RSS

Ewindo Pameran Nasional Perkenalkan Benih Unggul Baru


Direktur Utama PT East West Seed Indonesia (Ewindo) Glenn Pardede (kanan) bersama Direktur Penjualan dan Pemasaran Afrizal Gindow (ketiga kanan) memberikan penjelasan kepada petani mengenai varetas unggul melon tahan serangan virus disela Expo Nasional yang dihadiri 250 petani dari seluruh Indonesia, di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (21/5). Selain meluncurkan melon tahan virus yang merupakan varietas baru dan satu-satunya di dunia, produsen benih sayuran Cap Panah Merah juga mengenalkan beragam varietas baru sayuran unggul yang tahan virus dan mampu berproduksi tinggi, kepada para petani. FOTO ANTARA/Audy Alwi/ed/ama/13

Perusahaan produsen benih sayuran tropis PT East West Seed Indonesia (Ewindo) mengadakan pameran nasional untuk memperkenalkan benih-benih baru yang unggul dan tahan terhadap berbagai penyakit termasuk virus.

“Kami mengundang sekitar 250 orang petani dari seluruh Indonesia menghadiri expo ini agar mereka dapat melihat secara langsung benih-benih baru yang kami hasilkan yang memiliki berbagai keunggulan baik dalam hal produktivitas yang lebih tinggi maupun daya tahan terhadap penyakit yang lebih baik,” kata Dirut Ewindo Glenn Pardede, di Purwakarta, Selasa.

Beberapa benih baru yang tahan terhadap virus Gemini antara lain tomat, timun, kacang panjang dan melon. “Selain tahan virus, benih kacang panjang juga mampu berproduksi 25 persen lebih tinggi dibanding kacang panjang lainnya,” katanya.

Menurut Pardede, pihaknya mengundang petani karena mereka adalah pengguna benih. Petani diharapkan melakukan “getok tular” yakni menceritakan informasi benih tersebut kepada petani yang lain sehingga memasyarakat.

Pada acara expo yang diadakan di sekitar lokasi perusahaan PT Ewindo di Purwakarta pada 21-22 Mei 2013 itu, para petani diberi kesempatan berdiskusi dengan para ahli dan peneliti Ewindo. Para petani diharapkan juga bertukar pengalaman untuk menambah wawasan.

“Kami berharap para petani yang ikut expo dapat menularkan ilmu yang mereka dapat kepada petani lain di daerah masing-masing,” kata Pardede.

Selama expo, perusahaan penghasil benih dengan merek “Cap Panah Merah” itu juga memperkenalkan benih bawang merah yang berasal dari biji, diberi nama Tuk Tuk. Selama bibit bawang merah berasal dari umbi (siung bawang).

Pardede menjelaskan, penggunaan benih varietas Tuk Tuk akan memberi berbagai keuntungan bagi petani, di antaranya biaya produksi per hektare yang jauh lebih murah namun produksi lebih tinggi.

“Biaya produksi benih Tuk Tuk sekitar Rp10 juta per hektare, jauh lebih murah dibanding sistem konvensional yang bisa mencapai Rp45 juta per hektare,” katanya.

Sementara itu hasil panen Tuk Tuk bisa mencapai 20-25 ton/ha, sedangkan dengan benih konvensional berkisar 8-12 ton/ha.

Namun Pardede mengingatkan, kehadiran Tuk Tuk harus diikuti dengan adopsi teknologi pertanian yang baru, di antaranya penanaman dengan semai, penggunaan naungan untuk perlindungan tanaman, terutama masa-masa awal pertanaman, serta masa panen yang lebih lama satu bulan dibanding benih konvensional.

Umumnya benih bawang dari umbi bisa panen setelah 60 hari, sedangkan benih biji memerlukan waktu 90 hari. “Karena persemaian dari biji memerlukan waktu sekitar sebulan,” kata Pardede.

Seorang petani yang berasal dari Pinrang, Sulawesi Selatan, Thamrin Samad sudah menanam benih Tuk Tuk seluas 35 are dengan hasil sekitar 7 ton, atau mencapai 22 ton/ha. Ia mengaku hasil panen lebih tinggi dengan kualitas yang lebih baik, namun masa pertanaman yang lebih lama yakni sekitar 105 hari baru panen.

“Hasilnya lebih baik, dan kami berencana untuk menanam benih lain,” katanya.

Pardede mengatakan, pihaknya serius mendukung pemerintah dalam meningkatkan volume dan kualitas produksi hortikultura nasional. “Expo ini merupakan wujud dukungan kami kepada pemerintah, sekaligus bentuk pelayanan kepada para petani,” demikian Pardede. Sumber : Antara News, Selasa 21 Mei 2014

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Juli 2014 in Uncategorized

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

CABE TERPEDAS DI DUNIA


Cabe merupakan tumbuhan yang sangat baik bagi kesehatan jika di konsumsi sewajarnya, memiliki kandungan vitamin C, membantu pelancaran Buang Air Besar, maupun mengeluarkan keringat dari tubuh yang mempelancar sirkulasi dan kesegaran tubuh.

Tahukah Anda bahwa tingkat kepedasan cabe dapat di Ukur ?

Wilbur Scoville merupakan seorang penemu skala tingkatan kepedasan cabe saat dia bekerja untuk perusahaan farmasi Parke-davis, Wilbur mengembangkan “Test Scoville Organoleptic” yang digunakan sebagai ukuran tingkat kepedasan cabe.

SHU = Scoville Heat Unit.

Ukuran SHU untuk sebuah cabe normal berkisaran pada 1000 – 10.000 SHU.

