan steril; perkecambahan yang vigor

Media Pertumbuhan

Terkontaminan
Tekstur yang baik
Padat atau teguh (kompak)

Bebas kontaminan
Ukuran partikel yang tercampur
Porositas baik

PH

Tinggi  (>6.5)

Asam (4.5-6.0)

Kepadatan Pertumbuhan

Banyak pada satu tempat

Satu benih per tempat/lubang

Nutrisi

Nitrogen tinggi

Pemupukan yang seimbang terutama fosfor, potassium, and kalsium

Irigasi

Teratur, pelaksanaan berat

Teratur, pelaksanaan ringan

Lingkungan Pertumbuhan

Kelembaban tinggi
Cahaya rendah
temperatur Ekstrem

Kelembaban sedang
Cahaya cukup
temperatur ideal

BENIH,BIBIT,TANAMAN,BUDIDAYA,DAMPING OFF, JAMUR,LMGAAGRO,PHYTIUM SP

BENIH KENA DAMPING OFF

 4. Pemberian sungkup lengkung diatasnya (seperti keranda) dengan tetap menggunakan mulsa hitam perak, dengan warna perak di atas, tujuan penyungkupan ini agar panas matahari tidak mengenai langsung mulsa penutup media semai, tapi tetap masih terasa hangat.

5. Biasanya setelah 5 hari untuk untuk cabai dan tomat  dan 2-3 hari untuk melon/semangka sudah berkecambah. Buka sungkup dan mulsa penutup permukaan media semai agar bisa mendapat sentuhan sinar matahari dan sirami dengan air (jangan terlalu banyak)  agar lubang semai bisa tertutup dengan tanah. Untuk hari pertama-ketiga benih dibuka pagi hari jam 11:00-13:00 sungkup ditutup dan di buka lagi sampai sore. Dan seiring bertambahnya umur bibit, pembukaan sungkup dilakukan bertambah lama hingga sehari penuh. Jangan lakukan penyiraman saat terik matahari, usahakan jangan kehujanan.

6. Pindah tanam dilakukan setelah umur 18-25 hari (untuk cabai) atau setelah daun sejati mekar sempurna 3-4 helai dan untuk melon/ semangka pindah tanam setelah umur 7-8 hari.

Untuk itu apabila pembaca semua membutuhkan Arashi atau  produk pertanian yang meliputi Benih, Bibit, Pestisida, Pupuk dan Sarana Pertanian yang lain bisa menghubungi Toko Online LMGA AGRO Selaku Agen, Distributor dan Dealer Resmi ) perusahaan  benih, pestisida, pupuk  dan alat pendukung pertanian yang siap mengirim ke seluruh Indonesia. Bisa menghungi Toko Online LMGA AGRO dengan CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: