Hari: Januari 31, 2014

SUKSES BUDIDAYA MELON


Melon menjadi salah satu produk unggulan dan harapan petani untuk meningkatkan taraf hidup ekonominya dengan cara Budidaya Tanaman Melon. Hal ini bisa di mengerti karena tanaman melon mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, cepat panen dan bisa di usahakan dalam sekala luas. Sentra Produksi  tanaman melon sekarang antara lain adalah Jawa Timur (  Banyuwangi, Jember, Lumajang, Blitar, Kediri, Ngajuk, Ngawi, Ponorogo ), Jawa Tengah ( Sragen, Pati, Blora, Solo dan Jogjakarta ) dan beberapa daerah lain di luar pulau Jawa.

IMG-20160227-WA0180Varietas tanaman melon saat ini saat banyak  macamnya mulai dari warna Merah, Kuning sampai Putih. Namun Demikian secara umum tanaman benih melon yang banyak di gunakan dan di tanam oleh petani adalah : Melon kuning F1 Apollo, Golden Langkawi produk dari Known You Seed dan F1 Melindo 10 produk dari Cap Kapal Terbang, untuk melon bernet daging putih F1 Melon Action, F1 Sky Rocket, F1  Leader dan Melon daging Merah yang umum di tanam oleh petani adalah melon F1 Sakata Glamour. Sedangakan Melon yang benar-benar kebal / tahan serangan Virus ( Bemicia tabaci ) adalah Melon F1 Melindo 14 dan Melon Melindo 15 produk dari Bisi International. Melon di atas adalah melon yang sudah banyak di tanam petani dan kami sudah berani merekomendasikan kepadaa pembaca semua.

Lanjutkan membaca “SUKSES BUDIDAYA MELON”

Iklan

Tips dan Kiat Sukses Menanam Cabe dan Tomat di Musim Penghujan


Pada tulisan sebelumnya kami membahas cara petani sukses budidaya cabe. Kali ini kami akan sedikit mengulas tips menanam cabe dan tomat di musim penghujan. Kita ketahui cabe dan tomat adalah satu suku/famili, yaitu famili solanaceae, sehingga memiliki jenis penyakit yang hampir sama. Penanaman cabe dan tomat dimusim penghujan disebut bertanam diluar musim (off season).

BACA JUGA : PEMULIAAN UNTUK PRODUKSI BENIH TOMAT TAHAN VIRUS

Curah hujan dan kelembaban yang tinggi akan memicu berkembangnya hama dan penyakit, sehingga memperbesar resiko kegagalan panen.

BACA JUGA : RESEP PUPUK TANAMAN CABAI, HASIL TINGGI, BEBAS VIRUS DAN LAYU

Untuk memperkecil resiko kegagalan, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya tomat dan cabe adalah sebagai berikut :

  1. Pilih varietas yang tepat untuk bertanam dimusim penghujan, yaitu varietas yang tahan terhadap serangan hawar daun, bercak bakteri, layu fusarium, layu bakteri dan cacar buah ( Antracnosa )
  2. Perbaikan saluran drainase. Usahakan air tidak menggenang disekitar tanaman, karena air yang menggenang menjadi pemicu berkembangnya hama dan penyakit, terutama serangan layu. Drainase dipastikan harus benar-benar bagus sehingga air bisa mengalir lancar.
  3. Meninggikan bedengan untuk mengurangi tingginya kelembaban tanah. Usahakan membuat bedengan lebih tinggi dibandingkan pada saat musim kemarau. Jika pada musim kemarau bedengan dibuat biasanya setinggi 50 cm, maka pada musim penghujan bisa dibuat setinggi 60-70 cm.
  4. Pengaturan jarak tanam. Untuk mengurangi kelembaban dan memberikan keleluasaan cahaya matahari masuk disela-sela tanaman, maka gunakan jarak tanam yang lebih lebar. Untuk tomat bisa menggunakan jarak 50-60 cm, untuk cabe 60-70 cm. Pengaturan jarak tanam mengurangi resiko pecah buah.
  5. Menggunakan mulsa hitam perak untuk menkontrol kelembaban tanah dan mengurangi penyebaran penyakit dari cipratan tanah yang terkena hujan, yang kemungkinan mengandung bibit penyakit atau patogen.
  6. Sanitasi sekitar tanaman dengan cara membersihkan areal pertanaman dari gulma dan tanaman liar lainnya yang bisa menjadi inang atau tempat hidup sementara hama dan penyakit
  7. Penggunaan pestisida yang tepat dengan perekat dan perata untuk efisiensi penggunaan pestisida. Penggunaan perekat dan perata menjadikan pestisida mempunyai daya rekat dan daya sebar yang tinggi, sehingga tidakmudah tercuci oleh air hujan.
  8. Varietas tanaman tomat yang cukup cocok di tanam di musim penghujan antara lain : Tomat F1 Permata, F1 Lentana, F1 Tymoti, F1 Tantyna, F1 Servo, F1 Fortuna 23, F1 Royal 58, F1 New Idaman, F1 Warani, F1 Diamona sedangkan untuk Cabai yang cocok untuk musim penghujan adalah : Cabai F1 Gada, F1 Restu, F1 Horison,  F1 Imperial 10, F1 Imola, F1 TM 999, F1 Lado, F1 Kiyo, F1 Rimbun 3, F1 PM 999, F1 Dewata 43, F1 Nirmala dan F1 Bhaskara.