Berikut merupakan 10 Cabe terpedas di Dunia yang pernah di budidayakan :

1. MORUGA SCORPION

CABAI,CABE,PEDAS,TERPEDAS, DUNIA,RASA,LMGA AGRO,TOKO ONLINE

CABE MARUGA SCORPION

Peringkat Nomor 1 untuk cabe terpedas di Dunia di miliki oleh Moruga Scorpion dengan tingkat SHU sebesar 2,009,231 dalam skala scoville.

Walaupun terkenal akan pedasnya cabe ini, namun cabe ini memiliki rasa yang seperti buah, sehingga ketika anda memakannya maka akan terasa kombinasi antara manis dan pedas.

Sebaiknya anda jangan berpikiran untuk memakan cabe ini, di karenakan hanya satu gigitan saja dapat membakar lidah anda, apalagi ketika anda mencoba untuk menelan cabe ini.

2. TRINIDAD SCORPION

CABAI,CABE,BENIH,BIJI,BIBIT,JUAL,LMGA AGRO,MURAH

CABE TRINIDAD SCORPION

Cabe ini sebelumnya di kenal sebagai cabe terpedas di dunia dengan skala 1,400,000 SHU.

Cabe ini walau terlihat biasa saja namun memiliki panas dan pedas yang sangat luar biasa, hingga untuk memegang cabe ini saja anda harus menggunakan sarung tangan.

Di katakan bahwa untuk memasak cabe ini, di butuhkan pelindung pakain satu badan dan sarung tangan, di karenakan cabe ini yang sangat panas, bahkan di katakan bahwa orang yang memasak cabe ini mengalami kesemutan di tangannya di karenakan panas cabe ini walau sudah memakai pelindung tangan.

3. NAGA VIPER

RASA,CABAI,CABE,BENIH,BIJI,BIBIT,JUAL,LMGA AGRO,MURAH, TERPEDAS,PEDAS,DUNIA

CABE NAGA VIPER

Naga Viper di budidayakan di Cumbria, England. Oleh seorang petani cabe yang bernama Gerald Fowler. memiliki tingkat skala 1,382,111 SHU.

Naga Viper merupakan persilangan tiga dari Bhut Jolokia, Naga Morich dan variasi Trinidad Scorpion, di katakan bahwa ketika anda memakannya anda tidak akan merasakan apapun pada awalnya namun sesaat kemudian akan terasa api yang membakar di perut anda selama 1 jam dan perut anda akan sakit selama seharian karena mengalami luka.

4. GHOST PEPPER (NAGA BHUT JOLOKIA)

RASA,CABAI,CABE,BENIH,BIJI,BIBIT,JUAL,LMGA AGRO,MURAH, TERPEDAS,PEDAS,DUNIA

CABE BHUT JOLOKIA

Ghost Pepper atau di kenal juga sebagai Naga Bhut Jolokia, di budidayakan di India. Memiliki kisaran 330,000 – 1,000,000 SHU.

Cabe ini sangat pedas bahkan di katakan bahwa pasukan armada india mengembangkan cabe ini sebagai senjata, dimana sari dari cabe ini digunakan sebagai grenade cabe untuk membutakan mata musuh.

5. RED SAVINA HABANERO

RASA,CABAI,CABE,BENIH,BIJI,BIBIT,JUAL,LMGA AGRO,MURAH, TERPEDAS,PEDAS,DUNIA

CABE RED SAVINA HABANERO

Red Savina Habanero memegang rekor cabe terpedas pada tahun 1994 – februari 2007. Memiliki skala 577,000 SHU.

Dikatakan bahwa hanya butuh 1 gram dari cabe ini untuk 1,272 pounds (579 Kg) saus pedas, bahkan jika anda mencoba untuk mengigit cabe ini rasanya bagaikan seperti main lompat Bungee di karenakan saking pedasnya anda akan meronta-ronta.

6. INFINITY CHILLI PEPPER

RASA,CABAI,CABE,BENIH,BIJI,BIBIT,JUAL,LMGA AGRO,MURAH, TERPEDAS,PEDAS,DUNIA

CABE INFINITY CHILLI PEPPER

Sesuai dengan namanya “Infinity” yaitu tidak terhingga, cabe ini pantas dinamakan seperti ini di karenakan rasa pedasnya yang seperti tidak akan pernah berakhir. Memiliki skala 1,000,000 SHU.

Cabe ini di budidayakan di Lincolnshire, England oleh Nick Woords, cabe ini ditemukan melalui perkawinan silang variasi yang tidak di sengajai.

7. SCOTCH BONNET PEPPER

RASA,CABAI,CABE,BENIH,BIJI,BIBIT,JUAL,LMGA AGRO,MURAH, TERPEDAS,PEDAS,DUNIA

CABE SCOTCH BONNET PEPPER

Scotch Bonnet Pepper biasanya di temukan di kepulauan Caribbean dan beberapa bagian dunia seperti Afrika barat dan United State, memiliki skala 100,000 – 350,000 SHU.

Dikatakan bahwa hanya butuh 1 gigitan dari cabe ini untuk membuat pecinta cabe manapun mengeluarkan Air Mata.

8. BYADGI CHILLI

RASA,CABAI,CABE,BENIH,BIJI,BIBIT,JUAL,LMGA AGRO,MURAH, TERPEDAS,PEDAS,DUNIA

CABE BYADGI CHILLI

Byadgi Chilli merupakan cabe yang umunya tumbuh di Karnataka, India. Memiliki skala 50,000 – 100,000 SHU.

