BENIH SAYUR TAHAN VIRUS KUNING DAN KERITING HARAPAN PETANI SIAPA MAU??

BENIH SAYUR TAHAN VIRUS KUNING DAN KERITING HARAPAN PETANI SIAPA MAU??


Saat ini permasalahan dan musuh petani Hortikultura sudah bergeser lagi, kalau di era tahun 2002 serangan layu jamur dan bakteri, tahun 2007 serangan cacar buah ( Antracnose ) maka mulai tahun 2010 sampai dengan hari ini musuh utama petani dalam membudidayakan sayur hortikultura adalah Virus Kuning dan Keriting.
Virus Kuning dan Keriting ini banyak menyerang daun sehingga daun keriting dan tidak berkembang secara sempurna karena yang di serang adalah Klorofil daun. Kerugian yang di timbulkan bahkan bisa mencapai 30 – 50 % di daerah sentra produksi. Cara penularan Virus keriting ini adalah lewat Inveksi / Gigitan yang di sebabkan oleh Trips, Mite, Aphits dan Kutu Kebul.

Tomat Tahan virus kuning dan keriting
Tomat Tahan virus kuning dan keriting

Serangan Virus kuning ini sudah endemik menyerang hampir semua tanaman ekonomis yang di budidayakan oleh petani. Tanaman itu antara lain Cabe, Tomat, Kacang Panjang, Terong, Kacang Tanah, dll. Hal ini di sebabkan saat ini sistem penananam yang dilakukan oleh petani terutama di daerah sentra produksi sayur hampir tidak ada waktu untuk mengistirahatkan tanah guna memperbaiki sifat fisik dan biologi tanah. Selain itu juga jarang dilakukan penjemuran tanah seperti zaman dahulu. Hal ini mengakibatkan mata rantai dari hama dan penyakit tersebut tidak putus-putus bahkan cenderung bertambah baik jumlah maupun variasinya. Oleh karena itu tuntutan kebutuhan petani terhadap keberadaan benih yang mempunyai ketahanan terhadap Virus kuning dan keriting diperlukan secepatnya dan makin variasi produknya.
Saat ini orietasi pabrikan benih di Indonesia terutama pabrikan besar seperti PT. Bisi International dengan Label Cap Kapal Terbang , PT. East West Seed Indonesia dengan bendera benih Cap Panah Merah, PT. Pertiwi Agri Makmur , dll kedepannya sudah mulai berorientasi ke Produk yang tahan Virus dalam hal ini Risech dan Produksinya. Hal ini di prediksi karena hanya perusahaan yang bisa mengeluarkan produk yang tahan Virus Kuning dan Keriting ini maka merekalah yang akan merajai pasar benih di Indonesia.
Saat ini beberapa produk benih hibrida Tomat, Cabe, Kacang Panjang, Mentimun, Melon bahkan sudah mulai keluar produk tahan Virus Kuning dan Keriting. Benih-benih tersebut sudah banyak di tanam petani terutama yang daerahnya sudah endemik Virus. LMGA AGRO sudah mulai menyediakan benih yang tahan virus tersebut.
Produk tahan Virus yang sudah di temukan tersebut antara lain : Tomat : F1 Tantyna, F1 Fortuna 23, F1 Tymoti, F1 Royal 58, F1 Tyrana, F1 Ayuni, F1 Diamona, F1 Servo, F1 Betavila untuk Kacang Panjang : Parade Tavi, Janges, Puspita 06, Blirik, Maraton, Timun F1 Bhakti, F1 Tirta, F1 Metavy, Cabe F1 Imperial 10, F1 Elegance, F1 Rimbun, sedangkanbenih melon tahan Virus yang sudah ada saat ini adalah Benih Melon F1 Melindo 14 dan Melon F1 Melindo 15. Sedangkan benih yang lain masih dalam rangka penelitian dan belum diluncurkan. Apabila membutuhkan benih tahan Virus keriting dan kuning tersebut silakan hubungi kami di Toko Pertanian On Line LMGA AGRO di CP Budi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.
Demikian sedikit tulisan Informasi ini semoga membawa manfaat bagi kita semua. Aamiin

Iklan

2 tanggapan untuk “BENIH SAYUR TAHAN VIRUS KUNING DAN KERITING HARAPAN PETANI SIAPA MAU??

    1. Terimakasih bapak Alvin sudah hubungi kami, untuk Diskripsi kedua Varietas tomat tersebut bapak bisa langsung Hubungi PT. East West Seed Indonesia, sehingga data yang bapak peroleh lebih Otentik. Terima kasih.

Komentar ditutup.