BACA JUGA : TRIK MENCEGAH DAN MENGATASI KEKUARANGAN KALSIUM ( BR ) DI TANAMAN TOMAT

Untuk pemenuhan kebutuhan benih yang sesuai ditanam dimusim penghujan dapat diperoleh di LMGA Agro, grosir belanja on line produk pertanian. Cukup dengan menghubungi CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117, maka support tim akan membantu memilih produk yang sesuai.

MERAIH UNTUNG DARI MENANAM JAGUNG MANIS HIBRIDA ( F1 ) BONANZA


      Saat ini jagung manis adalah komoditi tanaman sayur yang lagi jadi Idola  bagi petani di Indonesia. Hal ini tidak lepas dari sifat jagung manis yang mudah di usahakan dan tidak membutuhkan perawatan yang membutuhkan ketrampilan khusus, waktu tanam yang pendek 65 – 70 hari ( kategori cepat panen ) sudah bisa di lihat dan di petik hasilnya dan hasil panennya sudah mudah dan menjual dan harga di pasaran rata-rata masih di atas BEP petani . Bahkan kalau di lihat yang membudidayakan jagung manis banyak yang termasuk petani muda dan petani awal. 

Lanjutkan membaca “MERAIH UNTUNG DARI MENANAM JAGUNG MANIS HIBRIDA ( F1 ) BONANZA”

PENGARUH KELEBIHAN DAN KEKURANGAN UNSUR HARA MAKRO DAN MIKRO TANAMAN


Ciri-Ciri Fisik Tanaman Kekurangan dan Kelebihan Undur Makro dan Mikro

Unsur hara adalah senyawa organik dan anorganik yang ada di dalam tanah atau dengan kata lain nutrisi yang terkandung dalam tanah. Unsur hara sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang tanaman terutama yang mengasilkan buah dan umbi.

Berdasarkan tingkat kebutuhannya maka dapat di golongkan menjadi 2 bagian yaitu unsur hara makro dan unsur hara mikro.

Unsur Hara Makro adalah unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah besar, yang termasuk unsur hara makro adalah N, P, K, Ca, S dan Mg.

Unsur Hara Mikro adalah unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah kecil/sedikit, yang termasuk unsur hara mikro adalah Fe, Cu, Zn, Mn, Mo, B, Na, Cl.

BACA JUGA : MENGENAL MANFAAT DAN JENIS PUPUK

Kebutuhan unsur hara ini mutlak bagi setiap tanaman dan tidak bisa digantikan oleh unsur yang lain, tentunya dengan kadar yang berbeda sesuai jenis tanamannya sebab jika kekurangan unsur hara akan menghambat pertumbuhan dan hasil tanaman itu sendiri.

BACA JUGA : PUPUK KANDANG JENIS DAN MANFAATNYA BAGI TANAMAN

Tanaman yang mengalami kelebihan dan kekurangan Unsur Hara baik Makro maupun Mikro akan memberi Respon yang berbeda-beda. Berikut ini adalah ciri-ciri darai tanaman yang mengalami kelebihan dan kekurangan unsur hara.
Lanjutkan membaca “PENGARUH KELEBIHAN DAN KEKURANGAN UNSUR HARA MAKRO DAN MIKRO TANAMAN”

CARA PETANI SUKSES BUDIDAYA CABE


CARA SUKSES BUDIDAYA CABE HIBRIDA hampir sama dengan cara menanam  sayur hortikultura yang lain seperti tomat, terong dll yang masih satu famili yaitu solanaceae. Terdapat perbedaan antara cabe besar dengan cabe rawit atau dengan jenis cabe keriting, hal ini disebabkan karena ketiga jenis cabe tersebut mempunyai struktur fisiologi dan morfologi yang berbeda pula. Namun perbedaan itu tidak begitu besar dan berpengaruh nyata.

Lanjutkan membaca “CARA PETANI SUKSES BUDIDAYA CABE”