Cabe ini dikenal karena sering di gunakan sebagi bahan penyedap di berbagai masakan. Minyak dari cabe ini sering di gunakan untuk merawat kuku, semir bahkan lipstick

Cabe ini sangat terkenal di india, di karenakan bukan hanya untuk sebagai penyedap makanan namun memiliki jumlah vitamin A, B, C dan E beserta mineral.

9. MALAGUETA PEPPER

RASA,CABAI,CABE,BENIH,BIJI,BIBIT,JUAL,LMGA AGRO,MURAH, TERPEDAS,PEDAS,DUNIA

CABE MALAGUETA PEPPER

Malagueta Pepper merupakan cabe yang paling sering di gunakan di negara brasil, portugal dan mozambique, memiliki skala 60,000 – 100,000 SHU.

Dalam bahasa portugal, Malagueta memiliki arti sebagai varias luas dari Cabe Pedas.

Cabe ini memiliki 2 ukuran di pasar, bahkan terkadang dengan nama yang berbeda :

  • Ukuran kecil di sebut dengan “Malaguetinha”.
  • Ukuran besar di sebut dengan “Malaguetao”.

Cabe ini tidak memiliki variasi yang berbeda, hanya tingkat pertumbuhan cabe ini ketika di panen.

10. CHILTEPIN PEPPER

RASA,CABAI,CABE,BENIH,BIJI,BIBIT,JUAL,LMGA AGRO,MURAH, TERPEDAS,PEDAS,DUNIA

CABE CHILTEPIN PEPPER

Chiltepin pepper di sebut juga sebagai ibu dari segala cabe di karenakan cabe ini merupakan spesies cabe tertua, merupakan satu-satunya cabe liar yang tumbuh di Barat Texas hingga Arizona. Memiliki skala 50.000 – 100.000

Cabe ini memiliki sejarah yang panjang di negara United State dan Perbatasan Mexico, dimana cabe ini  digunakan sebagai makanan, obat, dan ikon mistis. Bahkan di katakan bahwa tidak ada satu pun rumah yang tidak memiliki sebotol Cabe ini.

Cabe ini dapat di gunakan untuk dimakan bersama dengan asinan, keju, fermetasi yang menjadikannya saus bahkan Es krim.

Sumber : Tahu Pedia/ vivanews.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Juni 2014 in Uncategorized

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

MEMBUAT PUPUK KOMPOS DARI KOTORAN SAPI YANG BAIK DAN BENAR


Kotoran sapi bagi sebagian orang adalah hal yang menjijikkan, namun tahukah bahwa kotoran sapi sangat bermanfaat terutama bagi para petani karena dapat menjadi kompos. Proses pengomposan adalah proses menurunkan C/N bahan organik hingga sama dengan C/N tanah (< 20). Selama proses pengomposan, terjadi perubahan-perubahan unsur kimia yaitu : 1) karbohidrat, selulosa, hemiselulosa, lemak dan lilin menjadi CO2 dan H2O, 2) penguraian senyawa organik menjadi senyawa yang dapat diserap tanaman. Kompos merupakan pupuk organik yang berasal dari sisa tanaman dan kotoran hewan yang telah mengalami proses dekomposisi atau pelapukan. Selama ini sisa tanaman dan kotoran hewan tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai pengganti pupuk buatan.

Kompos yang baik adalah yang sudah cukup mengalami pelapukan dan dicirikan oleh warna yang sudah berbeda dengan warna bahan pembentuknya, tidak berbau, kadar air rendah dan sesuai suhu ruang. Proses pembuatan dan pemanfaatan kompos dirasa masih perlu ditingkatkan agar dapat dimanfaatkan secara lebih efektif, menambah pendapatan peternak dan mengatasi pencemaran lingkungan.

Kompos merupakan salah satu komponen untuk meningkatkan kesuburan tanah dengan memperbaiki kerusakan fisik tanah akibat pemakaian pupuk anorganik (kimia) pada tanah secara berlebihan yang berakibat rusaknya struktur tanah dalam jangka waktu lama.

Cara Membuat Pupuk Kompos Kotoran Sapi

Mengingat pentingnya pupuk kompos dalam memperbaiki struktur tanah dan melambungnya harga pupuk buatan maka perlu disusun buku petunjuk teknis pembuatan kompos organic berbahan kotoran sapi untuk memudahkan petani dalam memanfaatkan kotoran sapi, sekaligus memproduksi pupuk organic yang akhirnya akan menambah pendapatan.

Manfaat kompos organik diantaranya adalah 1) memperbaiki struktur tanah berlempung sehingga menjadi ringan; 2) memperbesar daya ikat tanah berpasir sehingga tanah tidak berderai; 3) menambah daya ikat tanah terhadap air dan unsureunsur hara tanah; 4) memperbaiki drainase dan tata udara dalam tanah; 5) mengandung unsur hara yang lengkap, walaupun jumlahnya sedikit (jumlah hara ini tergantung dari bahan pembuat pupuk organik); 6) membantu proses pelapukan bahan mineral; 7) memberi ketersediaan bahan makanan bagi mikrobia; serta 8) menurunkan aktivitas mikroorganisme yang merugikan (Yovita, 2001).

Pengolahan kotoran sapi yang mempunyai kandungan N, P dan K yang tinggi sebagai pupuk kompos dapat mensuplai unsur hara yang dibutuhkan tanah dan memperbaiki struktur tanah menjadi lebih baik (Iwan, 2002). Pada tanah yang baik/sehat, kelarutan unsur-unsur anorganik akan meningkat, serta ketersediaan asam amino, zat gula, vitamin dan zat-zat bioaktif hasil dari aktivitas mikroorganisme efektif dalam tanah akan bertambah, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi semakin optimal (Rully, 1999).

[#] PRODUKSI DAN KANDUNGAN KOMPOS ORGANIK

Seekor sapi mampu menghasilkan kotoran padat dan cair sebanyak 23,6 kg/hari dan 9,1 kg/hari (Tauscher et al. sitasi Iwan, 2002). Undang (2002) melaporkan bahwa seekor sapi muda kebiri akan memproduksi 15-30 kg kg kotoran per hari. Kotoran yang baru dihasilkan sapi tidak dapat langsung diberikan sebagai pupuk tanaman, tetapi harus mengalami proses pengomposan terlebih dahulu.

Beberapa alasan mengapa bahan organik seperti kotoran sapi perlu dikomposkan sebelum dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman antara lain adalah : 1) bila tanah mengandung cukup udara dan air, penguraian bahan organik berlangsung cepat sehingga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman, 2) penguraian bahan segar hanya sedikit sekali memasok humus dan unsur hara ke dalam tanah, 3) struktur bahan organik segar sangat kasar dan daya ikatnya terhadap air kecil, sehingga bila langsung dibenamkan akan mengakibatkan tanah menjadi sangat remah, 4) kotoran sapi tidak selalu tersedia pada saat diperlukan, sehingga pembuatan kompos merupakan cara penyimpanan bahan organik sebelum digunakan sebagai pupuk.

Kandungan nitrogen (N), phospor (P) dan kalium (K) dalam kotoran sapi potong tertera pada Tabel 1. Hasil analisis laboratorium Loka Penelitian Sapi Potong dan BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Jawa Timur terhadap kompos organik (hi-grade) produksi Loka Penelitian Sapi Potong, datanya tertera pada Tabel 2.

Tabel 1. Kandungan N, P dan K dalam kotoran sapi potong

Berat badan sapi (kg)

N (%)

P (%)

K(%)

277

340

454

567

28,1

42,2

56,2

70,3

9,1

13,6

18,2

22,7

20,0

30,0

39,9

49,9

Sumber : Vanderholm (1979) dalam Undang (2002).

Tabel 2. Hasil Analisis Kompos Organik

No

Parameter

Nilai

1

2

3

4

5

6

7

pH

Kadar Air (%)

Nitrogen (%)

C. Organik (%)

C/N ratio (%)

Phospor (%)

Kalium (%)

7,3

24,21

1,11

18,76

16,9

1,62

7,26

[#] PEMBUATAN KOMPOS ORGANIK (HI-GRADE)
1. Istilah Kompos Hi-grade
Dinamakan kompos organik hi-grade karena mengandung unsur kimia yang komplit berasal dari campuran kotoran sapi dan urine yang diaduk secara merata oleh ternak sendiri dengan cara diinjak-injak sehingga telah mengalami proses dekomposer dengan baik.

2. Bahan dan peralatan
a. Kotoran sapi yang bercampur dengan urine
b. Sekam atau ”gergajen” (limbah gergajian kayu)
c. Kapur bubuk
d. Skop dan saringan
e. Karung plastik
f. Timbangan

3. Cara pembuatan kompos
Pembuatan kompos diawali dengan pengumpulan kotoran sapi dengan cara pemanenan dari kandang sistem kelompok, dilanjutkan dengan proses pengolahan menjadi kompos curah, blok, granula dan bokhasi.

a. Pemanenan kompos
Dilakukan setelah ketebalan kotoran sapi dan urine di dalam kandang kelompok mencapai 25 – 30 cm (1,5 – 2 bulan)

Pemanenan dilaksanakan sesuai dengan tujuan jenis kompos organik, yaitu kompos curah, kompos blok, kompos granula dan bokhasi.

b. Proses pembuatan kompos curah
Kotoran yang dipanen dari kandang diangin-anginkan di tempat teduh selama ± 2 bulan di musim hujan atau 1 bulan di musim kemarau, kotoran dihancurkan dan diayak dengan ukuran lubang 0,5 x 0,5 cm, kemudian dikemas dalam karung.

c. Proses pembuatan kompos blok
Kotoran yang baru dipanen (kondisi masih basah), dicetak menggunakan alat pres manual sederhana atau dengan menggunakan mesin pres batako. Cetakan kompos blok berukuran p = 20 x l = 12 atau 6 x t = 5 cm.

d. Proses pembuatan kompos granula
Bahan:
1. Kompos curah
2. Tepung tapioka 3–5 % dari berat kering kompos
3. Air 8–10 % dari berat kering kompos
4. Zat pewarna ( merah, kuning, orange, hijau)

Cara Kerja

a. Tepung tapioka yang telah dicampur dengan pewarna, ditaburkan pada mesin granul.
b. Kompos curah yang dihaluskan ditempatkan di atas lapisan tepung tapioka.
c. Air disemprotkan melalui saluran yang ada pada mesin granul.
d. Mesin dihidupkan dengan gerakan memutar sehingga akan terbentuk bulatan – bulatan granul.
e. Dikemas dalam plastik.
e. Proses pembuatan bokhasi

Bahan
1. Kotoran sapi setelah ditiriskan
2. Sekam (10% dari bobot kotoran sapi)
3. Abu sekam (10% dari bobot kotoran sapi)
4. Dedak padi (5% dari bobot kotoran sapi)
5. Larutan EM-4 + Tetes + Air ( 2 : 2 : 1000) atau 1 liter air + 2 cc EM-4 + 2cc tetes atau 1 liter air + 2 cc EM-4 + 6 sendok makan gula pasir.

Cara Membuat Pupuk Kompos Kotoran Sapi
1. Campur kotoran sapi + sekam + abu sekam + dedak padi sesuai takaran, kemudian diaduk hingga merata.
2. Tuang campuran larutan EM-4 + tetes + air ke dalam campuran No. 1. dan diaduk hingga merata sampai membentuk adonan dengan kadar air + 40%.
3. Ditutup dengan karung goni atau tikar. Dalam kondisi aerob fermentasi akan berlangsung cepat sehingga suhu bokkhasi meningkat 35-40oC. Bila suhu mencapai 50%, maka bokhasi dibolak-balik agar udara masuk dan suhu turun. Lama fermentasi antara 4-5 hari dan bokhasi dianggap jadi apabila berbau khas fermentasi, kering, dingin dan ditumbuhi jamur berwarna putih. Apabila berbau busuk, maka pembuatan bokhasi dianggap gagal.

[#]  CARA PEMAKAIAN KOMPOS ORGANIK (HI-RADE)

Hi-grade adalah nama dagang kompos organik yang dihasilkan oleh mitra kerja pengguna teknologi inovatif yang dihasilkan oleh Loka Penelitian Sapi Potong. Kompos hi-grade dapat digunakan untuk tanaman padi, polowijo dan hortikultura. Cara pemberiannya ditebarkan merata di permukaan tanah dengan dosis sesuai jenis tanaman; untuk pemupukan individu seperti tanaman dalam pot (jeruk, mangga, bunga, dsb), kompos disebarkan dibawah kanopi terluar dari daun; untuk hamparan tanaman padi dan tanaman polowijo diberikan 10 ton/ha setiap 6 bulan; untuk tanaman bawang merah 20.000 kg/ha; untuk tanaman semangka 2 kg/bedengan. Marsono (2001) menyatakan
bahwa pemakaian pupuk kompos organik berdasarkan umur tanaman adalah 500 g/tanaman pada umur 1 – 3 bulan, 1000 g/tanaman pada umur tanaman 4 – 9 bulan. Berdasarkan hasil pengkajian BPTP Jawa Barat menunjukkan bahwa tanaman tomat varietas sakura yang dipupuk kompos kotoran sapi mampu berproduksi 3,15 kg/tanaman. Sedangkan untuk tanaman bawang daun dan seledri dengan pemakaian kompos organik kotoran sapi dapat meningkat produksinya masing-masing 57,1% dan 47,6%.

Demikian Cara pembuatan Kompos dari Kotoran Sapi ini kami tulis dan tuangkan . Apabila ada yang kurang jelas dan ada yang mau konsultasi silakan memghubungi toko Online LMGA AGRO ( Dealer, Agen, Distributor resmi ) di CP. Budi Hp. 082 141 747 141, dimana pun anda berada kami siap membantu dan mengirim sampai tujuan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 11 Juni 2014 in Uncategorized

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

ARASHI OBAT ANTI LAYU BAKTERI DAN FUSARIUM ANDALAN PETANI


ARASHI – OBAT ANTI LAYU FUSARIUM DAN BAKTERI

ARASHI merupakan anti jamur dan anti bakteri berbentuk tepung berwarna putih dengan butiran halus yang mudah didispresikan dalam air.
Setiap 1 gram mengandung 20 milyar sel mikroba aktif.

Kandungan :

• Bacillus amyloliquefaciens D203 (spora) >107cfu/g
• Bacillus pumilus D1729 (spora) >107cfu/g
• Bacillus lichenformis D3770 (spora) >107cfu/g

Manfaat & Keunggulan :

  • Mencegah dan mengendalikan tanaman yang terinfeksi Patogen Xymomonas dan Erwinia atau penyebab akar bengkak.
  • Menjadikan perakaran kuat sehingga serapan akan nutrisi lebih baik serta menjadikan daun lebih hijau.
  • Meningkatkan ketahanan terhadap penyakit serta pertumbuhan kembang tanaman.
  • Mengembalikan hayati mikroba dalam tanah yang rusak oleh kimia yang berlebihan.
  • Menghilangkan racun tanah yang terkontaminasi oleh perlakuan kimia yang berlebihan.
  • Mengurangi kejutan atau stress saat transplanting.
  • Ramah lingkungan untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.
  • Sempurna untuk pertanian organik.
  • Meningkatkan hasil panen baik kualitas maupun kuantitas.

Catatan : Penggunaan Tunggal, agar lebih efektif.

Sumber : BJM
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 11 Juni 2014 in Uncategorized

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

BUDIDAYA TANAMAN SAWI YANG BAIK DAN BENAR


LATAR BELAKANG.
sawi,sawi daging,sawi sendok, tanaman sawi,lmga agro, toko online

SAWI DAGING SETELAH PANEN

Jagad Indonesia ini memungkinkan dikembangkan tanaman sayur-sayuran yang banyak bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan bagi manusia. Sehingga ditinjau dari aspek klimatologis Indonesia sangat tepat untuk dikembangkan untuk bisnis sayuran. Di antara tanaman sayur-sayuran yang mudah dibudidayakan adalah caisim. Karena caisim ini sangat mudah dikembangkan dan banyak kalangan yang menyukai dan memanfaatkannya. Selain itu juga sangat potensial untuk komersial dan prospek sangat baik..

Ditinjau dari aspek klimatologis, aspek teknis, aspek ekonomis dan aspek sosialnya sangat mendukung, sehingga memiliki kelayakan untuk diusahakan di Indonesia.
Sebutan sawi orang asing adalah mustard. Perdagangan internasional dengan sebutan green mustard, chinese mustard, indian mustard ataupun sarepta mustard. Orang Jawa, Madura menyebutnya dengan sawi, sedang orang Sunda menyebut sasawi.
MANFAAT.
Manfaat sawi sangat baik untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. Penyembuh penyakit kepala, bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan. Sedangkan kandungan yang terdapat pada sawi adalah protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C.
KLASIFIKASI BOTANI.
Divisi : Spermatophyta.
Subdivisi : Angiospermae.
Kelas : Dicotyledonae.
Ordo : Rhoeadales (Brassicales).
Famili : Cruciferae (Brassicaceae).
Genus : Brassica.
Spesies : Brassica Juncea.
JENIS-JENIS SAWI.
Secara umum tanaman sawi biasanya mempunyai daun panjang, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop. Petani kita hanya mengenal 3 macam sawi yang biasa dibudidayakan yaitu : sawi putih (sawi jabung), sawi hijau, dan sawi huma.
Sekarang ini masyarakat lebih mengenal caisim alias sawi bakso. Selain itu juga ada pula jenis sawi keriting dan sawi monumen. Caisim alias sawi bakso ada juga yang menyebutnya sawi cina., merupakan jenis sawi yang paling banyak dijajakan di pasar-pasar dewasa ini. Tangkai daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Daunnya lebar memanjang, tipis dan berwarna hijau. Rasanya yang renyah, segar, dengan sedikit sekali rasa pahit. Selain enak ditumis atau dioseng, juga untuk pedangan mie bakso, mie ayam, atau restoran cina. Sawi yang ada di pasaran saat ini adalah Jenis Sawi Manis : Sawi Tosakan, Sawi Shinta, Sawi Cristina, Sawi Green Pack Choy, Sawi Putih : Sawi Aikun, Sawi Maxell, Sawi Itto, Sawi Summer Highland,  Sawi Exellent, Delli CR, Sawi Pahit Morakot, Sawi Daging F1 Nauli, F1 Gardena.
SYARAT TUMBUH
SAWI,TANAMAN,SAWI DAGING, LMGA AGRO

HAMPARAN SAWI DAGING

Sawi bukan tanaman asli Indonesia, menurut asalnya di Asia. Karena Indonesia mempunyai kecocokan terhadap iklim, cuaca dan tanahnya sehingga dikembangkan di Indonesia . Tanaman sawi dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin, sehingga dapat diusahakan dari dataran rendah maupun dataran tinggi. Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran tinggi. Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1.200 meter di atas permukaan laut. Namun biasanya dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl. Tanaman sawi tahan terhadap air hujan, sehingga dapat di tanam sepanjang tahun. Pada musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur. Berhubung dalam pertumbuhannya tanaman ini membutuhkan hawa yang sejuk. lebih cepat tumbuh apabila ditanam dalam suasana lembab. Akan tetapi tanaman ini juga tidak senang pada air yang menggenang. Dengan demikian, tanaman ini cocok bila di tanam pada akhir musim penghujan. Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah gembur, banyak mengandung humus, subur, serta pembuangan airnya baik. Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7.

BUDIDAYA TANAMAN SAWI
Cara bertanam sawi sesungguhnya tak berbeda jauh dengan budidaya sayuran pada umumnya. Budidaya konvensional di lahan meliputi proses pengolahan lahan, penyiapan benih, teknik penanaman, penyediaan pupuk dan pestisida, serta pemeliharaan tanaman. Sawi dapat ditanam secara monokultur maupun tunmpang sari. Tanaman yang dapat ditumpangsarikan antara lain : bawang dau, wortel, bayam, kangkung darat. Sedangkan menanam benih sawi ada yang secara langsung tetapi ada juga melalui pembibitan terlebih dahulu. Berikut ini akan dibahas mengenai teknik budidaya sawi secara konvensional di lahan.
PEMBENIHAN.
Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Dan penanaman sawi yang akan dijadikan benih terpisah dari tanaman sawi yang lain. Juga memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, tempat penyimpanan dan diharapkan lama penggunaan benih tidak lebih dari 3 tahun.
PENGOLAHAN TANAH.
Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan. Tahap-tahap pengemburan yaitu pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara dan pemberian pupuk dasar untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan. Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan, rerumputan, semak atau pepohonan yang tumbuh. Dan bebas dari daerah ternaungi, karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung. Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm. Pemberian pupuk kandang fermentasi 3 – 5 ton/ha. Pupuk kandang fermentasi diberikan saat penggemburan agar cepat merata dan bercampur dengan tanah yang akan kita gunakan. Bila daerah yang mempunyai pH terlalu rendah (asam) sebaiknya dilakukan pengapuran. Pengapuran ini bertujuan untuk menaikkan derajad keasam tanah, pengapuran ini dilakukan jauh-jauh sebelum penanaman benih, yaitu kira-kira 2 sampai 4 minggu sebelumnya. Sehingga waktu yang baik dalam melakukan penggemburan tanah yaitu 2 – 4 minggu sebelum lahan hendak ditanam. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2).
PEMBIBITAN.
Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman.
Karena lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya.
Sedang ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120 cm dan panjangnya 1 – 3 meter.
Curah hujan lebih dari 200 mm/bulan, tinggi bedengan 20 – 30 cm.
Dua minggu sebelum di tabur benih, bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu di tambah 20 gram urea, 10 gram TSP, dan 7,5 gram Kcl.
Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur, lalu ditutupi tanah setebal 1 – 2 cm, lalu disiram dengan sprayer. Setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan.
PENANAMAN.
Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah. Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm, seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 3 – 5 ton/ha, TSP 40 kg/ha, Kcl 15 kg/ha. Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm , 30 x 30 dan 20 x 20 cm. Pilihlah bibit yang baik, pindahkan bibit dengan hati-hati, lalu membuat lubang dengan ukuran 4 – 8 x 6 – 10 cm.
PEMELIHARAAN.
Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman, penyiraman ini tergantung pada musim, bila musim penghujan dirasa berlebih maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada, tetapi sebaliknya bila musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam. Bila tidak terlalu panas penyiraman dilakukan sehari cukup sekali sore atau pagi hari. Penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Penyulaman ialah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Caranya sangat mudah yaitu tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru. Penyiangan biasanya dilakukan 2 – 4 kali selama masa pertanaman sawi, disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman. Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan. Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam, yaitu dengan urea 20 kg/ha.
PENANAMAN VERTIKULTUR
Langkah – angkah penanaman secara vertikultur adalah sebagai berikut : Benih disemaikan pada kotak persemaian denagn media pasir. Bibit dirawat hingga siap ditanaman pada umur 14 hari sejak benih disemaikan. Sediakan media tanam berupa tanah top soil, pupuk kandang, pasir dan kompos dengan perbandingan 2:1:1:1 yang dicampur secara merata. Masukkan campuran media tanam tersebut ke dalam polibag yang berukuran 20 x 30 cm. Pindahkan bibit tanaman yang sudah siap tanam ke dalam polibag yang tersedia. Tanaman yang dipindahkan biasanya telah berdaun 3 – 5 helai. Polibag yang sudah ditanami disusun pada rak-rak yang tersedia pada Lath House.
PENANAMAN HIDROPONIK.
Langkah-langkah penanaman secara hidroponik adalah sebagai berikut :
Siapkan wadah persemaian . Masukkan media berupa pasir halus yang disterilkan setebal 3 – 4 cm. Taburkan benih sawi di atasnya selanjutnya tutupi kembali dengan lapisan pasir setebal 0,5 cm. Setelah bibit tumbuh dan berdaun 3 – 5 helai (umur 3 – 4 minggu, bibit dicabut dengan hati-hati, selanjutnya bagian akarnya dicuci dengan air hingga bersih, akar yang terlalu panjang dapat digunting. Bak penanaman diisi bagian bawahnya dengan kerikil steril setebal 7 – 10 cm, selanjutnya di sebelah atas ditambahkan lapisan pasir kasar yang juga sudah steril setebal 20 cm. Buat lubang penanaman dengan jarak sekitar 25 x 25 cm, masukkan bibit ke lubang tersebut, tutupi bagian akar bibit dengan media hingga melewati leher akar, usahakan posisi bibit tegak lurus dengan media. Berikan larutan hidroponik lewat penyiraman, dapat pula pemberian dilakukan dengan sistem drip irigation atau sistem lainnya, tanaman baru selanjutnya dipelihara hingga tumbuh besar.
HAMA DAN PENYAKIT
HAMA.
Ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis Zell.).Ulat tritip (Plutella maculipennis).Siput (Agriolimas sp.).Ulat Thepa javanica.Cacing bulu (cut worm).
PENYAKIT.
Penyakit akar pekuk.Bercak daun alternaria.Busuk basah (soft root).Penyakit embun tepung (downy mildew).Penyakit rebah semai (dumping off).Busuk daun.busuk Rhizoctonia (bottom root).Bercak daun.Virus mosaik.
PANEN DAN PASCA PANEN.
Dalam hal pemanenan penting sekali diperhatikan umur panen dan cara panennya. Umur panen sawi paling lama 70 hari. Paling pendek umur 40 hari. Terlebih dahulu melihat fisik tanaman seperti warna, bentuk dan ukuran daun.
Cara panen ada 2 macam yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam.
Pasca panen sawi yang perlu diperhatikan adalah :
1. Pencucian dan pembuangan kotoran.
2. Sortasi.
3. Pengemasan.
4. Penyimpanan.
5. Pengolahan.
Demikian Budidaya Sawi ini kami tulis dan tuangkan . Apabila ada yang kurang jelas dan ada yang mau konsultasi serta membutuhkan Benih Sawi yang saya sebutkan tadi dan Cara Budidayanya  silakan memghubungi toko Online LMGA AGRO ( Dealer, Agen, Distributor resmi ) di CP. Budi Hp. 082 141 747 141, dimana pun anda berada kami siap membantu dan mengirim sampai tujuan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1 Juni 2014 in Uncategorized

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

KACANG PANJANG BLIRIK BEBASKAN PETANI DARI SERANGAN VIRUS


Tanaman kacang panjang saat ini bukan lagi mudah dan bisa di harapkan pasti dan cepat panen seperti dulu.  Dahulu Budidaya Tanaman Kacang Panjang adalah sangat mudah dan dapat di pastikan bahawa tanaman pasti panen 100 %. Akan tetapi dalam  4 tahun kebelakang Budidaya Kacang Panjang bukan lagi Budidaya yang mudah dan pasti panen. Hal ini seiring dengan meningkatnya tingkat serangan Hama dan Penyakit yang ada di Lapangan. Dan Hama dan Penyakit itu sekarang sangat terkait dalam menyebabkan kerugian bagi tanaman kacang Panjang Yang di Budidayakan oleh Petani. Pada kesempatan ini kita kan sedikit membahas penyakit di Kacang Panjang yang dalam 4 Tahun ini menjadi masalah utama dalam Budidaya Kacang Panjang di Indonesia dan bahkan sudah menjadi penyakit Endemik di Indonesia.

Penyakit ini disebabkan virus. Virus yang menyerang kacang panjang adalah Cowpea-Aphid-Borne-Mosaic Virus (CAMV). Penyebaran virus ini dibantu kutu daun seperti Aphis gossypii, Myzus persicae dll. Penularan penyakit ini dapat melalui biji yg sakit, tanah dan penyerbukan bunga.

Daun tanaman kacang panjang yg diserang penyakit Virus  ini pada mulanya berwarna hijau muda kekuningan sampai mendekati putih. Pertumbuhan daun terhambat dan menjadi keriting atau menggulung, mengecil dan memilin. Daun terasa lebih kaku, serta tanaman tumbuh kerdil. Apabila tanaman yg diserang virus ini sedang berbuah maka polongnya berukuran kecil-kecil atau bentuknya tidak normal sehingga kualitasnya sangat rendah. Jika tanaman yg diserang virus ini masih muda, maka pertumbuhannya terhambat dan masa berbunganya menjadi lebih lama. Walaupun  tanaman berproduksi namun produktivitasnya sangat rendah. Produktivitas tanaman Kacang Panjang yang terserang Virus CAMV ini akan turun produksinya sampai 50 % bahkan bisa tidak panen sama sekali kalau daerah lokasi tanamanya sudah Endemik penyakit dan sentra penyakit ini.

Dalam usaha untuk mengurangi penyakit ini saat ini perusahaan benih di Indonesia berusaha Breedernya di kerahkan secepat dan sekuat mungkin untuk bisa dapat merancang dan menemukan Benih Unggul  Kacang Panjang yang kedepannya bisa tahan dan aman dari serangan Virus CAMV yang sudah banyak menyerang dan merugikan petani Kacang Panjang Di Indonesia. Karena salah satu usaha yang bisa di lakukan saat ini  agar dapat tetap panen dengan produktivitas yang tinggi adalah dengan menggunakan benih yang Tahan Virus. Saat ini ada beberapa Varietas Benih Kacang Panjang yang tahan terhadap serangan Virus CAMV di antaranya adalah : Dari Bisi International ( Cap Kapal Terabang )  mengeluarkan Benih Kacang Panjang Varietas MARATON, dari East West Seed ( Cap Panah Merah ) mengeluarkan benih Kacang Panjang  PARADE TAVI dan KANTON TAVI, dari Diamond Seed ( Cap Kujang ) mengeluarkan benih Kacang Panjang JANGES dan benih kacang panjang Tahan Virus yang terakhir keluar adalah dari  PT. Sekar Agro Lestari Seed yang bernama Kacang Panjang Unggul  BLIRIK.

Dalam kesempatan ini kita akan sedikit membahas Kacang Panjang yang terakhir keluar dari PT. Sekar Agro Lestari yaitu SI BLIRIK. Kacang Panjang ini keluar di saat petani di daerah Kediri pusing dan di susahkan dengan adanya serangan VIRUS KUNING di tanaman Kacang Panjang yang di sebabkan karena serangan CAMV. Selama ini daerah Kediri di kenal sebagai salah satu sentra penanaman Kacang Panjang di Jawa Timur selain Banyuwangi dan Jember.

Kacang Panjang Unggul  BLIRIK sudah banyak di tanam di Daerah sentra Kacang Panjang di daerah sekitar Kediri yang selama ini di kenal dengan tingginya serangan Virus  Kuning dan Keriting di Kacang Panjang ( Virus CAMV ) dan masih dapat memberikan hasil yang Maximal dengan keadaan tanaman yang masih bisa Bebas serangan Virus Kuning (CAMV ) dan sehingga kedepannya Kacang Panjang BLIRIK ini pasti akan banyak di lirik dan di gunakan oleh petani tidak hanya di Kediri sebagai sentra penanaman  Kacang Panjang tetapi petani lain yang daerahnya sentra Kacang Panjang dan sudah Endemik serangan Virus CAMV.

Beberapa Diskripsi dan ciri dari Kacang Panjang Tahan Virus BLIRIK ini adalah antara lain adalah  sebagai berikut :

  1. Varietas  Kacang Panjang ( Tahan Virus ) BLIRIK dapat dan tanam dan sangat cocok untuk daerah di dataran rendah sampai menengah
  2. Produksi tanaman Kacang Panjang Tahan Virus BLIRIK tinggi dengan Potensi Hasil 30 Ton / Ha
  3. Polong Kacang Panjang Tahan Virus BLIRIK berwarna hijau tua  dengan rata – rata panjang mencapai 75 Cm dengan polong keras dan warna Hijau tua sehingga tahan terhadap pengankutan jarak jauh dengan susut berat kecil
  4. Warna Biji Kacang Panjang Tahan Virus Kuning BLIRIK adalah Coklat Blirik dan dapat di panen umur 40 Hari setelah tanam
  5. Kacang Panjang BLIRIK tahan terhadap serangan Virus Kuning bahkan di daerah sentra penanaman yang merupakan daerah Endemik Virus masih dapat menghasikan polong dengan hasil yang Maximal dan bebas serangan Virus kuning
  6. Kebutuhan benih Kacang Panjang BLIRIK 20 KG / Ha

 

Demikian pengalaman dari Menanam Kacang Panjang   ini kami tulis dan tuangkan . Apabila ada yang kurang jelas dan ada yang mau konsultasi serta membutuhkan Benih yang saya sebutkan tadi ( Kacang Panjang Maraton, Blirik, Janges, Katrina, Parade Tavi, Kanton Tavi, Puspita 06, Doi ) dan Cara Budidayanya  silakan memghubungi toko Online LMGA AGRO ( Dealer, Agen, Distributor resmi ) di CP. Budi Hp. 082 141 747 141, dimana pun anda berada kami siap membantu dan mengirim sampai tujuan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1 Juni 2014 in Uncategorized

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.